Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 22


__ADS_3

Ya tebakan kalian semua benar readers, yang daritadi memperhatikan Celyn adalah Vicktor dari jendela kamarnya.


Vicktor ketika jam baru menunjukkan pukul tiga sore, dan baru lima belas menit Celyn keluar kamar, dia baru saja bangun dari tidurnya, dan ketika bangun dia langsung saja terkejut karena Celyn tidak ada disampingnya dan ketika dia cari didalam kamar mandi pun juga tidak ada.


Vicktor langsung segera memakai bathrobe yang tadi dipakai Celyn yang masih tergeletak diatas kursi yang ada didalam kamarnya.


Setelah memakai bathrobe itu, Vicktor lalu menelfon Pak Hu menggunakan telefon kamar yang ada didalam kamarnya Vicktor.


"*Disini mansionnya Tuan Vicktor Reagan, apa ada yang bisa saya bantu??*",, kata Pak Hu yang mengangkat panggilan telefon yang ada didalam rumahnya Vicktor.


"*Pak Hu, kekamar saya sekarang*",, kata Vicktor kepada Pak Hu dan langsung mematikan sambungan telefon itu.


"*Baik Tuan*",, jawab Pak Hu kepada Vicktor dan panggilan telefonnya lalu terputus.


Pak Hu langsung saja masuk kedalam lift untuk menuju kekamarnya Vicktor yang ada dilantai dua mansion tersebut.


Tanpa menunggu lama Pak Hu yang sudah ditunggu oleh Vicktor sudah sampai didepan pintu kamarnya Vicktor dan langsung mengetuk pintunya.


Vicktor langsung saja membuka pintu tersebut ketika mendengar suara pintu kamarnya diketuk dari luar.


"*Pak Hu, apakah anda tahu dimana istri saya Celyn??*",, tanya Vicktor kepada Pak Hu ketika sudah membuka pintu kamarnya.


"*Nyonya Celyn sedang melihat-lihat mansion ini Tuan, dan dia saat ini sedang berada diteras belakang*",, jawab Pak Hu kepada Vicktor.


"*Baiklah terimakasih*",, jawab Vicktor kepada Pak Hu dan ingin langsung menutup pintunya.


"*Dan Nyonya tadi saya juga melihat dia membawa ponselnya Tuan*",, sambung Pak Hu lagi kepada Vicktor dan membuat Vicktor tidak jadi menutup pintunya.


"*Ok*",, jawab singkat dan padat serta jelas dari Vicktor kepada Pak Hu.


Dan Pak Hu langsung saja membungkukkan sedikit badannya kepada Vicktor ketika Vicktor sudah menutup pintu kamarnya lagi.


Pak Hu langsung saja berlalu pergi dari depan kamarnya Vicktor, sedang Vicktor dia lalu membuka gorden yang ada didalam kamarnya dan pemandangannya tepat mengarah kehalaman belakang mansionnya.

__ADS_1


Vicktor ketika sudah membuka gorden kamarnya, dia langsung melihat Celyn sedang bergembira menikmati tanaman bunga-bunga yang ada ditamannya dan juga berselfie ria menggunakan ponselnya.


Vicktor yang memperhatikan sekali apa yang sedang dilakukan oleh Celyn, tanpa sadar Vicktor menyunggingkan bibirnya keatas, dia tersenyum melihat keceriaan yang ada diwajahnya Celyn.


Ketika Celyn berjalan kesebelah kanan dia lalu melihat sebuah kolam renang pun Vicktor juga masih memperhatikannya.


Karena pemandangan kolam renang tidak terlalu jelas terlihat dari jendela kamarnya, Vicktor lalu berpindah posisi kedalam kamar rahasianya.


Kamar rahasianya Vicktor itu tersembunyi dibalik rak buku, dan ada tombol rahasia untuk membuka pintunya.


Didalam kamar rahasia itu isinya semua gambar dan lukisan yang sudah dilukis oleh Vicktor, dan hanya Pak Hu serta Ian saja yang tahu jika didalam mansion itu ada ruang rahasianya Vicktor.


Ruang rahasianya Vicktor luasnya melebihi kamarnya Vicktor, bisa juga disebut ruang galeri lukisannya Vicktor, padahal kamarnya Vicktor sendiri adalah kamar utama yang ada dimansion itu dan ukurannya sangat luas sekali.


Vicktor lalu menjentikkan jarinya saja untuk membuka gorden yang ada didalam kamar rahasianya itu.


Jendela-jendela yang lebih besar dan panjang dari kamarnya Vicktor langsung saja diterangi cahaya dari luar yang masuk kedalam kamar rahasia itu ketika gordennya sudah dibuka.


