
Sedangkan kita berpindah kerumah sakit untuk sejenak, Ayah Bobb yang berinisiatif ingin menjenguk Celyn yang berada didalam ruang perawatan sebelah ruangannya Ian pun dia lalu mengajak sang istri untuk datang bersama.
"*Oh ya Ian, Ayah mau menjenguk Nyonya Celyn yang baru saja melahirkan itu, karena Ayah belum menjenguknya sejak kemarin*",, kata Ayah Bobb kepada Ian, yang masih berada diatas brankar pasien itu.
Sebab Ian belum bisa berbuat apa-apa karena kaki dia belum ada perubahan sama sekali.
Untung saja ketika waktu kecelakaan kemarin, Ian yang sempat mengalami kritis pun sudah bisa melewatinya dengan mudah berkat kesigapan dari semua Dokter yang segera menghentikan pendarahan banyak yang keluar dari lukanya Ian dengan cara mengoperasinya dengan segera.
"*Iya Ayah, sampaikan salam Ian juga kepada Nyonya Celyn, dan maaf juga karena belum bisa menjenguk*",, kata Ian kepada Ayah Bobb.
Didalam ruang perawatannya Ian pun juga masih ada Karyl yang sedang duduk santai diatas shofa sambil menonton televisi.
Dan Karyl juga mendengar percakapan dari keluarga itu.
"*Iya nanti akan Ayah sampaikan*",, jawab Ayah Bobb kepada Ian.
Setelah menjawab perkataannya Ian, Ayah Bobb lalu mengajak sang istri yaitu Mamah Agnes untuk berlalu keluar dari dalam ruang perawatannya Ian menuju keruang perawatannya Celyn.
Ketika Ayah Bobb hampir saja sampai diruang perawatannya Celyn, Ayah Bobb melihat ada beberapa suster yang baru saja keluar dari dalam ruang perawatannya Celyn.
Ayah Bobb dan Mamah Agnes mereka lalu menghampiri sang suster dan bertanya tentang Celyn.
"*Oh Nyonya Celyn sudah pulang sejak kemarin pagi Tuan, ini kami baru saja membersihkan kamarnya*",, jawab sang suster kepada Ayah Bobb.
Ayah Bobb sedikit terkejut mendengar jawabannya suster tersebut, dan Ayah Bobb serta Mamah Agnes langsung saja mengucapkan terimakasih kepada suster itu.
Setelah itu Ayah Bobb dan Mamah Agnes mereka berdua kembali lagi kedalam ruang perawatannya Ian.
Ian yang melihat kedua orang tuanya masuk lagi kedalam ruang perawatannya, dia langsung saja bertanya kepada Ayah Bobb maupun kepada Mamah Agnes, yaitu Mamahnya.
"*Lho Ayah sama Mamah ko cepat sekali kembalinya*",, tanya Ian kepada kedua orang tuanya dengan wajah yang penasaran.
"*Nyonya Celyn sekeluarga ternyata sudah pulang Ian kerumahnya bersama Tuan Vicktor juga*",, jawab Ayah Bobb kepada Ian.
"*Oh ya sudah jika Ayah sama Mamah mau menjenguk mereka dimansionnya Tuan Vicktor silahkan Ayah, Ian malah senang sekali*",, kata Ian kepada Ayahnya.
__ADS_1
"*Tapi Ayah tidak tahu alamat mansionnya Ian*",, kata Ayah Bobb kepada Ian.
"*Nanti akan Ian kasih tahu alamatnya*",, jawab Ian kepada Ayahnya.
Dan Ayah Bobb langsung saja mengangguk kepada Ian.
Dipagi hari berikutnya, Ayah Bobb yang semalam sudah diberitahu oleh Ian alamat mansionnya Vicktor pun dia akan segera bergegas menuju kemansionnya Vicktor sekitar pukul sembilan pagi dari rumah sakit
"*Ayo Mah, kita berangkat*",, ajak Ayah Bobb kepada Mamah Agnes.
"*Ian bagaimana Ayah, bagaimana jika Ayah bersama Karyl saja, kasihan Ian jika kita tinggal, Karyl pun juga dia tidak bisa jika kita tinggal disini untuk menunggui Ian Kakaknya*",, kata Mamah Agnes kepada suaminya.
"*Eeh Karyl bisa Mah menunggu Kakak, Mamah saja yang datang, Karyl tidak mau*",, jawab Karyl dengan segera kepada Mamahnya.
"*Benar apa kata Mamah kamu, kamu saja yuk yang menemani Ayah datang kesana*",, kata Ayah Bobb kepada Karyl anak keduanya itu.
