
Beberapa minggu telah berlalu dengan cepat dan tidak terasa.
Dan usia kehamilannya Celyn pun juga sudah menginjak ketrimester kedua, namun Vicktor dia masih saja mengalami yang namanya mengidam.
Tapi mengidamnya Vicktor, tidak termasuk parah seperti minggu-minggu yang lalu.
Vicktor pun badannya sekarang terlihat semakin berisi saja, walau masih bisa dibilang proposional karena rajin berolahraga.
Perutnya Celyn pun juga sudah terlihat semakin besar saja dan besarnya tentunya lebih besar dari hamil pada umumnya.
Namun tubuhnya Celyn tidak mengalami kegendutan seperti dikehamilannya yang pertama, sebab semua n4fsu makannya sudah berpindah keVicktor semua.
Celyn hanya mengalami peningkatan berat badan yang wajar-wajar saja.
"* Daddy, sudah yuk selesai berenangnya, kasihan sikembar ini jika kelamaan berenang *",, kata Celyn kepada Vicktor yang sedang asik berenang bersama sikembar dikolam renang yang ada dimansion mereka.
Karena memang saat ini keluarga kecilnya Vicktor, sedang menikmati waktu kebersamaan mereka dengan berenang dikolam renang pribadi mereka.
"* Kenapa terburu-buru sih Mommy, lihat saja sikembar lagi pada asik ini *",, jawab Vikcktor kepada Celyn, sambil menjaga sikembar yang sedang asik menggerakkan badannya didalam kolam renang menggunakan pelampung mereka sendiri-sendiri.
"* Ayo dong Daddy, kalian semua sudah berenang selama dua jam lho *",, kata Celyn lagi kepada Vicktor.
"* Sebentar lagi saja ya Mommy *",, jawab Vicktor lagi kepada Celyn.
Dan Celyn pun terpaksa menuruti perkataannya Vicktor, padahal aslinya Cleyn takut jika sikembar nanti akan masuk angin, karena sudah terlalu lama berenangnya.
Memang sikembar jika sudah berenang, mereka akan sama seperti Daddynya, lupa dengan waktu.
Celyn yang tidak dihiraukan oleh Vicktor dan sikembar, dia lalu memutuskan untuk duduk-duduk saja dipinggir kolam renang sambil mengawasi sikembar semua.
Sedangkan kita geser keRexley dan Neni sejenak yuk.
Baby Mahira pun, tidak terasa juga usianya sudah menginjak hampir kedua bulan saja, dan Rexley sangat menikmati sekali perannya menjadi seorang Ayah.
Dan dia saat ini juga Rexley sedang bermain-main dengan anaknya yaitu baby Mahira ketika sudah selesai dimandikan oleh Neni.
__ADS_1
"* Bababababa *",, canda Rexley kepada baby Mahira sambil membuka tutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya.
Sedangkan Neni dia sedang asik mandi setelah selesai mengurus baby Mahira tadi.
Sekarang Neni sudah cukup lihai dalam mengurus baby Mahira seorang diri, berkat pembelajaran dari Mamah mertuanya, dan Mamahnya sendiri kemarin.
Ketika Neni sudah selesai mandi, dia keluar dari dalam kamar mandi, hanya menggunakan bra dan juga celan4 dal4mnya saja.
Rexley yang mendengar pintu kamar mandi dibuka, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Neni.
Dan betapa senangnya Rexley ketika melihat penampilannya Neni yang begitu menggodanya sekali.
"* Awww, so sexy *",, kata Rexley sambil bersiul ketika melihat penampilannya Neni.
"* Ada apa, Papiku tersayang?? *",, kata Neni kepada Rexley ketika mendengar perkataannya Rexley sambil berlalu menuju kedalam ruang walk in closetnya.
Rexley yang tadi sedang mengajak bercanda baby Mahira pun, dia langsung saja menaruh baby Mahira didalam box babynya.
Setelah itu, Rexley langsung saja mendekati Neni yang sedang berada didalam ruang walk in closet untuk berganti baju.
"* Tenang saja, baby Mahira aman didalam box babynya, pintu kamar juga sudah Papi kunci, dan pintu balkon juga belum dibuka daritadi *",, kata Rexley kepada Neni, sambil memeluk Neni dari belakang, sambil juga merem45 bukit mochinya Neni yang kenyal itu.
