Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 181


__ADS_3

Celyn berada didalam kamar mandi cukup lama sekali, karena dia merasa sangat segar sekali ketika badannya bisa terkena dengan air shower yang sedang mengalir dengan deras itu dari atas kepalanya.


"*Aaaah segarnya*",, kata Celyn waktu dia sedang mandi.


"*Kasihan siDeddy, pasti dia sedang sangat tersiksa sekali itu*",, kata Celyn sambil mandi dengan sambil tertawa kecil membayangkan wajah tersiksanya Vicktor yang h4sr4tnya tidak tersalurkan karena kejahilannya.


"*Biar sajalah dia sedikit jengkel kepadaku*",, kata Celyn lagi sambil keramas dibawah guyuran air shower.


Celyn lalu mandi dengan sangat happy sekali, tidak memperdulikan Vicktor yang sedang uring-uringan karena hasr4tnya tidak terpenuhi itu.


Ketika Celyn sudah selesai mandi, Celyn langsung saja keluar dari dalam kamar mandi dan melihat Vicktor masih dalam keadaan yang sama seperti tadi ketika dia tinggalkan, dan jangan lupakan celananya belum dipakai oleh Vicktor.


"*Ya ampun Daddy, itu sampai dikerubungi lalat karena tidak ditutupin begitu*",, kata Celyn kepada Vicktor yang sedang memejamkan matanya.


Vicktor lalu membuka matanya ketika mendengar pekataannya Celyn.


"*Ayolah Mommy, bantu Daddy*", kata Vicktor dengan nada manja kepada Celyn.


"*Iya ok-ok, kasihan juga Daddynya sikembar*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil duduk disampingnya Vicktor dengan tangan yang sudah memegangi mentimun jumbonya Vicktor tersebut.


Vicktor langsung saja tersenyum manis kepada Celyn, dan Celyn sendiri dia belum berganti baju, hanya masih menggunakan bathrobenya saja.


Ketika Celyn sudah menunduk ingin memasukkan mentimunnya Vicktor kedalam mulutnya, tiba-tiba telinganya Vicktor dan Celyn mendengar jika pintu kamar mereka diketuk dari luar.


Vicktor langsung saja menunjukkan wajah sebalnya itu ketika mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar.


Sedangkan Celyn, dia langsung tertawa kecil ketika melihat wajahnya Vicktor yang sangat lucu itu.


"*Sebentar Mommy buka dulu ya Daddy*",, kata Celyn kepada Vicktor.


Walau Vicktor tidak mengangguk kepada Celyn, tetap saja Celyn langsung beranjak berdiri dan berjalan menuju kearah pintu kamarnya itu.


Ketika pintu sudah dibuka oleh Celyn, ternyata yang mengetuk pintunya adalah Pak Hu yang memberikan laporan kepada Cleyn, jika dia sudah menemukan babysister untuk sikembar, dan kedua babysister itu akan datang lusa mendatang.


"*Berapa umur mereka Pak Hu??*",, tanya Celyn kepada Pak Hu.

__ADS_1


"*Yang satu berusia tiga puluh tujuh tahun yang satunya berusia sekitar empat puluh tahunan Nyonya*'',, jawab Pak Hu dengan sopan kepada Celyn.


"*Ya saya setuju, Pak Hu tolong siapkan saja kamar untuk mereka, dan ketika mereka sudah datang nanti tolong ajak mereka untuk menemui saya terlebih dahulu, apakah saya mau menerima mereka atau tidak*",, kata Celyn kepada Pak Hu.


"*Siap Nyonya*",, jawab Pak Hu lagi kepada Celyn.


"*Oh ya Pak Hu bisa secepat itu dalam mencari babysister dapat darimana??*",, tanya Celyn kepada Pak Hu dengan sangat penasaran sekali.


"*Tadi saya sudah mencari keagen penyalur baby sister Nyonya, dan semuanya umur yang paling tua sekitar tiga puluh tahunan Nyonya, terus saya mengumumkan kepada semua asisstan untuk mengenalkan saudara mereka yang siap menjadi babysister disini, ternyata ada dua orang yang saya cocok, yaitu ibu dari salah satu asisstan disini dan satunya lagi dia adalah saudara dari salah satu asisstan disini Nyonya Celyn*",, jawab Pak Hu kepada Celyn.


"*Apakah mereka bisa dipercaya Pak Hu??*'',, tanya Celyn lagi kepada Pak Hu.


