Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 185


__ADS_3

Dela yang tadi ditinggalkan oleh semua sahabatnya keluar dari dalam kamarnya, dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjang.


Dan Dela langsung saja masuk kedalam kamar mandi, untuk mandi sore dan sekalian bersih-bersih badannya supaya fresh dan segar setelah bangun tidur tadi.


Dela yang sudah selesai mandi, dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi, dan langsung masuk kedalam ruang walk in closet miliknya untuk berganti baju.


Tidak lupa juga, setelah berganti baju Dela lalu berhias dengan hiasan yang sangat simple namun masih terlihat cantik dan segar untuk sore itu, supaya Chris bisa selalu meliriknya nanti, begitulah niatan yang ada didalam hatinya Dela.


Ketika dirasa sudah sempurna baju dan dandanannya, Dela lalu memutuskan untuk keluar dari dalam kamarnya.


Dela lalu menyusuri lorong kamarnya menuju kedalam lift dengan perasaan yang sangat gembira sekali, karena tadi dia bisa sebegitu dekat dengan Chris.


Namun ketika Dela sudah sampai didepan pintu lift yang tertutup itu dan hampir memencet tombol liftnya.


Dela lalu berubah fikiran dan berubah haluan.


"*Sepertinya turun dari tangga lebih menyenangkan*",, kata Dela ketika dia akan memencet tombol liftnya.


"*Lewat tangga saja aaah*",, kata Dela lagi sambil berbalik arah menuju ketangga mansionnya Vicktor.


Ketika lift turun nanti akan langsung menuju keruang Keluarga mansionnya Vicktor.


Sedangkan tangga, Dela nanti akan sedikit memutari ruang tamu, sebab tangga mansionnya Vicktor tidak berada tepat diruang keluarga.


Ketika Dela baru saja menginjakkan kakinya keanak tangga yang terakhir, dia samar-samar mendengar dua orang laki-laki yang sedang saling mengobrol.


Dan Dela seperti sangat mengenali suara yang didengarnya itu.


Dela lalu mencari sumber suara yang didengarnya, dan ternyata ada ditaman kecil dekat dengan ruang tamu mansionnya Vicktor yang terhubung dengan pintu kaca yang super besar itu.


Dela lalu dengan sedikit sembunyi-sembunyi melihat wajah siapa yang sedang berbicara ditaman tersebut.


"*Chris, Paman Jo??*",, kata Dela ketika sudah melihat dua orang laki-laki yang berbicara itu sambil berdiri didekat taman samping ruang tamunya Vicktor.


Entah kenapa Dela menjadi sangat penasaran sekali dengan apa yang dibicarakan oleh Chris dan juga Ayah Jo.


Dela lalu bersembunyi dibalik pilar yang besar untuk bisa mendengarkan percakapannya Ayah Jo dan Chris.

__ADS_1


Namun ketika baru satu menit Dela menguping, dia langsung saja berlari kedalam lagi, tepatnya menaiki tangga untuk masuk kedalam kamarnya lagi.


Karena yang didengar oleh Dela adalah seperti ini.


"*Apakah kamu mencintai Dela Nak??*",, tanya Ayah Jo kepada Chris.


"*Tidak*",, jawab Chris kepada Ayahnya.


Dan Dela baru saja mendengar jawabannya Chris seperti itu dia langsung saja sakit hati dan langsung juga berlari menuju kedalam kamarnya lagi, tanpa mendengarkan kepanjangan dari perkataannya Chris tadi kepada Ayahnya.


Chris dan Ayah Jo tadi ketika sudah mengeluarkan barang-barangnya Ayah Jo dari dalam mobilnya Chris.


Ayah Jo lalu meminta waktu berbicara berdua dengan Chris ditaman kecil samping ruang tamunya Vicktor yang terhubung dengan pintu kaca super besar tersebut.


"*Ada apa Ayah mengajak Chris disini, dan apa yang ingin Ayah katakan kepada Chris??*",, tanya Chris kepada Ayah Jo ketika mereka sudah berada didepan taman samping ruang tamunya Vicktor.


"*Chris, apa yang dilihat oleh Nyonya Vina tadi ketika kamu berciuman dengan Dela itu benar??*",, tanya Ayah Jo kepada Chris.


Sebelum menjawab perkataan dari Ayah Jo, Chris lalu menarik nafasnya dengan panjang.


"*Terus yang tadi katanya juga kamu tidur didalam kamarnya Dela, apakah itu juga benar??*",, tanya Ayah Jo lagi kepada Chris.


