Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 182


__ADS_3

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, Dela sama Chris mereka berdua belum pada bangun dari tidur nyenyak mereka.


Dan Felya serta Neni pun mereka berdua sudah datang mengunjungi mansionnya Vicktor untuk menjenguk Celyn dan juga sikembar.


Para keluarga yang lainnya pun juga belum pada pulang, namun lagi pada mandi dan ada juga yang sedang pada bersantai, contohnya Papah Adam.


Papah Adam yang sudah bangun tidur dari jam tiga sore tadi, dia langsung saja mandi didalam kamar mandi yang ada didalam kamarnya, dan sekarang dia sedang mengopi dikursi taman belakang mansionnya Vicktor.


"*Eh ada nak Neni sama Nak Felya*",, sapa Mamah Vina yang baru saja keluar dari dalam kamar dan sedang mencari Papah Adam, namun malah melihat Neni dan Felya sedang duduk dishofa yang ada diruang keluarga.


"*Sore Tante*",, sapa balik dari Neni dan Felya secara bersamaan.


"*Kalian sudah bertemu dengan Celyn??*",, tanya Mamah Vina kepada Neni dan juga Felya.


"*Belum, tapi sedang dipanggilkan oleh Pak Hu Tante*",, jawab Felya kepada Mamah Vina.


"*Oh, mungkin Celyn sedikit lama, kalau begitu boleh Tante temanin dulu disini, sekalian menunggu Celyn keuar dari dalam kamarnya*",, kata Mamah Vina kepada Neni dan juga Felya.


"*Iya boleh Tante*",, jawab Neni dan Felya secara bersamaan.


"*Ngomong-ngomong, kalian ko berdua saja??, Ocil mana??*",, tanya Mamah Vina kepada Felya dan juga Neni.


"*Oh Ocil, dia sedang berada diBrazil Tante, lagi mengurus cabang restorannya yang baru disana*",, jawab Neni kepada Mamah Vina.


Mamah Vina sangat terkejut dan bangga secara bersamaan mendengar perkataannya Neni tentang Ocil tadi.


"*Waaaah hebat sekali siOcil itu ya*",, kata Mamah Vina kepada Neni dan juga Felya.


"*Iya hebat Tante sahabat saya yang satu itu*",, jawab Felya kepada Mamah Vina.


"*Dan suami kamu tidak ikut sekalian Nak Felya??*",, tanya Mamah Vina kepada Felya.


"*Oh Kak Dion dia sedang banyak pekerjaan Tante, jadi dia tidak bisa ikut kesini dulu*",, jawab Felya kepada Mamah Vina.


Dan Mamah Vina hanya beroh ria saja menanggapi perkataannya Felya tadi.


Mereka lalu melanjutkan mengobrolnya seperti obrolan wanita pada umumnya.


Ketika mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba mata mereka teralihkan oleh kedatangan dari seseorang yang ingin ditemui oleh Neni dan juga Felya, siapa lagi kalau bukan Celyn.


"*Maaf lama Nen, Fel, tadi harus mengganti popok dan mengurus sikembar dulu*",, kata Celyn kepada Neni dan juga Felya sambil duduk dishofa yang masih kosong yang ada disitu.

__ADS_1


Sedangkan Vicktor dia tidak ikut bersama Celyn, sebab Vicktor dia sedang mandi didalam kamar mandi yang ada didalam kamar, karena baru saja membantu Celyn tadi sebisanya.


Walau pergerakan Vicktor terbatas, tapi Vicktor tetap ingin melibatkan diri ketika Celyn sedang mengurusi baby Shane, baby Bastein, dan baby Feyrin.


"*Iya tidak apa-apa??*",, jawab Felya kepada Celyn sambil tersenyum.


"*Celynnya sudah ada, Tante tinggal dulu ya, mau mencari Om Adam*",, kata Mamah Vina kepada Neni dan juga Felya sambil berdiri dari duduknya.


Namun ketika Mamah Vina ingin melangkahkan kakinya, tiba-tiba kakinya berhenti melangkah karena dia mendengar perkataannya Mamah Gilda.


"*Celyn kamu melihat Chris tidak??, daritadi dia dicari Ayah kamu, karena baju Ayah kamu ada didalam mobilnya Chris??*",, tanya Mamah Gilda kepada Celyn ketika daritadi Mamah Gilda sudah mencari Chris bersama Ayah Jo, tapi tidak ketemu juga.


Dan Mamah Gilda atau Ayah Jo juga sudah mencoba menghubungi Chris namun tidak diangkat juga, sebab Chris masih tidur dan ponselnya sedang mode bergetar saja.


"*Tidak Mah, Celyn saja ini baru keluar dari dalam kamarnya sikembar*",, jawab Celyn kepada Mamahnya.


"*Saya juga daritadi tidak melihat Dela jeng, atau jangan-jangan??*",, kata Mamah Vina kepada Mamah Gilda dan masih didengar oleh semua orang.


