Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 173


__ADS_3

Ketika sudah pulang dari restoran mewah itu dan sedang dalam perjalanan pulang menuju kemansionnya Papah Adam, sebab Chris ingin mengantarkan pulang Dela dulu kesana.


Tiba-tiba Chris mendengar ponselnya yang dia taruh ditempat biasanya dia menaruh ponsel didalam mobilnya, berdering dengan cukup keras sekali.


Dela yang masih duduk anteng disebelahnya Chris pun, dia hanya melirik sebentar kearahnya Chris yang sedang mengambil ponselnya itu.


Chris yang sudah mengambil ponselnya, dia lalu mengangkat sambungan telefonnya ketika ada nama Ayah Jo disambungan telefonnya.


Chris lalu memakai handsfree yang dia punya yang selalu dia bawa dan dia taruh didalam mobilnya itu, ketika dia sudah mengangkat sambungan telefonnya Ayah Jo.


"*Halo Ayah*",, kata Chris ketika dia mengangkat sambungan telefon dari Ayah Jo.


"*Chris kamu dimana??, besok Celyn mau pulang bersama sikembar, kamu cepetan kesini bantuin adik kamu Celyn dan juga nak Vicktor*",, kata Ayah Jo kepada Chris.


Chris sangat senang sekali mendengar perkataan dari Ayah Jo baru saja tadi.


"*Apakah benar yang Ayah bilang, jika Celyn sama sikembar akan pulang besok*",, kata Chris kepada Ayah Jo dengan nada yang sangat senang sekali, membuat Dela yang duduk disebelahnya pun langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Chris.


"*Iya, makanya kamu cepetan kesininya, dan ajak Nak Dela juga*",, jawab Ayah Jo lagi kepada Chris.


"*Iya Ayah, siap Chris akan segera kesana, lagi pula Chris sama Dela sudah berada dijalan Ayah*",, jawab Chris kepada Ayahnya sambil melihat kearahnya Dela.


"*Iya sudah Ayah tunggu, dan kamu hati-hati dijalannya*",, kata Ayah Jo kepada Chris.


"*Iya Ayah*",, jawab Chris kepada Ayahnya.


Dan sambungan telefon mereka akhirnya terputus juga.


"*Apakah aku tidak salah mendengar tadi Chris??*",, tanya Dela kepada Chris ketika sambungan telefonnya Chris sudah terputus dengan Ayah Jo.


"*Iya Dela, aku sangat senang sekali, dan aku juga sudah sangat tidak sabar ingin segera melihat ketiga keponakanku itu*",, kata Chris kepada Dela dengan wajah yang sangat bahagia sekali.


Membuat Dela hatinya menjadi ikut senang juga, ketika melihat Chris bahagia seperti itu.


"*Akhirnya apa yang kita tunggu-tunggu sudah datang juga Chris*",, jawab Dela kepada Chris sambil tersenyum.


"*Iya*",, jawab Chris kepada Dela sambil bibir terus tersenyum.


"*Apakah kamu sendiri sudah siap mempunyai seorang anak Chris jika kamu sudah menikah nanti??*",, tanya Dela dengan tiba-tiba kepada Chris.

__ADS_1


Dan entah kenapa Dela ingin sekali menanyakan hal itu kepada Chris, ketika Dela melihat wajahnya Chris begitu sangat bahagia sekali mendengar ketiga keponakannya tadi.


"*Aku??!, prinsip aku jika aku sudah siap menikah aku harus siap juga untuk mempunyai seorang anak, dan menjadi seorang Ayah Dela*",, jawaban bijak dari Chris kepada Dela.


Membuat Dela sangat senang sekali mendengar jawabannya Chris tadi.


"*Sebab bagi aku pernikahan bukanlah cuma untuk menyalurkan h4sr4t saja Dela, tapi untuk membangun sebuah rumah tangga dan meneruskan generasi kita sendiri*",, sambung lagi perkataannya Chris kepada Dela.


Membuat Dela samakin sangat merekah saja senyum dibibirnya.


Karena jawabannya Chris melebihi ekspetasinya.


"*Sungguh jawaban kamu sangat menyentuh hatiku sekali Chris*",, kata Dela kepada Chris sambil tersenyum manis.


"*Alangkah senangnya wanita itu jika bisa menjadi istri kamu kelak*",, sambung lagi perkataannya Dela untuk Chris.


Membuat Chris langsung saja tersenyum, mendengar perkataannya Dela.


"*Aku belum yakin dengan perasaanku ini kepadamu Dela, aku ingin meyakinkannya dulu, jika aku sudah yakin jika jodoh aku adalah kamu, aku akan langsung saja mengajak kamu menikah, tanpa adanya pacaran terlebih dahulu*",, kata batinnya Chris kepada Dela sambil tersenyum.


