
Celyn, Vicktor, Dela, Chris, Ocil dan juga Diego mereka semua kebetulan bisa bersamaan menjenguk baby Mahira dirumah sakit.
Dan untuk Felya dan juga Dion, mereka berdua juga sudah diberitahu oleh salah satu diantara mereka, namun Felya dan Dion akan menjenguk baby Mahira dirumah saja.
Sebab Felya dan Dion mempunyai baby yang masih kecil tidak baik jika dibawa kerumah sakit.
Ketika semua sahabatnya LeyNe pada datang menjenguk, didalam ruang perawatannya Neni sedang ada banyak orang.
Dan orang-orang itu semua adalah keluarga besarnya LeyNe itu sendiri.
Namun mereka mengalah untuk keluar semua dan memberikan ruang untuk semua sahabat-sahabatnya LeyNe yaitu Celyn, Vicktor, Chris, Dela, Ocil dan juga Dion.
"* Hai Neni, selamat ya sudah menjadi seorang Ibu, dan tolong juga ya sifat telmi kamu itu sedikit dikurangin *",, kata Ocil kepada Neni ketika dia baru sampai tadi.
"* Iya Neni, selamat juga ya dari aku, benar itu apa kata Ocil, sifat kamu yang sedikit rada itu harus kamu kurangin, nanti takutnya, jika baby kamu minta susu, malah kamu kasih air perasan beras *",, canda dari Dela juga kepada Neni.
Dan semua orang yang mendengar candaannya Ocil dan juga Dela mereka semua langsung saja tertawa dengan lucu sekali, begitupun dengan Neni sendiri.
"* Kamu masih kaku bro cara menggendong babynya *",, kata Diego kepada Rexley yang masih menggendong baby Mahira dialam dekapannya.
"* Wajar sajalah bro, aku kan tidak mempunyai pengalaman menggendong baby, tapi untuk membuat baby aku ahlinya *",, jawab Rexley kepada Diego sambil tertawa sombong.
Neni yang mendengar perkataannya Rexley pun, dia hanya tertawa simpul saja.
Sebab Neni belum bisa berbuat apa-apa, karena baru saja hilang efek bius yang tadi diberikan kepadanya ketika waktu operasi tadi.
Dan Diego yang mendengar jawabannya Rexley, dia hanya mencibir saja.
Namun Rexley bukannya marah ketika dicibir oleh Diego, dia malah tertawa dengan sangat keras sekali.
Sedangkan Vicktor dan Celyn, mereka berdua masih anteng diam sambil mendengarkan semua sahabatnya pada berbincang.
"* Oh ya Neni, apakah kamu operasi?? *",, tanya Celyn akhirnya kepada Neni.
"* Iya Cel, aku operasi, karena pembukaannya tidak bertambah-tambah, padahal kepinginku, babynya keluar seperti aku kalau kentut *",, jawab Neni kepada Celyn.
"* Kamu ini ada-ada saja, mana ada kentut keluar baby, yang ada keluar bau busuk *",, kata Celyn kepada Neni, sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"* Iya benar kamu Celyn, dia kalau kentut, sumpah bau sekali *",, kata Rexley ikut menimpali perkataannya Celyn, sambil tertawa.
"* Bau-bau seperti itu, sebelah jalan keluarnya kentut juga kamu cariin setiap malam *",, kata Vicktor kepada Rexley sambil menyindir juga.
Dan sekalinya berbicara Vicktor langsung ngepas pada tempatnya.
Seperti itulah pembicaraan orang-orang dewasa ketika berkumpul bersama-sama teman-temannya.
Rexley yang mendengar perkataannya Vicktor, dia langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali.
Begitupun dengan yang lainnya, bahkan Celyn dia sampai memukul kecil pah4nya Vicktor.
Dan Vicktor pun juga ikut tertawa sama seperti sahabat-sahabatnya.
"* Lha habisnya enak sih kalau lubang yang satu itu, membuatku ketagihan dan bisa menghasilkan produk secantik ini *",, jawab Rexley kepada Vicktor, sambil mencium gemas wajahnya baby Mahira yang sedang tertidur.
"* Ngomong-ngomong, ini baby kamu siapa namanya Rexley, kan kamu belum memberitahukannya kepada kami?? *",, tanya Diego kepada Rexley.
"* Namanya Mahira Gwyneth Victoria Gladwin, panggilannya Mahira yang berarti cerdas *",, jawab Rexley kepada Diego namun masih didengar oleh semua sahabat yang lainnya juga.
"* Panggilannya Mahira yang berarti cerdas maksudnya semoga anak kalian cerdas tidak seperti Maminya begitu?? *",, sindir dan goda Dela kepada Rexley dan juga Neni.
