
Dela benar-benar sangat terkejut sekali ketika dia sudah melihat wajah dari orang yang memeluknya sekarang itu.
"*Hei Chris kenapa kamu tiba-tiba masuk lagi kedalam kamarku dan malah langsung memelukku seperti ini??*",, tanya Dela kepada Chris sambil mendongak melihat wajahnya Chris dengan nada yang sangat terkejut sekali.
"*Aku juga tidak tahu, aku berjalan ingin mencari kamar kosong lainnya, tahu-tahunya malah sampainya didalam kamar kamu lagi*",, jawab Chris kepada Dela sambil menunduk melihat wajahnya Dela.
"*Itu gara-gara Ayah sama Mamah aku dan juga Mamah kamu yang ingin menikahkan aku dengan kamu, sebab tadi Mamah kamu yang memergoki kita sedang berciuman Dela*",, sambung lagi perkataannya Chris kepada Dela.
Sungguh Dela sangat senang sekali ketika mendengar perkataannya Chris tadi yang mengatakan jika kedua orang tuanya Chris dan Mamahnya ingin menikahkannya dengan Chris.
Tapi Dela tidak menunjukkan wajah senangnya itu dihadapannya Chris karena gengsi, namun dia menunjukkan wajah biasa saja, sambil menggoda Chris.
"*Memangnya kenapa kalau kita dinikahkan Chris, kan bukannya memang itu mau kamu yang menginginkan seorang anak dari aku??*",, kata Dela sambil menggoda Chris.
"*Iya tapi bukan sekarang waktu yang tepat Dela*",, jawb Chris kepada Dela.
"*Lha memangnya waktu yang tepatnya kapan Chris??*",, jawab Dela kepada Chris.
"*Iya nanti pokoknya, sekarang aku mau tidur, sudah kamu jangan menggangguku*",, kata Chris lagi kepada Dela sambil semakin mengeratkan pelukannya kepada tubuhnya Dela.
"*Lepaskan Chris*",, kata Dela kepada Chris sambil menggelitikin perut kotak-kotaknya Chris.
Dan itu cukup berhasil, Chris yang merasa kegelian dia langsung saja melepaskan pelukannya dari tubuhnya Dela tadi.
"*Berhenti Dela, aku bilang berhenti*',, kata Chris kepada Dela sambil tertawa dan sambil juga menghindari tangannya Dela yang terus menggelitikinnya.
"*Aku mau berhenti ketika kamu mau pindah dari ranjang aku*",, jawab Dela kepada Chris.
"*Ok-ok aku akan tidur dishofa situ*",, jawab Chris kepada Dela, dan Dela langsung saja menghentikan aksinya yang tadi terus menggelitikin perutnya Chris.
Chris lalu beranjak turun dari atas ranjangnya Dela dan dia lalu merebahkan badannya dishofa yang ada didalam kamarnya Dela.
Sedangkan Dela yang melihat Chris sudah memejamkan matanya diatas shofa kamarnya, dia lalu ikut memejamkan mataya juga diatas ranjang empuknya itu.
Akhirnya siang itu, Dela dan Chris tidur dalam satu kamar, yaitu kamarnya Dela, namun berbeda tempat, yang satu diatas ranjang, yang satunya lagi diatas shofa.
__ADS_1
Namun jika ada orang lain yang melihatnya nanti, bila Chris dan Dela keluar dari dalam satu kamar yang sama, pastilah mereka akan mengira jika Chris dan Dela sudah menghabiskan waktu berdua dengan sesuatu yang menyenangkan.
Sedangkan kita berpindah tempat keVicktor dan juga Celyn.
Vicktor yang tadi sudah kembali lagi kedalam kamarnya ketika dia baru saja memergoki adiknya dengan Chris yang sedang berciuman dengan sangat mesra sekali.
Saat ini Vicktor yang sudah duduk diatas pinggiran ranjang pun membuat Celyn bingung ketika melihat wajahnya Vicktor yang tidak bisa ditebaknya itu.
"*Kamu kenapa Daddy??*",, tanya Celyn kepada Vicktor sambil berjalan mendekati Vicktor.
"*Tadi aku dan Mamah baru saja memergoki Chris dan Dela sedang berciuman dengan posisi yang sangat intim sekali didalam kamarnya Dela dan diatas ranjangnya Dela*",, jawab Vicktor dengan jujur kepada Celyn.
Membuat Celyn langsung saja terkejut sekali ketika mendengar perkataannya Vicktor.
Dan Celyn dia langsung juga duduk dipinggir ranjang sebelahnya Vicktor.
