
Beberapa menit kemudian, Celyn akhirnya sudah selesai mandi, dan dia sekarang lagi sedang bersiap-siap memakai pakaiannya dan juga berdandan didalam ruang walk in closet.
Vicktor yang sedang menunggu Celyn dia menlfon Ian dibalkon kamarnya untuk memerintahkan sesuatu kepada Ian, karena Celyn akan ikut bersamanya kekantor dan dalam keadaan yang sedang hamil juga.
Vicktor menyuruh Ian untuk menyiapkan beberapa bodyguard untuk selalu menjaga Celyn ketika Celyn ikut kekantor bersamanya, Ian langsung saja menyanggupi perintah dari Vicktor.
Ketika pertama kali Ian mendengar cerita dari Victor tentang Celyn, Ian sangat senang ketika Celyn sudah ditemukan, dan Ian juga sangat bahagia mendengar kabar dari Vicktor jika Celyn sedang hamil, namun ketika Vicktor mengatakan jika Celyn sedang hamil kembar tiga, disitulah Ian sangat syok dan terkejut sekali, tidak menyangka jika tembakan dari bosnya Vicktor langsung mengenai tiga sasaran sekaligus.
Ian yang mengerti akan tugas yang diberikan oleh Vicktor dia langsung saja mengiyakan permintaannya Vicktor tanpa banyak bertanya lagi.
Celyn yang sudah selesai bersiap-siapnya dia lalu mengambil tas kecilnya dan dia memasukkan ponselnya juga didalam tas itu.
Dan Vicktor yang juga sudah selesai menelfon Ian, dia lalu melangkahkan kakinya masuk lagi kedalam kamar, dan dia melihat Celyn sedang memeriksa tas yang akan dibawanya kekantor.
Vicktor yang sudah berdiri dihadapannya Celyn, dia lalu memberikan dua buah dua buah kartu kepada Celyn, dan kartu itu adalah black card dan credit card yang isinya bisa membuat Celyn puas jika berbelanja.
Celyn yang sedang menunduk, dia langsung melihat kearah kartu itu dan langsung mendongakkan kepalanya kewajahnya Vicktor yang sedang berdiri dihadapannya.
"*Ini untuk kamu, black card sama kartu kredit, bawalah dan pakaialah untuk membeli semua yang kamu inginkan*",, kata Vicktor sambil memberikan dua buah kartu itu kepada Celyn dengan tersenyum.
Celyn yang sedang terduduk dia langsung saja berdiri dan sambil tersenyum juga kepada Vicktor.
Vicktor dia memperhatikan sekali gaya berpakaiannya Celyn yang selalu cantik dimatanya, walau sekarang dia memakai baju yang cukup lebar dan besar karena perutnya juga yang sudah membuncit tetap saja terlihat cantik dimatanya Vicktor.
"*Terimakasih Vicktor*",, kata Celyn sambil menerima kedua kartu itu dan langsung memasukkannya juga kedalam tas kecilnya yang harganya cukup mahal.
"*Kamu selalu cantik Celyn, walau sekarang kamu memakai baju yang cukup kebesaran namun malah ada kesan modis tersendiri dimataku*",, puji Vicktor kepada Celyn sambil mengusap lembut pipinya Celyn.
Celyn tersenyum mendengar pujian yang dilontarkan Vicktor kepadanya.
__ADS_1
Vicktor dan juga Celyn ketika sudah siap semua, mereka berdua langsung saja berangkat kekantor berdua, dengan Celyn berada didalam mobil yang sama dengan Vicktor.
Beberapa menit kemudian, mobil yang dinaiki oleh Vicktor dan juga Celyn sampai juga didepan pelataran kantor.
Sopir pribadinya Vicktor langsung saja turun untuk membukakan pintu mobil untuk Vicktor, sedangkan Vicktor dia langsung saja membukakan pintu mobil untuk Celyn ketika dia sudah turun dari dalam mobil.
Celyn tersenyum melihat Vicktor membukakan pintu untuknya. Ketika Celyn dan juga Vicktor berjalan bersama masuk kedalam loby kantor, semua mata para karyawannya Vicktor langsung tertuju kearahnya Celyn dan juga Vicktor.
Celyn sangat terkejut sekali ketika dia sedang berjalan, Vicktor langsung memeluk mesra pinggangnya, dan itu semakin membuat karyawan kantornya Vicktor bertanda tanya siapakah perempuan yang digandeng mesra oleh Vicktor.
Karena pasalnya mereka semua tidak pernah melihat Vicktor menggandeng mesra seorang wanita seperti itu, walau mereka semua melihat Celyn sedikit gendut, namu gaya berpakaiannya sangatlah modis dan terlihat cantik sekali dimata mereka, dan serta wajahnya Celyn juga terlihat cantik dengan make up naturalnya.
"*Ssuussstt-susst dia siapa perempuan itu, tidak aku sangka sibos tampan seleranya wanita yang berisi seperti itu*",, bisik-bisik salah satu karyawan kantornya Vicktor.
"*Iya walau sedikit berisi namun wajah dia cantik dan juga modis*",, jawab yang lainnya juga.