"*Iya sudah dek, ikut saja, dimansionnya Tuan Vicktor disana banyak makanannya, kamu kan suka makan*",, goda Ian kepada Karyl.
Dengan bibir yang cemberut, Karyl akhirnya mau ikut juga bersama Ayah Bobb berkunjung kemansionnya Vicktor.
Karyl saja dia sampai terpukau ketika melihat begitu besar dan mewahnya pintu gerbang mansionnya Vicktor.
Dan ketika Ayah Bobb sudah melewati beberapa pertanyaan dari para anak buahnya Vicktor, akhirnya Ayah Bobb diijinkan masuk kedalam pelataran mansionnya Vicktor.
Karyl sungguh sangat terkesan sekali melihat mansionnya Vicktor yang sangat besar dan sangat mewah sekali itu, sebab Karyl baru kali itu dia bisa berkunjung kemansionnya seseorang.
"*Ayo Karyl ikut sama Ayah*",, kata Ayah Bobb kepada Karyl ketika mereka sudah pada turun dari dalam mobil.
Dan Karyl langsung saja mengikuti langkah Ayah Bobb yang sedang melangkahkan kakinya masuk kedalam mansionnya Vicktor.
Vicktor yang sedang berada diruang kerjanya untuk memeriksa beberapa file yang ada didalam komputernya, tiba-tiba dia dikejutkan dengan pintu ruang kerjanya yang diketuk dari luar.
Dan ketika Vicktor sudah menyuruh masuk orang yang mengetuk pintu, ternyata yang mengetuk pintunya adalah Pak Hu, dan Pak Hu melaporkan jika ada Ayah dari sekretarisnya Vicktor datang berkunjung.
Vicktor langsung saja menyuruh Pak Hu untuk menyuruh tamunya menunggu diruang tamunya.
__ADS_1
Dan Pak Hu langsung saja melaksanakan tugas sesuai dengan perintahnya Vicktor tadi.
Vicktor langsung saja menyimpan filenya itu kedalam folder yang sudah disiapkannya didalam komputernya.
Setelah itu Vicktor lalu keluar dari dalam ruang kerjanya menuju keruang tamunya.
Setelah beberapa langkah berjalan, akhirnya Vicktor sampai juga diruang tamu miliknya, dan dia langsung saja duduk dishofa yang ada diseberangnya Ayah Bobb dan juga Karyl.
"*Maaf Tuan Vicktor, baru sempat menjenguk kesini*",, kata Ayah Bobb dengan sopan kepada Vicktor, ketika Vicktor sudah duduk dishofa seberangnya.
"*Tidak apa-apa Tuan Bobb, saya mengerti, dan silahkan diminum teh hangatnya Tuan, dan Nona Karyl*",, kata Vicktor dengan sopan kepada Ayah Bobb dan juga Karyl.
"*Tuan, rumah anda besar sekali dan juga bagus, bolehkah saya melihat-lihat sekitar sini??*",, kata Karyl kepada Vicktor dengan tidak tahu malunya.
Karena Karyl sangat ingin sekali melihat isi dalam mansionnya Vicktor yang sangat bagus sekali itu.
Ayah Bobb yang mendengar perkataannya Karyl, dia langsung saja mengkode Karyl menggunakan matanya.
"*Silahkan Nona Karyl*",, jawab Vicktor dengan ramah kepada Karyl.
Dan Karyl lalu menundukkan sedikit badannya kepada Vicktor sebelum dia berlalu pergi dari ruang tamu mansionnya Vicktor.
"*Maafkan sikapnya anak saya Karyl Tuan Vicktor*",, kata Ayah Bobb kepada Vicktor dengan wajah malunya.
"*Tidak apa-apa Tuan Bobb, tidak masalah bagi saya juga*",, jawab Vicktor kepada Ayah Bobb sambil tersenyum ramah.
Sedangkan Karyl dia yang sedang melihat-lihat disekitar mansionnya Vicktor, tidak sengaja melihat dua orang yang begitu dikenalnya sedang berada ditaman samping mansionnya Vicktor, dan orang itu adalah Chris dan juga Dela.
Karyl melihat jika Chris dan juga Dela mereka berdua sedang sedikit berdebat karena kesalah fahaman yang Dela rasakan kepada Chris kemarin.
Dan hatinya Karyl langsung saja benci ketika Chris tiba-tiba memeluk Dela dengan sangat erat sekali sambil juga memberikan sebuah ciuman dibibirnya Dela dengan sangat mesra sekali.
Tanpa menunggu lama, Karyl langsung saja berlalu pergi dari tempat itu dan melangkahkan kakinya lagi kearea mansion yang lainnya sambil menggerutu tidak jelas.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...