
Waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, Neni dan juga Rexley mereka berdua belum bangun dari tidur lelap mereka dan mereka juga melewatkan makan siangnya yang dibeli Rexley tadi.
Neni yang merasa sangat nyaman sekali didalam tidurnya, dia tiba-tiba menggeliatkan badannya untuk meregangkan semua otot-ototnya dengan mata yang masih terpejam.
Sedangkan Rexley sendiri ketika Neni menggerakkan badannya tadi, dia sebenarnya langsung saja membuka matanya dan terbangun dari tidurnya.
Namun Rexley dia berpura-pura tidur lagi ketika melihat Neni sedang meregangkan ototnya.
Ketika Neni sudah selesai meregangkan semua otot dalam tubuhnya, tangan dia tidak sengaja langsung terjatuh tepat diatas burung garuda nan perkasa miliknya Rexley.
Membuat Rexley langsung saja membuka mulutnya karena terkejut, namun dengan suara tertahannya.
"*Si4l4n gadis ini, bisa saja tangannya jatuhnya ditempat yang enak, membuatku jadi horny sendiri kan, si4l*",, kata batin Rexley sambil melihat wajahnya Neni yang masih memejamkan matanya.
Dengan memeluk Rexley dari samping dan dengan tangan kanan dia yang mendarat sempurna diseruling ajaibnya Rexley, membuat serulingnya Rexley menjadi siap untuk dimainkan.
Namun Rexley masih mencoba untuk menahan hasr4tnya itu yang sudah membuncah karena ulahnya Neni tadi yang tidak sengaja.
Neni pun tanpa sadar dia mememluk Rexley bak guling besar dengan kaki yang dia sedikit angkat keatas hingga sampai kep4h4nya Rexley.
Didalam mimpinya Neni, Neni sedang bermimpi memakan permen karet yang baru saja dibelinya tadi didalam supermarket, Neni menggigit dan menguyahnya dengan begitu nikm4t sekali.
Padahal didalam aslinya, Neni dia sedang mencium Rexley tepat dibibirnya, dan sedang mengigit-gigit kecil bibirnya Rexley dengan begitu lembutnya.
Membuat Rexley sangat keenakan sekali, bahkan Rexley pun juga membalas ciumannya Neni itu.
Dan untungnya Neni tidak sadar, alhasil mereka berciuman dengan sangat mesra sekali.
Coba saja jika Neni terbangun, pasti dia akan segera melepaskan ciuman bibirnya dengan Rexley.
Rexley sendiri dia sengaja tidak mau membangunkan Neni yang sedang menciumnya itu, dengan cara membalas ciumannya Neni dengan gerakan sangat-sangat lembut sekali.
"*Sungguh gadis ini bisa membuatku mabuk kepayang akan tingkahnya dan kelembutan bibirnya ini*",, kata batin Rexley dengan bibir yang masih berciuman dengan bibirnya Neni, namun mata dia terbuka sambil melihat wajahnya Neni yang masih memejamkan matanya.
"*Aku tidak bisa jika begini terus, dia harus segera menjadi istriku*",, sambung lagi kata batinnya Rexley untuk Neni.
Sambil berciuman tangannya Rexley pun dia gerakan untuk mengusap-usap lembut punggungnya Neni.
__ADS_1
Dan itu tidak membuat Neni terbangun, malah Neni merasa keenakan sekali, hingga membuat semakin dia tertidur dengan lelap sekali.
"*Aku tidak tahan*",, jerit batinnya Rexley lagi ketika mereka berciuman bibir sudah sangat lama sekali.
Dan ketika Rexley baru saja selesai membatin Neni seperti itu, Neni tiba-tiba melepaskan ciuman mereka dan dia lalu memindahkan kepalanya untuk dia alaskan kedadanya Rexley.
Namun bukan itu yang membuat Rexley tersiksa, melainkan tangannya Neni dia mainkan secara abstrak ditubuhnya Rexley, hingga akhirnya bisa sampai juga diatas seruling ajaibnya Rexley.
Neni memang tidak merm4s-rem4s miliknya Rexley, namun dia malah mengusap-usap lembut serulingnya Rexley dari balik celana yang dipakainya.
Itu saja sudah membuat Rexley sangat tersiksa sekali, karena serulingnya itu sudah sangat siap sekali untuk tampil pentas dihadapannya Neni.
Rexley lalu mencekal pergelangan tangannya Neni dengan sangat kuat sekali untuk menyadarkan Neni.
Dan benar saja ketika Neni merasa tangannya sedikit sakit, dia mulai membuka matanya dan terkejut melihat Rexley ada disampingnya dengan dia tertidur sambil memeluk Rexley dengan sangat erat sekali.
"*Kamu harus bertanggung jawab Neni harus*",, kata Rexley kepada Neni, dan langsung menyadarkan Neni dari apa yang dilakukannya.
