Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 146


__ADS_3

Adegan antara Chris dan wanita itu untungnya ada dilorong ruang yang menuju kekamar VVIP jadi tidak terlalu ramai, bahkan jarang dilewati oleh orang umum, hanya orang-orang berduit saja serta para Dokter dan perawat saja yang sering melewatinya.


Chris yang merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, dia langsung saja melepaskan pelukan dari tubuh wanita itu dengan kaku.


Karena Chris takut jika wanita itu mengetahui dan mendengar jika jantungnya seakan mau meledak saja ketika berdekatan dengannya.


"*Emm maafkan saya Nona, tadi saya tidak sengaja*",, kata Chris dengan wajah kaku dan dinginnya kepada wanita itu.


Padahal aslinya Chris sedang menyembunyikan rasa gugupnya dari sang wanita tersebut.


"*Iya Tuan, tidak apa-apa, lagi pula saya juga salah, karena sedikit berlari tadi didalam rumah sakit*",, kata sang wanita juga kepada Chris.


"*Kalau begitu saya permisi dulu Tuan*",, kata wanita itu lagi kepada Chris sambil sedikit menundukkan badannya sebelum berlalu pergi dari hadapannya Chris.


Chris sendiri dia masih melihat punggung dari wanita itu, hingga dia sudah masuk kedalam kamar VVIP sebelahnya Vicktor.


"*Kenapa jantungku seakan mau meledak begini, ketika melihat tatapannya tadi*",, kata Chris dengan suara pelannya sambil memegangi dadanya yang masih berdetak dengan sangat cepat sekali.


Chris setelah berkata seperti itu, dia lalu mengambil nafas yang panjang dan mengeluarkannya dengan secara perlahan untuk meredakan degub jantungnya.


Chris yang sudah melihat nomor ruang perawatannya Viktor, dia lalu langsung saja melangkahkan kakinya menuju ruang perawatannya Vicktor.


Dan Chris dia tidak mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum dia membuka pintunya tadi.


Membuat semua orang langsung saja mengalihkan pandangannya kearah pintu yang terbuka itu.


"*Ada apa kalian semua melihat seperti itu kepadaku??*",, tanya Chris kepada semua orang yang menatapnya horor seperti itu.


"*Lagian kamu juga yang salah, masuk tidak mengetuk pintu dulu, kan membuat kami semua terkejut, dikira Dokter yang datang ingin mengecek kondisinya Vicktor*",, kata Ayah Jo kepada Chris.


"*Ya maaf*",, jawab Chris kepada Ayah Jo sambil berjalan mendekati kearah brankarnya Vicktor.


Ayah Jo hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah saudara kembarnya Celyn itu.


"*Halo bro, bagaimana keadaan kamu sekarang??*",, tanya Chris kepada Vicktor ketika dia sudah sampai disamping brankarnya Vicktor seberangnya Celyn.


"*Baik, sudah mendingan tapi masih sakit semua rasanya*",, jawab Vicktor kepada Chris.

__ADS_1


"*Ayolah bro, come on, jangan cengeng begini, kamu harus cepat sembuh, supaya adik aku ini tidak menjanda diusianya yang masih muda*",, kata Chris kepada Vicktor sambil menggoda Vicktor.


"*Chriiiisss!!!*",, panggil Mamah Gilda kepada Chris ketika mendengar perkataannya Chris.


Dan Chris hanya tersenyum garing saja kepada Mamahnya yang sedang menatapnya dengan tatapan mautnya itu.


Sedangkan Celyn, dia langsung menampilkan wajah marahnya kepada Chris, karena bisa-bisanya Chris bercanda seperti itu, diwaktu keadaan seperti ini.


Dan Vicktor sendiri dia hanya tertawa kecil saja menanggapi perkataannya Chris.


Geser kesebelah, wanita yang tadi tabrakan dengan Chris dan masuk keruang perawatannya Ian, dia adalah adik perempuan dan adik kandungnya Ian yang masih berusia dua puluh empat tahun.


Selisih lumayan banyak dengan Ian, yang saat ini sudah berusia dua puluh sembilan tahun.


"*Lama sekali sih dek, kamu kembali kesininya*",,kata Ian kepada adiknya.


"*Kakak sampai takut jika kamu kenapa-kenapa diluar sana*",, sambung lagi perkataannya Ian kepada adiknya.


