Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 263


__ADS_3

Untuk Neni sendiri dia baru bisa menjenguk Felya dan baby Chloe satu hari setelah Celyn dan lainnya kemarin.


Rexley yang baru saja pulang dari Perancis pun, dia dibuat pusing dengan kelakuannya Neni.


Sebab Neni dia marah dan terus mendiamkannya seharian, dan tidak mau berbicara sama sekali dengannya.


"* Sayang, maafkan Papi ya, sungguh kemarin pekerjaannya Papi sangat banyak sekali, dan tidak bisa ditunda sama sekali *",, kata Rexley kepada Neni sambil meminta maaf.


Namun Neni hanya diam saja sampai seharian full tanpa mau menjawab perkataannya Rexley, dan hal itu lama kelamaan membuat Rexley menjadi jenuh sendiri dengan sikapnya Neni.


"* Sayang, sekarang maunya Mami itu apa??, kenapa daritadi Mami mendiamkan Papi seperti ini terus?? *",, kata Rexley kepada Neni.


"* Papi kenapa tidak memberitahukan kepada Mami jika akan lama pulangnya, padahal sudah Mami kasih tahu untuk segera pulang, Papi selingkuh ya dari Mami disana?? *",, kata Neni kepada Rexley sambil meneteskan air matanya juga.


"* Hei jangan menangis Mami *",, kata Rexley kepada Neni sambil mengusap air matanya Neni, ketika Rexley melihat Neni menangis.


"* Papi tidak selingkuh demi Tuhan Mami, Papi disana kerja, dan Papi kerja juga untuk memenuhi kebutuhan kita serta anak kita nantinya *",, lanjut lagi perkataannya Rexley kepada Neni sambil berlutut didepannya Neni.


"* Alah Papi bohong kan?? *",, jawab Neni kepada Rexely.


"* Demi Tuhan Mami, Papi tidak berbohong *",, kata Rexley kepada Neni.


"* Mami tidak percaya kepada Papi *",, jawab Neni lagi kepada Rexley sambil memalingkan wajahnya dari hadapannya Rexley.


"* Terserah Mami saja jika Mami tidak percaya kepada Papi, Papi disana benar-benar sibuk bekerja mencari nafkah untuk keluarga kita, tapi pulang-pulang bukan dikasih senyuman malah marah-marah seperti ini!! *",, jawab Rexley sedikit capek dengan sikapnya Neni yang maunya dimengerti tapi tidak mau mengerti balik.


Dan setelah berkata seperti itu kepada Neni, Rexley langsung saja berlalu keluar dari dalam kamarnya untuk menuju keruang kerjanya untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu.


DiPerancis Rexley memang sangat sibuk sekali, karena Perusahaannya itu kan tidak bisa setiap hari dia handle.


Jadinya ketika Rexley mengunjungi Perusahaan parfumnya, dia langsung saja dihadapakan dengan setumpuk berkas yang menggunung dimeja kantornya.


Neni yang mendengar perkataan tegas dari Rexley dia langsung saja memegangi dadanya karena terkejut sambil meneteskan air matanya.


Karena selama mereka menikah baru kali itu Neni dan Rexley bertengkar seperti itu.

__ADS_1


Didalam rumah tangga, masalah sepele seperti itu sudah hal wajar, dan itu istilahnya adalah bumbu-bumbu dalam sebuah pernikahan.


Tergantung kitanya bagaimana menyikapinya, mau memperbanyak bumbu atau stop supaya tidak kebanyakan.


Kuncinya hanya satu, jangan ada yang saling ingin menang sendiri, karena itu tidak bakal membuat hubungan langgeng.


Jika amarah sudah diubun-ubun kepala, lebih baik menghindar sebentar, menghindar ya readers, bukan lari.


Menghindar dalam artian untuk menenangkan hati dan perasaan kita yang sedang terbakar emosi dengan istri atau suami kita.


Dan jika sudah dingin serta reda, baru kita dekatin pasangan kita lalu bicarakan baik-baik masalah yang sedang terjadi.


Sulit memang, tapi semua itu kembali kepada ego kita sendiri-sendiri, mau hidup damai dengan pasangan kita atau tidak.


Neni semakin sakit dan sesak didadanya disaat Rexley pergi meninggalkannya keluar dari dalam kamar.


