Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 45


__ADS_3

Dixa yang didorong kuat oleh Vicktor dan langsung jatuh kelantai yang dingin, dia langsung saja mengaduh kesakitan sekali.


Ketika Vicktor sudah mendorong Dixa dengan cukup kuat sekali, Vicktor lalu berdiri dari duduknya dan membungkukkan badannya sambil menatap wajahnya Dixa dengan tatapan marah dan juga dinginnya.


Vicktor lalu mencekik lehernya Dixa dengan sangat kuat sekali, yang mana membuat Dixa langsung mengaduh sambil berdiri dengan keadaan lehernya dicekik dengan kuat oleh Vicktor.


"*Tuan sakit, tolong lepaskan tangan anda dari leher saya*",, kata Dixa dengan sedikit tertahan sambil memegang tangannya Vicktor yang lagi mencekik lehernya.


Bahkan tubuhnya Dixa sampai terangkat keatas dan kakinya tidak menyentuh kelantai.


Tangan kanan yang lagi mencekik Dixa, sedang tangan kirinya Vicktor lalu memencet tombol telefon serta remote untuk membuka pintu ruangannya yang ada diatas meja kerjanya dan langsung menyuruh Ian untuk masuk kedalam ruangannya.


Dan ketika Ian sudah masuk kedalam ruangannya Vicktor, alangkah terkejutnya Ian ketika dia melihat Dixa dalam keadaan sudah dicekik oleh Vicktor dengan sangat kuat sekali.


Ian langsung saja berjalan mendekat kearah meja kerjanya Vicktor sambil diam dan juga sambil memperhatikan Dixa yang sedang dicekik oleh Vicktor.


"*Sudah saya peringatkan kepadamu Nona Dixa, akan tetapi kamu tidak memperdulikannya, walau disini tidak ada istri saya, dan istri saya juga tidak melihat perbuatan saya, akan tetapi saya tidak mau menodai pernikahan saya dengan wanita murahan seperti anda Nona Dixa!!!*",, kata Vicktor dengan geram kepada Dixa dengan tangannya yang masih mencekik Dixa.


Ian sudah menduga jika kedatangannya Dixa kedalam ruangannya Vicktor akan menjadi pelampiasan kemarahannya Vicktor.


Dan menurut Ian Dixa pantas mendapatkan perlakuan semua itu dari Vicktor, karena sikap Dixa sendiri yang sudah keterlaluan kepada Vicktor dan Dixa juga sedang membangunkan singa yang sedang tidur.


"*Jika saya sampai tergoda oleh anda, berarti saya adalah laki-laki BODOH karena membuang malaikat hanya untuk mendapatkan iblis betina seperti anda Nona Dixa, dan ingat juga satu hal yang saya ucapkan ini, saya tahu siapa anda, anda hanya mendekati laki-laki kaya untuk memenuhi semua kebutuhan anda!!*",, kata Vicktor kepada Dixa dengan keadaan yang masih mencekik Dixa dan sambil menekan kata bodoh tadi.


"*Dan kali ini anda salah sasaran Nona!!!*",, sambung perkataannya Vicktor lagi kepada Dixa dan Vicktor langsung melepaskan cekikannya dilehernya Dixa dengan sedikit membantingnya kelantai marmernya yang keras dan dingin itu.


Dixa langsung saja terbatuk-batuk ketika cekikan dilehernya sudah dilepaskan oleh Vicktor, dan dia juga menatap Vicktor dengan tatapan marahnya sambil terus mengusap lehernya yang sangat sakit itu.


Walau dengan perempuan, akan tetapi jika Vicktor marah dia tidak memandang bulu, apalagi perempuan seperti Dixa dan tadi Vicktor memang mencekik lehernya Dixa dengan sangat kuat sekali.


Setelah melepaskan cekikannya dilehernya Dixa Vicktor langsung saja duduk dikursi kerjanya dan Ian langsung saja semakin mendekatkan badannya kearah meja kerjanya Vicktor.


