Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 170


__ADS_3

Ketika Celyn dan Vicktor sedang asik bercanda, Celyn mendengar jika ponselnya berdering dengan cukup keras sekali.


Karena setelah Celyn masuk kerumah sakit, dia jarang sekali memegang ponselnya, Celyn hanya memegang ponselnya ketika dia sedang ada telefon masuk saja.


Vicktor yang ikut mendengarnya pun, dia lalu mencoba mengambilkan ponselnya Celyn itu yang berada diatas meja samping ranjang pasiennya Celyn.


"*Dari Ocil nih??*",, kata Vicktor yang melihat ada nama Ocil dipanggilan video call ponselnya Celyn.


"*Halo Cil, apa kabar kamu disana??*",, kata Celyn kepada Ocil ketika dia sudah mengangkat sambungan video callnya Ocil.


"*Sangat baik sekali Celyn*",, kata Ocil kepada Celyn sambil tersenyum.


"*Oh ya maafkan aku yang baru sempat menelfon kamu ya??*",, kata Ocil lagi kepada Celyn.


"*Iya, kamu sungguh jahat sekali kepadaku, berangkat keBrazil saja tidak mengabariku*",, kata Celyn kepada Ocil dengan berpura-pura merajuk kepada Ocil.


"*Maafkan aku Celyn, itu semua mendadak, kamu kan tahu sendiri keadaan aku bagaimana Celyn??*",, kata Ocil lagi kepada Celyn.


"*Kamu ko bisa tahu aku sudah ada diBrazil??, apa Felya yang memberitahukanmu Celyn??*",, tanya Ocil kepada Celyn.


"*Iya*",, jawab Celyn lagi kepada Ocil sambil tersenyum.


Dan memang benar, Felya sudah memberitahukannya kepada Celyn jika Ocil sudah berangkat keBrazil.


Pada saat itu Celyn sangat terkejut sekali mendengar cerita dari Felya yang tidak sengaja berjumpa dengan Ocil diBandara.


Namun ketika Celyn mengingat keadaannya Ocil, dia memakluminya, semua itu juga untuk hatinya Ocil sendiri, bukan hanya semata-mata karena pekerjaan.


"*Oh ya, kamu ko seperti dirumah sakit, siapa yang sakit Celyn, kenapa aku juga mendengar banyak suara orang dan sedang ramai sekali disana??*",, tanya Ocil kepada Celyn.


Karena memang diruang perawatannya Celyn sedang ada para keluarga yang pada datang untuk menjenguk Celyn maupun Vicktor.


"*Ini*",, kata Celyn sambil memperlihatkan pergelangan tangannya yang ada gelang khusus ibu melahirkan dari rumah sakit.


"*Kamu sudah lahiran Celyn??*",, kata Ocil dengan sangat senang sekali ketika dia melihat gelang rumah sakitnya yang dipakai oleh Celyn.


"*Iya Ocil, lebih cepat dari perkiraan, dan ceritanya juga panjang pula*",, jawab Celyn kepada Ocil.


"*Yaaah sayang sekali aku tidak bisa ada disitu untuk melihat para ketiga jagoanku*",, kata Ocil dengan lesu kepada Celyn.


"*Iya, aunty Ocil jahat*",, jawab Celyn kepada Ocil sambil menirukan suara anak kecil.


Sedangkan Vicktor walau dia ada disitu, Vicktor memilih memainkan ponselnya dan tidak mau mengganggu Celyn yang sedang bertelefonan ria dengan Ocil.

__ADS_1


Ocil langsung saja tertawa dengan sangat bahagia sekali ketika Celyn berbicara menggunakan suara anak-anak.


Begitu pula Celyn, dia juga sama tertawanya seperti Ocil.


"*Ngomong-ngomong apa ini jenis kelamin dari para keponakanku Celyn??*",, tanya Ocil kepada Celyn.


"*Yang pertama Cowok, yang kedua juga cowok, dan yang ketiga dia cewek sendiri*",, jawab Celyn kepada Ocil.


"*Waah berarti dia princess sendiri dong, nanti dia pasti akan selalu dijagain sama abang-abangnya itu*",, kata Ocil kepada Celyn dengan sangat senang sekali.


"*Boleh aku melihat wajah dari ketiga keponakanku itu Celyn??*",, kata Ocil lagi kepada Celyn.


"*Boleh Ocil, tapi tidak sekarang, karena mereka bertiga masih berada diruang inkubator, karena berat badannya masih sangat kecil sekali, karena dia lahirnya masih terbilang prematur*",, kata Celyn kepada Ocil dengan nada yang sangat sedih.


Karena Celyn sendiri dia juga belum melihat sama sekali wajah dari para babynya.


Ocil sendiri yang mendengar perkataan dan juga wajah sedihnya Celyn, dia pun juga ikut bersedih.


