Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 138


__ADS_3

Diego menjadi gemas sendiri dengan Rexley yang menjadi bodoh hanya dalam sekejap saja, cuma karena kebucinannya dengan Neni.


"*Kenapa kamu menjadi be90 seperti ini sih Rex??*",, kata Diego kepada Rexley dengan wajah gemasnya.


Rexley hanya menanggapi perkataannya Daiego dengan menggaruk kepalanya sambil tertawa garing saja.


"*Sudah sana masuk, dekatin Neni pelan-pelan ajak dia berbicara baik-baik, peluk dia, beri kenyamanan terlebih dahulu kepada Neni baru kamu bisa MEMUASKAN N4FSU KAMU ITU*",, kata Diego kepada Rexley sambil menekan kata memuaskan n4fsu.


Rexley langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali ketika dia mendengar sindiriannya Diego untuknya.


"*Aku mau kembali bekerja lagi, sana masuk temani Neni tenangkan dia, pasti dia saat ini sedang marah kepadamu*",, kata Diego lagi kepada Rexley.


"*Dan rumah kamu ini tempatnya jauh pula dari rumah sakit tempat aku bekerja, bayar double lho*",, sambung lagi perkataannya Diego kepada Rexley.


"*Asiaaap*",, jawab Rexley kepada Diego sambil mengangkat tangannya seperti hormat dan juga sambil tertawa.


Sedangkan Diego yang melihat kelakuannya Rexley yang seperti itu, dia hanya tertawa sambil menggelengkan kepalanya saja.


Diego setelah berkata seperti itu kepada Rexley, dia langsung saja melangkahkan kakinya keluar dari dalam rumah itu.


Didalam rumahnya Rexley tidak ada siapa-siapa hanya ada Rexley dan juga Neni, karena memang rumah itu belum ditempatin oleh Rexley.


Namun sudah komplit perabotannya, hanya tinggal menempatin saja.


Rexley tidak mengantarkan Diego sampai didepan pintu, dan ketika Rexley melihat Diego sudah turun dari tangga, Rexley langsung saja melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar.


Neni yang melihat pintu terbuka dari luar, dan Neni yang masih berada didatas ranjang dengan duduk bersandar disandaran ranjang, dia lalu mengalihkan pandangannya kearah pintu yang terbuka itu.


Neni langsung menunjukkan wajah marah dan sedihnya secara bersamaan kepada Rexley.


Dan Rexley sendiri dia yang melihat wajahnya Neni seperti itu, dia hanya bisa menghela nafasnya saja.


Dengan perlahan tapi pasti Rexley melangkahkan kakinya berjalan mendekati Neni.


Namun Neni dia malah memalingkan wajahnya dan tidak mau melihat kearahnya Rexley.


Rexley yang sudah sampai disamping ranjang, dia lalu duduk dipinggir ranjang dan langsung menggenggam tangannya Neni dengan lembut.


"*Sayang, maafkan aku tadi ya, aku tadi tidak bermaksud seperti itu kepada kamu*",, kata Rexley dengan nada lembutnya kepada Neni yang masih memalingkan mukanya kepada Rexley.

__ADS_1


"*Sayang hei look at me*",, kata Rexley lagi kepada Neni dengan sambil memegang dagunya Neni untuk melihat kearahnya.


"*I'm sorry, kamu mau kan memaafkan aku, aku janji tidak akan mengulanginya lagi sayang*",, kata Rexley kepada Neni dengan mengusap lembut pipinya Neni.


Namun Neni masih diam saja dengan sambil melihat kearahnya Rexley.


"*Maafkan aku ya sayang*",, kata Rexley lagi untuk kesekian kalinya kepada Neni.


Dan Neni akhirnya dia mau menganggukkan kepalanya dengan pelan kepada Rexley.


Rexley yang melihatnya dia langsung saja tersenyum dengan sangat manis sekali kepada Neni.


Dan Rexley langsung saja membawa Neni kedalam pelukannya untuk memberikan kenyamanan serta kehangatan untuk Neni.


Rexley lalu berinisiatif merebahkan badannya diranjang sampingnya Neni dan ikut masuk juga kedalam selimut yang sama dengan Neni.


Ketika sudah berada didalam satu selimut yang sama dengan Neni, Rexley langsung saja membawa Neni kedalam pelukannya itu.


Neni pun yang nyaman akan pelukannya Rexley, apalagi disatu sisi dia juga sangat merindukan Rexley setelah beberapa minggu tidak bertemu.


