Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 96


__ADS_3

Dilain tempat yaitu dimansionnya Vicktor, Vicktor dan juga Celyn mereka sedang bersiap-siap untuk makan malam diruang makan.


Namun sebelum makan malam, tadi Celyn meminta hal yang aneh kepada para koki yang ada mansionnya untuk membuatkan makanan yang belum pernah dimakanannya.


Permintaan anehnya Celyn membuat para koki yang bekerja untuk Vicktor pun menjadi bingung, makanan apa yang belum pernah dimakan oleh Nyonya mereka, begitulah yang difikirkan oleh para kokinya Vicktor.


Celyn yang tidak memberitahukan kepada para koki, makanan apa yang belum pernah dimakannya, dia lalu membuat perlombaan untuk para kokinya itu.


Untuk ketiga kokinya disuruh untuk membuat makanan mereka sendiri-sendiri, dan jika makanan yang mereka masak belum pernah dimakan oleh Celyn, Celyn akan memberikan sebuah hadiah kepada koki tersebut.


Ketiga koki yang ada dimansionnya Vicktor mereka langsung bersemangat untuk memikirkan sebuah makanan yang tentunya belum pernah dimakan oleh Celyn.


Vicktor pun tidak mempermasalahkan itu semua, karena jika makanan yang mereka masak tidak dimakan atau dihabiskan oleh Celyn dan juga Vicktor, bisa dimakan sama pekerja yang bekerja dimansionnya Vicktor.


Satu jam kemudian semua makanan yang dimasak oleh para ketiga koki itu sudah dihidangkan diatas meja makan, dan Celyn serta Vicktor mereka sudah menunggu dimeja makan dengan semua menu makanan yang dimasak oleh para koki mereka.


"*Baiklah kalian boleh pergi dulu, nanti akan saya makan dan saya nilai*",, kata Celyn kepada para ketiga koki tersebut.


"*Baik Nyonya*",, jawab para ketiga koki tersebut secara bersamaan sambil sedikit menundukkan badan mereka sebelum mereka kembali pergi kedalam dapur.


"*Sayang, kamu tumben sekali meminta hal seperti ini kepada para koki??*",, tanya Vicktor kepada Celyn sambil membantu Celyn mengambil makanan.


"*Kepingin saja sayang, dan lagi pula entah kenapa aku lagi kepingin makan makanan yang belum pernah aku makan saja*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil menunggu Vicktor mengambilkan makanan kedalam piringnya.


Karena perutnya Celyn sangat sedikit susah untuk dibuat mengambil makanan yang ada diatas meja.


"*Terus diantara ini semua, makanan mana yang belum pernah kamu makan sayang??*",, tanya Vicktor lagi kepada Celyn sambil menunjuk semua makanan yang ada diatas meja.


"*Sepertinya ini sama ini sayang, karena dari segi bentuknya saja aku belum pernah melihatnya*",, jawab Celyn sambil menunjuk kedua makanan yang ada diatas meja.


"*Terus katanya kamu nanti akan memberikan sebuah hadiah kepada koki yang menang, memangnya hadiah apa yang ingin kamu berikan kepadanya sayang??*",, tanya Vicktor lagi kepada Celyn sambil memakan makanannya.


"*Tidak tahu, belum kefikiran mau memberikan hadiah apa kepada mereka*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.


"*Bagaimana kalau hadiahnya adalah libur bekerja dalam satu bulan, namun gajinya tetap kita bayarkan??*",, kata Vicktor kepada Celyn.

__ADS_1


"*Emm boleh juga itu Daddy, aku setuju*",, jawab Celyn yang setuju dengan usul yang diberikan oleh Vicktor kepadanya.


"*Ok nanti kita sampaikan kepada mereka, sekarang kita makan dulu kalau begitu, nanti keburu dingin makanannya*",, kata Vicktor kepada Celyn.


Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor dan mereka langsung saja menikmati makanan mereka dengan nikmat dan ditemani dengan perbincangan yang hangat.


Beberapa menit kemudian, Celyn dan juga Vicktor yang sudah selesai makannya, Celyn lalu memanggil para ketiga koki tersebut untuk masuk keruang makan.


Para ketiga koki tersebut mereka harap-harap cemas dengan keputusan yang diberikan oleh Celyn.


Karena mereka setelah bekerja bertahun-tahun dimansionnya Vicktor, baru kali itu mereka mandapatkan tantangan seperti itu.


"*Saya mau tanya dong, makanan ini siapa yang memasaknya??*",, tanya Celyn kepada para ketiga kokinya sambil menunjuk makanan yang belum pernah dimakannya.


"*Saya Nyonya*",, jawab salah satu koki sambil mengangkat tangannya.


Sedangkan Vicktor dia hanya diam saja sambil memperhatikan percakapannya Celyn dan juga para kokinya.


