Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 107


__ADS_3

Berpindah keNeni dan juga Rexley yang masih saja terjebak didalam kamar apartemennya Rexley.


Neni langsung saja keluar dari dalam kamar mandi ketika dia sudah selesai mandi dan hanya menggunakan kemeja besar berwarna army miliknya Rexley.


Sungguh sangat kontras sekali dengan kulitnya Neni yang putih mulus itu.


Rexley yang mendengar pintu kamar mandi terbuka, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah pintu kamar mandi yang terbuka itu.


Dan alangkah seksinya Neni dimata Rexley, ketika Neni menggunakan kemejanya yang berwarna army itu yang panjangnya hanya sep***anya saja.


"*Apa lihat-lihat, tutup mata, dan mana pakaianku??*",, nada galak dari Neni kepada Rexley sambil berjalan kearah shofa yang ada didalam kamar.


"*Kenapa harus tutup mata segala sih sayang, kan aku sudah melihat semuanya bentuk tubuh kamu luar dan dalam*",, jawab Rexley kepada Neni sambil beranjak turun dari atas ranjangnya.


"*Itu kamu tolong dikondisikan, kenapa suka sekali berdiri sih melihat aku*",, kata Neni kepada Rexley ketika mata dia tidak sengaja melihat serulingnya Rexley menonjol daribalik celananya.


Rexley hanya tertawa kecil saja mendengar perkataannya Neni untuk seruling ajaibnya itu.


Sambil masih terus berjalan mendekati Neni yang sedang duduk dishofa yang ada didalam kamar, Rexley masih terus mengumbar senyumannya kepada Neni.


"*Kamu kenapa kesini, sudah sana mandi, jangan macam-macam lagi ya sama aku*",, kata Neni kepada Rexley.


"*Kamu kenapa sih galak dan jutek sekali sama aku, padahal kita baru saja melewati masa yang indah tadi, tapi tetap saja judes sama aku*",, kata Rexley kepada Neni ketika dia sudah berdiri didepannya Neni sambil bertolak pinggang.


"*Suka-suka aku dong, sudah sana pergi membuatku pusing saja*",, usir Neni lagi kepada Rexley untuk segera mandi.


"*Iya-iya aku mau mandi dulu, kamu tetap disini, awas saja jika keluar, dan nanti jika ada paketan datang itu adalah baju kamu, ambil saja, tapi jangan sampai kamu keluar dari apartemenku*",, kata Rexley memperingati kepada Neni.


"*Iya cerewet sekali sih kamu*",, kata Neni kepada Rexley.


Rexley setelah berkata seperti itu kepada Neni, dia langsung saja berlalu masuk kedalam kamar mandi untuk mandi, karena dia tadi masih menggunakan celana kolornya saja tanpa menggunakan bajunya.

__ADS_1


Sedangkan Neni yang sudah melihat Rexley masuk kedalam kamar mandi, dia merasa sangat lega sekali, karena daritadi dia sudah menahan sesuatu dibagian bawahnya yang melihat Rexley hanya menggunakan celana kolornya saja seperti itu.


Sebab Rexley tadi terlihat sangat seksi sekali juga dimatanya Neni.


"*Jika dia benar-benar menjadi suamiku kelak, bisa segar terus ini mataku, karena setiap hari bisa melihat tontonan seperti itu terus*",, kata Neni sambil membayangkan bodynya Rexley.


Neni lalu beranjak berdiri dari duduknya dan mencari ponselnya yang dia lupa taruh dimana didalam apartemennya Rexley.


Ketika didalam kamar sudah Neni cari, namun dia tidak menemukannya, dan Neni akhirnya keluar kamar untuk mencari ponselnya itu.


Yang ternyata ada diatas meja dekat shofa yang ada diruang keluarga miliknya Rexley.


Neni langsung saja mengambil ponselnya dan langsung juga duduk dishofa yang ada disitu untuk memainkan ponselnya.


Ketika baru sepuluh menit duduk, Neni mendengar bel pintu kamar apartemennya Rexley berbunyi, dan Neni langsung saja beranjak berdiri untuk membuka pintunya.


Ketika sudah dibuka oleh Neni ternyata yang datang adalah karyawan butik untuk mengantarkan baju pesanannya Rexley tadi.


