
Diego yang sudah duduk dikursi yang ada disebelah brankarnya Vicktor, dia langsung saja bertanya kepada Vicktor tentang keadaannya Vicktor hari itu.
"*Aku baik-baik saja, sudah mendingan dan tidak sesakit kemarin yang aku rasakan Go*",, jawab Vicktor kepada Diego sambil mengusap lengannya yang diperban dan disangga sepert itu.
"*Syukurlah aku juga ikut senang mendengarnya Vicktor*",, jawab Diego kepada Victor sambil melihat kearah wajahnya Vicktor.
Sedangkan Vicktor dia malah sedang melihat kearahnya Celyn terus dengan menampilkan wajah khawatirnya itu.
Dan ketika Diego melihat arah pandangnya Vicktor yang terarah kearahnya Celyn yang sedang memejamkan matanya sambil mengusap perutnya membuat Diego berfikir pasti sedang terjadi apa-apa kepada Celyn.
Diego lalu mencoba bertanya kepada Celyn, membuat Celyn langsung saja membuka matanya melihat kearahnya Diego.
Begitu pula dengan Vicktor juga, dan Mamah Gilda.
"*Apa perut kamu sakit Celyn??*",, tanya Diego kepada Celyn.
"*Iya sedikit, dan rasanya dibagian bawah sudah sangat tidak nyaman sekali*",, jawab Celyn kepada Diego.
"*Coba segera kontrol keDokter kandungan ya Celyn*",, kata Diego kepada Celyn.
"*Iya ini akan saya ajak untuk memeriksakan memeriksakan kandungannya, daripada kelamaan menunggu Jeng Vina, kamu disini saja dulu ya Nak Diego untuk menemani Nak Vicktor*",, bukan Celyn yang menjawab perkataannya Diego, melainkan Mamah Gilda.
"*Iya tante segera ajak Celyn periksa kandungannya, biar Vicktor saya yang menemaninya*",, jawab Diego kepada Mamah Gilda.
Dan Mamah Gilda dia langsung saja membantu Celyn untuk berdiri, namun sebelumnya dia sudah mengambil tasnya terlebih dahulu.
"*Go bantu aku turun sebentar*",, kata Vicktor dengan tiba-tiba kepada Diego.
Membuat Mamah Gilda dan Celyn langsung saja menghentikan langkahnya untuk berjalan kearah pintu keluar.
Sedangkan Diego dia segera membantu Vicktor untuk turun dari atas brankar pasiennya.
Ternyata Vicktor dia langsung saja berjalan mendekati Celyn dengan tangan yang masih diperban seperti itu.
Vicktor langsung saja berjongkok didepan perut besarnya Celyn ketika dia sudah berada didepannya Celyn.
__ADS_1
"*Anak Daddy didalam sana, baik-baik saja ya, maafkan Daddy yang tidak bisa menemani kalian, doakan Daddy semoga tangannya Daddy bisa cepat sembuh sebelum kalian lahir didunia ini, karena Daddy ingin sekali menggendong kalian semua*',, kata Vicktor kepada para calon anaknya dengan sambil mengusap perutnya Celyn menggunakan tangannya yang tidak sakit.
Perkataanya Vicktor yang sangat tulus dan sangat terlihat sekali jika dia mencintai serta menyayangi para calon ketiga buah hatinya itu, membuat Mamah Gilda dan Celyn reflek meneteskan air matanya karena terharu.
Celyn hanya mampu mengusap lembut rambutnya Vicktor dan tidak bisa berkata apa-apa kepada Vicktor.
Setelah berkata seperti itu Vicktor lalu berdiri dihadapannya Celyn.
"*Maafkan aku ya sayang, tidak bisa siaga disamping kamu ketika kamu sedang seperti ini*",, kata Vicktor kepada Celyn, sambil mengusap air mata yang mengalir dari matanya Celyn.
Celyn lalu tersenyum manis kepada Vicktor sambil memegang telapak tangannya Vicktor yang dia gunakan untuk mengusap air matanya itu.
"*Tidak apa-apa sayang, doakan saja kami berempat semoga baik-baik saja seperti harapan kita semua*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum manis.
Dan Diego dia tersenyum manis saja melihat sahabatnya Vicktor bisa menemukan perempuan yang benar-benar mencintainya dengan tulus.
Vicktor lalu tersenyum sambil mencium keningnya Celyn dengan lembut, dan setelahnya Celyn serta Mamah Gilda mereka berdua lalu melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam ruang perawatannya Vicktor menuju keDokter kandungan yang ada dirumah sakit itu.
