Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 76


__ADS_3

Ternyata kakinya Neni melangkah menuju kedalam kamar tamu yang sudah disediakan oleh Pak Hu untuk Rexley, sedangkan kamarnya Neni sendiri berada disebelah kamarnya Ocil yang ada diujung.


"*Aaah akhirnya sampai juga didalam kamar, dan ternyata kamarnya sangat besar sekali, waaah ranjangnya juga sangat besar dan empuk*",, kata Neni ketika sudah masuk kedalam kamar dan langsung melompat keatas ranjang yang ada disitu.


Rexley tahu jika kamar itu ditujukan untuknya, ketika dia melihat tingkahnya Neni, dia langsung saja mengalah untuk dia berikan kamar itu kepada Neni.


Rexley yang melihat Neni sangat senang sambil berguling-guling diatas ranjang yang seharusnya dia yang menempatin, akhirnya Rexley memilih membalikkan badannya ingin keluar kamar saja dan mencari kamar tamu yang lainnya, namun ketika Rexley baru saja keluar dari dalam kamar, tangan Rexley langsung saja ditarik masuk lagi kedalam kamar oleh Neni.


Rupanya Neni tadi yang melihat Rexley ingin pergi, dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjang dan berjalan dengan sempoyongan mendekati Rexley.


Rexley yang terkejut atas tarikan tangannya oleh Neni dia hanya bisa diam saja sambil terus memperhatikan apa yang ingin dilakukan oleh Neni.


Walau Rexley sendiri dalam keadaan mabuk, namun mabuknya tidak cukup parah seperti Neni dan dia masih bisa berfikir jernih.


"*Tuan mau kemana, ayo sini bobo sama saya, parfum anda sangat harum, saya suka*",, kata Neni kepada Rexley dan langsung menarik tangannya Rexley menuju keatas ranjang, dan alhasil Rexley terjatuh menimpa tubuhnya Neni.


Neni bukannya marah dia malah tersenyum khas orang mabuk kepada Rexley sambil memeluk erat tubuhnya Rexley yang ada diatas tubuhnya.


Dan Rexley sendiri yang melihat wajahnya Neni dari jarak sangat dekat tersebut, membuat dia sedikit terpana karena ternyata jika dilihat-lihat Neni cantik juga, begitulah yang difikirkan oleh Rexley.


"*Tuan mmmmm harum*",, kata Neni sambil menempelkan wajahnya kedadanya Rexley, dan dia langsung memejamkan matanya.


Posisi yang sangat intim membuat meriamnya Rexley sudah siap menembakkan pelurunya, namun masih bisa Rexley tahan.


"*Sial4n gadis ini, bisa saja membuat milikku berdiri tegak seperti ini, sakit sekali rasanya*",, batin Rexley dengan posisi yang masih berada diatas badannya Neni karena Neni dia memeluk Rexley dengan sangat erat sekali.


Rexley lalu berusaha bangun dari atas badannya Neni supaya dia tidak keblabasan untuk melakukan itu dengan Neni.


Ketika sudah bisa bangun dari atas tubuhnya Neni Rexley yang melihat posisi tidurnya Neni tidak nyaman, Rexley bersikap ingin membenarkan posisi tidurnya Neni dengan memindahkannya ditengah ranjang.


Ketika sudah memindahkan Neni ditengah ranjang, Neni antara sadar dan tidak sadar, dia malah memegang erat pinggiran jaketnya Rexley dan langsung menariknya dengan kuat.


Dan sama seperti tadi, Rexley langsung terjatuh lagi dan kali ini wajahnya mendarat tepat dibukit mochinya Neni yang empuk itu.


"*Beren9sek gadis ini, dalam keadaan sadar saja dia sangat cerewet sekali kepadaku, begitu juga dalam keadaan mabuk seperti ini, dia masih bisa membuat aku tidak karuan seperti ini*",, gerutu Rexley dengan suara sangat kecil sambil berusaha bangun dari atas tubuhnya Neni namun tidak bisa karena Neni memeluknya dengan sangat erat.

__ADS_1


Dan gerutuannya Rexley samar-samar didengar oleh Neni, namun yang didengar Neni berbeda dari yang dikatakan oleh Rexley.


Karena Neni mendengar jika Rexley ingin menyusu kepadanya.


"*Tuan apa yang anda katakan, apa anda ingin menyusu kepada saya, jangan Tuan gigi anda banyak nanti pasti sakit ini payud4r4 saya*",, racau Neni dengan memejamkan matanya menjawab gerutuannya Rexley sambil merem4s pelan bukit mochinya sendiri.


"*Si4l*",, kata Rexley yang melihat kelakuannya Neni dan dengan sekuat tenaga dia langsung saja melepaskan pelukannya Neni dengan sedikit kasar.