Ian daritadi yang didalam sana dia hanya diam saja sambil memperhatikan apa yang dilakukan oleh Vicktor kepada Dixa.


"*Kalian semua datang keruang saya sekarang*",, kata Vicktor melalui sambungan telefon ketika dia sudah duduk dikursi kerjanya.


Setelah menelfon seseorang Vicktor lalu melihat kearahnya Ian sambil melirik Dixa yang masih belum bangun dari duduknya diatas marmer itu dengan keadaan yang masih mengusap lehernya yang sakit sambil juga berkata sesuatu.


"*Ian batalkan semua kerjasama kita dengan Perusahaan Ayahnya Nona Dixa, dan........*",, perkataannya Vicktor langsung saja terputus ketika Vicktor mendengar pintunya diketuk dari luar.


Vicktor lalu memencet remot pintunya untuk mempersilahkan masuk orang yang mengetuk pintunya itu, dan ternyata yang mengetuk pintu ruangannya adalah para anak buahnya yang mempunyai badan yang besar-besar seperti Chris.

__ADS_1


Dan ada setidaknya lima orang yang masuk kedalam ruangannya Vicktor, sedang Dixa sendiri dia masih terduduk dilantai dengan keadaan yang masih sama seperti tadi.


"*Kalian semua bawa wanita ini keluar dari ruangan saya, dan jangan perbolehkan dia masuk lagi kedalam Perusahaan saya, faham kalian!!*",, perintah Vicktor kepada para anak buahnya.


"*Faham Tuan*",, jawab serempak dari para anak buahnya.


Dan para anak buahnya Vicktor langsung saja menyeret Dixa untuk keluar dari dalam ruang kantornya Vicktor serta para anak buahnya Vicktor tidak memberikan kesempatan kepada Dixa untuk membenarkan pakaiannya yang terbuka tadi.


Vicktor dan juga Ian mereka berdua hanya diam saja sambil melihat kearahnya Dixa yang diperlakukan sangat kasar oleh para anak buahnya.


"*Kamu akan menanggung akibatnya Vicktor, saya akan membalas semua perbuatan kamu!!!*",, kata Dixa ketika sedang diseret oleh para anak buahnya Vicktor.


Dan Vicktor hanya melototkan matanya kepada Dixa ketika mendengar perkataannya Dixa dengan sangat garang sekali.


Vicktor lalu mulai membicarakan hal yang serius kepada Ian ketika Dixa sudah benar-benar pergi dari ruangannya.


"*Batalkan semua kerjasama kita kepada Perusahaan Ayahnya Dixa, dan kamu tahu jika didalam ruangan saya ada banyak CCTVnya, dan CCTV itu jadikan untuk mencemarkan nama baiknya Dixa karena sudah mengganggu ketenanganku akhir-akhir ini, saya akan memberikan pelajaran kepada Dixa karena sudah menganggu dan menggoda saya berulang kali*",, kata Vicktor kepada Ian dengan tegas.


"*Saya ingin menghancurkan sampai keakar-akarnya supaya wanita seperti Dixa tidak sombong dan berulah lagi, karena sudah muak dengan wanita yang seperti Dixa*",, kata Vicktor lagi kepada Ian dengan nada yang masih menahan amarahnya.


"*Baik Tuan, segera akan saya laksanakan*",, jawab Ian kepada Vicktor.


Ian langsung saja keluar dari dalam ruangannya Vicktor ketika Vicktor sudah menyuruhnya untuk keluar, sedang Vicktor dia langsung saja melangkahkan kakinya kedalam kamar rahasianya yang ada didalam ruang kerjanya, untuk melampiaskan rasa marahnya entah kepada siapa.


Vicktor yang sudah masuk kedalam kamar rahasianya dia langsung saja berteriak dengan cukup kencang sekali, untuk meredakan rasa sesak didadanya karena harus kehilangan jejaknya Celyn lagi.


