Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 120


__ADS_3

Sejenak tidak cuma Ocil saja yang teralihkan kepada Neni, melainkan Felya dan juga Dela.


"*Ada yang cemburu tuh sepertinya*",, goda Felya kepada Dela sambil melirik kearahnya Neni.


"*Iya nih, aku sedang cemburu, hatiku sakit sekali*",, jawab Dela kepada Felya sambil menggoda dan melirik Neni juga.


Membuat Celyn langsung saja tersenyum lucu ketika melihat kelakuan dari Felya dan juga Dela yang sedang menggoda Neni.


Ocil pun dia juga semakin tertawa ketika mendengar Felya dan Dela menggoda Neni.


"*Sudah-sudah, kenapa kita malah membahas silemot Neni sih, kita kan sekarang lagi membahas Ocil*",, kata Celyn kepada semua para sahabatnya.


Membuat semua orang langsung saja menghentikan menggoda Neni.


"*Bisakah kamu ceritakan kepada kami Dela yang apa yang kamu ketahui tentang hubungannya Diego dan juga Linda??*",, kata Celyn lagi kepada Dela.


Dan semua orang langsung saja serius mengalihkan pandangan mereka semua kearahnya Dela.


"*Yang aku tahu, si Linda dia tidak setia dengan Diego, karena aku pernah melihat sendiri dia jalan dengan seorang laki-laki dengan begitu mesra sekali, bahkan sampai masuk kedalam hotel juga diluar Negeri sana*",, jawab Dela kepada Celyn dan masih didengar yang lainnya juga.


Karena Dela memang pernah melihat sendiri kelakuannya Linda dibelakangnya Diego, ketika Dela sedang pergi keluar negeri kemarin.


Sungguh jawabannya Dela sangat-sangat membuat Ocil kasihan sekali kepada Diego, dan juga membuat Ocil menjadi ragu untuk meneruskan niatnya untuk pergi keBrazil.


"*Jangan katakan jika kamu menjadi ragu Cil dengan keputusanmu ketika mendengar cerita dari Dela??*",, kata Felya kepada Ocil yang melihat dengan jelas ada keraguan didalam wajahnya Ocil.


"*Iya kamu benar sekali Fel tebakanmu*",, jawab Ocil kepada Felya.


"*Jangan ragu Cil, tetaplah melangkah seperti langkah yang sudah kamu ambil ini, jangan pernah menoleh atau kembali lagi kebelakang, karena jika itu kamu lakukan, kamu akan menanggung beban yang cukup berat dihidup kamu nanti*",, nasihat bijak dari Celyn untuk Ocil.


"*Benar Cil apa yang dikatakan Kakak ipar aku ini, karena jika kamu sampai kembali kebelakang, sama saja kamu melukai hati kamu sendiri*",, kata Dela juga kepada Ocil.

__ADS_1


"*Aku nanti tidak ada yang membela jika kamu pergi dari sini*",, kata Neni sambil menangis kepada Ocil.


"*Lebay lo*",, jawab Felya dengan jutek kepada Neni.


Dan selalu seperti itu jika mereka saling bertemu antara Neni dan juga Felya.


"*Ada benarnya juga apa yang kalian katakan tadi, walau berat aku akan tetap meneruskan langkah ini, karena aku yakin jika keputusan yang aku ambil sudah benar kali ini*",, kata Ocil kepada semua sahabat-sahabatnya sambil tersenyum manis sekali.


"*Terimakasih teman*",, kata Ocil lagi kepada para sahabatnya dengan sambil berpelukan.


"*Oh ya Celyn, maafkan aku nanti jika kamu lahiran aku tidak ada disini untuk menemanimu, tapi akan aku usahakan untuk pulang dengan segera ketika mendengar kamu lahiran nanti, karena aku juga ingin melihat para ketiga keponakanku ini*",, kata Ocil lagi kepada Celyn sambil mengusap lembut perut besarnya Celyn.


"*Eh menendang*",, kata Ocil kepada Celyn dengan sangat terkejut sekali ketika tangannya merasakan sebuah tendangan dari dalam perutnya Celyn.


Perkataannya Ocil membuat semua orang langsung pada ikutan mengusap perutnya Celyn juga.


"*Aku kapan ya bisa merasakan bisa hamil seperti kamu Celyn??*",,kata Felya kepada Celyn, ketika dia sudah ikutan mengusap perutnya Celyn.