Ketika Neni sudah sadar, dia langsung saja melepaskan tangannya dari cekalannya Rexley dengan sedikit kasar.
Dan ketika tangannya Neni sudah dia lepaskan, Rexley langsung saja berdiri dari rebahannya dan dia langsung saja menggendong Neni dengan ala bridal style.
"*Tuan akan membawa saya kemana, jangan apa-apakan saya Tuan*",, kata Neni kepada Rexley dengan sambil memohon ketika dia berada didalam gendonganya Rexley.
"*No, kamu harus bertanggung jawab Neni*",, jawab Rexley kepada Neni sambil melihat kearahnya Neni dengan tatapan yang berkabut gair4h.
Akhirnya mereka berdua sampai juga didalam kamar pribadinya Rexley, dan Rexley langsung saja melemparkan dengan pelan tubuhnya Neni diatas ranjangnya.
Tanpa menunggu lama, Rexley melepaskan semua apa yang melekat ditubuhnya.
Sedangkan Neni dia semakin ketakutan saja melihat Rexley yang sudah tidak memakai apapun didepannya dengan serulingnya yang berdiri tegak serta besar yang terlihat jelas dimatanya itu.
Neni reflek dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjang untuk pergi keluar dari dalam kamarnya Rexley, namun usahanya gagal.
Rexley langsung saja menangkap tubuhnya Neni dan langsung membawanya lagi keatas ranjang dan langsung juga menindihnya.
Semakin kuat Neni memberontak, semakin kuat pula tenaga Rexley untuk memegang tangannya Neni dan menindih tubuhnya Neni.
__ADS_1
Rexley langsung saja mencium Neni tepat dibibirnya, dia mencium Neni dengan perlahan dan lembut sekali gerakannya.
Karena Rexley sangat tahu, jika wanita memberontak seperti itu jika dikasarin dia akan semakin takut dan terluka, jika diperlakukan dengan lembut dia lama-lama akan terbuai, begitulah yang diterapkan Rexley kepada Neni.
Dan benar saja, perlakuan lembutnya Rexley ketika mencium Neni membuat Neni terbuai dan dia mulai dengan perlahan menggerakkan bibirnya juga, membuat Rexley tersenyum tipis dalam mencium Neni ketika merasakan Neni membalas ciumannya.
Mereka akhirnya berciuman dengan sangat intens dan penuh dengan na***u, serta kali ini Neni dalam keadaan sadar, tidak seperti tadi, dalam keadaan bermimpi.
Tangannya Rexley pun mulai dia gerakan perlahan kearah bukit mochinya Neni yang lembut dan kenyal itu.
Dan ketika tangannya sudah dia gerakan dibukit mochinya Neni dengan gerakan lembut, Rexley merasa Neni tidak menolak dan marah dengan apa yang dilakukan kepadanya.
"*Aaaaammmmhhh*",, d***h tertahannya Neni karena bibirnya sedang berciuman dengan Rexley, dan ketika tangannya Rexley sudah masuk kedalam dress yang dipakaianya sambil memainkan bukit mochinya.
Rexley seperti mendengar nyanyian termedu ketika mendengar suara d***hannya Neni yang merdu itu ditelinganya.
Rexley pun melepaskan ciumannya dibibirnya Neni dan dia lalu berpindah dilehernya Neni yang mulus itu.
"*Aaaaaaaahh*",, d***h Neni lagi sambil sedikit menjambak rambutnya Rexley ketika Rexley meninggalkan tanda ikan c***ang dilehernya yang mulus itu.
Ketika mendengar d***hannya Neni, semakin gencar pula Rexley melancarkan aksinya ditubuhnya Neni.
Ketika dia menciumin tubuhnya Neni semakin kebawah dan sampai did4danya Neni, Rexley dia yang sudah tidak sabar langsung saja merobek dress yang sedang dipakai oleh Neni, membuat d4danya Neni tempampang dengan indah dimatanya Rexley dengan berbalut bra berwarna hitam itu.
"*Wao so seksi baby*",, kata Rexley ketika melihat dad4nya Neni yang ranum dan besar itu.
Ketika sudah berkata seperti itu, Rexley seperti tidak memberikan kesempatan kepada Neni untuk berbicara dan menjawab perkataannya tadi, karena Rexley langsung saja membenamkan wajahnya ditengah-tengah d4d4nya Neni dengan sambil mencium dan memberikan tanda cinta juga.
"*Aaaaaaahhh*",, d***h dari Neni lagi dan membuat Neni sudah sangat basah dibagian inti bawahnya itu.
...πππππππππππππ...
Skip dulu yakπππ
Kasihan pasti sudah dipucuk, tapi harus berhentiπππ
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
__ADS_1
...***TBC***...