"*Semoga segera membaik, dan mereka baik-baik saja ya Celynku sayang, maafkan aku yang tidak ada disampingmu saat ini ketika kamu sedang seperti ini Celyn*",, kata Ocil kepada Celyn.


"*Iya tidak apa-apa, yang penting doakan kami supaya bisa segera pulang ya Ocil dan jangan lupa oleh-olehnya nanti ya jika pulang kesini*",, kata Celyn kepada Ocil sambil bercanda.


"*Pastinya, nanti akan aunty bawakan banyak oleh-oleh untuk para keponakan aunty yang lucu-lucu itu*",, jawab Ocil kepada Celyn.


"*Apakah sudah kamu berinama itu para prince dan princessku Celyn??*",, tanya Ocil lagi dan lagi kepada Celyn.


"*Belum, masih kejutan*",, jawab Celyn kepada Ocil sambil tersenyum.


"*Yaelah pelit sekali sih kamu*",, kata Ocil kepada Celyn.


Dan Celyn hanya tertawa renyah menanggapi perkataannya Ocil.


"*Celyn sudah dulu ya, aku mau melanjutkan pekerjaanku lagi, see you nanti akan aku telefon lagi jika ada waktu luang, bye Celyn*",, kata Ocil kepada Celyn.


"*Bye juga aunty Ocil*",, jawab Celyn kepada Ocil, sambil melambaikan tangan dan tersenyum manis.


Dan akhirnya panggilan video call mereka benar-benar terputus juga.


*Sayang*",, panggil Celyn kepada Vicktor yang sedang membalas email yang masuk keponselnya, ketika dia sudah menaruh ponselnya disebelah bantal tidurnya.


"*Hmm, apa Celyn??*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Celyn.


"*Bantu aku ganti baju yuk didalam kamar mandi, mau kan??*",, kata Celyn kepada Vicktor.

__ADS_1


Vicktor hanya mengangguk saja kepada Celyn, dan dia lalu mengantongi lagi ponselnya kedalam saku celananya.


Celyn lalu perlahan-lahan turun dari atas brankar rumah sakitnya untuk menuju kedalam kamar mandi.


"*Kamu mau kemana Celyn??*",, tanya Mamah Vina yang melihat Celyn turun dari atas brankarnya dan langsung mengalihkan pandangan dari semua orang yang ada disitu kearahnya Celyn.


"*Mau kemar mandi Mah*",, jawab Celyn kepada Mamah Vina, dan untungnya juga infus ditangannya Celyn sudah dilepaskan baru saja tadi.


"*Apakah perlu Mamah bantu Celyn??*",, gantian Mamah Gilda bertanya kepada Celyn.


"*Tidak perlu Mah, Celyn sama Vicktor saja*",, jawab Celyn kepada Mamah Gilda.


"*Ya sudah*",, jawab Mamah Gilda kepada Celyn.


"*Ayo sayang*",, kata Celyn kepada Vicktor.


Dan Vicktor serta Celyn mereka berdua lalu masuk kedalam kamar mandi bersama-sama.


Ketika mereka baru saja masuk kedalam kamar mandi, Vicktor langsung saja memojokkan Celyn dengan perlahan didinding kamar mandi.


Dan Vicktor langsung mencium Celyn tepat dibibirnya, Vicktor sangat merindukan sekali bibirnya Celyn itu.


Walau Celyn belum mandi sama sekali dari beberapa hari kemarin, tapi tidak membuat Vicktor jijik dengan Celyn.


Sedangkan Vicktor yang tangannya masih diperban seperti itu, dan belum boleh terkena air, namun Vicktor sudah bisa mandi dan juga berendam kemarin dibathubnya, karena ketika Vicktor mandi, dia membungkus tangannya yang luka menggunakan pembungkus yang anti air yang dia pesan kepada seseorang dengan harga yang cukup mahal sekali.


Vicktor dan juga Celyn mereka berciuman dengan sangat lama sekali, untuk menyalurkan rasa rindu yang ada did4d4 mereka.


"*Milik kamu berdiri Vicktor??*",, kata Celyn kepada Vicktor ketika tangannya tidak sengaja menyenggol miliknya Vicktor.


"*Apakah kamu mau memuaskanku Celyn, sebentar saja??*",, kata Vicktor kepada Celyn dengan wajah memohonnya.


"*Tapi diluar sedang banyak orang Vicktor*",, kata Celyn kepada Vicktor.


"*Biarkan saja mereka sayang*",, kata Vicktor kepada Celyn, sambil membantu Celyn duduk diatas closet.


"*Baiklah*",, jawab Celyn kepada Vicktor.


Dan selanjutnya Celyn langsung saja membantu melepaskan celana yang dipakai oleh Vicktor dan mengeluarkan apa yang tersembunyi dibalik celananya.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2