
Saat ini mereka semua sedang pada berkumpul dishofa ruang keluarga mansionnya Vicktor, setelah sudah puas melihat ketiga wajah dari babynya siVicktor dan juga Celyn tadi.
"*Sungguh wajahnya sangat menggemaskan sekali, kulitnya putih bersih, dan bibirnya merah alami*",, kata Mamah Vina dengan sangat senang sekali kepada semua orang.
"*Iya Mah, dan aku merasa tadi babynya Vicktor yang kedua ko wajahnya mirip sama Papah ya, bukan sama Vicktor atau Celyn, atau cuma perasaan Papah saja yang lagi bahagia??*",, jawab Papah Adam kepada Mamah Vina dan masih didengar oleh semua orang.
"*Iya Pah, betul, Dela juga merasa seperti itu*",, kata Dela menyahut perkataan dari sang Papah.
"*Kalau kamu Celyn, Vicktor, bagaimana??*",, tanya Papah Adam kepada Celyn dan juga Vicktor.
"*Tidak tahu Pah, nanti Celyn lihat lagi deh, tapi tadi malah yang terlihat jelas itu sibaby yang pertama, wajahnya mirip sekali dengan Ayah Jo ketika waktu muda*",, kata Celyn kepada Papah Adam.
"*Iya sayang, kamu benar wajahnya mirip dengan Ayah*",, kata Vicktor kepada Celyn.
"*Itu tidak cuma mirip Celyn, tapi mirip banget*",, sahut Mamah Gilda kepada Celyn dan juga Vicktor.
"*Tapi diantara kedua baby itu, hanya yang cewek yang mirip dengan Vicktor, semuanya tidak ada yang mirip dengan Celyn*",, kata Chris kepada semua orang.
"*Iya, betul*",, jawab semua orang secara bersamaan, kecuali Celyn dia hanya diam saja sambil memajukan bibirnya.
Karena pasalnya Celyn mengiyakan semua perkataan dari semua keluarganya, jika ketiga babynya memang tidak ada yang mirip dengannya.
"*Padahal aku yang mengandung, hingga berat badanku seperti ini, tapi tidak ada yang mirip denganku*",, kata Celyn dengan cemberut manja kepada semua orang sambil dibuat-buat seperti menangis.
Membuat semua orang langsung saja tertawa melihat wajahnya Celyn yang seperti itu, bahkan Vicktor sampai mengusap lembut rambutnya Celyn karena gemas.
"*Mungkin mereka bertiga maunya yang satu mirip dengan Kakek Adam, dan satunya lagi mirip dengan Kakek Jo, terus yang terakhir mirip dengan Daddynya Celyn*",, jawab Mamah Vina kepada Celyn.
"*Kalau begitu bikin lagi yuk sayang, siapa tahu yang kali ini kamu beruntung dia mirip dengan kamu nanti*",, goda Vicktor kepada Celyn.
Membuat Celyn langsung saja mencubit perutnya Vicktor dengan gemas.
"*Ini lihat jahitan belum kering mau minta nambah lagi*",, kata Celyn dengan wajah chubbynya itu kepada Vicktor.
Namun Vicktor hanya tertawa senang saja bisa menggoda Celyn.
"*Oh ya Kak, nama mereka siapa saja Kak, kasih tahu dong, biar kami memanggilnya enak*",, tanya Dela kepada Vicktor.
__ADS_1
"*Nama dan juga artinya cukup panjang sekali Dela*",, jawab Vicktor kepada Dela.
"*Siapa Nak, apakah kamu tahu nama mereka bertiga*",, tanya Ayah Jo kepada Celyn.
"*Celyn tidak tahu Ayah, Celyn tidak boleh ikut campur sama Vicktor*",, jawab Celyn kepada Ayah Jo sambil melirik Vicktor, dan sambil tertawa juga.
"*Ok-ok akan Vicktor kasih tahu kepada kalian semua*",, kata Vicktor kepada semua orang.
Dan semua orang langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor, dan langsung mendengarkan dengan seksama siapa saja nama dari sikembar.
"*Yang pertama Vicktor kasih nama Ainsley Geraldo Shane Reagan yang artinya Seorang raja kecil anugerah dari Tuhan yang akan menjadi seorang pemimpin seperti padang rumput yang hangat dan indah*",, kata Vicktor kepada semua orang.
"*Panggilannya Shane, sesuai keinginannya Mamah Vina*",, sambung lagi perkataannya Vicktor sambil tersenyum manis kepada Mamahnya.
Dan Mamah Vina langsung saja tersenyum manis juga kepada Vicktor dengan sangat senang sekali.