"*Jangan-jangan apa jeng??*",, tanya Mamah Gilda kepada Mamah Vina dengan ekspresi bingungnya.


"*Mungkin saja Mah, ayo kalau begitu kita kesana saja bersama-sama*",, kata Celyn kepada Mamah Vina yang mengerti akan maksud dari perkataannya Mamah Vina.


"*Jika mau cari Tuan Adam, dia sedang ada ditaman belakang jeng*",, kata Mamah Gilda kepada Mamah Vina.


Sebab Mamah Gilda tadi juga bertanya kepada Papah Adam.


"*Siaaap*",, jawab Mamah Vina kepada Mamah Gilda sambil mengacungkan ibu jarinya.


"*Maksudnya apa sih Celyn??*",, tanya Felya kepada Celyn dengan rasa penasaran.


Sedangkan Neni dia malah asik menikmati camilan yang ada diatas meja didepannya.


"*Sudah kamu nanti akan tahu sendiri, jika kamu ikut dengan kami*",, jawab Celyn kepada Felya dengan sambil menaikkan sebelah alisnya.


"*Tapi masa iya, Chris ada disana??*",, kata Mamah Gilda yang sudah faham akan perkataannya Celyn dan Mamah Vina tadi, dengan sedikit tidak percaya.


"*Buktikan saja Mah, pasti benar perkataannya Celyn, karena Celyn sangat mengenal Chris itu bagaimana??*",, jawab Celyn kepada Mamahnya dengan sambil tersenyum misterius.


"*Ayo kita segera kesana*",, kata Mamah Vina kepada semua orang ketika sudah ada Papah Adam bersamanya.


"*Sebenarnya kalian semua ini mau kemana sih??, kenapa harus mengajak saya??*",, tanya Papah Adam kepada semua orang.

__ADS_1


Sebab Mamah Vina tadi tidak berkata jujur kepada Papah Adam mau kemana, yang Mamah Vina katakan adalah jika ada sesuatu yang ingin ditunjukkannya kepada Papah Adam.


Serta Mamah Vina sendiri dia juga belum sempat bercerita kepada Papah Adam tentang apa yang dilihatnya tadi siang dikamarnya Dela.


Rencananya Mamah Vina akan bercerita kepada Papah Adam sore itu, eh malah Mamah Vina tadi menemani Neni dan Felya terlebih dahulu.


Dan berhubung keadaan sedang mendukung, jadi Mamah Vina fikir sekalian saja biar Papah Adam melihatnya langsung.


Mereka semua langsung saja melangkahkan kakinya menuju kearah kamarnya Dela.


Neni yang mempunyai sifat lemot dan leletnya dalam berfikir dia selalu bertanya kepada Felya dengan berbisik, namun selalu dijawab dengan pelototan mata saja oleh Felya, sebab Neni sangat berisik sekali menurut Felya.


Ketika mereka semua sudah pada sampai didepan pintu kamarnya Dela, Papah Adam, Felya dan juga Neni dibuat semakin penasaran saja.


"*Lho ini kan kamarnya Dela Mah, memangnya ada apa didalam kamarnya Dela??*",, tanya Papah Adam kepada Mamah Vina ketika sudah sampai didepan kamarnya Dela.


"*Iya, memangnya ada apa sih Cel??*",, tanya Felya kepada Celyn dengan sangat penasaran.


"*Sebentar, nanti kalian juga akan tahu*",, jawab Celyn kepada Papah Adam dan juga Felya.


Celyn lalu mengetuk pintu kamarnya Dela dengan standar, namun belum ada tanggapan dari dalam kamar.


Dan ketika Celyn mengetuk pintunya dengan cukup keras seperti menggedor-gedor, barulah ada tanggapan dari dalam kamar, tapi itu bukan suaranya Dela melainkan suaranya seorang laki-laki.


Celyn tersenyum lucu saja ketika melihat wajah dari Mamah Gilda, Papah Adam, Felya dan juga Neni yang kebingungan.


Sebab suaranya Dela seperti suara laki-laki sekali.


Sedangkan Mamah Vina, dia sudah tidak terkejut lagi ketika mendengar suara tersebut, karena Mamah Vina sepemikiran dengan Celyn.


Ketika pintu sudah terbuka dari dalam, semua orang orang keluali Mamah Vina dan Celyn.


Mereka sangat terkejut sekali ketika melihat orang yang membuka pintunya bukanlah Dela, melainkan......


"*Chriiiiiiiiisss?????!!!!!*",, kata Mamah Gilda, Papah Adam, Felya dan Neni secara bersamaan, dengan nada yang sangat terkejut sekali.


Dan Chris yang tadi membuka pintu sambil masih mengantuk, mata dia langsung saja terbuka dengan lebar, ketika mendengar suara cukup keras dari orang-orang yang ada didepan pintu kamarnya Dela.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2