
Setelah beberapa hari Fergie berlibur dirumahnya Neni dia akhirnya pulang juga kenegara asalnya dia yaitu negara Swedia karena Fergie harus berangkat bekerja lagi dan melakukan aktifitasnya lagi seperti semula.
Begitu juga dengan Rexley dia juga sudah pulang setelah melakukan meeting kemarin dengan koleganya yaitu yang mempunyai Perusahaan kaca.
Ketika meeting sudah selesai sekitar jam sebelas siang, Rexley langsung saja memutuskan untuk pulang hari itu juga keSwiss dan sampai diSwiss sekitar jam tiga sore.
Ingin sekali kemarin Rexley datang langsung menemui Neni, namun karena keadaan yang tidak tepat sebab Neni seharian berada dirumahnya dan tidak berangkat ketoko roti, membuat Rexley sedikit kesulitan untuk menemui Neni.
Ketika waktu itu Rexley yang mendengar kabar dari para anak buahnya yang dia suruh untuk mengawasi Neni mengabarkan jika Neni sedang pergi keluar.
Rexley yang berada didalam kamar apartemennya, dia langsung saja tancap gas untuk segera mengikuti kemana arah mobil Neni berhenti.
Dan ketika sudah diikuti oleh Rexley, ternyata mobil Neni berhenti disalah satu Bandara yang ada diSwiss.
"*Bandara??, untuk apa Neniku pergi keBandara??*",, kata Rexley waktu itu dengan bingung ketika baru saja sampai diparkiran Bandara.
Namun ketika Rexley melihat Fergie keluar dari dalam mobilnya Neni dia langsung saja faham, jika Neni sedang mengantarkan Fergie untuk pulang keNegara asalnya.
"*Ternyata Neni sedang mengantarkan laki-laki idiot itu*",, kata Rexley yang melihat Neni dan juga Fergie yang baru saja keluar dari dalam mobil.
Rexley masih saja benci kepada Fergie karena dia belum mengetahui jika Fergie adalah Kakak sepupunya Neni.
Rexley terus mengikuti Neni dan Fergie dari belakang, hingga Fergi dan Neni benar-benar sudah berada didalam area Bandara.
"*Aku pergi dulu ya, baik-baik disini*",, kata Fergie dengan lembut kepada Neni pada waktu itu sambil mengusap lembut pucuk kepalanya Neni.
Rexley yang keberadaannya cukup dekat dengan Neni dan juga Fergie, dia mendengar dengan jelas perkataannya Fergie tadi kepada Neni.
"*Wleeeek, cuih sok-sokan banget sih, dia Neniku bukan Neni kamu*",, kata Rexley dengan suara pelannya sambil menunjukkan wajah sebalnya.
Rexley masih terus memperhatikan Neni dan juga Fergie, setelah berucap seperti tadi.
"*Jangan lupa menghubungi jika sudah sampai sana ya, See you soon, and I will definitely miss you a lot ( sampai jumpa, dan aku pasti akan sangat merindukanmu )*",, kata Neni kepada Fergie dengan senyum manisnya ketika Fergie akan masuk kedalam pesawat.
Dan masih sama seperti tadi, Rexley tidak suka mendengar perkataannya Neni.
__ADS_1
"*Itu kenapa Neni juga sama-sama alaynya sih seperti laki-laki itu*",, gerutu Rexley untuk Neni dengan masih bernada sebal.
"*Bye Neni*",, kata Fergie lagi kepada Neni sambil mencubit pelan hidung mancungnya Neni dengan gemas.
Dan Rexley yang melihatnya pun semakin menahan amarahnya ketika Fergie begitu perhatian sekali kepada Neni.
Setelahnya Fergi dia langsung berlalu dari hadapannya Neni untuk masuk kedalam pesawat yang akan segera lepas landas itu dan Neni juga langsung melambaikan tangannya kepada Fergie sambil tersenyum.
Melihat Fergie sudah pergi menjauh dan masuk kedalam pintu pesawat yang akan tertutup itu, Rexley langsung saja melangkahkan kakinya tepat dibelakangnya Neni.
Dan ketika Neni sudah melihat Fergie masuk kedalam pesawat dia langsung saja ingin berlalu dari tempat itu.
Namun ketika Neni membalikkan badannya dia langsung saja menabrak dada seseorang yang Neni sangat yakin dada itu milik seorang laki-laki.