"*Kamu siapa namanya??*",, tanya Celyn kepada koki yang tunjuk tangan tadi.


"*Nama saya Boy Nyonya, dan saya baru bekerja disini selama tiga tahun*",, jawab Boy kepada Celyn dengan sopan.


"*Yang ini namanya petis kangkung, sama yang ini namanya bakmie jawa Nyonya*",, jawab Boy kepada Celyn.


"*Nama yang cukup unik dan aneh terdengar ditelinga saya, memangnya kamu asli orang mana Boy??*",, kata Celyn kepada Boy.


"*Saya asli Indonesia Nyonya, dan semua makanan itu adalah makanan asli Indonesia, dan semuanya berasal dari pulau jawa Nyonya*",, jawab Boy kepada Celyn.


"*Ok saya faham dan mengerti, kapan terakhir kalinya kamu libur bekerja??*",, tanya Celyn kepada Boy.


Namun sebelum siBoy menjawab perkataannya Celyn, dia reflek melihat kearahnya Vicktor, namun Vicktor yang melihatnya, dia hanya diam saja tanpa ekspresi kepada siBoy.


"*Tidak apa-apa, jujur saya, suami saya tidak akan menggigit kamu ko*",, canda Celyn kepada Boy yang melihat siBoy melirik kearahnya Vicktor.


"*Sudah lama Nyonya, saya lupa*",, jawab Boy sambil menundukkan wajahnya karena takut dengan Vicktor.

__ADS_1


"*Pelit sekali suamiku ini*",, jawab Celyn kepada Boy sambil menyindir Vicktor.


"*Saya tadi sudah menjanjikan sebuah hadiah kepada koki yang bisa membuat makanan yang belum pernah saya makan, dan hadiah yang akan kamu terima adalah kamu saya kasih libur selama satu bulan, dengan gaji kamu yang selama libur satu bulan itu akan tetap saya bayarkan, bagaimana apakah kamu senang Boy dengan hadiah yang saya berikan??*",, kata Celyn kepada siBoy sambil tersenyum.


Boy yang mendengar perkatannya Celyn, dia langsung membuka mulutnya karena senang, sambil melihat kearahnya Vicktor.


"*Iya Boy, apa yang dikatakan oleh istri saya, saya juga menyetujuinya*",, kata Vicktor yang melihat Boy melihat kearahnya.


Boy langsung tersenyum sangat cerah ceria sekali ketika sudah mendengar perkataannya Vicktor, dan Boy langsung saja mengucapkan kata terimakasih dengan bersemangat kepada Celyn dan juga Vicktor.


Vicktor dan juga Celyn mereka berdua hanya mengangguk saja sambil tersenyum manis kepada Boy yang lagi berbahagia.


"*Silahkan jika kamu mau bersiap-siap liburannya dari sekarang Boy, atau kamu mau menjenguk keluarga kamu yang ada diIndonesia sana silahkan, yang terpenting jika sudah satu bulan, kamu harus kembali bekerja lagi seperti biasanya, faham kamu Boy*",, kata Celyn kepada Boy.


"*Faham Nyonya dan sekali lagi terimakasih Nyonya Celyn, kalau begitu saya permisi dulu*",, jawab Boy kepada Celyn dengan senyum yang mengembang dengan sempurna sambil menundukkan sedikit badannya sebelum berlalu pergi.


Dan Celyn hanya mengangguk saja menanggapi perkataannya Boy.


"*Dan kalian berdua tidak perlu bersedih, saya juga akan memberikan hadiah kepada kalian berdua yang sudah capek-capek memasak untuk saya dengan voucher belanja sebanyak sepuluh juta rupiah (jika dirupiahkan) kepada masing-masing dari kalian*",, kata Celyn kepada kedua kokinya yang tersisa disitu.


"*Terimakasih banyak Nyonya Celyn*",, kata para kedua koki itu kepada Celyn dengan sambil tersenyum senang.


"*Yasudah kalian berdua boleh pergi dari sini*",, jawab Celyn dengan ramah kepada kedua kokinya.


Dan kedua koki itu langsung saja berpamitan kepada Celyn dan juga Vicktor.


Tinggallah Celyn dan juga Vicktor saja yang ada diruang makan itu.


"*Sebenarnya gaji yang kamu bayarkan kepada mereka berapa sih sayang??*",, tanya Celyn kepada Vicktor.


Vicktor lalu menyebutkan nominal gaji yang diterima oleh para masing-masing kokinya dan jumlahnya sangat banyak sekali jika dirupiahkan.


Celyn sangat terkejut sekali mendengar gaji dari koki yang bekerja dimansionnya Vicktor, sungguh tidak terbayangkan jika mereka bertiga menerima gaji yang jumlahnya sangat besar sekali.


Sedangkan Vicktor dia tertawa lucu melihat muka melongonya Celyn yang sambil membuka mulutnya, ketika mendengar gajinya para koki.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2