
Ketika acara tujuh bulanan kehamilannya Celyn kemarin, Rexley yang sebagai sahabatnya Vicktor dia tidak bisa datang sendiri, karena dia memang benar-benar tidak bisa untuk segera pulang keSwiss pada hari itu karena dia harus mendatangi meeting dengan Perusahaan kaca yang akan membuatkan botol parfum yang limited edition untuk parfumnya nanti.
Jadi Neni ketika datang keacaranya Celyn dia sangat enjoy sekali diluarnya, namun dia merasa sepi didalam hatinya.
Karena sejujurnya Neni sangat merindukan Rexley sekali yang sudah lama tidak menunjukkan dirinya didepannya.
Ocil dan Diego mereka berdua sama-sama diundang oleh Vicktor dan juga Celyn diacaranya pesta tujuh bulan kehamilannya Celyn, namun mereka tidak saling bertegur sapa, karena Ocil yang selalu menghindar dengan Diego.
Ketika Ocil melihat Diego dia selalu bersembunyi dan tidak mau menunjukkan batang hidungnya didepannya Diego.
Padahal Diego sendiri dia selalu mencari keberadaannya Ocil diacara pesta tujuh bulanan kehamilannya Celyn.
Diwaktu pesta sudah selesai, Ocil yang sedang berpamitan dengan Vicktor dan juga Celyn ketika berbalik badan ingin berlalu dari tempat itu, dia tidak sengaja bertabrakan dengan seorang laki-laki.
Dan laki-laki itu ternyata adalah Diego. Diego dan juga Ocil mereka saling terpana untuk sepersekian detik.
Namun Ocil yang menyadarinya terlebih dahulu dia langsung berlari menuju kedalam mobilnya untuk menghindari Diego.
Sungguh Ocil belum siap untuk bertemu dengan Diego, karena dia ingin menata hatinya terlebih dahulu sebelum lusa berangkat keBrazil.
"*Sebegitu tidak maunya kah kamu Ocil melihat diriku??*",, kata Diego dengan lirih ketika dia terlambat mengejar Ocil yang sudah mengemudikan mobilnya.
Ternyata adegan Ocil dan Diego tadi ada yang melihat dan menyaksikannya, dan orang itu adalah Dela adiknya Vicktor.
Dela pun yang berdiri dibelakangnya Diego, dia juga mendengar sendiri apa yang dikatakan oleh Diego ketika Diego terlambat mengejar Ocil.
"*Dia bukannya tidak mau melihat kamu Diego, dia hanya tidak mau jika hatinya akan berat meninggalkanmu pergi keBrazil*",, kata Dela kepada Diego sambil berjalan mendekati Diego.
Diego yang mendengar perkataan itu dia langsung saja menolehkan pandangannya kebelakangnya.
__ADS_1
Dan Diego langsung saja melihat Dela sedang tersenyum tipis kepadanya sambil berjalan mendekatinya.
"*Maksud kamu apa Dela??*",, tanya Diego kepada Dela ketika Dela sudah berdiri disampingnya.
"*Ocil sudah bercerita semuanya tentang kalian kepada kami berempat, dia sebenarnya juga mencintai kamu Go, namun keadaanlah yang membuat dia terpaksa meninggalkanmu untuk sementara waktu*",, kata Dela kepada Diego sambil menatap lurus kedepan.
"*Dan kamu tahu sendiri apa maksud aku bukan??*",, tanya Dela lagi kepada Diego.
"*Iya Dela aku mengerti maksud kamu, itulah mengapa rasanya aku menyesal sekali tidak mengetahui kenyataan aslinya terlebih dahulu sebelum aku jatuh cinta kepada yang lain*",, jawab Diego kepada Dela sambil terus memandang kedepan dimana mobilnya Ocil sudah tidak terlihat lagi.
"*Aku juga tahu akan masalah kamu itu Diego, karena aku juga menyaksikan sendiri bagaimana kelakuan Linda dibelakang kamu*",, jawab Dela kepada Diego dan langsung saja mengalihkan pandangannya Diego kepada Dela.
"*Apa maksud kamu lagi Dela??*",, tanya Diego kepada Dela dengan sedikit bingung.
"*Maafkan aku yang tidak langsung bercerita kepada kamu Diego, sejujurnya aku ingin bercerita langsung kepada kamu, tapi Kakak aku Vicktorlah yang melarang aku",, jawab Dela kepada Diego.