"*Benar juga Ayah*",, jawab Chris lagi dengan jujur kepada Ayahnya.


Ayah Jo reflek menghembuskan nafasnya dengan cukup kasar.


Walau dinegara mereka, tidur bersama antara laki-laki dan perempuan yang belum menikah tidaklah tabu seperti diIndonesia, tetap saja Ayah Jo merasa malu dengan sikapnya Chris, sebab Dela itu adik kandung dari suami adiknya yaitu Celyn.


"*Tapi Chris tidur diatas shofa sedangkan Dela dia tidur diatas ranjangnya Ayah, kami tidak berbuat apa-apa*",, kata Chris kepada Ayah Jo ketika Chris melihat Ayah Jo menghembuskan nafasnya seperti itu.


"*Ayah kan tahu Chris bagaimana, Chris tidak mau melakukan itu jika Chris belum menikah Ayah, dan Ayah juga tahu bagaimana prinsipnya Chris*",, sambung lagi perkataannya Chris kepada Ayahnya.


"*Iya Ayah tahu Nak, Ayah percaya kepada kamu*",, jawab Ayah Jo sambil menepuk pundaknya Chris dengan bibir yang tersenyum.


"*Ada satu hal lagi yang ingin Ayah tanyakan kepadamu Chris*",, kata Ayah Jo lagi kepada Chris.


"*Apa itu Ayah??*",, tanya Chris kepada Ayah Jo.

__ADS_1


"*Apakah kamu mencintai Dela Nak??*",, tanya Ayah Jo kepada Chris.


Dan dipas pertanyaan itulah Dela mengupingnya.


"*Tidak*",, jawab Chris kepada Ayahnya, dan Dela juga mendengarnya tadi.


"*Tidak itu dulu yang Chris rasakan kepada Dela Ayah, tapi sekarang Chris merasakan ada sesuatu dihatinya Chris untuk Dela, dan mungkin sudah mulai tumbuh menjadi benih-benih cinta untuknya Ayah*",, sambung lagi perkataannya Chris kepada Ayah Jo sambil tersenyum malu.


Tapi sayangnya Dela tidak mendengar kelanjutan perkataannya Chris tadi, Dela lebih mementingkan egonya untuk segera kembali kedalam kamar lagi untuk meratapi nasib percintaannya dan juga hatinya itu.


Sungguh bodoh Dela, jika Dela mau bertahan satu detik saja untuk menguping pembicaraannya Chris dan Ayah Jo lagi, pastilah hati dan perasaannya Dela akan berbunga-bunga seindah bunga yang bermekaran dipagi hari yang cerah.


Ayah Jo yang mendengar perkataannya Chris, dia langsung saja tersenyum lucu melihat wajahnya Chris yang bisa malu-malu juga.


"*Apakah jika kamu Ayah nikahkan dengan Dela apa kamu mau Chris??*",, tanya Ayah Jo lagi dan lagi kepda Chris.


"*Mau Ayah*",, jawab Chris dengan sangat mantap kali ini kepada Ayahnya.


"*Walau statusnya dia adalah adik dari ipar kamu Vicktor??*",, kata Ayah Jo lagi kepada Chris.


"*Iya, memangnya kenapa??, lagi pula kita sah jika menikah*",, jawab Chris kepada Ayah Jo.


"*Iya kamu benar, sudah yuk kita masuk kedalam dan ikut bergabung dengan yang lainnya, dan untuk urusan kamu dengan Dela kita bicarakan lain kali saja dengan yang lainnya juga*",, kata Ayah Jo kepada Chris sambil mengajak Chris masuk kedalam ruang keluarga mansionnya Vicktor.


"*Iya Ayah*",, jawab Chris kepada Ayahnya.


Dan mereka berdua lalu masuk kedalam ruang keluarga mansionnya Vicktor, yang disana sudah sangat ramai sekali orangnya, kecuali Dela saja sendiri yang belum terlihat diantara mereka semua.


Karena Dela sendiri dia sedang menangis didalam kamarnya, dengan keadaan hati yang sangat sedih sekali, bahkan dandanannya pun sudah berantakan dan tidak secantik tadi ketika belum mendengar perkataannya Chris yang didengarnya.


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


Jika readers ingin menuangkan idenya juga dicerita ini, boleh sekali, nanti bisa author gabungin kealur ceritanyaπŸ˜‰πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜˜


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2