
Vicktor yang merasakan tangannya Celyn sedang memegang miliknya pun, dia memejamkan matanya karena menikmati sentuhannya Celyn yang sudah cukup lama tidak dia rasakan itu.
"* Mommy........ *",, kata Vicktor kepada Celyn dengan mata yang berkabut gair4h.
"* Hmm apa Daddy?? *",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil terus memainkan miliknya Vicktor, dengan wajah yang tidak bersalah seperti itu.
"* Maukah Mommy, membantu Daddy?? *",, kata Vicktor kepada Celyn.
"* Membantu apa Daddy?? *",, jawab Celyn kepada Vicktor dengan wajah super polos seperti tidak mengetahui maksud perkataannya Vicktor.
Tapi memang Celyn kenyataannya dia tidak mengetahui apa arti perkataannya Vicktor, dan miliknya Vicktor yang sudah mengeras seperti itu.
"* Bantu Daddy, untuk mengeluarkan sesuatu yang sudah lama tidak Daddy keluarkan Mommy?? *",, kata Vicktor kepada Celyn.
"* Keluarkan apa yang sudah lama tidak Daddy keluarkan?? *",, tanya Celyn dengan wajah bingungnya kepada Vicktor.
"* Ayo Mommy, sini keluar sebentar dari dalam bathtub *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil berdiri didepannya Celyn, dengan palu thornya yang sudah tegak berdiri sempurna.
"* Waooo, besar sekali jika seperti ini Daddy *",, kata Celyn sambil memencet palu thornya Vicktor.
Vicktor hanya bisa menarik nafas dan menghembuskan nafasnya dengan cukup kasar sekali, sebab dia sudah merasa tidak tahan sekali, ketika Celyn malah memencet miliknya seperti itu.
Ketika Celyn sudah keluar dari dalam bathub, Vicktor langsung saja membungkus tubuhnya Celyn menggunakan bathrobe yang sudah dia ambil dari dalam lemari.
"* Lho Mommy kan belum mandi Daddy, kenapa Mommy dipakaikan handuk ini?? *",, kata Celyn kepada Vicktor, ketika Vicktor memakaikan bathrobe ditubuhnya.
"* Ini bukan handuk Mommy, tapi bathrobe, dan mandinya nanti saja sama Daddy lagi, sekarang ikut Daddy ya *",, jawab Vicktor kepada Celyn.
Dan Vicktor langsung saja menggendong Celyn menuju keatas ranjang milik mereka itu yang sudah lama dianggurin.
Ketika Vicktor sudah menaruh Celyn keatas ranjang, dia lalu membuka bathrobe yang dipakai oleh Celyn.
Dengan gerakan perlahan dan hati-hati, Vicktor terus membuka bathrobenya Celyn, dan Celyn pun hanya diam saja sambil memperhatikan apa yang ingin dilakukan oleh Vicktor kepadanya.
"* Daddy mau apa sih sebenarnya?? *",, tanya Celyn kepada Vicktor.
Namun Vicktor tidak menjawab pertanyaannya Celyn, dan dia langsung saja mencium Celyn tepat dibibirnya.
Celyn yang kemarin sudah pernah dicium oleh Vicktor pun, dia lalu membalas ciuman bibirnya Vicktor itu.
__ADS_1
Mereka berciuman dengan penuh perasaan, dan penuh keromantisan, saling menikmati lidah dan bibir mereka masing-masing, membuat miliknya Vicktor semakin mengeras saja.
Tangannya Vicktor pun, sudah mencoba merambah kebukit mochinya Celyn, dengan gerakan pelan-pelan, Vicktor mem***t dan menikmati sentuhan tangannya itu yang sudah lama tidak mengoleni bukit mochinya Celyn.
"* Aaaaaahhh *",, d***h pertama dari Celyn, ketika Celyn merasa geli akan jari tangannya Vicktor yang bermain dibukit mochinya itu.
Turun kebawah, bibir Vicktor mulai bermain dilehernya Celyn, kebawah lagi dan akhirnya dia sampai dibukit mochinya Celyn yang masih kenyal, walau tidak berisi seperti habis melahirkan sikembar kemarin.
"* Aaaaahhh Daddy Your tongue tickles my body " ( Daddy lidah kamu membuat tubuhku geli ) *",, kata Celyn ketika lidahnya Vicktor memainkan pucuk bukit mochinya.
Silih berganti Vicktor memainkan bukit mochinya Celyn, dan tidak lupa dia juga memberikan tanda cinta disetiap tubuhnya Celyn itu.
Setelah puas, Vicktor semakin turun saja menelusuri tubuhnya Celyn.
Dan Celyn yang sudah lama tidak merasakan sensasi seperti itu dari Vicktor, sungguh Celyn dibuat sangat tidak karuan sekali dengan semua cu***annya Vicktor.
Akhirnya Vicktor sampai juga ditempat yang sekian lama dia sangat rindukan dibagian tubuhnya Celyn.
