Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 278


__ADS_3

Disaat Vicktor sedang menunjukkan ekspresi marahnya dibelakang badannya Celyn.


Tiba-tiba telinganya Celyn dan Vicktor mendengar dering ponsel yang cukup keras sekali.


Dan ketika didengarkan secara seksama, ternyata itu dering ponselnya Celyn.


Celyn dan Vicktor saat ini sedang berdiri disamping ranjang, dan Celyn yang ingin mengambil ponselnya yang ada diatas meja samping ranjang pun dia langsung saja dicegah oleh Vicktor.


"* Biar Daddy saja yang mengangkatnya *",, kata Vicktor kepada Celyn.


Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor, dan setelahnya Celyn memilih merebahkan badannya diatas ranjang sambil terus menahan rasa sakit dilengan dan punggung sebelah kanannya itu.


Dan ketika sudah dilihat oleh Vicktor siapa yang menelfon Celyn, dia ternyata adalah Felya.


Melihat nama Felya, Vicktor langsung saja segera mengangkat sambungan telefonnya Felya itu.


"* Halo?? *",, kata Vicktor ketika dia mengangkat sambungan telefonnya Felya sambil duduk dipinggir ranjang.


"* Halo, ini Vicktor kan??, ko kamu yang mengangkat??, Celynnya mana Vicktor?? *",, kata Felya kepada Vicktor.


"* Celynnya sedang kurang enak badan dia Fel *",, jawab Viktor kepada Felya.


Felya sedikit terkejut ketika mendengar jika Celyn sedang sakit.


"* Celyn sakit??, sakit kenapa?? *",, tanya Felya kepada Vicktor dengan nada yang sedikit khawatir ketika mendengar jika Celyn sedang sakit.


"* Jatuh kelantai *",, jawab singkat Vicktor kepada Felya.


"* Jatuh dimana??, terus sekarang bagaimana keadaannya Celyn ?? *",, tanya Felya lagi kepada Vicktor sambil sedikit cerewet.


"* Nanti akan kami jelaskan kalau bertemu langsung saja, terus kamu menelfon Celyn ada apa Felya?? *",, kata Vicktor kepada Felya.


"* Iya baiklah *",, jawab singkat Felya kepada Vicktor.


"* Aku menelfon, cuma mau bertanya, kalian akan menjenguk Ocil kapan??, kalau bisa barengan saja biar rame kan enak *",, kata Felya lagi kepada Vicktor.

__ADS_1


"* Nanti lihat waktu dulu, sebab kondisinya Celyn sepertinya tidak bisa jika dalam waktu dekat, tapi jika kamu mau duluan menjenguk Ocil, silahkan saja Fel *",, jawab Vicktor kepada Felya.


Dan Celyn daritadi dia hanya diam saja sambil memejamkan matanya, sambil juga mendengarkan percakapannya Vicktor dengan Felya.


"* Ya baiklah kalau begitu, nanti jika aku sudah ada waktu luang, aku akan mampir untuk menjenguk Celyn sekalian *",, jawab Felya kepada Vicktor.


"* Iya *",, jawab singkat Vicktor kepada Felya.


"* Kalau begitu salam saja untuk Celyn, aku tutup dulu telefonnya *",, kata Felya lagi kepada Vicktor.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka terputus juga ketika Felya sudah mendengar jawabannya Vicktor.


Ketika sambungan telefonnya sudah terputus, Vicktor langsung saja menaruh lagi ponselnya Celyn diatas meja samping ranjang, dan dia langsung saja ikut merebahkan badanya juga disampingnya Celyn sambil memeluk Celyn dengan mesra, padahal sepatu kerjanya belum dia lepaskan.


"* Mommy, kita kerumah, sakit ya??, untuk melihat luka memarnya Mommy?? *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil membawa Celyn kedalam pelukannya.


"* Tidak perlu Daddy, Daddy panggilkan saja Dokter Pribadi kesini, sekalian carikan orang yang bisa sedikit mengurut luka seperti ini, rasanya sakit sekali punggung Mommy *",, kata Celyn kepada Vicktor sambil memejamkan matanya, karena Celyn sedang menahan rasa sakitnya.


"* Kalau begitu tunggu sebentar ya Mommy, Daddy mau menelfon Ian dulu untuk mencarikan Dokter Perempuan kesini *",, kata Vicktor kepada Celyn.


Setelahnya, Vicktor langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar untuk menelfon Ian.


Vicktor sengaja keluar dari dalam kamar, sebab Vicktor ada sesuatu yang penting juga yang ingin dibicarakan kepada Ian, dan itu tentang Dora.