"*Saya yang akan terus mengawasi mereka sendiri Nyonya ketika mereka sedang bekerja disini dan menjaga sikembar*",, jawab Pak Hu dengan mantap kepada Celyn.


"*Baiklah saya percaya dengan Pak Hu, tapi jika mereka sampai berbuat macam-macam disini apalagi sampai menyakiti sikembar, Pak Hu dan babysister itu akan menerima kemarahanku, bahkan Daddy Vicktor tidak akan bisa menolong Pak Hu sekalipun*",, kata Celyn dengan sangat tegas sekali kepada Pak Hu.


"*Siap Nyonya*",, jawab Pak Hu kepada Celyn dengan tegas.


"*Jika tidak ada yang ingin disampaikan lagi kepada saya, saya ingin tidur Pak Hu*",, kata Celyn kepada Pak Hu.


Sedangkan Vicktor yang sudah menunggu Celyn, dia sedikit menggerutu ketika Vicktor merasa Celyn sangat lama sekali ketika membuka pintu kamarnya.


Dan ketika Vicktor sudah melihat Celyn berjalan lagi kearahnya, Vicktor langsung saja tersenyum sangat manis sekali kepada Celyn.


Ketika Celyn sudah sampai didepannya Vicktor, Celyn dan Vicktor mendengar lagi pintu kamar mereka diketuk dari luar.


Dan itu sangat membuat Vicktor menjadi sangat-sangat jengkel sekali.


Sedangkan Celyn dia tersenyum garing kepada Vicktor, karena merasa sangat kasihan sekali melihat Vicktor yang sedang seperti itu.


Vicktor langsung saja bangun dari rebahannya diatas ranjang sambil membawa celananya masuk kedalam kamar mandi.


Dan Celyn dia langsung saja membuka pintu kamarnya lagi untuk kedua kalinya.


Ketika sudah dibuka oleh Celyn, ternyata yang mengetuk pintu kamarnya adalah Mamah Gilda yang mengingatkan Celyn jika Celyn harus menyusui sikembar sebentar lagi.

__ADS_1


Sebab sikembar harus meminum ASI sekitar dua jam sekali, untuk cepat meningkatkan berat badannya dan segera mengkebalkan sistem imun dalam tubuhnya.


"*Iya Mah, terimakasih sudah mengingatkan Celyn, hampir saja Celyn lupa*",, kata Celyn kepada Mamah Gilda.


"*Apakah kamu sudah lapar lagi Celyn, alangkah baiknya jika kamu makan lagi sedikit, supaya ASI kamu tidak terlalu sedikit ketika menyusi sikembar*",, kata Mamah Gilda kepada Celyn.


"*Iya Celyn nanti akan kedapur Mah mencari camilan saja, karena Celyn belum lapar sama sekali*",, jawab Celyn kepada Mamah Gilda.


"*Jangan lupa botol susunya disiapkan juga ya Celyn*",, kata Mamah Gilda lagi kepada Celyn.


"*Tolong Mamah saja ya yang siapkan, Celyn mau ganti baju dulu ini, baru saja mandi, dan siDaddy dia juga sedang tidur*",, jawab Celyn kepada Mamahnya dengan sedikit berbohong.


"*Iya sudah kalau begitu, Mamah masuk keruangan sikembar dulu ya*",, kata Mamah Gilda kepada Celyn.


Dan Celyn hanya mengangguk saja kepada Mamahnya.


Setelah itu Celyn langsung menutup lagi pintu kamarnya, sedangkan Mamah Gilda dia langsung saja masuk kedalam kamarnya sikembar untuk menyiapkan botol susu untuk baby Shane, baby Bastein dan juga baby Feyrin, sebab semua perlengkapan sikembar ada dalam satu ruangannya sikembar sekaligus.


Celyn yang sudah berjalan masuk kedalam kamarnya lagi, dia melihat Vicktor baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan sudah memakai celananya lagi.


"*Kali ini siapa lagi yang mengetuk pintunya Mommy??*",, tanya Vicktor kepada Celyn dengan nada sedikit jutek.


"*Mamah Gilda yang mengingatkan Mommy untuk segera menyusui sikembar lagi*'",, jawab Celyn kepada Vicktor.


Moodnya Vicktor yang sedikit jengkel tadi karena h4sr4tnya tidak tersalurkan langsung saja berubah seketika ketika Vicktor mendengar Celyn menyebutkan nama sikembar.


...πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•Š...


My new novel, mampir yuk readers 😁😁😁



...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2