"*Apakah kamu sendiri juga ingin mempunyai seorang anak Dela, melihat karir kamu sangat cemerlang seperti saat ini, bisa meneruskan usahanya Tuan Adam??*",, tanya balik dari Chris kepada Dela.


"*Dan setelah melihat Celyn hamil seperti itu, membuatku juga ingin segera mempunyai anak sendiri Chris, tapi sayangnya suami saja aku belum punya*",, lanjut lagi perkataannya Dela kepada Chris.


"*Aku bisa membantumu untuk mendapatkan seorang anak Dela??*'',, kata Chris kepada Dela sambil menggodanya juga.


"*Apa??!*",, jawab Dela dengan curiga kepada Chris.


"*Ayo kita buat sama-sama, nanti kamu pasti akan segera mempunyai anak bukan??*",, jawab Chris dengan sambil tertawa kepada Dela.


Membuat Dela langsung saja reflek memukul kecil pundaknya Chris.


Dan membuat Chris semakin tertawa saja dengan sangat keras sekali didalam mobilnya.


"*Sembarangan sekali kamu kalau bicara Chris*",, kata Dela kepada Chris sambil menenangkan jantungnya yang berdegub dengan kencang, karena tiba-tiba otaknya membayangkan adegan yang tidak-tidak bersama Chris, ketika setelah mendengar perkataannya Chris tadi.


"*Kenapa??, katanya kamu tadi ingin mempunyai seorang baby, ya ayo kita bikin bersamaku*",, goda lagi Chris kepada Dela.


"*Memangnya kamu bisa membuatnya??, istri saja kamu tidak punya*",, jawab Dela kepada Chris.

__ADS_1


"*Jika untuk membuat baby tidak perlu mempunyai istri pun semua para laki-laki dewasa bisa melakukannya Dela*",, Jawab Chris kepada Dela, dan dengan tiba-tiba Chris langsung saja menghentikan mobilnya dipinggir jalan.


"Hlo ko berhenti??, kenapa??*", tanya Dela kepada Chris dengan heran.


"*Tidak apa-apa*",, jawab Chris kepada Dela sambil melepaskan sabuk pengamannya.


"*Kamu mau apa Chris, hei kamu mau apa??!*",, kata Dela kepada Chris yang tiba-tiba Chris semakin mendekat kearahnya.


"*Ya mau bikin baby bersama kamu disini*",, goda Chris kepada Dela, dengan semakin mendekatkan badannya kearahnya Dela.


"*Hei-hei, jangan semakin mendekat, atau aku akan mengeluarkan jurusku*",, kata Dela lagi kepada Chris sambil menahan dadanya Chris yang semakin mendekat kearahnya.


"*Keluarkan saja, aku tidak takut*",, jawab Chris sambil tersenyum miring kepada Dela.


"*Kalau sudah begini, apakah kamu bisa memberontak Dela??*",, kata Chris lagi dengan sambil tiba-tiba mengunci kedua tangannya Dela.


"*Chris lepaskan tidak*",, kata Dela kepada Chris, dengan jantung yang sangat bertalu-talu, karena Dela bingung harus apa yang dia lakukan.


Sebab disatu sisi Dela juga ingin melakukan itu bersama Chris, namun disisi lain, Dela tidak mau jika melakukannya seperti itu.


"*Tidak mau*",, kata Chris kepada Dela sambil semakin mendekatkan wajahnya kewajahnya Dela.


Dan Dela juga semakin memundurkan wajahnya hingga benar-benar menempel kekaca mobilnya Chris.


Dan tiba-tiba ketika Dela sudah terpojok, Chris lalu melepaskan pegangan tangannya tadi ditangannya Dela sambil kembali duduk lagi kekursi kemudinya, dengan tertawa cukup keras sekali.


Sebab Chris sudah bisa dan berhasil mengerjai Dela seperti tadi.


Dela yang melihat Chris seperti itu, dia menjadi bingung sendiri, apakah Chris sedang kesurupan fikirnya.


"*Kamu tidak gila kan Chris??*",, tanya Dela kepada Chris dengan tiba-tiba sambil menunjukkan wajah bingungnya.


"*Enak saja kalau bicara!!!, coba kamu lihat tadi wajah kamu, sangat lucu sekali jika seperti tadi*",, jawab Chris kepada Dela sambil tertawa senang sekali.


"*Tadi berarti kamu mengerjaiku Chris, aaaaa dasar kamu ya*",, kata Dela kepada Chris sambil memberikan pukulan bertubi-tubi kepada pundaknya Chris dengan gemas.


Chris hanya tertawa saja ketika Dela memukulinya, dan ketika Dela sudah tenang serta Chris juga sudah puas tertawanya, Chris lalu melanjutkan lagi perjalanannya untuk menuju kerumah sakit dimana Celyn sedang dirawat.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2