Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 72


__ADS_3

Malam pun tiba, Celyn dan juga Vicktor mereka berdua sedang bersiap-siap didalam kamar mereka dengan melakukan kegiatan indah mereka untuk satu ronde saja.


Semua itu karena Vicktor yang tidak tahan melihat kemolekan tubuhnya Celyn ketika mereka sedang ganti baju didalam ruang walk in closet bersama.


Sedangkan dibawah tepatnya dipelataran mansionnya Vicktor ketiga para sahabatnya Celyn sudah pada datang semua.


Felya satu mobil dengan suaminya yaitu Dion, sedangkan Ocil dengan Neni, mereka memang sengaja berangkat bersama dan janjian disuatu tempat, karena ternyata Dion suaminya Felya tahu akan alamat rumah yang diberikan oleh Celyn tadi.


"*Waaaah ini rumah apa istana, besar dan megah serta mewah sekali*",, kata Neni dengan gaya kampungannya seperti biasanya sambil mengagumi mansionnya Vicktor, padahal rumahnya Neni sendiri juga tergolong mewah, karena dia anak pemilik roti ternama yang cabangnya sudah tersebar diseluruh negaranya.


Pak Hu yang disuruh Vicktor untuk menyambut semua tamu-tamunya pun dia juga sudah berdiri dengan sopan untuk menyambut semua teman-temannya Celyn.


"*Mari Tuan Nona-Nona silahkan masuk*",, kata Pak Hu dengan ramah dan sopan sambil mempersilahkan Felya dan yang lainnya untuk masuk kedalam ruang tamunya Vicktor.


Felya dan yang lainnya langsung saja masuk kedalam mansionnya Vicktor mengikuti Pak Hu yang berjalan didepan mereka.


Walaupun mereka semua mengagumi setiap detail interior mansionnya Vicktor, namun yang paling kampungan adalah Neni, dia bertindak seperti tidak pernah melihat tempat yang mewah saja, namun itulah keunikan dari Neni, sampai membuat Ocil langsung meremas pelan tangannya Neni supaya tidak membuat mereka malu.


"*Silahkan duduk dulu Tuan dan Nona-nona, Nyonya sama Tuan akan segera turun*",, kata Pak Hu dengan sopan kepada Ocil dan yang lainnya untuk duduk dishofa yang ada diruang tamu.


Mereka semua langsung saja mengangguk sambil tersenyum ramah, namun berbeda dengan Neni dia malah sibuk sendiri melihat pajangan antik yang ada diatas meja yang ada diruang tamu mansionnya Vicktor.


"*Rumahnya sangat mewah sekali, masa iya Celyn tinggal disini*", bisik Felya kepada Ocil.


"*Tapi aku yakin ini adalah rumahnya Tuan Vicktor deh Fel*",, jawab Ocil kepada Felya.


Ketika mereka sedang sibuk menerka-nerka, dan Neni yang sedang sibuk sendiri dengan mengagumi desain interior ruang tamunya Vicktor, keluarlah Celyn dan juga Vicktor saling bergandengan mesra dari dalam rumah.


Felya, Ocil dan juga Dion suaminya Felya langsung saja berdiri ketika melihat Vicktor dan juga Celyn sudah berada didepan mereka sambil mengumbar senyum dibibirnya.


Mereka semua langsung saja mengalihkan pandangan mereka semua kearahnya Neni yang sedang asik berjongkok melihat pajangan unik yang ada didalam lemari yang ada ruang tamunya Vicktor.


"*Biarkan saja dia, aku tidak marah, karena aku sudah tahu bagaimana karakternya*",, kata Vicktor dengan tersenyum ramah kepada Felya dan Ocil yang merasa malu akan sikapnya Neni.

__ADS_1


"*Mari silahkan duduk, sekalian menunggu kedua temanku datang*",, kata Vicktor kepada tamunya itu, dan Neni sampai tidak menyadari jika sang Tuan rumah sudah ada diruang tamu.


"*Disini sangat mewah sekali Cil, dan sangat mah.........,,,, eh Celyn, Tuan Vicktor kalian sudah datang*",, kata Neni dengan terkejut ketika dia membalikkan badannya dan langsung melihat Celyn serta VIcktor sudah duduk bergabung dishofa yang ada disitu.


Neni langsung saja kembali duduk dishofa yang tadi didudukinya itu lagi dengan tertawa garing kepada Celyn dan juga Vicktor.


Sedang Vicktor dan Celyn mereka hanya tertawa lucu melihat tingkahnya Neni.


"*Kalian sudah kenal dengan Vicktor??*",, tanya Celyn dengan sangat bingung karena dari wajah mereka semua terlihat biasa saja ketika melihat Vicktor.


"*Sudah Celyn bahkan kami sudah mengetahui jika kamu sudah menikah dengan Tuan Vicktor, makanya sekarang kami tidak terkejut, namun ketika pertama kali tahu, kami langsung syok*",, jawab Ocil kepada Celyn.


Membuat Celyn yang terkejut dan dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Vicktor yang sedang duduk disampingnya itu.


Vicktor yang tahu jika Celyn melihat kearahnya dia langsung saja melihat kearahnya Celyn juga.