Dan ketika Mamah Gilda serta Celyn yang baru saja beberapa langkah keluar dari dalam ruang perawatannya Vicktor, mereka tidak sengaja berpas-pasan dengan Mamah Vina yang ingin masuk kedalam ruang perawatannya Vicktor sambil membawa beberapa kantong plastik berisi makanan yang dibelinya tadi.
"*Celyn, Jeng Gilda, apa kalian akan memeriksakan kandungannya Celyn, terus didalam Vicktor sama siapa??*",, kata Mamah Vina kepada Celyn dan juga Mamah Gilda ketika sudah berada didepannya Celyn serta Mamah Gilda.
"*Didalam ada Nak Diego Jeng*",, jawab Mamah Gilda kepada Mamah Vina.
"*Oh ya sudah*",, kata Mamah Vina kepada Mamah Gilda.
"*Semoga kamu dan mereka baik-baik saja ya Nak, dan hati-hati ya*",, kata Mamah Vina lagi kepada Celyn sambil mengusap lembut perutnya Celyn.
"*Iya Mah, aamiin*",, jawab Celyn kepada Mamah Vina sambil tersenyum.
Sedangkan tadi setelah kepergiaannya Celyn, Vicktor lalu kembali duduk diatas brankarnya lagi dengan masih dibantu oleh Diego.
"*Aku sangat khawatir sekali dengan Celyn dan para babyku Go*",, kata Vicktor ketika dia sudah duduk diatas brankarnya lagi.
"*Tenang saja, mereka berempat pasti baik-baik saja ko Vicktor, dan jikalaupun Celyn melahirkan sekarang usia kandungannya pun aku rasa sudah cukup ko*",, kata Diego kepada Vicktor sambil menenangkan perasaannya Vicktor yang sedang gelisah.
__ADS_1
"*Walau perkiraan lahirnya masih nanti, tapi aku merasa mereka akan segera lahir Go*",, kata Vicktor kepada Diego dengan wajah melamunnya seperti merasakan sesuatu.
"*Jikalaupun itu benar, doakan saja semoga persalinannya lancar dan baik-baik saja serta para babynya juga lahir dengan sehat semuanya*",, jawab Diego kepada Vicktor.
Dan ketika Diego baru saja berkata seperti itu kepada Vicktor, pintu ruang perawatannya Vicktor terbuka lagi dari luar, membuat Vicktor dan juga Diego langsung saja mengalihkan pandangannya.
Ternyata yang membuka pintunya adalah Mamah Vina setelah berbincang sebentar dengan Celyn tadi diluar.
Sedangkan kembali lagi kepada Celyn dan juga Mamah Gilda.
Celyn dan juga Mamah Gilda mereka berdua sudah berada diruang Dokter kandungan yang ada dirumah sakit itu.
Kenapa Celyn bisa masuk dan diperiksa cepat oleh Dokternya, karena tadi Mamah Gilda meminta tolong kepada Dokter yang merawat Vicktor untuk mengantarkan mereka keDokter Kandungan yang ada dirumah sakit itu karena Mamah Gilda dia ingin segera memeriksaka kandungannya Celyn.
Dokter yang merawat Vicktor, dia dengan ramah lalu mau mengantarkan Celyn dan juga Mamah Gilda menuju keruang Dokter Kandungan yang ada dirumah sakit itu.
Dan disinilah Celyn serta Mamah Gilda sudah berada didepan Dokter Kandungannya.
Dokter Kandungan itu langsung saja menyuruh Celyn untuk merebahkan badannya keatas brankar yang ada didalam ruangannya.
Dokter yang berjenis kelamin laki-laki itu, dia lalu memulai memeriksa kehamilannya Celyn.
Semua nampak baik-baik saja dan normal seperti biasanya, tidak ada kendala apa-apa dengan para babynya.
Mamah Gilda yang menemani Celyn dia sangat senang sekali mendengar penjelasannya Dokter dan senang juga melihat dilayar USG jika para cucunya baik-baik saja.
Ketika semua pemeriksaannya sudah selesai, serta Celyn juga sudah mendapatkan vitamin tambahan dari sang Dokter.
Mamah Gilda dan Celyn mereka berdua langsung saja berpamitan kepada Dokter tersebut.
Namun ketika Celyn dan Mamah Gilda baru saja membuka pintu ruangan Dokternya, terjadilah sesuatu kepada Celyn, yang mana membuat Mamah Gilda sangat khawatir sekali.
Dan sang Dokter Kandungan langsung saja bergerak dengan sangat cepat untuk membantu Celyn.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...