Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 137


__ADS_3

Ketika Neni sudah diturunkan oleh Rexley diatas ranjang yang ada didalam kamar tersebut, Neni langsung saja berusaha untuk turun dari atas ranjang.


Namun Rexley yang melihatnya dia tidak akan mengijinkannya begitu saja Neni turun dari atas ranjang itu.


Rexley langsung saja menjatuhkan badannya tepat diatas badannya Neni, membuat Neni tidak bisa berbuat apa-apa ketika Rexley sudah mengukungnya dibawah badannya.


"*Minggir Rexley, kamu mau apa sih sebenarnya*",, kata Neni kepada Rexley sambil memukul-mukul dadanya Rexley.


"*Mau aku adalah memberi hukuman untuk kamu, yang sudah beberapa hari membuat hari-hariku suram Neniku sayang*",, jawab Rexley kepada Neni sambil menatap lekat wajahnya Neni.


"*Apa sih maksud kamu itu Rexley, aku tidak faham sama sekali*",, kata Neni kepada Rexley dengan wajah bingungnya.


"*Jawab aku dengan jujur, siapa laki-laki yang kamu antarkan keBandara tadi??*",, tanya Rexley dengan nada seriusnya kepada Neni.


"*Untuk apa aku menjawab pertanyaan dari kamu, memangnya siapa kamu bagi aku, kenapa aku harus selalu jujur kepada kamu??*",, jawab Neni dengan berani kepada Rexley.


Rexley yang tidak suka akan jawabannya Neni dia langsung saja mencium Neni tepat dibibirnya dengan sedikit kasar, hingga membuat Neni kualahan dibuatnya.


"*Katakan kepadaku siapa laki-laki itu*",, kata Rexley lagi kepada Neni ketika Rexley sudah melepaskan ciuman kasarnya tadi dibibirnya Neni.


Bahkan saking kasarnya ciumannya Rexley tadi membuat bibirnya Neni sedikit berdarah karena terkena gigitan giginya Rexley.


Sedangkan Neni dia malah menunjukkan muka marahnya kepada Rexley ketika Rexley begitu kasar dengannya.


"*Apa hak kamu Rexley!!*",, jawab Neni lagi kepada Rexley dengan nada marahnya.


Dan kemarahan dari Neni membuat Rexley semakin tersulut emosi saja.


Tanpa fikir panjang, Rexley yang sedang terbakar api cemburu itu dia langsung saja merobek kasar baju yang dipakai oleh Neni.


Rexley langsung saja mencium Neni dengan sedikit kasar lagi seperti tadi.


Setelahnya Rexley langsung saja menciumin lehernya Neni dan memberikannya begitu banyak tanda cinta disetiap lehernya Neni.


Tidak luput juga dadanya Neni menjadi sasaran kemarahannya Rexley.


Sedangkan Neni sendiri dia sudah meneteskan air matanya melihat tingkahnya Rexley yang sebegitu kasarnya kepadanya.


Rexley bahkan saat ini dia sedang malahap buas bukit mochinya Neni dengan sangat nikmat sekali.


Melihat tidak ada penolakan dari Neni dan Neni dia hanya diam saja, Membuat Rexley langsung saja mendongakkan kepalanya untuk melihat wajahnya Neni.

__ADS_1


Sungguh sangat menyesalnya Rexley ketika Rexley melihat Neni meneteskan air matanya dari kelopak matanya itu.


Rexley langsung saja menghentikan aksinya tadi kepada Neni, dan Rexley langsung saja merebahkan badannya disampingnya Neni serta langsung membawa Neni kedalam pelukannya.


"*I'm sorry, I'm sorry Neni, aku tidak bermaksud melukai kamu*",, kata Rexley sambil memeluk erat Neni dari samping.


Neni tidak membalas pelukannya Rexley dan juga tidak menjawab perkataannya Rexley, membuat Rexley sangat merasa bersalah sekali kepada Neni.


"*I'm sorry Neni*",, kata Rexley lagi kepada Neni yang tidak mendapat jawaban dari Neni.


Rexley lalu melepaskan pelukannya dari tubuhnya Neni, ketika dia tidak mendapatkan jawaban dari Neni.


Dan Rexley yang mengalihkan pandangannya kewajahnya Neni, dia langsung saja terkejut ketika dia melihat Neni ternyata pingsan didalam pelukannya.


Semakin bingung saja Rexley ketika dia melihat Neni pingsan seperti itu.


Sungguh Rexley rasanya merutuki kebodohan dan tindakannya tadi, karena sedang terbakar api cemburu kepada Neni.


Rexley yang kebingungan dia langsung saja melepaskan pelukannya dan dia segera melepaskan baju yang dipakainya itu untuk dia pakaikan kepada Neni.