Neni dengan segera mengganti pakaiannya itu dengan pakaian yang baru saja dibelikan oleh Rexley tadi diruang keluarga, tanpa melihat model baju yang dibelikan Rexley untuknya terlebih dahulu, karena waktunya tidak sempat.


Dengan gerakan yang super duper cepat sekali Neni mengganti pakaiannya karena takut ketahuan oleh Rexley yang sedang mandi, akhirnya Neni selesai sudah berganti pakaiannya dan dia langsung buru-buru untuk keluar dari dalam apartemennya Rexley dengan membawa tas beserta ponselnya.


Neni yang sudah keluar dari dalam apartemennya Rexley dia langsung saja masuk kedalam lift dan langsung memencet tombol lantai dasar untuk segera pulang.


Sedangkan Rexley yang tadi baru saja masuk kedalam kamar mandi, dia tidak menyadari jika Neni sudah pergi dari dalam apartemennya.


Rexley sedang asik mandi dibawah guyuran air shower yang sedang mengalir cukup deras, jadi dia tidak mendengar suara pintu terbuka, maupun bel pintu berbunyi.


Padahal Rexley mandinya dia sangat cepat sekali tidak seperti biasanya dia mandi , namun tidak secepat gerakannya Neni yang saat ini dia sudah berada diloby apartemen.


Neni yang sudah sampai diloby apartemen dia lalu dengan segera mencari taksi untuk bisa cepat pulang kerumahnya sendiri, bukan lebih tepatnya rumah kedua orang tuanya.

__ADS_1


Sedangkan Rexley tadi yang sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia tidak menemukan Neni berada didalam kamarnya.


Rexley segera berganti bajunya dengan mengambil secara asal didalam ruang walk in closet miliknya.


Setelahnya dia lalu mencari Neni kesetiap sudut rumahnya.


Ketika Rexley baru saja sampai diruang keluarga miliknya dia melihat kemeja yang dipakai Neni sudah tergeletak diatas lantai, yang menandakan jika Neni sudah berganti pakaian menggunakan pakain yang dibelikannya tadi.


"*Si4l, dia sudah pergi dari sini*",, kata Rexley sambil mengambil kemeja miliknya itu yang tadi dipakai oleh Neni.


Rexley lalu kembali lagi kedalam kamar untuk mengambil ponselnya.


Dan setelahnya Rexley lalu mengecek CCTV yang ada didalam apartemennya yang terhubung dengan ponselnya.


Sangat jelas sekali kegiatannya Neni yang sedang berganti pakaian yang ada diruang keluarga tadi, membuat Rexley tanpa sadar mengusap layar ponselnya dan tersenyum sendiri, karena melihat semua kegiatannya Neni tertangkap jelas sedang bertel4nj4n9 bulat diruang keluarganya tadi, ketika sedang berganti pakaian.


"*Sungguh unik sekali bagiku seorang gadis bernama Neni ini, hingga benar-benar membuatku tergila-gila kepadanya*",, kata Rexley sambil masih melihat tampilan layar CCTV yang terhubung diponselnya.


Rexley juga sudah melihat sendiri, jika Neni sudah berlalu keluar dari dalam kamar apartemennya, dan percuma saja jika Rexley keluar untuk mencari Neni, karena Rexley sangat tahu jika Neni pastilah sudah sangat jauh sekali jika dia kejar.


Sedangkan Neni yang sudah berada didalam taksi, dia merasa lega sekali ketika tidak melihat Rexley sama sekali dibelakangnya, dan dia lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar sambil mengusap dadanya.


"*Semoga saja aku tidak pernah bertemu dengan dia lagi, dan semoga juga dia tidak pernah mencariku lagi*",, kata Neni sambil meredakan perasaannya yang tadi baru saja berlari kabur dari dalam apartemennya Rexley.


Rexley dan Neni mereka sama-sama memikirkan satu sama lainnya, cuma bedanya, Neni memikirkan cara untuk bisa menghindar dari Rexley.


Sedang Rexley memikirkan cara bagaimana bisa mencari Neni dan mendapatkan Neni seutuhnya menjadi miliknya dan menjeratnya untuk menjadi istrinya.


Karena Rexley sangat menyukai karakternya Neni yang sangat crazy wife sekali sifatnya.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2