
Malam hari tadi ketika jam makan malam tiba, Diego datang lagi kerumah kedua orang tuanya lagi untuk berbicara secara berdua saja bersama Ayahnya.
Ayah Arthur adalah nama panggilan untuk Ayanya Diego, dia juga sudah diceritakan oleh Mamah Janet tentang keputusannya Diego untuk mengakhiri tali pertunangannya dengan Linda.
Ketika sudah selesai makan malam, Ayah Arthur lalu mengajak Diego untuk masuk kedalam ruang kerjanya untuk membicarakan rencananya itu.
"*Bisa kamu jelaskan kepada Ayah kenapa kamu ingin mengakhiri pertunangan kamu dengan Belinda Diego??*", tanya Ayah Arthur kepada Diego ketika mereka berdua sudah masuk kedalam ruang kerjanya Ayah Arthur.
Diego yang sedang duduk dishofa seberang Ayahnya dia dengan mantap menjawab perkataan dari Ayahnya tersebut.
"*Karena Diego tidak suka menjalin hubungan jarak jauh seperti ini Ayah, Diego tidak suka dengan sikapnya Linda yang jarang perhatian kepada Diego*", jawab Diego dengan mantap kepada Ayahnya.
"*Diego menjalin hubungan dengan seorang perempuan karena Diego ingin mempunyai pasangan yang bisa Diego ajak untuk membina rumah tangga, bukan untuk membina karirnya*",, sambung lagi perkataannya Diego kepada Ayahnya.
"*Apakah kamu begini karena ada wanita lain didalam hatimu, ketika kamu jauh dari Belinda??*",, tanya Ayah Arthur kepada Diego.
"*Jikalaupun ada wanita selain Linda didalam hatiku, itu bukan salah dari wanita itu Ayah, karena memang perasaannya Diego untuk Linda sudah hilang sejak beberapa bulan yang lalu, dan wanita yang bisa menggantikan Linda dihatinya Diego dia tidak tahu apa-apa*",, jawab Digeo dengan mantap kepada Ayahnya.
"*Ayah, Ayah juga sama laki-laki seperti Diego dan sudah berpengalaman lebih dari Diego, harusnya Ayah lebih tahu bagaimana rasanya menjalin hubungan seperti apa yang Diego jalani sekarang bersama Belinda Ayah*",, kata Diego lagi kepada Ayahnya.
"*Iya Ayah tahu, Ayah mengerti maksud kamu Go*",, jawab Ayah Arthur kepada Diego.
"*Terus sekarang apa yang ingin kamu lakukan dengan hubungan kamu itu Nak??*",, tanya Ayah Arthur kepada Diego.
"*Aku ingin mengakhirinya dan segera membicarakannya kepada Linda, dia mau tidak mau Diego tetap tidak mau meneruskan hubungan ini Ayah*",, jawab Diego kepada Ayahnya.
"*Baiklah Nak, jika memang itu yang kamu inginkan, Ayah sama Mamah nanti akan membantu kamu untuk membicarakannya kepada kedua orang ruanya Belinda, mungkin kalian berdua memang tidak berjodoh*",, kata Ayah Arthur lagi kepada Diego.
"*Tapi ingatlah satu hal Diego, jika sampai Ayah tahu kamu memutuskan hubungan ini karena kamu selingkuh dari Belinda dan cuma akal-akalan kamu saja, Ayah akan memberikan hukuman yang tidak kamu bayangkan Diego*",, pesan tegas dari Ayah Arthur kepada Diego.
"*Iya Ayah*",, jawab Diego kepada Ayahnya.
Dan setelahnya Diego lalu berpamitan pulang kepada Ayah dan juga Mamahnya, walau Ayah Arthur dan juga Mamah Janet sudah menawarinya untuk menginap disana.
__ADS_1
Diego setelah merasa lega bisa mengutarakan maksudnya kepada sang Ayah, kini saatnya Digeo untuk membicarakannya kepada Linda tunangannya.
Ketika Diego sedang asik berkendara menuju keapartemennya, dia tiba-tiba mendengar ponselnya berbunyi dan bergetar.
Diego lalu menghentikan laju mobilnya untuk sejenak ketepi jalan, untuk mengangkat telefonnya terlebih dahulu.
Dan ternyata ketika sudah dilihat oleh Diego siapa yang menelfonnya, dia adalah tunangannya Belinda.
"*Halo sayang, besok apakah kamu bisa menjemputku dibandara, kepulanganku aku percepat karena aku sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan kamu*", kata Linda ketika sambungan telefonnya sudah diangkat oleh Diego.