Vicktor tanpa menunggu lama dia langsung saja memainkan lidah dan bibirnya ditempat terlembab yang ada ditubuhnya Celyn.
"* Aaaahhhh Daddy, you are so fierce ( kamu ganas sekali ) *",, d***h dari Celyn kepada Vicktor, yang sangat menggebu sekali memainkan lidahnya didalam goa pribadi miliknya itu.
"* Aaaaaaaaahhhhhhh *",, d***h panjang dari Celyn, yang artinya Celyn sudah merasakan puncak kenikmatannya.
"* You still look sexy honey, even though you don't have hair like this "
( kamu masih terlihat seksi sayang, walau kamu tidak mempunyai rambut seperti ini ) *",, kata Vicktor sambil mendongakkan wajahnya dari goa miliknya Celyn ketika Celyn baru saja pelepasan pertamanya.
Celyn tidak bisa menjawab perkataannya Vicktor, sebab dia sedang mengatur pernafasannya yang tersengal-sengal itu, karena baru saja melepaskan cairan yang sungguh sangat nikmat sekali bagi Vicktor.
"* Look, yours is twitching like this, making me even more impatient to enter it baby "
( Lihatlah, milik kamu berkedut seperti ini, membuatku semakin tidak sabar untuk memasukinya sayang ) *",, kata Vicktor sambil memainkan jarinya dibibir bawahnya Celyn.
"* Come on Daddy, Mommy can't stand it anymore " ( ayo Daddy, Mommy sudah tidak tahan ) *",, kata Celyn kepada Vicktor yang sedang memainkan kulit kecil yang berada ditengah-tengah bibir bawahnya itu.
"* With pleasure, let's have fun baby " ( dengan senang hati, ayo kita bersenang-senang sayang ) *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum dengan sangat seksi sekali.
Dan Vicktor dia tanpa menyuruh Celyn untuk membasahi miliknya dulu, dia langsung memposisikan miliknya berada tepat didepan goa miliknya Celyn.
__ADS_1
Pelan-pelan Vicktor melakukan itu, karena Celyn belum sembuh sempurna dari sakitnya.
Sedikit susah ketika Vicktor memasukkan miliknya kedalam goa miliknya Celyn.
Sebab goa miliknya Celyn sangat elastis sekali bentuknya, apalagi sudah lama juga Celyn tidak melakukan hubungan suami istri.
Otomatis, miliknya Celyn akan menyempit dengan sendirinya.
"* Sempit Mommy, sama persis seperti pertama kali Daddy memasuki Mommy *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil terus berusaha memasukkan galantin bulat panjang size besar miliknya itu kedalam miliknya Celyn.
Sedang tidak bisa menjawab perkataannya Vicktor, sebab dia sendiri sedang menahan rasa sakit, rasa enak, rasa yang sungguh sangat familiar sekali didalam ingatannya ketika Vicktor sedang mencoba memasukkan miliknya kedalam goanya.
Dan ketika Celyn memejamkan matanya sambil menikmati miliknya Vicktor, ada sekilas ingatan ketika dia sedang berc***u dengan Vicktor dulu.
Dan itu membuat Celyn sedikit teralihkan dengan rasa sakit yang dia rasakan sekarang, ketika Vicktor sedang mencoba memasukinya.
"* Aaaaahhh Mommy *",, kata Vicktor ketika dia sudah bisa memasukkan galantin bulat panjang miliknya itu kedalam goanya Celyn.
"* Mommy you squeeze me " ( Mommy kamu merem45ku ) *",, kata Vicktor ketika dia sudah bisa memasukkan galantinnya itu dengan sempurna didalam goa miliknya Celyn.
Vicktor lalu mencoba menggerakkan miliknya itu dengan gerakan perlahan tapi pasti.
Dan yang pasti ketika Vicktor sudah merasa tidak tahan, tanpa dia sadari dia menggerakan galantinnya itu dengan gerakan yang sangat cepat sekali.
"* Aaaaahhh, Daddy, Mommy *",, d***h Vicktor dan Celyn secara bersamaan.
Ketika gerakannya Vicktor semakin cepat dan miliknya Vicktor Celyn merasakan semakin sesak saja didalam miliknya.
Itu artinya Vicktor akan mengeluarkan saos mayonaise kedalam miliknya Celyn.
Dan benar saja, saos mayonaisenya Vicktor yang sudah berbulan-bulan berada dipenampungan, akhirnya tumpah juga keluar dari tampungannya kedalam miliknya Celyn, dan melesat jauh kedalam rahimnya Celyn.
Vicktor yang puas dia reflek langsung ambruk menimpa tubuhnya Celyn, dengan nafas yang sangat tersengal-sengal sekali.
...π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯...
Readers pastinya sudah tahu, kata-kata kiasannya kanππππ
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
__ADS_1
...***TBC***...