
Melihat dan mendengar ada wanita yang menangis dengan cukup keras seperti itu, para pengunjung langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearahnya Neni.
Bahkan beberapa pengunjung langsung ada yang mendekati Neni dan bertanya kepada Rexley, kenapa Neni bisa sampai menangis dengan sangat keras sekali seperti itu.
"* Tuan itu istri anda kenapa?? *",, tanya salah satu pengunjung kepada Rexley.
Dan Rexley hanya diam saja bingung mau menjawab apa, karena sebenarnya Rexley sendiri juga tidak tahu kenapa Neni tiba-tiba menangis seperti itu.
Melihat ada keramaian yang tidak diinginkan, pihak pengelola tempat hiburan langsung saja mendekati Neni dan yang lainnya.
"* Maaf ada apa ini ya?? *",, tanya pengelola tempat hiburan itu kepada Rexley, Neni, Flower dan juga laki-laki yang datang bersama Flower.
Bahkan Neni yang sudah kerubungi banyak orang seperti itu dia masih saja tidak meredakkan suara tangisannya.
Sedangkan Flower dia malah semakin bingung, dan semakin gemas saja dengan sikapnya Neni yang dinilai Flower sangat kekanak-kanakan sekali.
Melihat sudah banyak yang mengerubungi dirinya, dan Neni juga melihat ada pengelola tempat hiburan yang datang mendekatinya, Neni langsung saja mengeluarkan jurusnya.
"* Tuan, wanita ini......., wanita ini dia mau merebut suami saya, dia......., dia menagatakan saya tidak cantik dan dia juga memprofokatori suami saya untuk meninggalkan saya, padahal kami baru menikah kemarin, dan ingin menghabiskan waktu kami berdua saja disini sebagai pengantin baru..... *",, kata Neni kepada semua orang yang ada disitu dengan nada terisak-isak yang dibuat-buat, sambil menunjuk Flower.
"* Dia adalah mantan pacar suami saya Tuan, dan dia....dia tidak terima jika saya menjadi istri dari suami saya ini ", lanjut lagi perkataannya Neni sambil menangis tersedu-sedu.
"* Bahkan dia juga mengatakan kepada saya lebih baik saya tinggalkan suami saya ini, karena katanya saya tidak pantas untuk suami saya Tuan, huwaaaaaaaa *",, sambung lagi perkataannya Neni untuk semua orang yang ada disitu dan semakin mengeraskan saja suara tangisannya.
Sungguh Rexley seperti orang bodoh ketika Neni berakting seperti itu didepan semua orang, dan Rexley tidak menyangka akan mempunyai istri seperti Neni, yang sangat pintar sekali mempermalukannya.
Sang pengelola tempat hiburan dia langsung saja bertanya kepada Rexley ketika mendengar perkataannya Neni tadi.
"* Apa benar Nyonya ini adalah istri anda Tuan?? *",, tanya pengelola tempat hiburan kepada Rexley.
Rexley yang ditanya seperti itu dia langsung saja mengambil ponselnya dan menunjukkan semua foto-foto pernikahannya kemarin dengan Neni kepada pengelola tempat hiburan tersebut.
__ADS_1
"* Dan apakah benar apa yang tadi dikatakan oleh istri anda ini Tuan?? *",, tanya Pengelola tempat hiburan itu kepada Rexley sambil menyerahkan ponselnya Rexley.
Neni yang mendengar pertanyaannya pengelola tempat hiburan itu kepada Rexley dia langsung saja membatin dengan sambil masih berakting menangis.
"* Awas saja bilang tidak, tidak akan ada jatah untuk kamu dalam satu bulan *",, kata batinnya Neni sambil melirik tajam kearahnya Rexley.
"* Mati aku jika aku jawab tidak, pastinya akan terjadi musibah nanti dengan pentunganku *",, kata batinnya Rexley ketika ditanya oleh pengelola tempat hiburan tadi.
Sedangkan Flower yang mendengar perkataannya Neni tadi, dia semakin melototkan matanya dan semakin ingin mencakar-cakar saja wajahnya Neni.
"* Bohong, semua itu bohong Tuan-Tuan, semua yang dikatakan oleh perempuan ini adalah bohong!! *",, kata Flower menyela pembicaraan.
"* Salah Tuan, apa yang dikatakan oleh istri saya ini adalah benar, saya meninggalkan dia karena dia berselingkuh dibelakangku, dan ketika saya sudah menemukan wanita yang lebih baik darinya, namun masih mempunyai pemikiran polos dan lugu seperti ini, dia tidak terima dan bahkan dia juga ingin menampar istri saya tadi Tuan, ketika istri saya sedang membela diri *",, kata Rexley kepada pengelola taman hiburan itu sambil menunjuk Flower serta sambil mengeratkan rangkulannya dipundaknya Neni, dan masih didengar para pengunjung yang masih mengerubungi mereka semua.