"*Iya bisa, jam berapa kamu sampai sininya??*",, kata Diego kepada Linda.
"*Sekitar jam sepuluh pagi deh sepertinya*",, jawab Linda kepada Diego.
"*Baiklah aku akan menjemput kamu besok*",, jawab Diego kepada Linda, dan Diego langsung saja mematikan sambungan telefonnya Linda, tanpa mendengar jawabannya Linda terlebih dahulu.
Diego setelah mematikan sambungan telefonnya Linda, dia langsung saja mengendarai mobilnya lagi menuju keapartemennya.
Diego juga melihat jika ponsel yang dia letakkan dikursi depan sampingnya bergetar terus, yang menandakan jika ada banyak pesan masuk kedalam ponselnya.
Dan ketika sudah berkendara sekitar satu jam lamanya, Diego akhirnya sampai juga didalam gedung apartemennya.
Diego langsung saja masuk dan naik lift untuk menuju kedalam kamarnya.
Ketika sudah sampai didalam kamar apartemennya, Diego langsung saja duduk dishofa yang ada diruang tamu miliknya untuk segera membuka pesan yang tadi dikirimkan oleh seseorang kepadanya.
Ketika Diego sudah membuka ponselnya, dia menemukan setidaknya ada sepuluh pesan masuk dari nomor yang tidak dikenalnya sedang mengirimkan pesan kepadanya.
Ketika semua pesan dan video yang dikirimkan dari nomor yang tidak dikenalnya itu, darah Diego menjadi mendidih menjadi sangat panas sekali, seperti siap melelehkan apa saja barang yang menempel ditangannya.
"*Ber***k, si4l4n kamu Belinda*",, kata Diego ketika dia sudah membaca semua pesan yang dikirimkan oleh nomor tadi keponselnya.
"*Aaaaaaaaarrggghh!!!!*",, teriak Diego dengan sangat keras sekali ketika dia merasa marah dan jengkel kepada Belinda tunangannya.
__ADS_1
Diego semakin yakin saja untuk melepaskan Belinda ketika sudah membaca pesan yang dikirimkan oleh seseorang tadi.
Diego sangat menyesal baru mengetahuinya sekarang, ketika hubungannya sudah berjalan sekitar satu tahun lamanya.
Hasil dari penyelidikannya tentang Belinda membuahkan hasil yang sangat memuaskan sekali.
Dari seseorang yang disuruhnya untuk memata-matai Belinda pun dia juga sudah mengirimkan semua informasinya kepada Diego.
Diego lalu teringat dengan perkataannya Vicktor yang mengatakan tentang Belinda, dan Diego dia lalu mencari nomor telefonnya Vicktor.
Vicktor tadi yang berpamitan pergi dari hadapannya Celyn, Ocil, Neni, Felya dan juga Dela dia langsung saja masuk kedalam kamarnya sendiri.
Ketika Vicktor merasakan getaran dan mendengar suara bunyi dari ponselnya yang ada didalam saku celananya, dia langsung saja mengangkatnya dan melihat nama Diego ada dipanggilan masuk ponselnya.
Vicktor tanpa menunggu lama dia langsung saja mengangkat sambungan telefonnya itu dari Dego.
"*Halo Go ada apa kamu menelfonku malam-malam begini??*",, kata Vicktor kepada Diego sambil duduk dishofa yang ada didalam kamarnya.
"Halo Vick, kenapa kamu tidak mengatakannya langsung kepadaku tentang Linda, sekarang aku sudah tahu semuanya tentang Linda*",, kata Diego kepada Vicktor.
"*Baguslah jika kamu sudah tahu semuanya tentang dia, jadi aku tidak perlu menceritakannya kan kepadamu*",, jawab Vicktor kepada Diego.
"*Enak saja, kamu tetap harus menceritakannya kepadaku, besok aku akan menemuimu dikantormu jam delapan pagi*",, kata Diego kepada Vicktor.
"*Iya siap aku tunggu kedatangan kamu dikantorku besok*",, jawab Vicktor kepada Diego.
Dan Diego serta Vicktor langsung saja mematikan sambungan telefon mereka, ketika mereka sudah saling sepakat.
Setelahnya Vicktor lalu berganti pakaian biasanya untuk melukis diruang galerinya sambil menunggu Celyn selesai berbincang dengan para sahabat-sahabatnya itu.
...π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬...
Tambah penasaran tidak nih readersππ
__ADS_1
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
...***TBC***...