
Semua orang menanti dengan harap-harap cemas untuk mengetahui kabar yang lebih lanjut dari perkembangannya Celyn yang sedang diperiksa oleh Dokter.
Dan ketika sudah sekitar satu jam lamanya menunggu, akhirnya salah satu dari dua Dokter yang menangani Celyn keluar juga dari ruang pemeriksaannya Celyn.
Semua orang yang ada disitu, langsung saja sigap mendekat kearahnya Dokter itu.
"* Tuan, Tuan suami dari Nyonya Celyn kan?? *",, tanya Dokter itu kepada Vicktor.
"* Iya saya suaminya *",, jawab Vicktor kepada Dokter itu.
"* Mari Tuan, ikut saya keruangan saya, ada yang ingin saya bicarakan kepada anda, dan ini tentang nyonya Celyn *",, kata Dokter itu kepada Vicktor.
Diego yang kebetulan berdiri disebelahnya Vicktor, dia langsung saja mengambil alih baby Shane dari dalam gendongannya Vicktor.
Dan setelahnya Vicktor langsung saja mengikuti langkah kaki Dokter itu untuk menuju keruangannya.
Semua orang bertanda tanya, kenapa Dokter itu tidak menyampaikannya kepada mereka saja disitu dan malah mengajak Vicktor untuk keruangannya.
Vicktor dan Dokter itu tidak lama sampai juga didalam ruangan Dokter tersebut.
Dokter itu dengan ramah dia langsung saja mempersilahkan Vicktor untuk duduk dikursi yang ada didepan meja kerjanya.
"* Bagaimana Dokter dengan keadaan dari istri saya?? *",, tanya Vicktor kepada Dokter itu dengan tidak sabaran ketika dia sudah duduk dikursi didepan meja kerjanya Dokter tersebut.
"* Begini Tuan, ini terpaksa harus saya sampaikan kepada anda mengenai kondisinya Nyonya Celyn *",, kata Dokter itu memulai pembicaraannya kepada Vicktor.
Vicktor semakin serius saja untuk mendengarkan perkataannya Dokter itu.
"* Nyonya Celyn dia mengalami kondisi cidera yang cukup parah dikepalanya Tuan, dan kami akan melakukan pembedahan dikepalanya Nyonya Celyn untuk melakukan operasi supaya nyawa Nyonya Celyn bisa terselamatkan dan mungkin sekarang Nyonya Celyn juga sudah dibawa kedalam ruang operasi Tuan oleh para tim medis lainnya *",, lanjut lagi perkataannya Dokter itu kepada Vicktor.
"* Lakukan yang terbaik untuk istri saya Dokter *",, jawab Vicktor kepada Dokter itu dengan sangat mantap sekali.
Sedangkan didepan ruang perawatannya Celyn, sepuluh menit setelah kepergiannya Dokter tadi bersama Vicktor, brankar pasien bersisi Celyn didorong keluar dari ruang perawatan untuk segera dibawa keruang operasi.
Semua orang langsung saja berdiri mendekat kearah brankarnya Celyn untuk melihat kondisinya Celyn.
__ADS_1
Sungguh mereka semua tidak tega sekali melihat Celyn dipenuhi dengan selang disekujur tubuhnya itu.
"* Dokter mau dibawa kemana adik saya ini?? *",, tanya Chris kepada Dokter.
"* Mau segera kami bawa keruang operasi Tuan *",, jawab Dokter itu kepada Chris sambil terus mendorong brankarnya Celyn.
Sedang semua orang masih terus mengikuti kemana arah brankarnya Celyn didorong sambil ikut mendorong juga brankarnya Celyn.
Kembali keVicktor dan Dokter itu lagi.
"* Semoga operasi yang akan kami lakukan untuk Nyonya Celyn berjalan dengan lancar ya Tuan, banyak-banyaklah berdoa kepada Tuhan semoga Tuhan memberikan keajaiban untuk kedua kalinya kepada Nyonya Celyn ",, kata Dokter itu kepada Vicktor.
"* Serta Tuan...... ",, kata Dokter itu lagi kepada Vicktor sambil menjeda perkataannya.
"* Apa ada lagi yang ingin Dokter sampaikan kepada saya?? *",, tanya Vicktor kepada Dokter itu dengan sangat khawatir sekali.
"* Kemungkinan besar setelah operasi nanti, Nyonya Celyn akan mengalami koma Tuan, maafkan kami *",, kata Dokter itu lagi kepada Vicktor.
Vicktor langsung saja merasa down lagi mendengar perkataannya Dokter yang mengatakan jika Celyn akan mengalami koma.