Bahkan ada beberapa pengunjung yang mengabadikan momen pertengkaran itu dengan ponsel pribadi mereka.
Para pengunjung langsung saja menyorakki Flower dengan teriakan pelakor dan wanita murahan dengan sangat keras sekali ketika sudah mendengar perkataannya Rexley.
Flower yang sudah dipermalukan seperti itu, dia langsung saja menunjukkan wajah marah dan mengepalkan kedua tangannya kepada Neni.
Dan setelah itu Flower langsung saja menggandeng laki-laki yang tadi datang bersamanya untuk meninggalkan tempat hiburan itu.
Sedangkan para pengunjung langsung saja bubar ketika melihat Flower sudah pergi meninggalkan area parkiran dengan diiringi sorak-sorakan dari para pengunjung yang tidak suka dengannya.
Pengelola tempat hiburan itu dia langsung saja menyuruh Rexley untuk menenangkan Neni terlebih dahulu, dan jika ingin masuk pihak pengelola tempat hiburan itu memberikan harga diskon kepada Neni dan juga Rexley, sebagai hadiah pengantin baru mereka.
"* Tidak perlu Tuan, dan terimakasih atas kebaikannya Tuan, saya mau pulang saja, karena saya sudah tidak mood untuk bersenang-senang *",, kata Neni kepada pengelola tempat hiburan itu, sambil menunjukkan wajah sedihnya yang palsu.
"* Ya sudah, kalau begitu Nyonya dan Tuan hati-hati ya dijalan semoga selamat sampai dirumahnya *",, hanya kata itu yang disampaikan oleh pengelola taman hiburan kepada Neni dan juga Rexley.
"* Terimakasih Tuan, kami permisi dulu kalau begitu *",, jawab Rexley kepada pengelola tempat hiburan itu.
__ADS_1
Pengelola tempat hiburan itu, dia hanya mengangguk dan tersenyum sopan saja kepada Neni dan juga Rexley.
Setelahnya Neni dan Rexley mereka berdua langsung saja berlalu masuk lagi kedalam mobil mereka, dan tidak jadi untuk bersenang-senang didalam tempat hiburan tadi.
Ketika Neni dan Rexley sudah meninggalkan parkiran tempat hiburan tadi, dan Neni juga sudah duduk anteng dikursi sebelahnya Rexley.
Neni langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali, dan itu membuat Rexley menjadi bingung, bahkan mengira jika Neni sedang kesurupan, sebab tadi dia menangis dengan sangat keras, sekarang dia juga tiba-tiba tertawa dengan cukup keras sekali.
"* Sayang kamu masih normal kan?? *",, kata Rexley kepada Neni dengan wajah kebingungannya.
"* Sembarangan, aku ya masih normallah *",, jawab Neni kepada Rexley.
"* Terus kenapa kamu tiba-tiba tertawa seperti ini?? *",, tanya Rexley kepada Neni.
"* Teringat dengan wajahnya Flower itu, tadi lucu sekali dia *",, jawab Neni kepada Rexley.
Rexley hanya menggelengkan kepalanya saja ketika mendengar jawabannya Neni.
"* Kamu ya, tadi bisa saja membuat Flower malu seperti itu *",, kata Rexley kepada Neni sambil tertawa kecil.
"* Kamu itu tho, baru saja menikah sudah diberikan hadiah dengan para mantan badut kamu seperti itu, lihat saja tadi, dandanannya sangat menor sekali *",, jawab Neni kepada Rexley dengan sedikit jutek.
"* Orang seperti itu, yang kamu sukai dulu, cantik apanya..... ?? *",, lanjut lagi perkataannya Neni kepada Rexley sambil menyilangkan kedua tangannya diperutnya dengan menampilkan wajah cemeberutnya.
"* Baik-baiklah, maafkan aku ya sayang, sebagai gantinya aku akan memberikanmu hadiah, dan kita akan kesana mengambil hadiahnya ok, kamu mau kan?? *",, kata Rexley kepada Neni sambil mengambil salah satu tangannya Neni untuk dia cium.
"* Tergantung hadiahnya dulu, jika bagus akan aku maafkan, jika tidak kamu harus berpuasa ditambah dua hari lagi *",, jawab Neni kepada Rexley.
Dan Rexley ketika mendengar akan berpuasa tambah dua hari lagi, dia langsung saja sedikit takut, jika hadiah yang akan diberikannya kepada Neni nanti tidak sesuai harapannya Neni.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...