"*Apakah yang kamu bilang benar Daddy??*",, tanya Celyn kepada Vicktor dengan ekspresi terkejutnya.
"*Iya, dan tebakan kita tentang mereka ternyata benar sayang, jika mereka ada sesuatu dibelakang kita??*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
"*Terus kalau mereka memang benar ada sesuatu dibelakang kita memangnya kenapa sayang, kan mereka lagi pula sudah pada dewasa??*",, kata Celyn kepada Vicktor.
"*Hanya saja kenapa Daddy??, Daddy ragu dengan Chris??, percayalah Chris bukan laki-laki seperti apa yang Daddy fikirkan, apalagi sampai dia mau memperkosa Dela seperti seseorang dulu*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum menggoda Vicktor.
Vicktor pun yang digoda oleh Celyn, dia tidak marah, malah tertawa cukup keras sambil mencubit hidung mancungnya Celyn dengan gemas sekali.
"*Iya-iya diungkit saja terus, tapi kamu suka kan dan menikmati juga kan dengan milik aku yang besar ini*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tertawa kecil.
"*Kalau dulu jangankan menikmati, melihat saja aku tidak mau....*",, kata Celyn kepada Vicktor.
"*Tapi sekarang........??*",, kata Vicktor sambil tersenyum menggoda balik kepada Celyn.
"*Ya kalau sekarang beda lagilah ceritanya*",, jawab Celyn sambil tertawa kepada Vicktor.
"*Beda apanya??, hmmm??*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil tertawa juga.
__ADS_1
"*Iya beda saja, lebih nikmat dan ngangenin milik kamu ini*",, kata Celyn kepada Vicktor, sambil merem45 pedang samurainya Vicktor.
"*Auuu, kamu nakal ya sekarang*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil sedikit terkejut ketika pedang samurainya tiba-tiba direm45 oleh Celyn.
"*Kenapa kamu mau??, sudah tegak berdiri juga ini*",, kata Celyn kepada Vicktor ketika meraba pedang miliknya Vicktor sudah siap tempur.
"*Kalau mau keluarkan saja sayang*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil merebahkan badannya diatas ranjang.
Dan langsung terlihatlah tegak berdiri pedangnya Vicktor dari balik celana yang dipakai oleh Vicktor.
Celyn lalu dengan perlahan melepaskan celana yang dipakai oleh Vicktor begitu juga dengan cel4n4 d4l4mnya juga.
Dan langsung tergak berdiri dengan sempurnalah mentimunya Vicktor ketika celananya sudah dilepaskan oleh Celyn.
"*Sudah*",, kata Celyn kepada Vicktor ketika dia sudah melepaskan cel4nanya Vicktor.
"*Ya sudah ayo puaskan aku sayang*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
"*Tidak mau*",, jawab Celyn kepada Vicktor dengan nada yang sedikit nakal.
"*Kan tadi aku cuma membantu saja supaya tidak sakit itu sidedek kecilmu karena tertahan oleh celana kamu sayang, dan sekarang sidedek kecil kamu sudah bebas deh*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil meleletkan sedikit lidahnya kepada Vicktor.
Membuat Vicktor langsung saja sedikit meolotokan matanya kepada Celyn, karena sudah berhasil dikerjai oleh Celyn lagi setelah sekian lamanya.
"*Mommy, hei Mommy Celyn, ayolah come on sayang*",, kata Vicktor sambil memanggil namanya Celyn ketika Celyn hampir saja masuk kedalam kamar mandi.
Celyn hanya tersenyum mengejek saja kepada Vicktor sambil melambaikan tangannya ketika namanya dipanggil oleh Vicktor tadi.
Dan Celyn langsung saja masuk kedalam kamar mandi untuk bersih-bersih badannya, terutama mandi ketika dia sudah sampai didepan kamar mandi, karena dia sudah beberapa hari tidak mandi, sebab masih sakit jahitan caesarnya.
Sekarang Celyn sudah bisa mandi, setelah perban dibekas jahitan caesarnya Celyn sudah diganti dengan perban yang anti air.
Vicktor sedikit merasa sangat tidak lega sekali, karena sesuatu yang harusnya dikeluarkan tidak segera dikeluarkan juga, sebab Celyn ternyata hanya menggodanya juga.
"*Celyn dia sudah mulai bisa mengerjaiku lagi, huft Celyyyyyyyynnn*",, kata Vicktor kepada Celyn yang sedang mandi didalam kamar mandi dengan sedikit berteriak.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...