Dengan berjalan tertatih kearah ranjang, Neni langsung saja merebahkan badannya ketika sudah sampai diranjang empuknya. Sebab tadi Neni sedang duduk dikursi yang ada dimeja rias.


Neni diatas ranjang dia meringkuk menangis sesenggukan dengan sambil terus mengusap perutnya yang sudah memasuki usia jalan kedelapan bulan itu.


Sedangkan Rexley yang sudah sampai diruang kerjanya, dia langsung saja menyesal ketika sudah berbicara tegas seperti itu kepada Neni tadi.


"* Aku harus meminta maaf kepada Neni, karena aku tidak mau dia dan anak aku kenapa-kenapa *",, kata Rexley kepada dirinya sendiri.


Dan setelah berkata seperti itu, Rexley langsung saja berlalu keluar lagi dari dalam ruang kerjanya menuju kedalam kamarnya.


Sungguh perasaannya Rexley sedikit sakit ketika melihat punggungnya Neni bergetar seperti menangis begitu dengan posisi meringkuk membelakangi pintu.


Dan Neni yang mendengar pintu kamarnya dibuka dari luar, dia hanya diam saja, tidak mau melihat siapa yang sudah membuka pintu kamarnya.


Rexley langsung saja menutup pintu kamarnya dari dalam, dan langsung berjalan menghampiri Neni sambil naik keatas ranjang mereka.


"* Mami maafkan Papi, Papi tidak bermaksud membentak Mami seperti tadi, Papi hanya terbawa emosi saja *",, kata Rexley sambil membalikkan tubuhnya Neni supaya menghadap kearahnya.


Dan ketika sudah menghadap kearahnya, Rexley langsung saja membawa Neni kedalam pelukannya.

__ADS_1


"* Maafkan Papi ya Mami, jangan menangis lagi *",, kata Rexley lagi kepada Neni sambil memeluk erat tubuh berisinya Neni yang sedang hamil itu.


Neni pun juga membalas pelukannya Rexley sambil masih mengeluarkan air matanya.


"* Ma..... maafkan Mami juga ya Papi, yang sudah bersikap kekanak-kanakan seperti tadi *",, kata Neni kepada Rexley dengan berbicara sambil sesenggukan karena menangis.


"* Iya, sudah Mami jangan menangis lagi ya, ayo kita tidur dulu, atau Mami mau makan atau yang lainnya?? *",, kata Rexley kepada Neni sambil mencium pucuk kepalanya Neni.


"* Biarkan seperti ini dulu, Mami sangat rindu sekali dengan Papi, setelah empat hari tidak ketemu *",, jawab Neni kepada Rexley.


"* Berjanjilah Mami jangan lagi meragukan cinta Papi kepada Mami sebab itu juga membuat hatinya Papi sakit *",, kata Rexley kepada Neni.


Neni langsung saja mendongak untuk menatap wajahnya Rexley yang memang sedang terlihat sedih itu.


Dan Rexley juga langsung menunduk untuk melihat wajahnya Neni.


"* Iya Papi, maafkan Mami ya yang sudah meragukan cintanya Papi tadi *",, kata Neni lagi kepada Rexley.


"* Jangan diulangi lagi ya, sekarang kita beristirahat dulu, nanti sorean kita berkunjung kerumahnya Felya dan juga Dion untuk melihat baby mereka *",, kata Rexley kepada Neni.


Dan Neni hanya mengangguk saja kepada Rexley sambil tersenyum manis sekali.


Rexley yang melihat senyumannya Neni, dia semakin mendekatkan wajahnya kewajahnya Neni untuk mencium Neni tepat dibibirnya.


Mereka lalu berciuman dengan lembut dan penuh perasaan sambil saling berpelukan diatas ranjang empuk mereka.


Setelah sekian hari tidak bertemu sang istri yang oon namun sangat dia cintai, hasr4tnya Rexley pun tidak bisa dibendung juga.


Dan mereka akhirnya melakukan kegiatan yang selama empat hari tertunda karena Rexley harus bekerja diPerancis sana.


Mereka melakukannya dengan begitu menikmati sekali, bahkan Neni dan juga Rexley sampai lupa jika mereka tadi baru saja marahan.


...πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™...


Yah begitulah kegiatannya suami istri readers, hampir semuanya jika sudah bermaaf-maafan karena baru saja berantem, langsung cus tidak pakai lamaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.

__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...


__ADS_2