Sedang Celyn dia sepeninggalan Vicktor, dia terus memejamkan matanya, dengan keadaan hanya memakai bra dan juga celana d4l4mnya saja sambil terus menahan rasa sakit dipunggung kanan atas dan juga lengan sebelah kanannya.


"* Halo Tuan Vicktor *",, jawab Ian kepada Vicktor ketika sambungan telefonnya Vicktor sudah diangkat oleh Ian.


"* Halo Ian, carikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang perempuan suruh dia segera datang kemansion saya saat ini juga *",, kata Vicktor kepada Ian tanpa jeda sedikitpun.


"* Baik Tuan Vicktor*",, jawab Ian dengan mudahnya kepada Vicktor, tapi besar kemungkinan Ian sedikit pusing dengan permintaannya Vicktor yang mendadak seperti itu dijam yang sudah mulai berganti malam.


"* Dan satu hal lagi, urus masalahku dengan Dora yang sudah mencelakai Celyn dan baby Shane dengan tuntas, jangan sampai dia cepat keluar dari dalam penjara, dan juga buat Perusahaannya Dora gulung tikar dalam waktu dekat *",, perintah Vicktor lagi kepada Ian.


"* Baik Tuan, segera akan saya laksanakan *",, jawab Ian dengan sangat mudah sekali lagi.

__ADS_1


Sebab untuk masalah yang seperti itu, Ian sudah sering mengatasinya dan sudah biasa menanganinya.


Vicktor langsung saja memutuskan sambungan telefonnya, ketika sudah mendengar jawaban dari Ian.


Setelah itu, Vicktor langsung saja menghubungi Mamah Vina untuk menanyakan orang yang bisa sedikit memijat untuk cidera seperti Celyn.


"* Memangnya Celyn kenapa Nak, ko kamu cari orang yang seperti itu?? *",, tanya Mamah Vina kepada Vicktor ketika Vicktor sudah bertanya kepada Mamahnya tadi.


Vicktor lalu menjelaskan kepada Mamah Vina, jika Celyn dan baby Shane tadi didorong oleh rekan bisnisnya yang tidak suka dengan Celyn.


Mamah Vina yang mendengar jawabannya Vicktor pun, langsung saja khawatir sekali, dan dia lalu memutuskan nanti untuk datang melihat kondisinya Celyn dan baby Shane bersama Papah Adam tentunya.


Namun sayang Mamah Vina tidak mengetahui dimana orang yang bisa ahli saraf seperti keinginannya Vicktor.


Vicktor lalu memutuskan sambungan telefon dari Mamahnya, ketika dirasa perbincangannya sudah selesai.


Setelah selesai menelfon Mamah Vina, Vicktor lalu gantian menelfon Mamah Gilda yaitu Mamah Mertuanya.


Dan ketika Mamah Gilda mendengar penjelasan dari Vicktor kenapa mencari orang yang bisa memijat, Mamah Gilda langsung saja khawatir sekali dengan kondisinya Celyn maupun dengan baby Shane.


Walau Vicktor sudah menjelaskan kepada Mamah Gilda maupun Mamah Vina, jika Celyn hanya mengalami memar saja, sedang baby Shane dia tidak kenapa-kenapa.


Tetap saja yang namanya seorang Ibu dan seorang nenek pastilah mereka sangat khawatir sekali, dengan keadaan orang terkasih mereka jika baru saja mengalami hal seperti Celyn.


Mamah Gilda juga tidak tahu informasi orang yang bisa mengurut dikota itu, namun Mamah Gilda menyuruh Vicktor untuk membiarkan saja sebentar hingga Mamah Gilda sampai dimansionnya.


Kalau ada Vicktor disuruh untuk membelikan salep yang khusus untuk luka memar seperti Celyn, hingga Dokter yang dipanggil oleh Vicktor datang kemansion.


Setelah itu sambungan telefonnya Vicktor dan Mamah Gilda terputus juga, ketika Vicktor sudah menjawab perkataannya Mamah Gilda.


Dan Vicktor yang sudah selesai menelfon kedua Mamahnya pun, dia langsung saja memutuskan untuk masuk lagi kedalam kamarnya.


Ketika Vicktor sudah masuk kedalam kamar, Vicktor melihat jika Celyn sedang baru saja keluar dari dalam kamar mandi, dan serta sudah berganti pakaian dengan pakaian yang lebih nyaman untuk dia pakai dirumah, apalagi dengan kondisi punggung dan lengan yang sedang sakit seperti itu.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2