"*Yang kedua Vicktor kasih nama Axton Reviano Bastein Reagan yang berarti Seorang raja kecil yang sangat dihormati dan sangat istimewa bagaikan batu permata yang berharga*",, kata Vicktor lagi kepada semua keluarganya.
"*Artinya cantik sayang*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum.
"*Iya cantik*",, kata Mamah Gilda juga kepada Vicktor dan juga Celyn sambil tersenyum.
"*Dan panggilannya adalah Bastein, sesuai keinginannya Ayah Jo*",, kata Vicktor lagi kepada semua keluarganya.
Membuat Ayah Jo juga menjadi sangat senang sekali, ketika usul namanya juga dipakai oleh Vicktor.
"*Sedangkan untuk siPrincess kita Vicktor berinama Feyrin Calantha Geishara Reagan, yang artinya Anak perempuan seperti pekerja seni yang dicintai oleh semua orang bagaikan bunga yang mekar nan indah dan cantik yang akan selalu setia serta cinta kedamaian kepada Raja kecilnya*",, kata Vicktor sambil tersenyum bangga kepada semua keluarganya.
Karena dia sudah bisa memberikan nama-nama yang cantik untuk ketiga buah hatinya itu.
"*Waaah artinya siPrincess panjang sekali, tapi sangat cantik dan penuh dengan makna*",, kata Dela kepada Vicktor.
Ketika Dela sudah mendengar nama beserta artinya anak perempuannya Vicktor.
Perkataannya Dela reflek langsung dianggukin oleh semua orang, sebab memang benar apa yang dikatakan oleh Dela tadi.
"*Aku suka sayang, semuanya namanya sangat cantik-cantik sekali*",, kata Celyn kepada Vicktor dengan reflek langsung memeluk Vicktor dari samping, sebab Vicktor juga duduk disebelahnya.
__ADS_1
Dan Vicktor hanya tersenyum senang kepada Celyn sambil mengusap lembut tangannya Celyn yang sedang memeluknya.
"*Terus siPrincess nama panggilannya siapa??*",, tanya Papah Adam kepada Vicktor.
"*Kalau Papah maunya memanggilnya bagaimana??*",, tanya balik Vicktor sambil menggoda sang Papah.
Membuat semua orang langsung tersenyum melihat perdebatan antara Vicktor dan juga Papah Adam.
"*Ya tentunya Calantha tho ya, itu kan nama usulan dari Papah*",, jawab Papah Adam kepada Vicktor.
"*Ya sudah kalau begitu, kenapa Papah harus menanyakannya kepada Vicktor*",, jawab Vicktor kepada Papahnya.
Membuat semua orang langsung saja tertawa seketika, karena matanya Papah Adam sedang melotot kepada Vicktor ketika mendengar jawabannya Vicktor tadi.
Vicktor pun juga sama tertawanya, karena dia sudah berhasil menggoda sang Papah.
"*Kalau Vicktor sendiri maunya sih memanggil Princess dengan panggilan Feyrin Pah*",, kata Vicktor lagi kepada Papah Adam.
"*Iya Nak, Mamah juga maunya memanggilnya baby Fey, alias Feyrin*",, kata Mamah Gilda kepada Vicktor.
"*Terserah kalian semua mau manggilnya Feyrin, atau yang lainnya, tapi bagi Papah, Papah akan tetap memanggilnya Calantha atau baby Cala*",, jawab Papah Adam kepada Vicktor dan juga Mamah Gilda.
Membuat Vicktor langsung saja tertawa cukup keras sekali, melihat wajah dari Papah Adam seperti tidak terima begitu.
"*Sudah-sudah mau dipanggil baby Fey atau baby Cala yang penting dia tetap Princess kecil kita semua*",, kata Ayah Jo menengahi pembicaraan.
"*Dan dia juga akan selalu menjadi Princess dihati unclenya dong*",, kata Chris juga kepada Ayah Jo.
"*Oh ya sudah jam waktunya makan siang, kita makan siang dulu yuk, setelah itu baru istirahat jika kalian nanti belum ingin pulang, capek juga daritadi belum istirahat*",, kata Vicktor kepada semua keluarganya.
"*Ayo, Papah juga sudah lapar, daritadi berdebat dengan kamu*",, jawab Papah Adam kepada Vicktor dengan langsung berdiri dari duduknya.
Membuat Mamah Vina langsung saja menggelengkan kepalanya, melihat tingkah sang suami yang seperti itu.
Mereka semua langsung saja beranjak menuju keruang makan mansionnya Vicktor untuk makan siang bersama.
Dan mereka siang itu merasa sangat bahagia sekali, sudah bisa berkumpul lagi seperti sedia kala dengan ditambah kehadiran dari ketiga baby kembarnya Vicktor yang sangat lucu.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...