Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 265


__ADS_3

Ketika Rexley sudah sampai dirumah sakit yang paling dekat dengan rumahnya, hanya membutuhkan waktu sekitar empat puluh menitan.


Akhirnya mobil yang dikendarai oleh Rexley sampai juga didepan ruang UGD rumah sakit tersebut.


"* Dokter......... *",, panggil Rexley dengan sedikit berteriak memanggil Dokter dan suster jaga yang ada didalam ruang UGD untuk membantunya membawa Neni kedalam ruang UGD.


Dan Dokter serta suster yang berjaga yang mendengar teriakannya Rexley, mereka dengan sigap langsung membantu Rexley sambil membawa brankar yang kosong untuk Neni.


"* Tolong istri badak saya yang mau melahirkan Dokter *",, kata Rexley reflek memanggil Neni dengan panggilan badak lagi.


Neni yang mendengar Rexley memanggilnya badak lagi, dia reflek juga langsung saja memukul lengannya Rexley dengan cukup keras.


"* Mau aku melahirkan anak badak, dasar suami gila *",, jawab Neni kepada Rexley.


Dan Dokter sama suster yang sedang mendorong brankarnya Neni pun, mereka semua menahan suara tawa mereka ketika mendengar perdebatan unfaedah dari LeyNe.


"* Hehe iya maaf Mamiku sayang yang paling cantik, sekarang Mami semangat ya berjuangnya dalam melahirkan baby kita, Papi akan selalu disampingnya Mami *",, kata Rexley sambil mengusap lembut rambut kepalanya Neni dengan terus membantu Dokter mendorong brankar pasiennya Neni menuju kedalam ruang bersalin.


Neni hanya tersenyum saja menanggapi perkataannya Rexley, sambil terus menahan rasa sakit diperutnya.


Dan ketika sudah sampai diruang bersalin, Neni langsung saja dimasukan kedalam situ, beserta Rexley yang diperbolehkan masuk juga oleh Dokter maupun susternya.


"* Saya lihat dulu ya Nyonya *",, kata Dokter kepada Neni, sambil ingin mengecek kondisinya Neni.


"* Baru pembukaan ketujuh Nyonya, masih kurang tiga lagi *",, kata Dokter itu kepada Neni ketika sudah mengecek kondisinya Neni.


"* Tuan, anda bisa membantu istri anda untuk jalan-jalan kecil didalam ruangan ini supaya dia bisa segera mengalami pembukaan genap sepuluh *",, kata Dokter itu kepada Rexley.


"* Baik Dokter *",, jawab Rexley kepada Dokter tersebut.


"* Saya tinggal dulu sebentar Tuan, nanti akan ada Dokter Spesialis Kandungan yang akan kesini untuk memantau keadaannya Nyonya Neni *",, kata Dokter itu kepada Rexley.

__ADS_1


Dan Rexley dia hanya mengangguk saja kepada Dokter itu.


Selanjutnya setelah kepergiaan dari Dokter itu beserta susternya, Rexley langsung saja dengan setia membantu Neni untuk turun dari atas brankar pasiennya.


Rexley dengan setia membantu dan memegangi Neni ketika dia terus berjalan-jalan kecil didalam ruangan itu sambil menahan rasa sakit diperutnya.


"* Aduh Papi, kenapa sidedek tidak bisa keluar dengan mudah saja sih seperti Mami ketika sedang kentut *",, kata Neni kepada Rexley sambil terus menahan rasa sakit diperutnya.


"* Sabar mami, ayo Mamiku yang cantik pasti Mami bisa melewati ini semua, kan ada Papi yang selalu setia menemani Mami *",, jawab Rexley dengan bijak sambil terus menyemangati Neni.


Dan ketika mereka terus melanjutkan jalan-jalan kecilnya, tiba-tiba ponsel yang ada disaku celananya Rexley berdering dengan cukup kencang sekali.


Disaat sudah Rexley lihat ternyata yang menelfon adalah Ayah Delano.


Rexley langsung saja mengangkat sambungan telefon tersebut, sambil terus membantu Neni yang sedang bersusah payah seperti itu.


"* Halo Ayah mertua *",, kata Rexley ketika menerima telefon dari Ayah Delano.


