
Vicktor yang sudah menaruh Celyn diatas ranjang, dia lalu merebahkan badannya juga disampingnya Celyn, karena Vicktor takut jika dia diatasnya Celyn akan menindih badannya Celyn dan akan membuat perutnya Celyn kegencet.
Vicktor dengan perlahan memiringkan badannya Celyn untuk menghadap kearahnya. Ketika Celyn sudah menghadap kearahnya dia langsung saja tersenyum dengan sangat manis sekali.
"*Kamu cantik sayang*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil mengusap lembut wajahnya Celyn.
"*Apa kamu baru sadar jika aku ini cantik Vicktor??*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum juga.
"*Matanya itu lho dijaga*",, kata Celyn lagi sambil menjawil mesra hidung mancungnya Vicktor. Karena Vicktor tidak cuma melihat kearah wajahnya Celyn, melainkan kedadanya Celyn yang ukurannya sedikit lebih besar dari terakhir Vicktor lihat.
Vicktor langsung tertawa kecil mendengar perkataannya Celyn, yang ketahuan jika dirinya melihat kearah dadanya.
Tanpa menjawab perkataannya Celyn, Vicktor lalu membenamkan wajahnya kedadanya Celyn dan langsung memberikan kecupan-kecupan kecil serta tidak lupa tanda cinta juga didadanya Celyn.
Ketika puas sudah membuat tato alami didadanya Celyn, Vicktor lalu mulai berpindah kepucuk bukit mochinya Celyn yang sungguh sangat kenyal sekali itu.
Saling berpelukan dengan posisi tidur miring, Vicktor terus melancarkan aksinya didadanya Celyn, dan Celyn dia sedang memejamkan matanya karena sedang menikmati permainannya Vicktor.
"*Aaaaaahhhhh, pelan-pelan Vicktor, milikku sedikit perih, dan perutku sedikit kontraksi rasanya ini*",, kata Celyn kepada Vicktor dengan wajah yang menahan rasa sakit diperut dan dadanya.
Vicktor pun langsung menghentikan kegiatannya dan dia langsung saja menghadap kearah wajahnya Celyn
"*Maaf ya sayang*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil mencium sekilas bibirnya Celyn, dan Celyn dia hanya mengangguk saja kepada Vicktor.
Setelah berkata seperti itu kepada Celyn, Vicktor lalu mensejajarkan wajahnya keperutnya Celyn.
"*Maafkan Daddy ya sayang, Daddy akan pelan-pelan mulai dari sekarang, tadi Daddy lupa jika sudah ada kamu didalam sini*",, kata Vicktor kepada perutnya Celyn sambil mengusap lembut perutnya Celyn.
Celyn hatinya sangat menghangat ketika melihat Vicktor bebricara seperti itu dengan calon anak-anak mereka yang sedang dikandung oleh Celyn, dia tersenyum senang didalam diamnya sambil terus memperhatikan apa yang sedang dilakukan Vicktor kepada perutnya.
"*Daddy??*",, kata Celyn berpura-pura menggoda Vicktor sambil tersenyum, padahal aslinya Celyn tahu apa maksud undangan Daddy yang tadi diucapkan oleh Vicktor.
Vicktor lalu mensejajarkan wajahnya lagi dengan wajahnya Celyn, sambil menatap lekat wajahnya Celyn yang sedang tersenyum manis itu.
"*Iya Mommy, I'm Daddy and you Mommy, aku ingin anak-anak kita nanti memanggil kita dengan panggilan Daddy and Mommy*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum manis sekali.
"*Ok Daddy sekarang Daddy kalau mau main pelan-pelan ya, kasihan Mommy*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil menirukan suara anak kecil.
__ADS_1
Membuat Vicktor yang gemas dengan Celyn dia langsung saja mencium Celyn tepat dibibirnya.
Vicktor mencium Celyn dengan sangat lembut dan penuh dengan kemesraan, sungguh Vicktor sangat rindu akan bibir tipisnya Celyn yang selalu terbayang diangannya.
Mereka berciuman dengan sangat lama, seakan mereka berdua sedang menyalurkan kerinduan mereka yang tertahan selama beberapa minggu itu.
Celyn juga tidak tinggal diam, dia juga membalas ciumannya Vicktor dengan intens dan penuh dengan perasaan.
Tangannya Vicktor juga sudah bermain lembut dibukit mochinya Celyn, karena Vicktor juga ingin memberikan kenyamanan kepada Celyn yang sedang hamil itu.
Didalam fikirannya Vicktor, Vicktor terus mendoktrin fikirannya untuk bermain lembut kepada Celyn, karena Celyn sedang mengandung buah hatinya, setelah kejadian tadi ketika dirinya terlalu agresif.
Vicktor lalu berpindah keleher jenjangnya Celyn, dan memberikan kecupan-kecupan mesra disana, tidak lupa juga tanda cinta selalu Vicktor sematkan dilehernya Celyn.
Tangannya Vicktor juga tanpa terasa sudah bermain diarea terlarangnya Celyn diluar celana d4l4mnya. Celyn yang masih memiringkan badannya dia reflek langsung terlentang supaya Vicktor bisa dengan mudah bermain diarea terlarangnya itu.