Sangat jelas sekali pemandangannya untuk melihat Celyn yang sedang duduk ditepi kolam renang itu.


Ketika dirasa cukup pas, Vicktor langsung saja melukis Celyn yang sedang duduk santai ditepi kolam renang itu.


Dengan tangan cekatannya Vicktor pun mampu melukis Celyn dengan cepat, rapi dan sangat cantik sekali sama persis dengan aslinya.


Dan Celyn yang sudah lumayan cukup lama duduk bersantai ditepi kolam renang, dia lalu teringin masuk kedalam mansion lagi.


"*Aku mau masuk dulu lah, mau mandi, dan juga sudah sore juga ternyata jam setengah empat*",, kata Celyn ketika melihat jam yang ada didalam ponselnya Vicktor.


Ketika Celyn baru saja menarik kakinya dari dalam air kolam renang, dia yang ingin melangkahkan kakinya masuk kedalam, tiba-tiba ponselnya Vicktor berdering dan bergetar.


Celyn langsung saja mengurungkan niatnya yang ingin masuk kedalam mansion, dan dia lalu melihat siapakah yang sudah menelfon suami gilanya akan tetapi sangat tampan itu.


"*Mamah Vina*",, kata Celyn ketika melihat tulisan Mamah Vina tertera dipanggilan masuk.

__ADS_1


"*Namanya tidak asing dimulutku*",, kata Celyn dan dia lalu mengangkat sambungan telefon itu.


Celyn sampai saat ini belum mengetahui jika Vicktor adalah Kakak kandung dari sahabatnya Dela, dan Celyn juga tidak mengetahui jika Vicktor juga anaknya Papah Adam dan juga Mamah Vina yang sudah sangat dikenalnya sekali.


"*Halo*",, kata Celyn ketika mengangkat sambungan telefonnya dari Mamah Vina.


"*Kamu siapa, dan ini adalah nomor anak saya Vicktor, kenapa bisa kamu yang menganggkatnya*",, kata Mamah Vina kepada Celyn.


"*Saya istri sahnya Vicktor tante, dan kami baru saja menikah pagi tadi*",, jawab Celyn dengan santai kepada Mamah Vina.


Sontak saja perkataan dari Celyn membuat Mamah Vina langsung saja terkejut dengan sedikit melototkan matanya.


"*Jangan asal bicara deh kamu, anak saya Vicktor nanti malam akan saya perkenalkan dengan anak dari teman saya, jadi jangan mengaku-ngaku jika kamu istri dari anak saya Vicktor*",, jawab Mamah Vina kepada Celyn dengan sedikit marah.


"*Ya sudah kalau Tante tidak percaya, nanti tanya saja sama si Vicktor, sebentar saya mau masuk kedalam kamar dulu kalau begitu*",, jawab Celyn dengan beraninya kepada Mamah Vina.


"*Memangnya anak saya ada dimana sekarang??*",, tanya Mamah Vina kepada Celyn.


"*Tadi saya tinggal keluar kamar dia masih tidur tante dengan lelap*",, jawab Celyn yang mana membuat Mamah Vina semakin terkejut saja dan tambah marah.


"*Kalian dimana sekarang, biar saya datangi kalian kesitu*",, kata Mamah Vina dengan tegas kepada Celyn.


"*Dimansionnya Vicktorlah Tante, kan saya sudah menjadi istrinya, dan saya saja tidak dibolehkan keluar dari sini*",, jawab Celyn dengan santainya kepada Mamah Vina.


"*Awas kalau kamu berbohong, saya akan segera kesitu*",, kata Mamah Vina kepada Celyn dan langsung mematikan sambungan telefonnya.


Celyn yang melihat sambungan telefonnya terputus dia cuek-cuek saja dan lalu melangkahkan kakinya masuk kedalam mansion lagi dan lalu menuju kedalam kamarnya Vicktor.


Vicktor yang dari atas dia melihat Celyn mengangkat telefon menggunakan ponselnya, dia menjadi bertanda tanya, dari siapakah panggilan tersebut, karena Vicktor tidak mau jika Celyn mengatakan yang tidak-tidak kepada penelfonnya, sebab semenjak beberapa waktu ini mengenal Celyn, Vicktor tahu jika Celyn orangnya sangat jahil dan usil sekali.


Jika Celyn ingin memberitahu penelfonnya tadi jika dirinya adalah istri dari Vicktor Reagan, Vicktor masih bisa mengatasinya, akan tetapi ada hal lain yang Vicktor takutkan dari Celyn jika Celyn mengatakan hal-hal yang akan membuatnya pusing nanti.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2