Dan Dela dia langsung saja menceritakan semuanya kepada Diego apa yang dia ketahui tentang Linda mantan tunangannya Diego.
Pernah juga Dela melihat Linda masuk kedalam hotel bersama Alfie, dan Dela juga pernah melihat Linda berciuman bersama Alfie disebuah taman.
Bahkan ketika Dela penasaran dengan Linda dan Alfie dia sengaja mengikuti mereka berdua dan mendengar sendiri jika Linda mengaku dengan Alfie jika dia tidak mencintai Diego.
Alfie sendiri dia mengetahui jika Linda sudah mempunyai tunangan yaitu Diego, namun Linda mengaku dengan Alfie jika dia tidak mencintai Diego dan menerima Diego hanya karena tidak mau mengecewakan kedua orang tuanya saja.
Semuanya Dela ceritakan kepada Diego tanpa ada yang ditutupi lagi.
"*Maafkan aku Diego, ketika aku bercerita kepada Kak Vicktor, Kak Vicktor memintaku untuk jangan menceritakannya kepadamu karena dia ingin mencaritahunya sendiri terlebih dahulu, dan aku juga sudah tahu jika Kak Vicktor sudah menceritakannya kepada kamu semua, karena Kak Vicktor sudah bercerita kepadaku kemarin*",, kata Dela dengan panjang lebar kepada Diego.
Sungguh Diego sangat-sangat terkejut sekali mendengar semua cerita dari Dela yang lebih nyata dan juga jelas.
__ADS_1
Yang mana membuat hatinya Diego semakin benci saja dengan Linda dan semakin terluka saja.
Rasanya Diego ingin sekali berteriak dan mengatakan jika dirinya itu adalah laki-laki yang sangat bodoh sekali.
"*Maafkan aku Diego, maafkan aku baru bercerita semua sekarang dengan kamu*",, kata Dela lagi kepada Diego yang hanya diam saja daritadi.
"*Mungkin ini memang takdir cerita cintaku seperti ini Dela, dan terimakasih kamu sudah menceritakan yang lebih detail kepadaku, kalau begitu aku permisi dulu mau pamitan pulang kepada Kakak kamu dan mengistirahatkan hatiku yang sedang terluka ini*",, hanya kata itu yang Diego katakan kepada Dela dengan tersenyum sangat-sangat tipis sekali.
Dela hanya mengangguk saja kepada Diego, dan membiarkan Diego berlalu pergi dari hadapannya.
"*Semoga kalian bersatu dikemudian hari Diego, Ocil, dan semoga juga untuk cinta aku sendiri, itu siChris bisa lebih peka lagi dengan perasaanku kepadanya*",, kata Dela untuk Diego dan untuk dirinya sendiri sambil melihat kearahnya Diego yang sudah hampir jauh dari pandangannya itu.
Ocil sendiri sebenarnya ketika sudah berlalu keluar dari dalam mansionnya Vicktor dia menepikan mobilnya dipinggir jalan untuk sejenak, karena dia sungguh sangat sedih sekali menghindari Diego seperti tadi.
Masih berada didalam mobilnya, Ocil dia lalu menumpahkan air mata kesedihannya itu untuk Diego.
"*Maafkan aku Diego, jika aku melihat kamu rasanya aku berat sekali untuk meninggalkanmu, tapi aku juga tidak mau mengubur mimpiku untuk mengembangkan bisnisku*",, kata Ocil disela-sela tangisannya dengan kepala yang dia sandarkan kestir mobilnya.
Dua hati yang sedang terluka karena keadaan, hanya keadaanlah yang bakal bisa menyembuhkan untuk hati yang luka itu.
Serta suport dari orang-orang terdekat dan niat hati untuk memperbaiki diri pasti akan lebih cepat memulihkan luka hati itu.
Ada pelangi setelah badai, dan itu pasti akan terjadi kepada Ocil dan juga Diego dikemudian hari.
Untuk saat ini cinta mereka mungkin sedang diuji, namun Diego yakin jika Ocil adalah wanita yang benar-benar ditakdirkan untuknya dan dia akan menunggu Ocil sampai Ocil mau menerima cintanya.
Tidak sekarang memang, tapi Diego yakin suatu saat nanti Ocil akan benar-benar sepenuhnya menjadi miliknya.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...