Sedangkan kedua orang tuanya Ian sendiri mereka juga ada didalam situ sambil mendengarkan percakapan dari Ian dan juga adiknya.


Yang bertabrakan dengan Chris tadi adalah adiknya Ian, yang baru saja jalan-jalan ditaman rumah sakit untuk menikmati udara pagi diluar rumah sakit.


"*Karyl kan jalan dulu Kak, tadi saja Karyl juga sampai berlari-lari, hingga menabrak seseorang*",, jawab adiknya Ian yang bernama Karyl itu.


"*Lagi pula rumah sakit ini besar Kak, apalagi kamarnya Kakak, tempatnya harus naik turun lift atau tangga*",, sambung lagi perkataannya Karyl kepada Kakaknya.


Membuat Ian langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"*Kakak belum makan, sini Karyl suapin*",, kata Karyl lagi kepada Ian, ketika dia melihat makanan yang ada diatas meja samping brankar masih utuh belum tersentuh sama sekali.


Dan Ian akhirnya mengangguk saja kepada Karyl ketika Karyl menawarinya untuk menyuapinnya.


Chris yang sudah berbincang dengan para keluarganya yang ada didalam ruangan perawatannya Vicktor, dia lalu keluar sebentar dari dalam ruang perawatannya Vicktor berharap bisa bertemu dengan wanita tadi yang bertabrakan dengannya.


Chris sengaja berdiri didepan perawatannya Vicktor sambil melihat pemandangan yang ada dibalik kaca, karena ruang perawatannya Vicktor dan juga Ian ada dilantai enam gedung rumah sakit itu.


Sambil berharap semoga wanita tadi masih berada dirumah sakit itu.

__ADS_1


Dan ketika Chris sedang termenung sambil menatap pemandangan dari luar kaca, dia mendengar pintu kamar ruang perawatan yang tadi dimasukin oleh Karyl terbuka dari dalam.


Chris reflek mengalihkan pandangannya kearah pintu tersebut.


Namun bukan Karyl yang keluar melainkan Ayahnya Karyl dan Ianlah yang keluar ingin menghirup udara diluar kamar perawatannya Ian.


Ayahnya Ian yang bernama Ayah Bobby dan sering dipanggil dengan panggilan Ayah Bobb oleh para anak-anaknya itu, dia langsung saja berjalan mendekati Chris yang sekilas melihat kearahnya.


Chris sedikit kecewa ketika yang keluar bukanlah Karyl melainkan Ayah Bobb.


"*Sendirian Nak*",, tanya Ayah Bobb ketika dia sudah berada disampingnya Chris.


"*Iya Tuan, yang lain ada didalam sana*",, jawab Chris dengan ramah kepada Ayah Bobb.


"*Oh, lagi menunggui siapa disini??*",, tanya Ayah Bobb lagi kepada Chris.


"*Suami dari adik saya yang baru saja kecelakaan*",, kata Chris kepada Ayah Bobb.


"*Ruangannya sebelah mana Nak??*",, tanya Ayah Bobb lagi kepada Chris.


"*Ini didepan saya Tuan*",, jawab Chris lagi kepada Ayah Bobb sambil menunjuk pintu ruanganya Vicktor.


Ayah Bobb yang tahu jika kamar yang ditunjuk oleh Chris adalah kamar ruang perawatannya Vicktor atasannya Ian anaknya, dia lalu tambah penasaran sekali dengan Chris.


"*Itu bukannya, kamar perawatannya Tuan Vicktor Nak, kamu siapanya Tuan Vicktor??*",, tanya Ayah Bobb lagi dan lagi kepada Chris.


Chris yang mendengar jika Ayah Bobb mengenal Vicktor gantian dia yang menjadi penasaran.


"*Anda mengenal Vicktor Tuan, dia adalah adik ipar saya*",, jawab Chris kepada Ayah Bobb.


"*Oh, kamu iparnya Tuan Vickor, Tuan Vicktor dia adalah bossnya anak saya Ian*",, kata Ayah Bobb kepada Chris.


Chris lalu berdiam diri sejenak untuk berfikiri, ketika mendengar perkataannya Ayah Bobb yang mengatakan jika Vicktor adalah atasannya Ian.


Yang artinya bisa jadi, wanita yang ditabraknya tadi adalah adik kandungnya Ian.


Ayah Bobb yang melihat Chris terdiam sambil bengong dia lalu sedikit mengejutkan Chris supaya tersadar dari masa melamunnya.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2