Dengan perlahan Vicktor lalu melepaskan cel4na d4l4mnya Celyn, dan Celyn pun juga sama kooperatifnya dia mengangkat sedikit pant4tnya supaya Vicktor bisa dengan mudah melepaskan celan4 dal4m miliknya.
Ketika sudah terlepas, Vicktor lalu menciumin seluruh tubuhnya Celyn dengan gerakan yang sangat sensu4l sekali, hingga tiba diperutnya Celyn, Vicktor menciuminnya penuh dengan perasaan dan kasih sayang.
Dan Vicktor akhirnya sampai juga digoa pribadi miliknya Celyn. Celyn yang sudah tahu akan apa yang ingin dilakukan oleh Vicktor, dia lalu membuka kakinya sedikit lebar supaya Vicktor bisa lebih leluasa bermain dimiliknya.
"*Aaaah Vicktor come on, jangan lama-lama aku sudah tidak tahan*",, kata Celyn kepada Vicktor yang sedang memainkan tangannya diarea pribadi miliknya Celyn.
Vicktor tersenyum ketika mendengar perkataannya Celyn. Dan Vicktor dia langsung saja bermain diarea miliknya Celyn menggunakan mulut dan juga lidahnya.
"*Aaaahhh Vicktor..........*",, d***h Celyn ketika Vicktor memainkan lidahnya didalam palung mariana miliknya itu.
Vicktor semakin menggebu saja ketika Celyn sangat menikmati dan suka akan permainan lidahnya didalam miliknya.
Membuat Celyn tidak membutuhkan waktu lama dia langsung saja menyemburkan cairan bercintanya ketika dia sudah berada dipuncak kenikmatannya.
"*Aaaaaaaahhh Daddyyyyyyyy*",, d***h Celyn dengan panjang dan dia tanpa sengaja memanggil Vicktor dengan panggilan Daddy sambil mengangkat sedikit badannya keatas.
Vicktor dia tersenyum senang, ketika Celyn ter4ngs4ng bukan memanggil dirinya dengan namanya, melainkan dengan panggilan Daddy untuk anak-anak mereka kelak.
Celyn dia masih tersengal-sengal nafasnya ketika baru saja merasakan puncak kenikmatannya yang pertama yang diberikan oleh Vicktor.
__ADS_1
Vicktor tadi juga langsung melahap habis cairan miliknya Celyn.
Melihat Celyn yang seperti itu, Vicktor yang sudah tidak tahan dia tidak mau jika harus berlama-lama lagi.
Vicktor yang sudah mengangkat wajahnya dari lubang miliknya Celyn, dia lalu memposisikan miliknya berada tepat didepan miliknya Celyn yang sudah siap untuk dimasukinnya itu.
Celyn yang sudah membuka kakinya sangat lebar, Vicktor lalu mulai memasukkan terong jumbonya kedalam goa miliknya Celyn.
"*Pelan-pelan Vicktor, ada anak kamu ini didalam perutku*",, kata Celyn memperingatkan Vicktor lagi yang ingin memasukkan miliknya kedalam goa miliknya Celyn.
"*Iya Celyn sayang aku tahu, dan panggil aku Daddy saja seperti tadi ya*",, kata Vicktor dan dia mulai berhasil memasukkan miliknya kedalam goanya Celyn.
"*Padahal sudah hamil, masih sempit saja milik kamu Celyn, aaaaaahhhhh*",, kata Vicktor kepada Celyn ketika dia sudah bisa sepenuhnya memasukkan miliknya kedalam goanya Celyn.
Celyn dia tidak menjawab perkataannya Vicktor, karena dia sedang menikmati miliknya Vicktor yang sedang berada didalam miliknya.
Walau menindih badannya Celyn, namun Vicktor dia menopang badannya menggunakan kedua tangannya supaya tidak terlalu menekan perutnya Celyn.
Vicktor lalu mulai menggerakkan miliknya didalam miliknya Celyn dengan gerakan yang sangat lembut sekali, karena Vicktor tidak mau membuat Celyn kesakitan dan juga babynya terganggu akan kegiatannya.
"*Waooo, sungguh aku tidak pernah membayangkan akan bercinta denganmu dalam keadaan kamu sedang hamil begini Celyn, aaaahhh, aaaahhh*",, kata Vicktor sambil mend***h sambil juga menggoyangkan p***tnya dengan gerakan teratur kepada Celyn.
"*Aaaaahh, Aaaaahhh Daddy*",, d***h Celyn kepada Vicktor.
Ketika mereka sudah bermain cukup lama, dan suara tabrakan dari dua kulit mereka yang sangat merdu didini hari begitu, akhirnya keluar juga cairan berharganya Vicktor kedalam rahimnya Celyn.
Vicktor langsung saja menahan tubuhnya, supaya tidak langsung ambruk diatas tubuhnya Celyn, dan ketika sudah dirasa lega serta sudah bisa mengatur nafasnya, Vicktor langsung menjatuhkan dirinya kesamping tubuhnya Celyn, dengan nafas yang masih sedikit tersengal-sengal dan senyum yang terus mengembang dengan sempurna.
...πππππππππππππ...
Lagi happy dia ππ
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
__ADS_1
...***TBC***...