"* Jika saraf-saraf otaknya bekerja kembali dengan normal setelah pasca operasi, kemungkinan besar Nyonya Celyn bisa sembuh seperti sedia kala Tuan ",, jawab Dokter itu kepada Vicktor.
"* Saya mohon Dokter, lakukan yang terbaik untuk kesembuhan dari istri saya *",, kata Vicktor kepada Dokter yang ada didepannya itu.
"* Kami akan berusaha semaksimal mungkin Tuan, dan Nyonya Celyn dia saat ini juga sedang dioperasi oleh Dokter handal yang ada dirumah sakit ini *",, jawab Dokter itu kepada Vicktor sambil tersenyum tipis.
"* Kalau begitu saya permisi dulu Dokter untuk melihat istri saya *",, kata Vicktor kepada Dokter itu.
"* Iya Tuan, silahkan *",, jawab Dokter itu dengan ramah kepada Vicktor.
Dan setelahnya Vicktor lalu berlalu pergi dari dalam ruangan Dokter itu menuju keruang operasi yang tadi dikatakan oleh Dokter.
Sambil terus berjalan menuju keruang operasi, Vicktor sambil terus memanjatkan doa kepada Tuhan untuk keberhasilan dan juga kelancaran untuk operasi yang akan dijalani oleh Celyn.
Vicktor yang sudah hampir sampai didepan ruang operasi, dia dari jauh sudah melihat semua keluarganya sedang berdiri bak patung dengan masih menunjukkan wajah sedih mereka.
__ADS_1
Vicktor merasa sangat bersyukur sekali, dia mempunyai keluarga yang sangat menyayanginya.
Begitu pula dengan sahabat, Vicktor sangat bersyukur juga bisa mempunyai sahabat yang begitu sangat peduli dengannya dan juga Celyn.
Ketika semua orang melihat Vicktor datang, mereka langsung saja bertanya kepada Vicktor apa yang tadi dikatakan oleh Dokter kepadanya.
"* Celyn mengalami cidera dikepalanya yang sangat serius sekali, dan Dokter didalam akan mengoperasi kepalanya Celyn yang mengalami cidera itu *",, jawab Vicktor kepada semua keluarganya dan juga para sahabatnya.
"* Tapi ....... *",, lanjut lagi perkataannya Vicktor kepada semua orang dan menjedanya untuk sejenak.
"* Tapi apa Nak Vicktor?? *",, tanya Mamah Gilda yang akhirnya mau mengeluarkan suaranya juga.
"* Celyn kemungkinan besar dia setelah operasi nanti akan mengalami koma *",, jawab Vicktor dengan suara pelan dan lirih sambil menunduk kepada Mamah Gilda namun masih bisa didengar oleh semua orang yang ada disitu.
Sungguh jawabannya Vicktor, membuat mereka masih belum bisa bernafas dengan sangat lega.
Sebab mereka itu artinya harus melihat Celyn tertidur terus diatas brankar rumah sakit dengan selang yang begitu banyak sekali menempel diseluruh tubuhnya dengan kondisi yang sungguh sangat kasihan sekali.
Ibu mana yang tidak sedih ketika mendengar informasi seperti itu yang mengatakan jika anaknya akan mengalami koma dan meninggalkan anak-anak yang masih bayi dengan waktu yang tidak tahu berapa lama.
Mamah Gilda otomatis langsung saja menangis lagi dengan sangat pilu sekali, dan Ayah Jo langsung saja membawa Mamah Gilda kedalam pelukannya.
Begitu pula dengan Chris, yang dari benih sudah selalu bersama dengan Celyn pun, dia merasa sangat sakit sekali mendengar perkataannya Vicktor yang mengatakan jika Celyn akan mengalami koma seperti itu.
Baik Vicktor dan yang lainnya, yang mereka bisa lakukan hanya berdoa dan terus berdoa untuk kesembuhannya Celyn.
Walau Vicktor masih merasakan sakit ditangannya yang cidera itu, tapi rasa sakit itu seperti tidak terasa sakit sama sekali, karena fikirannya Vicktor hanya tertuju kepada Celyn seorang.
Untung saja semua masalah sudah terselesaikan dengan sempurna, baik masalah dengan Tuan Daxton yang kemarin menyuruh Debi untuk menculik baby Feyrin, juga sudah diselesaikan dengan cara mengirim Tuan Daxton kepenjara dengan tuntutan penculikan kepada anaknya Vicktor dan Tuan Daxton dihukum berat karena semua bukti memang memberatkan kepadanya.
Dan mereka semua kali ini cuma hanya fokus dengan Celyn serta kesembuhan dari baby Feyrin saja.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...
__ADS_1