"*Sabar saja Fel, semua itu kehendak Tuhan, DIA yang menentukan, kita sebagai manusia hanya bisa berdoa dan berusaha, tapi aku mendoakan semoga kamu segera diberikan kepercayaan oleh-NYA sepertiku*",, jawab Celyn kepada Felya sambil tersenyum manis sekali.


"*Ya tergantung berapa yang ada didalam perut kamu dodol, jika lebih dari satu seperti Celyn, pastinya akan sebesar ini*",, jawab Felya kepada Neni.


"*Ini aku kasih lihat*",, kata Dela kepada Ocil, Neni dan juga Felya sambil menunjukkan hasil rekaman videonya yang dia ambil ketika Celyn cek kandungannya kemarin melalui ponsel pribadinya.


Ocil, Neni dan juga Felya yang belum mengalaminya, mereka sangat senang sekali melihat ketiga calon buah hatinya Celyn dan Vicktor itu yang sedang diUSG.


"*Oh ya ngomong-ngomong, apakah kamu sudah tahu Celyn apa jenis kelamin dari buah hati kamu semua??*",, kata Ocil kepada Celyn.


"*Intinya mereka cewek sama cowok, tapi aku tidak akan memberitahukan kepada kalian semua, yang ada dua cewek atau cowoknya, masih rahasia*",, jawab Celyn kepada para sahabat-sahabatnya sambil tertawa kecil.


"*Pelit sekali kamu Celyn sama kita-kita??*",, kata Felya kepada Celyn.

__ADS_1


Sedangkan Neni dia sudah asik makan camilan yang tadi sudah diantarkan oleh Pak Hu.


"*Biar saja*",, jawab Celyn kepada Felya sambil tertawa.


"*Dan kamu Ocil, walau kamu tidak bisa menemaniku lahiran disini, aku yakin jika kamu diBrazil sana akan mendoakanku supaya aku lahirannya berjalan dengan lancar dan baik-baik saja*",, kata Celyn kepada Ocil.


"*Tentu saja Celyn, dan pastinya aku juga akan merindukan kalian semua disini*",, jawab Ocil kepada Celyn.


"*Terus jika kamu pergi, Restoran kamu sementara siapa yang menghandle Cil??*",, tanya Dela kepada Ocil.


"*Sementara akan dihandle oleh Ayah Del*",, jawab Ocil kepada Dela.


Dan mereka lalu menghiasi percapakan dan sesi curhat mereka dengan makan camilan bersama didalam kamar itu dengan diselingi canda tawa yang diciptakan dari kebe90annya Neni dan ketelmiannya Neni.


Hingga tanpa terasa jam pun sudah menunjukkan pukul dua belas malam, Ocil, Neni dan Felya mereka bertiga langsung saja berpamitan kepada Celyn.


Walau Celyn sudah menawarkan kepada mereka bertiga untuk menginap dimansionnya lagi, namun mereka semua pada tidak mau.


Sedangkan Dela dia dilarang keras oleh Celyn yang selaku Kakak iparnya juga untuk pulang malam itu dan Dela menginap disitu didalam kamarnya sendiri yang ada didalam mansionnya Vicktor.


Rexley sendiri juga tahu jika Neni malam itu sedang berkunjung kemansionnya Vicktor.


Karena dia masih terus mengawasi Neni dengan jarak jauh melalui para orang suruhannya itu. Walau dia sudah tidak lagi mengirimkan pesan kepada Neni.


Sedangkan Neni sendiri malam itu ponselnya terasa sepi, karena biasanya ponselnya selalu berisik dari pesan-pesan yang dikirimkan oleh Rexley kepadanya.


Awalnya Neni sangat terkejut sekali ketika Rexley pertama kali bisa mengetahui nomor ponselnya, namun Neni lama-kelamaan dia mulai terbiasa dengan pesan-pesan lebay yang dikirimkan oleh Rexley kepadanya.


Seperti, sedang apa Neni, jangan lupa makan, jaga kesehatan selalu, I Love You, tidur yang nyenyak dan masih banyak yang lainnya yang Rexley kirimkan kepada Neni.


Ketika setelah kepergiannya Rexley siang itu dari dalam toko roti milik Ayahnya, Neni benar-benar merasa kehilangan sosok Rexley didalam hatinya.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2