
Neni sendiri yang menjelang hari pernikahannya dengan Rexley, dia sama sekali belum diberitahu oleh Ayah Delano maupun Mamahnya.
Ayah Delano dan Mamah Alika Mamahnya Neni mereka berdua sengaja tidak memberitahukan kabar itu kepada Neni untuk memberikan kejutan kepada Neni dan itu juga atas permintaan dari Rexley.
Neni sendiri dia sudah begitu sangat rindu sekali dengan Rexley yang sudah beberapa hari tidak dilihatnya, mau menyapa duluan melalui ponsel Neninya sangat gengsi sekali dan sangat malu, akhirnya Neni hanya bisa memendam perasaan rindunya itu untuk Rexley dengan sambil sering melamun didalam kamarnya.
Dan bahkan sudah satu minggu lebih Neni tidak mendengar, melihat dan mengetahui kabar dari Rexley.
Membuat Neni tanpa sadar dia sering meneteskan air matanya karena merasa rindu dengan Rexley jika sering teringat dengan Rexley ketika dia sering melamun.
Sedangkan Rexley sendiri yang sedang berada didalam apartemennya pun dia malah sering memandang foto-fotonya Neni dengan sambil tersenyum sendiri, karena sudah tidak sabar ingin segera hari esok untuk menjadikan Neni sebagai istri sahnya.
Selain sengaja tidak menghubungi Neni untuk beberapa hari, ternyata Rexley juga mempunyai sebuah rencana yang cukup gila untuk Neni dan meminta tolong kepada Ayah Delano Ayah mertuanya itu.
Rexley menginginkan jika Neni malamnya diberi obat tidur supaya ketika malam harinya dipindahkan kehotel tempat mereka akan melangsungkan pesta pernikahan, Neni tidaklah sadar.
Ayah Delano yang faham akan maksud rencananya Rexley pun dia hanya setuju-setuju saja, dan Ayah Delano berfikir jika Rexley sama gilanya dengan Neni, makanya mereka berjodoh.
Mamah Alika yang sudah dijelaskan rencananya Rexley pun, akhirnya Mamah Alika mau menjalankan rencananya Rexley, dan bertugas memberikan obat tidur diminumannya Neni ketika sedang makan malam nanti.
Namun sayang, segelas air minum yang tadi sudah diberikan obat tidur oleh Mamah Alika malah diminum oleh adiknya Neni yang bernama Cornelia ketika Lia baru saja masuk kedalam ruang makan.
Mamah Alika yang baru saja masuk kedalam ruang makan sambil membawa sepiring lauk yang tadi sudah dimasaknya pun menjadi terkejut sekali.
"*Astaga!!!!!, Cornelia apakah kamu yang meminum air putih yang ada disebelah piring Kakak kamu Neni??*",, kata Mamah Alika dengan sangat terkejut sekali ketika melihat air didalam gelasnya Neni sudah kosong.
"*Iya Mah, memangnya kenapa, ko Mamah heboh sekali, itu kan hanya segelas air putih*",, jawab Cornelia kepada Mamahnya.
"*Iya memang itu hanya segelas air putih, tapi air putih yang sudah Mamah campur dengan obat tidur*",, kata Mamah Alika kepada Cornelia dengan sambil memelankan suaranya.
Cornelia yang mendengar perkataan dari Mamahnya, dia menjadi sangat terkejut sekali.
"*Mamah kenapa memberikan obat tidur diminuman Kakak??*",, tanya Cornelia dengan sangat heran sekali.
"*Itu rencana dari calon Kakak ipar kamu Liaaaaa*",, jawab Mamah Alika lagi kepada Cornelia dengan menahan rasa gemasnya kepada Cornelia.
__ADS_1
"*Sudah sekarang kamu kembali masuk kekamar, nanti Mamah akan bawakan makanan untuk kamu, jika kamu ikut makan bersama disini, takutnya nanti tiba-tiba kamu tertidur malah bikin rencananya gagal, dan Kakak kamu menjadi khawatir serta curiga kepada kita*",, kata Mamah Alika kepada Cornelia.
Cornelia langsung saja memajukan bibirnya pertanda dia sedikit sebal kepada sang Mamah ketika harus disuruh kembali masuk kedalam kamarnya lagi.
Dan untung saja Cornelia sudah diberitahukan tentang Kakaknya Neni yang akan segera menikah dengan Rexley, jadi Mamah Alika ketika berbicara dengan Cornelia dia tidak takut lagi.
Cornelia dia langsung saja kembali masuk kedalam kamarnya lagi dengan sambil menggerutu tidak jelas untuk Mamahnya dan juga untuk calon Kakak Iparnya yaitu Rexley.
Sedangkan sang Mamah Alika, dia untungnya masih mempunyai cadangan obat tidur lagi yang diberikan oleh Rexley.