Neni langsung saja membalas pelukannya Rexley dengan sangat erat sekali.


Dan Rexley dia juga menciumin pucuk kepalanya Neni dengan mesra sekali.


"*Sayang tolong jawab dengan jujur kepadaku ya, siapa laki-laki yang bersamamu tadi*",, tanya Rexley kepada Neni lagi dan kali ini dia bertanya dengan sangat lembut sekali.


"*Memangnya kenapa apa kamu cemburu dengannya??*",, kata Neni akhirnya kepada Rexley.


"*Sangat sayang, aku sangat cemburu sekali dengan dia, bahkan karena laki-laki itu pekerjaanku diPrancis menjadi berantakan karena mengetahui kamu jalan dengan laki-laki lain selain aku??*",, kata Rexley kepada Neni.


"*Kamu tahu darimana jika aku juga jalan dengannya, apa kamu mengawasiku secara diam-diam??*",, tanya Neni kepada Rexley.


"*Iya*",, jawab Rexley dengan singkat kepada Neni dengan sambil mengangguk dan dengan posisi yang masih sama seperti tadi, berpelukan diatas ranjang.


"*Itu namanya kamu mengganggu privasi seseorang Rexley, jika kamu seperti itu kepadaku*",, kata Neni kepada Rexley.


Namun aslinya Neni sangat senang sekali mengetahui jika Rexley ternyata dia sangat perhatian dengannya.


"*Aku tidak perduli, yang aku perdulikan adalah aku bisa tahu keadaan kamu dimana pun kamu berada*",, jawab Rexley kepada Neni.

__ADS_1


Neni tersenyum dalam diamnya dan dalam pelukannya Rexley.


"*Jika kamu mengawasiku, kenapa kamu tidak tahu siapa laki-laki yang bersamaku, apakah anak buah kamu tidak memberitahukannya kepadamu??*",, tanya Neni lagi kepada Rexley.


"*Mereka bodoh sayang, mencari tahu informasi seperti itu saja, tidak bisa padahal sudah aku tunggu-tunggu*",, jawab Rexley kepada Neni dengan nada sebalnya mengingat daya kerja dari anak buahnya yang payah.


"*Sudah tahu bodoh dipekerjakan, berarti kamu lebih bodoh dong dari mereka*",, kata Neni kepada Rexley sambil melihat kearahnya Rexley dengan bibir yang tersenyum lucu.


"*Iya sayang, aku bodoh karena aku sudah tergila-gila kepadamu, membuatku menjadi seperti orang tolol seperti ini*",, kata Rexley kepada Neni sambil melihat kewajahnya Neni juga.


Neni semakin lebar saja senyum dibibirnya ketika mendengar perkataannya Rexley.


"*Dia adalah Kakak sepupu aku sayang yang dari Swedia, dan dia disini hanya berlibur seperti biasanya jika dia jenuh dengan pekerjaannya, bahkan dia bulan depan akan menikah dengan kekasihnya*',, kata Neni kepada Rexley.


Dan Neni tidak sadar jika dia tadi memanggil Rexley dengan panggilan sayang.


Awalnya Rexley fokus dengan perkataannya Neni, namun ketika Neni memanggilnya dengan panggilan sayang, entah apa kelanjutan dari perkataannya Neni, Rexley menjadi kurang jelas mendengarkannya.


Karena Rexley sedang meredakan rasa bahagianya dengan panggilan sayang dari Neni.


"*Kamu memanggil aku apa tadi sayang??*",, kata Rexley kepada Neni sambil bibir tersenyum dengan manis sekali.


"*Memanggil apa??, memangnya aku tadi memanggil kamu apa, kan aku memanggil kamu seperti biasanya Rexley begitu??*",, jawab Neni kepada Rexley.


Karena Neni benar-benar tidak sadar ketika dia memanggil Rexley dengan panggilan sayang.


Apalagi Neni orangnya yang sedikit telmi pastilah dia akan susah mengingat dengan perkataan yang tidak dia sadari itu.


Rexley yang mendengar perkataan dari Neni, dia langsung saja down dan tidak sesuai dengan ekspetasi harapannya.


Karena jawabannya Neni yang tadi tidak dibutuhkannya.


Rexley langsung saja menghembuskan nafasnya dengan sedikit kasar.


Sedangkan Neni dia hanya bisa menunjukkan wajah bengong sambil berfikir, karena bingung dengan maksud perkataannya Rexley yang tadi.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2