Setelah memakaikan bajunya ketubuhnya Neni, Rexley lalu menutupi tubuhnya Neni dengan selimut tebal yang ada diatas ranjang,


Sedangkan dirinya, dia hanya bertelanjang dada saja, sebab dirumah itu tidak ada bajunya.


Dan ternyata rumah yang saat ini disambangi oleh Rexley dan juga Neni adalah rumah pribadinya Rexley yang baru rampung pengerjaannya satu tahun yang lalu.


Rumah yang akan Rexley tempatin nanti ketika dia sudah menikah, itu adalah rumah hasil kerja kerasnya dan hadiah untuk istrinya kelak.


Sebab Rexley sudah berjanji kepada dirinya sendiri jika dia sudah menikah dengan wanita yang menurut dia benar-benar baik dan patut menjadi Ibu dari anak-anaknya kelak, rumah itu akan Rexley berikan sebagai hadiah pernikahan mereka.


Rexley yang tadi sudah menghubungi Diego dia lalu mencari cara supaya Neni bisa segera siuman dari pingsannya itu.


Karena Diego dia bisa datang kerumahnya sekitar satu jam lagi.


Rexley yang kebingungan dia hanya bisa berjalan kesana kemari dengan wajah frustasinya itu.


"*Bodoh kamu Rexley*",, kata Rexley kepada dirinya sendiri.


Dan Rexley baru pertama kali itu merasa sedih melihat wanita yang selain Mamahnya pingsan seperti itu karena ulahnya.


Ketika melihat Neni seperti itu karena ulahnya, Rexley benar-benar merasa bersedih sekali, dan Rexley juga menyadari jika dia sudah benar-benar jatuh cinta kepada Neni dengan sangat dalam sekali.

__ADS_1


Dan ketika satu jam kemudian, Diego sampai juga dirumah barunya Rexley.


Diwaktu Diego baru saja masuk kedalam kamar yang ada Neninya, Neni pada waktu itu juga dia baru saja tersadar dari pingsannya.


Ketika Neni sedang memperjelas pandangannya, Diego dia dengan segera memeriksa keadaannya Neni.


Neni yang terkejut dia langsung saja memberontak dengan sedikit kasar kepada Diego.


"*Ini aku Diego Neni*",, kata Diego kepada Neni.


"*Tenang*",, kata Diego lagi kepada Neni sambil terus memeriksa kondisinya Neni.


Sedangkan Rexley dia masih saja berdiri disamping ranjangnya Neni dengan terus memperhatikan Diego yang sedang memeriksa Neni.


Dan Neni menjadi tenang ketika dia melihat Diego dengan sangat jelas sekali.


"*It's ok, semuanya baik-baik saja*", kata Diego kepada Neni ketika Diego sudah memeriksa keadaannya Neni.


"*Aku tinggal dulu ya Neni, kamu istirahat saja ya*",, kata Diego lagi kepada Neni yang daritadi dia hanya diam saja.


"*Kamu ikut aku*",, bisik Diego kepada Rexley ketika sudah berada disampingnya Rexley.


Dan Rexley langsung saja menganggukkan kepalanya kepada Diego.


Rexley dan Diego dia langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar tersebut untuk berbicara empat mata saja.


Meninggalkan Neni yang sedang kebingungan karena Neni memakai pakaiannya Rexley dan memakai selimut yang tebal untuk menutupi p4h4 mulusnya itu.


Diego dan Rexley yang sudah berada didepan kamar tadi, Diego langsung saja memarahi Rexley.


"*Bodoh kamu Rex, dia bisa pingsan seperti itu karena kamu terlalu kasar dengannya, lihat saja bibir dia sampai sedikit bengkak karena ulah kamu pastinya*",, kata Diego kepada Rexley.


"*Iya aku tahu, karena aku sedang terbakar api cemburu tadi dengannya*",, jawab Rexley kepada Diego.


"*Jangan mengulangi kesalahan seperti Vicktor kawan, jika Celyn bisa menerima Vicktor, belum tentu Neni menerima kamu seperti Celyn menerima Vicktor*",, peringat dari Diego kepada Rexley.


"*Wanita jangan dikasarin, jika wanita dikasarin, kebanyakan dari mereka jiwanya akan tertekan dan itu tidak baik untuk psikologisnya Rexley*",, pesan Diego lagi kepada Rexley.


"*Terus sekarang apa yang harus akau lakukan Diego??*",, tanya Rexley kepada Diego.


Diego hanya menggelengkan kepalanya kepada Rexley, karena Diego menjadi gemas dengan Rexley, sebab Rexley menjadi bodoh karena Neni, padahal biasanya Rexleylah yang paling jago dengan perempuan selain dirinya dan juga Vicktor.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2