Namun Neni dia hanya diam saja dengan mata yang masih terpejam dan tertidur.


Rexley yang sudah bangun dari atas tubuhnya Neni dan sedang berdiri dipinggir ranjang, dia melihat paha mulusnya Neni sedikit terlihat, dan Rexley dengan sedikit kasar dia langsung saja menutupi tubuhnya Neni dengan selimut yang ada disitu sampai atas kepalanya.


"*Gadis si4l4n, aku harus menuntaskannya malam ini, jika tidak aku tuntaskan akan membuatku gila*",, kata Rexley dengan kesal sambil berjalan meninggalkan Neni yang tertidur dengan selimut yang menutupi seluruh badannya hingga kepalanya.


Rexley langsung saja keluar dari dalam kamar dan langsung mencari kamar tamu yang tadi ditujukan untuk Neni.


Setelah mendapatkan kamar tamunya, Rexley langsung saja masuk dan melepaskan semua pakaiannya dan hanya menyisahkan celan4 d4l4mnya saja.


Dan Rexley langsung saja masuk kedalam kamar mandi yang ada disitu.


Didalam kamar mandi, dia lalu melakukan solo karirnya dengan menghayal sedang berhubungan 1nt1m dengan seorang j4l4ng, namun bukannya wajah seorang j4l4ng yang terlihat dibayangannya melainkan wajahnya Neni.


Dua hal yang Rexley lupa ketika sudah masuk kedalam kamar, dia lupa tidak mengunci pintu kamarnya dan juga pintu kamar mandinya.


Ketika Rexley pergi keluar dari dalam kamarnya Neni tadi, Neni dia tersadar dari tidurnya dengan mata yang samar-samar karena masih mabuk ketika mendengar suara pintu kamarnya tertutup dengan sedikit keras karena ulahnya Rexley yang kesal tadi.


Neni dengan keadaan yang setengah sadar dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjang sambil berjalan sempoyongan untuk membuka pintu dan mencari Rexley.


Kebetulan ketika Neni baru saja membuka pintu dia langsung melihat Pak Hu yang lewat didepan kamar tamunya yang dia singgahi.


Pak Hu sedikit terkejut ketika kamar tamu yang untuk Rexley ditempatin oleh Neni, namun Pak Hu langsung berfikir jika mungkin Neni adalah pacarnya Rexley.


"*Tuan, apakah anda tahu dimana Tuan tampan yang tadi bersama saya??*",, tanya Neni kepada Pak Hu dalam keadaan setengah sadar sambil bersandar dipintu.


Pak Hu yang mengerti akan arti Tuan tampan dari Neni dan dia langsung saja mengantarkan Neni kekamar tamu yang seharusnya ditempatin Neni.

__ADS_1


Pak Hu juga tidak banyak bertanya kepada Neni, karena itu bukan wewenangnya dan lagi pula Pak Hu juga melihat jika Neni dalam keadaan yang sedang mabuk.


"*Tuan Rex ada didalam kamar ini Nona*",,kata Pak Hu kepada Neni ketika sudah sampai didepan kamar tamu yang ada Rexleynya didalamnya.


"*Terimakasih-terimakasih*",, kata Neni dengan gaya khas orang mabuk kepada Pak Hu.


Pak Hu hanya mengangguk sopan saja kepada Neni dan langsung saja berpamitan pergi dari hadapannya Neni.


Sedang Neni dia langsung masuk kedalam kamar dan langsung juga mencari dimana Rexley berada.


Dengan mata yang sayu dan antara sadar dan tidak sadar dia terus mencari Rexley sambil memanggil-manggil namanya Rexley.


Sedangkan Rexkey dia yang lagi didalam kamar mandi tidak mendengar panggilannya Neni karena dia sedang berada dibawah shower sambil memainkan seruling jumbonya.


Ketika Rexley sedang asik memainkan serulingnya dia sangat terkejut sekali ketika tiba-tiba pintu kamar mandinya terbuka dari luar, dan pelakunya adalah Neni.


Rexly seketika dia hanya bisa diam saja sambil melihat kearah wajahnya Neni dengan tangan yang masih menggenggam seruling jumbonya.


Dan Neni yang melihat tubuh polosnya Rexley dia langsung saja tersenyum miring dengan mata sayu setengah sadarnya.


Dengan keadaan yang tidak bergerak sama sekali, Rexley masih terus memperhatikan Neni hingga Neni tiba-tiba sudah berada didepannya.


Tanpa diduga Rexley, Neni langsung saja berjongkok didepannya Rexley dan seruling jumbonya Rexley langsung Neni masukan kedalam mulutnya.


...πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†...


Yaaa penasaran kan, nanggung πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Ini author kasih visualnya Rexley ya readersπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜†




__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...


__ADS_2