
Setelah menunjukkan wajah sebalnya kepada semua para tamu undangan yang hadir, dan juga menunjukkan wajah gemasnya kepada Neni.
Akhirnya Rexley menyetujui juga persyaratan dari Neni yang pastinya nanti malam dan dua hari yang akan datang, akan sangat menyiksa batinnya sekali itu.
Sungguh pernikahannya Neni dan Rexley sangat unik, karena sepasang mempelai pria dan wanitanya mempertunjukkan sebuah drama kolosial terlebih dahulu sebelum upacara pengucapan ikrar janji suci pernikahan mereka berdua.
Katika Rexley sudah menyetujui persyaratan dari Neni tadi, Neni langsung saja mengatakan dengan sangat lantang kepada Pak Pendeta dengan suara lantangnya itu jika dia sudah bersedia menikah dengan pria aneh yang disebelahnya yaitu Rexley.
Ayah Delano sungguh tidak menyangka jika seorang Rexley Gladwin pemilik perusahaan sebuah parfum ternama dan terkenal bisa sebegitu mencintai anaknya yang otaknya sedikit rada itu.
Mamah Alika pun dia sampai meneteskan air matanya pertanda dia terharu jika anak yang dia timang-timang waktu kecil dulu, sekarang sudah resmi dipersunting oleh laki-laki tampan dan sangat mapan sekali.
Papah Rikkard dia langsung saja menyalami Ayah Delano, pertanda jika mereka berdua sekarang sudah resmi menjadi besan.
Begitu juga dengan Mamah Alika yang berpelukan ala perempuan kepada Mamah Neva ketika Rexley dan Neni sudah disahkan sebagai sepasang suami istri oleh Pak Pendeta.
Tibalah saatnya Rexley dan Neni disuruh berciuman oleh Pak Pendeta pertanda jika mereka sekarang sudah benar-benar sah menjadi sepasang suami istri.
Rexley dan Neni mereka berciuman disaksikan oleh para tamu undangan dan para keluarga mereka yang hadir disitu dengan diiringi sorak-sorakan dari para tamu serta para keluarganya juga.
Rexley dan Neni yang sekarang sudah sah menjadi sepasang suami istri, mereka lalu melangkahkan kakinya menuju kepanggung pelaminan yang khusus sudah disediakan untuk mereka berdua untuk menyalami para tamu undangan.
Neni sampai sekarang belum sadar, jika para sahabat-sahabatnya mereka semua sudah pada datang bersama pasangan mereka masing-masing dan menghadiri pesta pernikahannya dengan Rexley.
Vicktor-Celyn, Diego-Ocil, Felya-Dion, Chris dan juga Dela mereka semua sedang pada duduk dalam satu meja yang sama untuk menyaksikan kebahagiaan dari sahabat mereka yang sekarang sudah halal itu.
Para sahabat mereka semua sengaja menyalami kedua mempelai belakangan karena antreannya sungguh sangat panjang sekali seperti ular.
Felya yang tadi melihat Ocil bersama Diego dia sungguh sangat terkejut sekali, karena pasalnya Felya tidak tahu jika ternyata Ocil sudah pulang dari Brazil sana.
__ADS_1
Ketika sudah berbincang sebentar, dan Ocil berjanji akan bercerita kepada Felya, akhirnya mereka semua langsung saja ikut bergabung bersama para tamu undangan yang lainnya tadi.
"*Ocil, Diego, kapan nih kalian menyusul kita-kita*",, goda Felya kepada Diego dan juga Ocil.
"*Doakan saja Fel, semoga secepatnya*",, jawab Diego kepada Felya dan masih didengar semua orang yang satu meja dengan mereka.
"*Kalau kamu sendiri kapan Cil, bukannya diantara kita kamu ya yang dulu ingin menikah muda*",, tanya Felya kepada Ocil.
"*Ya kepinginnya Fel, tapi kan waktu itu hanya aku sendiri yang belum mempunyai pasangan*",, jawab Ocil kepada Felya.
"*Tapi kan sekarang kamu sudah mempunyai pasangan Cil*",, goda Felya kepada Ocil sambil melirik Diego yang juga melihat kearahnya Felya dan juga Ocil.
"*Ya teruntuk pasanganku sekarang sih, aku pengennya secepatnya, kalau bisa sih minggu depan*",, jawab Ocil kepada Felya sambil mengkode dan menggoda Diego.