"*Nanti akan aku jelaskan sayang*",, kata Vicktor sambil berbisik mesra dipipinya Celyn dan masih didengar oleh mereka semua.


"*Waaaah romantisnya, kapan aku mempunyai seorang pacar*",, kata Neni dengan wajah yang mupeng karena melihat keromantisannya Vicktor kepada Celyn.


"*Iya kamu apa sedang hamil Celyn, karena daritadi aku juga sudah curiga kepadamu karena bentuk badan kamu yang seeprti orang hamil*",, kata Ocil juga kepada Celyn.


"*Iya kalian benar Fel, Cil, aku sedang hamil kembar tiga sekaligus*",, jawab Celyn sambil tersenyum manis kepada kedua teman-temannya dan juga sambil mengusap lembut perut buncitnya.


Dan perkataannya Celyn langsung membuat semua orang langsung saja terkejut begitupun dengan Dion suaminya Felya.


"*Whaaaattt!!!!!!!*",, teriak Felya, Neni dan Ocil secara bersamaan sambil berdiri karena terkejut, sedangkan Dion dia juga terkejut namun hanya membuka mulutnya saja dengan lebar.


"*Berisik kalian*",, kata Celyn dan langsung membuat para teman-temannya langsung kembali duduk ketempat duduknya.


"*Hebat-hebat, aku saja yang sudah menikah hampir satu tahun belum juga hamil, kamu yang baru kemarin menikah sudah hamil dan itu pun langsung tiga sekaligus*",, kata Felya sambil bertepuk tangan kepada Celyn dan juga Vicktor.


Celyn dan juga Vicktor mereka berdua hanya tertawa kecil melihat wajah terkejut dari semua tamu mereka.

__ADS_1


"*Oh ya Tuan Dion, maafkan tidak menyapamu daritadi, ternyata anda adalah suami dari sahabat istri saya, dunia ini sempit sekali ya Tuan*",, kata Vicktor dengan formal kepada Dion suaminya Felya.


"*Jangan terlalu formal begitu Tuan Vicktor, kita juga tidak dalam keadaan bekerja, bagaimana kalau panggil nama saja supaya lebih enak didengar*",, kata Dion kepada Vicktor sambil tersenyum tipis.


"*Baiklah Dion*",, jawab Vicktor kepada Dion dan Dion langsung saja tersenyum lebar kepada Vicktor.


"*Tuan Vicktor anda sangat tokcer sekali, aku juga mau bisa langsung tiga begitu*",, kata Neni kepada Vicktor dengan polosnya, membuat Ocil yang duduk disampingnya langsung memukul tangannya Neni, membuat Neni langsung mengaduh.


Sedangkan Vicktor dan juga Celyn mereka langsung saja tertawa geli melihat tingkahnya Neni yang sedang menunjukkan muka cemberutnya kepada Ocil.


Ketika mereka semua sedang asik bercanda dan mengobrol masuklah dua orang pemuda tampan yang seumuran dengan Vicktor masuk kedalam ruang tamunya Vicktor, dan orang itu adalah Diego dan juga Rexley sahabatnya Vicktor.


Celyn, Ocil dan juga Neni mereka bertiga langsung saja melongo dengan ekspresi yang berbeda ketika melihat Diego dan juga Rex sudah benar-benar sampai didepan mereka semua.


Seperti biasa Neni langsung mengucapkan perkataan yang lucu bagi yang belum tahu, tapi sangat memalukan bagi semua teman-temannya.


"*Ya ampun Tuan yang jaket hitam tampan sekali, andai saja aku punya pacar seperti anda, akan saya karungin terus, biar tidak dilirik wanita lain*",, kata Neni dengan kata-katanya yang super membuat teman-temannya malu seperti biasanya.


Yang memakai jaket hitam adalah Rexley, dan Rex dia langsung saja tertawa geli ketika mendengarnya.


Sedang Ocil dia melihat Diego seperti tatapan suka dan kagum namun Ocil dapat menyembunyikan ekspresinya itu dari semua orang, dan yang terakhir adalah Celyn dia melihat Rexley dengan tatapan yang sedikit berbeda karena dia merasa seperti pernah melihat Rex sebelumnya.


Rex yang tersenyum geli mendengar perkataannya Neni tadi dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah wanita yang duduk disampinya Vicktor yaitu Celyn, dan ketika sudah melihat wajahnya Celyn Rex langsung saja terkejut sekali.


Begitupun dengan Celyn dia juga sama-sama terkejutnya ketika sudah teringat siapa Rexley itu.


"*Anda kaaann??*",, kata Rex dan juga Celyn secara bersamaan sambil menunjuk kearahnya Celyn dan Celyn pun juga sama menunjuk kearahnya Rex.


Ketika Celyn dan juga Rex pada saling menunjuk, Vicktor yang melihatnya dia menjadi sangat penasaran sekali, apakah Rex dan juga Celyn sudah saling mengenal satu sama lainnya begitulah yang difikirkan oleh Vicktor.


...πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€...


Apakah Rex dan juga Celyn sudah saling mengenal, yuk ikutin terus readers ceritanyaπŸ˜‰.

__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...


__ADS_2