Mamah Alika langsung saja menyiapkan segelas air putih untuk Neni lagi yang sudah ia campurkan dengan obat tidur yang ikut larut didalam air.
Ketika Mamah Alika baru saja menghidangkan makanan terakhir diatas meja makan, Ayah Delano dia tiba-tiba baru saja masuk kedalam ruang makan.
Ayah Delano yang melihat Mamah Alika sedang mengambilkan makanan diatas piring, dia langsung saja bertanya kepada istrinya dengan nada yang sedikit bingung.
"*Mamah menyiapkan makanan itu untuk siapa??*",, tanya Ayah Delano kepada Mamah Alika.
"*Ini untuk Cornelia Yah*",, jawab Mamah Alika kepada Ayah Delano.
"*Ada-ada saja kejadiannya*",, jawab Ayah Delano kepada Mamah Alika sambil meminum teh yang tadi sudah dibuatkan oleh Mamah Alika.
"*Mamah antar makanan ini dulu ya Ayah, sekalian memanggil Neni*",, kata Mamah Alika lagi kepada Ayah Delano.
Dan Ayah Delano hanya mengangguk saja kepada Mamah Alika.
Mamah Alika yang sudah sampai didepan pintu kamarnya Cornelia, dia langsung saja membuka pintu tersebut.
Dan benar saja, Mamah Alika melihat jika Cornelia sudah sangat lelap sekali dalam tidurnya dengan posisi kaki yang masih menggantung dibawah ranjang.
Karena ternyata Cornelia tadi ketika baru saja sampai didalam kamarnya, dia langsung saja merasakan rasa mengantuk yang sangat berat sekali, dan ketika Cornelia mencoba merebahkan badannya, malah langsung terlelap dalam tidurnya.
Obat tidur yang diberikan oleh Rexley kepada calon mertuanya, ternyata sangat ampuh sekali, dan cepat bekerja didalam tubuh mangsanya.
Mamah Alika yang melihat Cornelia sudah tertidur seperti itu, dia langsung saja menggelengkan kepalanya saja serta langsung saja membenarkan posisi tidurnya Cornelia.
__ADS_1
Dan setelahnya Mamah Alika membawa keluar lagi dari dalam kamarnya Cornelia.
Mamah Alika langsung saja beralih kekamarnya Neni yang berada tidak jauh dari kamarnya Cornelia untuk memanggil Neni.
Neni yang sedang berada didalam kamarnya dan sedang menangis karena merasa rindu dengan Rexley, dia langsung saja dengan segera menghapus air matanya itu ketika mendengar suara sang Mamah memanggilnya untuk makan malam.
"*Iya Mah, Mamah duluan saja*",, jawab Neni kepada Mamahnya dengan sambil sedikit berteriak.
Dan Mamah Alika dia langsung saja kembali turun menuju keruang makan ketika sudah mendengar perkataannya Neni tadi.
Ayah Delano yang melihat Mamah Alika membawa kembali makanan untuk Cornelia kedalam ruang makan pun dia langsung saja bertanya.
"*Lho ko makanannya dibawa kesini lagi Mah??*",, tanya Ayah Delano kepada Mamah Alika.
"*Cornelianya sudah tidur Yah, sangat lelap sekali, untung saja Mamah tadi segera menyuruhnya untuk masuk kedalam kamarnya*",, jawab Mamah Alika kepada Ayah Delano.
"*Sudah Ayah makan ini saja ya, daripada dikembalikan lagi*",, kata Mamah Alika lagi kepada Ayah Delano sambil memberikan makanan yang tadi untuk Cornelia.
Ayah Delano dia menerima-menerima saja, dan tidak lama Neni pun ikut masuk dan bergabung dengan kedua orang tuanya untuk makan malam bersama.
Disaat makan malam seperti itu juga Ayah Delano dan Mamah Alika tidak menyinggung soal pernikahannya Neni dan Rexley esok hari.
Mereka bertiga hanya berbincang sewajarnya saja, dan seputar hal-hal itu saja.
Sesuai sasaran, akhirnya segelas air putih yang sudah tercampur dengan obat tidur sudah diminum oleh Neni hingga habis tidak tersisa.
Mamah Alika dan Ayah Delano mereka saling pandang dengan tatapan hanya mereka saja yang tahu ketika melihat Neni menghabiskan segelas air putih itu.
Neni yang sudah selesai makan pun, dia langsung saja berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk segera kembali kedalam kamarnya.
Ketika Neni baru saja didalam kamar sekitar sepuluh menitan, tiba-tiba Neni merasakan rasa kantuk yang amat sangat mengantuk sekali seperti yang dirasakan oleh Cornelia tadi.
Dan akhirnya Neni tertidur dengan sangat lelap sekali, bak seorang putri tidur yang bangun-bangun nanti dia akan berjumpa dengan sang pangeran yang sangat dirindukannya itu dan juga sudah menunggunya setelah beberapa hari lamanya kemarin.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...