"* Yups kamu betul sekali Dela, ya sebetulnya sih jika mirip Maminya tidak apa-apa, cuma nanti aku sendiri yang pusing, harus menghadapi dua orang yang sedikit tidak nyambungan jika diajak berbicara *",, jawab Rexley kepada Dela dengan sambil tertawa kecil dan juga masih didengar yang lainnya juga.
Sedangkan Chris daritadi tidak ada suaranya sendiri, sebab dia tadi ketika baru saja masuk kedalam ruang perawatannya Neni langsung saja masuk kedalam kamar mandi, dan sekarang dia baru saja keluar dari dalam kamar mandi.
"* Kamu itu didalam kamar mandi lama sekali, nabung ya?? *",, kata Celyn kepada Chris.
"* Iya nih, tadi baru saja mencicipi tester dari menu baru yang dibuat oleh Chef kita, dan rasanya super pedas sekali, sehingga membuatku sakit perut seperti sekarang *",, jawab Chris kepada Celyn, dan langsung duduk disampingnya Celyn.
"* Aku mau dong Kak, mencicipinya, kan tahu sendiri aku pecinta pedas *",, kata Celyn kepada Chris.
"* Jangan, ini beneran pedas sekali, kan kamu kata Dokter juga belum boleh memakan makanan yang terlalu pedas Celyn *",, jawab Chris sambil menyandarkan punggungnya kesandaran shofa sambil mengusap perutnya yang masih sakit.
"* Iya benar apa kata Chris, nanti saja jika sudah sembuh total ya sayang *",, kata Vicktor juga kepada Celyn.
Dan Celyn langsung saja mengangguk kepada Vicktor.
__ADS_1
Dela yang melihat suaminya, seperti masih menahan rasa sakit diperutnya, dia langsung saja mendekatinya, dan langsung duduk disampingnya Chris.
"* Apa masih sakit sayang?? *",, tanya Dela kepada Chris ketika sudah duduk disampingnya Chris.
"* Masih, perih sekali rasanya, dan aku juga ingin buang air besar lagi *",, jawab Chris kepada Dela, dan dia langsung saja berlalu menuju kedalam kamar mandi lagi.
Diego yang melihat Chris sakit perut seperti itu, dia lalu berinisiatif membelikan obat diluar sebentar.
"* Biar Chris aku belikan obat dulu sebentar, kasihan dia, takutnya jika dia buang air besar terus bisa menyebabkan dehidrasi *",, kata Diego kepada Dela dan masih didengar yang lainnya juga.
"* Iya Diego, terimakasih banyak ya *",, jawab Dela kepada Diego sambil tersenyum manis sekali.
Diego hanya mengangguk saja kepada Dela, dan dia langsung saja berlalu keluar dari dalam ruang perawatannya Neni untuk membelikan obat untuk Chris.
"* Oh ya Dela, Ocil, perut kalian sudah besar sekali, nanti siapa ini yang duluan akan melahirkan?? *",, tanya Neni kepada Dela dan juga Ocil.
"* Aku duluan Nen, doakan ya, semoga lancar sampai melahirkan nanti, dan semoga juga anak-anak kita kelak bisa bersahabatan seperti kita sekarang ini *",, kata Ocil kepada Neni.
Dan perkataannya Ocil, langsung saja diaamiinin oleh semua orang yang ada disitu.
"* Kalau sudah besar, Shane atau Bastein aku ambil satu ya buat aku jadikan mantu *",, kata Rexley kepada Vicktor dan juga Celyn.
"* Shane dan Bastein kan sudah pasti akan menghasilkan bibit-bibit unggul *",, sambung lagi perkataannya Rexley kepada Vicktor maupun Celyn.
"* Ya jika mereka mau dengan baby Mahira silahkan saja Rex, tapi aku sebagai Daddynya, tidak mau menjodoh-jodohkan anak-anak ku *",, jawab Vicktor kepada Rexley.
"* Iya biarlah mereka memilih sendiri, kan masih ada baby Chloe juga, apalagi nanti akan ada tambahan dari babynya Dela dan juga Ocil yang belum kita ketahui jenis kelaminnya *",, jawab Celyn juga kepada Rexley.
Dan Rexley yang mendengar perkataannya Vicktor maupun Celyn, tetap kekeh ingin meminang Shane atau Bastein menjadi menantunya.
Yah walaupun kedepannya belum bisa diketahui bagaimana, yang namanya orang bolehlah berencana, dan rencananya Rexley ya ingin berbesanan dengan Vicktor dan juga Celyn.
...π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦...
Sudahkah mampir diAva dan Derral readersππ
__ADS_1
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
...***TBC***...