Diego yang digoda oleh Ocil dia reflek tertawa dengan cukup keras sekali, sambil mengusap lembut rambut kepalanya Ocil.
"*Lihat Go, sudah ada kode itu, jangan lama-lama, nanti keburu disambar orang baru tahu rasa kamu*",, kata Vicktor kepada Diego.
Dan perkataannya Celyn langsung saja diaamiinin oleh semua orang yang satu meja dengannya.
Kembali keRexley dan juga Neni.
Rexley dan juga Neni mereka selalu tersenyum bahagia sekali diatas panggung pelaminan itu kepada para tamu undangan yang hadir.
Seakan-akan gigi mereka berdua terasa kering, karena daritadi tersenyum terus, serta mulut mereka rasanya juga seperti kebas, karena terus menyunggingkan senyuman kepada para tamu undangan yang hadir.
Neni yang awalnya tadi dia sangat tidak bersemangat karena dia mengira akan dinikahkan oleh Ayahnya dengan orang yang tidak dia kenal.
Saat ini Neni malah sebaliknya, Neni begitu sangat bahagia sekali dan Neni masih tidak menyangka jika saat ini dirinya sudah sah menjadi istri dari laki-laki yang ditangisinya sejak kemarin.
__ADS_1
Melihat antrean tamu undangan yang ingin bersalaman dengan Rexley dan juga Neni sudah tidak sebanyak tadi.
Celyn dan Vicktor mereka berdua langsung saja mengajak para sahabatnya untuk segera ikutan naik keatas panggung pelaminan sana.
Neni ketika melihat Ocil sedang ingin naik diatas panggung pelaminannya, dia begitu sangat heboh dan sangat bahagia sekali.
Bahkan Neni dia sampai meninggalkan Rexley diatas panggung hanya untuk berjalan mendekati Ocil yang baru akan sampai ditangga pelaminannya.
Rexley yang melihat sikap istrinya yang bar-bar itu, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja, karena memang seperti itulah sifat dari Neni yang sedikit kurang genap isi otaknya.
Ocil sendiri dia merasa sedikit tidak enak, ketika tangannya ditarik naik keatas panggung pelaminan oleh Neni meninggalkan para sahabat dan lainnya juga.
"*Ya ampun Ocil, aku kangen, kamu hadir juga diacara pernikahanku, apakah kamu juga tahu jika aku dikerjai oleh TiRex ini??*",, kata Neni kepada Ocil ketika Neni sudah berdiri disampingnya Rexley lagi.
Ocil langsung saja tertawa lucu ketika mendengar perkataannya Neni sambil melirik Rexley yang sedang sedikit melototkan matanya kepada Neni karena dipanggil TiRex lagi.
"*Iya aku sudah tahu semuanya, dan aku pun datang bersama yang lainnya juga sejak jam delapan tadi dan menyaksikan semua drama yang tadi kamu lakukan bersama Tuan Rexley diatas altar*",, jawab Ocil kepada Neni sambil tertawa kecil.
"*Ok-ok, aku mengerti, aku akan membuat pembalasan nanti untuk TiRex kalau begitu*",, kata Neni kepada Ocil tanpa memperdulikan Rexley yang daritadi mendengarkan pembicaraannya bersama Ocil.
Neni bahkan sampai tidak memperdulikan kepada para tamu undangan yang sudah mengular dibawah sana karena ikut mengantri ingin bersalaman dengannya.
"*Sayang sudah, lihat tuh, sudah banyak yang menunggu*",, kata Rexley kepada Neni.
"*Nanti aku akan bercerita banyak kepadamu, dan sebelumnya selamat ya atas pernikahanmu dengan Tuan Rexley ini Neniku sayang*",, kata Ocil kepada Neni sambil bercipika cipiki ala perempuan.
Dan setelah berkata seperti itu, akhirnya gantian dengan para sahabat-sahabat yang lainnya untuk bersalaman serta mengucapkan selamat kepada Neni dan juga Rexley.
Tidak lupa juga Vicktor, Celyn, Diego, Ocil, Chris, Dela, Felya dan juga Dion mereka semua berfoto bersama dengan Rexley dan juga Neni untuk sebagai kenang-kenangan mereka semua.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...