Ayah Delano tadi yang ingin berangkat kekantor atau lebih tepatnya ketoko rotinya, ketika mendapat telefon dari pembantu yang ada dirumahnya LeyNe dia langsung saja mengurungkan niatnya dan langsung berangkat kerumah sakit bersama Mamah Alika untuk melihat keadaannya Neni.


"* Kami berada diruang bersalin Ayah, tapi tepatnya ada disebelah mana Ayah sama Mamah tanya suster atau Dokter saja deh *",, jawab Rexley kepada Ayah Delano sambil memegangi Neni dengan kuat sekali.


"* Ok kalau begitu, Ayah tutup dulu telefonnya *",, jawab Ayah Delano lagi kepada Rexley, dan langsung saja mematikan sambungan telefonnya ketika sudah mendapatkan jawabannya Rexley.


Rexley yang melihat jika sambungan telefonnya sudah dimatikan oleh Ayah Delano, dia langsung saja memasukkan lagi ponselnya kedalam saku celananya.


"* Apakah Mami masih kuat, jika tidak kita istirahat saja dulu *",, kata Rexley kepada Neni.


Dan Neni dia hanya mengangguk saja sambil mengistirahatkan tubuhnya sejenak dengan sambil terus mengambil nafasnya dalam-dalam.


Ketika Neni dan Rexley sedang seperti itu, tiba-tiba pintu ruangannya Neni terbuka lagi dari luar, dan itu pelakunya adalah Dokter yang berbeda lagi selain yang tadi.

__ADS_1


"* Nyonya mari saya cek terlebih dahulu, apakah sudah bertambah apa belum pembukaannya *",, kata Dokter itu kepada Neni.


Dan Neni dia dibantu Rexley lagi beserta suster yang ada disitu untuk berbaring lagi diatas brankar pasien yang tadi.


Ketika sudah berbaring Neni langsung saja dicek lagi kondisinya, dan ternyata Neni baru mengalami pembukaan kesembilan, kurang satu lagi Neni akan segera melahirkan babynya yang pertama.


"* Baru pembukaan kesembilan Nyonya, tinggal satu lagi, Nyonya bisa segera melahirkan *",, kata Dokter itu kepada Neni.


"* Tolong Tuan, bantu lagi istri anda untuk berjalan-jalan lagi didalam sini *",, kata Dokter itu kepada Rexley.


Rexley lalu membantu Neni untuk berjalan-jalan didalam ruangan itu lagi, sedangkan Dokter Kandungan itu dia masih setia menunggu bersama susternya untuk melihat apakah Neni akan mengalami pembukaan lagi atau tidak.


Namun ketika sudah ditunggu satu jam lamanya, Neni disaat dicek lagi dia tidak mengalami pembukaan lagi, Dokter Kandungan itu dia langsung saja menyarankan kepada Rexley dan Neni untuk dioperasi caesar saja.


Sebab itu untuk menjaga keselamatan baby dan juga ibu dari baby itu sendiri.


Mau tidak mau Neni dan Rexley menyetujui saran dari Dokter tersebut, sebab Neni sudah tidak kuat menahan rasa sakitnya.


Dan ketika Neni sudah dibawa masuk kedalam ruang operasai setengah jam kemudian, baby yang sangat cantik dan mungil serta jangan lupakan bibirnya yang berwarna merah darah alami, lahir dengan selamat kedunia perhaluan ini.


Papah Rikkard, Mamah Neva yang sudah berkumpul disitu bersama sang besan pun, turut senang ketika sudah diberitahu oleh Rexley yang tadi ikut masuk kedalam menemani Neni dioperasi.


Jika anak pertamanya sudah lahir dengan selamat, sehat, tidak kurang satu apapun, serta sangat gemuk sekali, dengan berat badan sekitar tiga koma lima kilogram dengan panjang sekitar lima puluh dua centimeter.


Keluarga besarnya LeyNe sangat senang sekali ketika mendengar hal itu, dan Rexley langsung memberikan nama yang cantik untuk putri pertamanya yang sangat cantik dengan nama Mahira Gwyneth Victoria Gladwin yang berarti anak perempuan yang memiliki kecerdasan, terbekati oleh tuhan, selalu bahagia, riang gembira dan selalu meraih kemenangan dimanapun dia berada.


Panggilan untuk anaknya LeyNe adalah baby Mahira. yang berarti cerdas, dan semoga kamu memang cerdas seperti arti nama kamu dikedepannya kelak, tidak seperti Mami kamu ya nak.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2