Sungguh rasanya Vicktor sangat menyesal sekali, akan tetapi penyesalannya Vicktor belum bisa ditebus karena Celyn belum berada didalam pelukannya lagi.


Sedang Celyn yang berada direstoran milik Ayahnya, ketika bangun tidur jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi, dan ketika bangun dia tidak melihat Chris didalam kamar itu.


Namun Celyn melihat sebuah catatan diatas meja dekat ranjang, jika Chris akan mengunjungi restoran yang lainnya sebentar.


Chris juga tadi pagi sudah menelfon ditelefon rumahnya dan mangatakan jika dirinya sudah berangkat kerestoran, dan untungnya Mamah serta Ayah Jo percaya-percaya saja tidak merasa curiga sama sekali dengan Chris.


Celyn yang sudah terduduk diatas ranjang dengan menyandarkan badannya kesandaran ranjang sambil membaca note itu, dia lalu mencoba membuka ponselnya terlebih dahulu.


Setelah itu Celyn langsung saja beranjak turun dari atas ranjang dan berjalan kearah kamar mandi untuk mandi dan bersih-bersih badannya.


Ketika didalam kamar mandi, Chris ternyata sudah datang lagi untuk melihat keadaannya Celyn sambil membawakan sebuah sarapan untuk Celyn, karena Chris yakin jika Celyn baru saja bangun tidur dan belum makan.


Setengah jam kemudian Celyn yang sudah selesai dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi dan langsung terkejut melihat Chris sudah duduk santai dishofa yang ada didalam kamar.

__ADS_1


Sedang Chris dia hanya melirik saja kearah pintu kamar mandi yang terbuka sambil mengecek ponselnya.


"*Chris, sejak kapan kamu datang??*",, kata Celyn yang terkejut melihat Chris sudah duduk dishofa itu.


"*Sejak tadi, ketika kamu mandi*",, jawab Chris kepada Celyn dengan santai.


"*Ini makan dulu sarapan kamu*",, kata Chris lagi sambil menyodorkan nampan berisi makanan untuk Celyn yang dia sudah taruh diatas meja didepannya.


Celyn langsung saja duduk dishofa yang satunya lagi sambil menikmati makanannya.


"*Oh ya Chris tolong kirimkan nomornya sahabat-sahabatku dong, aku tidak hafal nomor mereka semua*",, kata Celyn sambil memakan makanannya.


"*Nanti saja, jika kamu menghubungi mereka, terus mereka datang kesini, Vicktor akan lebih cepat menemukanmu*",, jawab Chris kepada Celyn.


"*Dan aku juga sudah menyuruh chef disini untuk menyiapkan makan untuk kamu setiap harinya*",, kata Chris lagi kepada Celyn dan Celyn hanya mengangguk saja.


"*Hari ini kamu mau apa Chris, aku bosan jika didalam ruangan ini terus??*",, kata Celyn kepada Chris yang sudah selesai makannya.


"*Hari ini aku mau mengerjakan pekerjaanku, dan untuk sementara waktu aku tidak mengijinkanmu pergi dan keluar dari ruangan ini Celyn, supaya Vicktor tidak mengetahui keberadaanmu*",, jawab Chris kepada Celyn.


Dan Celyn dia mengangguk saja menurut apa kata dari Chris, serta Chris juga memberikan sebuah laptop kepada Celyn untuk menemani Celyn didalam situ.


Setelah memberikan laptop itu kepada Celyn, Chris langsung saja keluar dari kamar itu dan berlalu menuju keruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaanya lagi dengan mengecek semua hasil penjualan dan semua laporan yang diberikan oleh para staff restorannya.


Sedang Celyn untuk mengusir kebosanannya dia langsung saja membuka laptop yang diberikan oleh Chris tadi.


...πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£...


Gimana tidak tergoda sama Celyn siVicktor, penampilannya Celyn saja se sekseeeh begitoh πŸ˜‚πŸ˜‚




Pusing kanπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜



🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2