"*Sudah-sudah jangan bergosip, nanti jika didengar orang kepercayaannya Tuan Vicktor, bisa m***us kalian*",, kata karyawan yang lainnya memperingati teman-temannya yang sedang membicarakan Vicktor dan juga Celyn.
Celyn yang merasa risih dengan tatapan semua karyawan kantornya Vicktor, dia mencoba untuk biasa saja, dan Vicktor pun yang tahu jika sedang dilihat oleh para karyawannya dia cuek saja dan terus berjalan dengan sambil menggandeng pinggangnya Celyn dengan mesra.
Kedatangan Celyn untuk yang pertama kalinya kekantornya Vicktor langsung saja menjadi buah bibir dan berita terhangat dikantornya Vicktor, bahkan lambe-lambe turah langsung membagikan foto-foto kedatangannya Celyn dan Vicktor digroup kantor yang mereka punya, bahkan tubuh berisinya Cely dan wajahnya Celyn langsung rame-rame dibuat meme serta bercandaan bagi semua karyawan kantornya Vicktor.
Mereka tidak tahu saja, jika disalah satu anggota group ada beberapa orang kepercayaannya Vicktor dan mereka selalu lapor kepada Ian tentang berita terbaru dan terpanas yang sedang terjadi dikantor, dan jika berita itu cukup penting Ian langsung saja melaporkannya kepada Vicktor, namun jika berita itu hanya berita biasa saja, Ian akan membiarkannya.
Celyn dan juga Vicktor yang sudah sampai dilantai teratas gedung Perusahaannya Vicktor, mereka langsung saja masuk kedalam ruang kantornya Vicktor yang ada kata sandi pribadi ketika harus membuka pintunya.
Dan yang tahu kata sandi pintu ruang kerjanya Vicktor selain Vicktor adalah Ian, sedangkan kedua sekretaris lainnya dia tidak mengetahui kata sandi itu.
Vicktor sendiri dia mempunyai tiga sekretaris, dua laki-laki, dan satunya perempuan, yang perempuan dia sangat tomboy, bahkan potongan rambutnya pun seperti laki-laki serta dia sangat baik dalam bekerja, dia juga tidak suka menggoda Vicktor seperti wanita-wanita sebelumnya makanya dia masih bisa bertahan menjadi sekretarisnya Vicktor selama tiga tahun ini, karena dia sangat profesional sekali dalam bekerjanya.
__ADS_1
Ian, Darel dan juga Rubi mereka bertiga langsung saja berdiri menyambut kedatangan kedua bos mereka, dan mereka sengaja menunggu didepan ruang kantornya Vicktor.
Vicktor berhenti sejenak didepan ketiga sekretarisnya, sambil memperkenalkan mereka semua kepada Celyn.
"*Sayang perkenalkan nama dia Ian, dia sekretaris pertamaku dan juga tangan kananku*",, kata Vicktor memperkenalkan Ian kepada Celyn.
"*Iya aku sudah pernah melihatnya*",, jawab Celyn kepada Vicktor.
"*Salam kenal Nyonya*",, kata Ian dengan ramah kepada Celyn sambil sedikit menundukkan badannya kepada Celyn, dan Celyn hanya mengangguk saja kepada Ian.
"*Dan dia sekretaris keduaku, namanya Rubi*",, kata Vicktor memperkenalkan sekretaris perempuannya kepada Celyn.
"*Salam kenal dari saya Nyonya Celyn*",, kata Rubi dengan ramah dan juga menundukkan sedikit badannya kepada Celyn, dan Celyn langsung tersenyum ramah juga kepada Rubi.
Insting wanita didalam dirinya Celyn sangat kuat sekali, dan insting Celyn mengatakan jika Rubi itu bukan wanita yang suka menggoda laki-laki, jika dilihat dari tatapan matanya Rubi, Celyn bisa menilai jika Rubi pernah mengalami trauma dengan seorang laki-laki.
"*Dan ini yang ketiga dia namanya Darel sayang*",, kata Vicktor memperkenalkan sekretarisnya yang ketika.
"*Salam kenal Nyonya*",, kata Darel sama seperti Ian dan juga Rubi, dan dibalas ramah juga oleh Celyn.
"*Terus mereka siapa Daddy*",, tanya Celyn kepada Vicktor sambil menunjuk ketiga orang berpakaian bodyguard yang berdiri dibelakangnya Ian, Rubi dan juga Darel.
"*Oh mereka adalah para anak buahku, dan mereka akan menjagamu ketika Daddy tidak ada disamping Mommy*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum.
"*Oh*",, jawab Celyn hanya beroh ria saja kepada Vicktor.
Vicktor lalu menyuruh mereka semua untuk kembali bekerja, ruang kerjanya Darel dan juga Rubi sedikit jauh dari Ian, namun masih berada dilantai yang sama dengan Vicktor, sedangkan meja kerjanya Ian berada persis didepan ruang kantornya Vicktor.
Sedangkan Vicktor dia langsung saja mengajak masuk Celyn keruang kantornya.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
***TBC***