"*Aduh*",, kata Neni sambil mengusap dahinya, ketika dia sangat terkejut yang tiba-tiba dahinya menabrak dadanya seorang laki-laki.
Jantung Neni tiba-tiba langsung saja berdetak sangat cepat sekali, karena hidung Neni mencium aroma parfum bermerk Clive Christian No.1 dengan harga sekitar US$ 2.000 atau jika dirupiahkan sekitar dua puluh tujuh juta rupiah itu membuat Neni sangat tahu parfum milik siapakah itu.
Dengan perlahan Neni langsung saja mendongakkan kepalanya keatas untuk melihat wajah laki-laki yang ada dihadapannya.
Dan ketika Neni sudah melihat wajah dari laki-laki tersebut semakin kencang pula detak jantungnya Neni.
Panggilan yang tidak disukai oleh Rexley.
Sedangkan Rexley sendiri dia sudah menundukkan pandangannya daritadi sambil tersenyum miring ketika Neni menabraknya tadi.
"*Halo baby??, you miss me??*'',, kata Rexley kepada Neni yang sedang terbengong melihat kearahnya itu.
Neni yang sudah tersadar ketika dia mendengar suaranya Rexley, dia langsung saja ingin bergegas pergi dari hadapannya Rexley, namun terlambat karena Rexley langsung saja mencekal pergelangan tangannya Neni.
"*Lepaskan aku Rexley, atau aku akan berteriak dengan keras sekarang juga!!*",, ancam Neni kepada Rexley.
"*Teriak saja Neni Qianzy Hadley, aku tidak takut dengan ancaman kamu itu*",, jawab Rexley dengan tenang dan santai kepada Neni.
Membuat Neni langsung saja terdiam dari berbicaranya.
__ADS_1
"*Kalau begitu lepaskan aku sekarang juga, karena aku mau segera pulang*",, kata Neni kepada Rexley dengan nada juteknya.
"*No!!*",, kata Rexley kepada Neni dan Rexley langsung saja mengajak pergi Neni dari dalam bandara untuk menuju kedalam mobilnya.
"*Biarkan aku pergi Rexley, kamu mau mengajak aku kemana??*",, kata Neni kepada Rexley ketika dia sudah berada didalam mobilnya Rexley.
"*Memberi hukuman untuk kamu*",, jawab Rexley dengan tenang kepada Neni sambil menjalankan mobilnya.
"*Hukuman??!, hukuman apa maksud kamu??, dan apa salah aku kepadamu, serta bagaimana dengan mobil aku yang ada disini??*",, kata Neni kepada Rexley dengan beruntun.
Namun Rexley dia tidak menanggapi perkataannya Neni, dan Rexley malah memilih fokus untuk mengendarai mobilnya itu.
Sedangkan Neni jantung dia terus berdetak lebih kencang dari sebelumnya dengan fikiran yang sudah melayang kemana-mana.
Ketika mobil yang dikendarai oleh Rexley melalui jalan yang tidak pernah dilaluinya itu, Neni semakin takut saja akan apa yang diperbuat oleh Rexley kepadanya.
"*Kita akan kemana Rexley, jangan membuat aku takut*",, kata Neni dengan suara ketakutannya kepada Rexley.
"*Jangan takut baby, karena aku tidak akan macam-macam dengan kamu, tapi hanya satu macam saja*",, kata Rexley kepada Neni dengan wajah devilnya itu.
Dan ketika Neni melihat Rexley membelokkan mobilnya kesebuah pintu gerbang yang menjulang tinggi dan mewah, Neni semakin penasaran saja.
Serta ketika mobil yang sudah berada dipelataran rumah mewah itu, Neni semakin bingung saja dan dia langsung saja bertanya kepada Rexley.
"*Ini rumah siapa Rexley??*",, tanya Neni kepada Rexley.
"*Turun*",, kata Rexley kepada Neni dan tidak dia menanggapi perkataannya Neni.
"*Tidak mau!!*",, jawab Neni kepada Rexley.
Namun Rexley tidak kehabisan akal, dia langsung saja menggendong Neni dengan gaya bridal style dan membawanya masuk kedalam rumah mewah tersebut.
Neni sedikit memberontak kepada Rexley ketika dia digendong dengan tiba-tiba oleh Rexley.
Dan semakin takut saja ketika Neni dibawah kesebuah kamar mewah yang benar-benar masih baru semua perabotannya itu yang ada didalam rumah mewah tersebut.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...