"* Aaahh, Papi sudah sana keluar jagain Baby Mahira, Mami mau ganti baju dulu, aaaahhh *",, kata Neni kepada Rexley sambil sedikit mende54h sebab Rexley tidak cuma merem45 bukit mochinya dari belakang, dia juga sambil memberikan tanda cinta dileher belakangnya.
Neni yang belum menggunakan pakaiannya pun, membuat Rexley sangat leluasa sekali dalam memainkan perannya.
Dan Rexley langsung saja membalikkan tubuhnya Neni untuk menghadap kearahnya, setelah itu Rexley langsung saja menurunkan paksa cel4n4 d4lamnya Neni hingga terlihatlah liang ternikmat miliknya Neni itu.
"* Papi mau apa??, kita semalam sudah melakukannya, kenapa Papi mau lagi sih *",, kata Neni kepada Rexley yang sedang mencoba membuka kakinya.
Rexley tidak memperdulikan perkataannya Neni, dan Rexley yang sedikit kesusahan, dia langsung saja mengangkat tubuhnya Neni untuk dia dudukkan keatas meja yang ada didalam ruang walk in closetnya.
Dan setelahnya, Rexley dengan leluasa membuka kedua kakinya Neni untuk dia mainkan itu goa lembabnya Neni menggunakan lidahnya.
"* Aaaahhh Papi *",, de54h Neni ketika Rexley memainkan lidahnya didalam goanya dengan sangat lihai sekali.
__ADS_1
Rexley semakin nikmat saja memainkan goanya Neni dengan sambil membuka kedua bibir bawahnya Neni menggunakan jari-jarinya itu.
"* Oh **1* Papi, Aaaahhh *",, de54h dari Neni lagi ketika Rexley semakin memutar-mutar lidahnya diarea goanya itu.
Dan tidak lama akhirnya Neni sampai juga dipuncak kenikmatannya.
Rexley langsung saja melahap habis cairan cintanya Neni dengan begitu menggebu sekali.
Setelah selesai, dan membuat nafasnya Neni tidak beraturan, Rexley langsung saja dengan segera melepaskan celana kainnya itu untuk mengeluarkan ulat bulunya itu yang sudah siap menggeliat didalam goanya si Neni.
"* Ayo Mami, ganti posisi *",, kata Rexley kepada Neni dan menyuruh Neni memposisikan tubuhnya membelakanginya.
Dan Rexley akan memasukinya dari arah belakang.
Ketika Rexley melihat Neni sudah siap, Rexley langsung saja memasukkan ulat bulunya itu kedalam goanya Neni untuk bersemayam disana sementara waktu.
Dan ble5555 akhirnya masuk juga kan, ulat bulunya Rexley, yang akan membuat Neni menggeliat kegelian dan keenakan.
Rexley langsung saja memainkan ulat bulunya itu, dengan gerakan yang sangat-sangat cepat sekali.
Bahkan saking cepatnya gerakannya Rexley, membuat bulu yang ada diulatnya Rexley itu hilang semua, hingga memuat ulat itu terlihat licin dan polos.
"* Aaaaahh, aaaahhh, Aaaaahhh Papi *",, de54h dari Neni ketika ulat bulunya Rexley yang sudah tanpa bulu itu terus membuat gerakannya syahrini, yaitu maju mundur syantik.
"* Mami, Papi sudah mau keluar, nikmat sekali rasanya Mami *",, kata Rexley kyepada Nei sambil memejamkan matanya, sambil juga semakin cepat saja menggerakan ulat tanpa bulunya itu kedalam goanya Neni.
Dan setelah melakukan gerakan cepat melejitnya itu, akhirnya siulat bulu yang sudah tanpa bulu miliknya Rexley itu memuntahkan cairan lend1rnya yang cukup kental didalam goanya Neni.
Ketika Rexley sudah sampai dipuncak kenikmatannya itu, dia langsung saja ambruk dipunggungnya Neni, dan Neni sendiri dia langsung saja bersandar keatas meja didepannya dengan posisi ulat bulunya Rexley masih berada didalam goanya.
Mereka berdua malah sedang asik sendiri, bermain ulat bulu, dan sejenak tidak kefikiran dengan babynya yang mereka tinggal sendiri didalam box babynya itu.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...
__ADS_1