Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 114


__ADS_3

Ketika Rexley, Vicktor dan juga Celyn sedang asik bercanda dan sambil sarapn, pandangan mereka bertiga teralihkan oleh kedatangan seseorang yang sangat berantakan sekali keadaannya, dan orang itu adalah Diego.


Diego ketika terbangun dari tidur lelapnya, dia tanpa mencuci mukanya terlebih dahulu supaya lebih segar, tapi dia malah langsung saja keluar dari dalam barnya Vicktor dengan rambut dan baju yang acak-acakan khas orang bangun tidur dan mabuk.


"*Pagi semua*",, kata Diego menyapa semua orang yang ada dimeja makan dengan nada khas orang bangun tidur dan orang yang masih belum sepenuhnya sadar serta langsung ikut duduk dikursi sebelahnya Rexley.


"*Berantakan sekali kamu Go??*",, kata Vicktor kepada Diego.


"*Ini semua karena perkataanmu yang memusingkanku, apakah kamu tidak bisa apa langsung saja memberitahukannya kepadaku, jangan ada teka-teki seperti ini??*",, kata Diego kepada Vicktor dan dia sudah mulai sepenuhnya sadar.


"*Gunakan kepintaranmu Go, kamu ini laki-laki, jangan pernah mau dimanfaatkan oleh perempuan seperti Linda, apa gunanya otak kamu jika aku langsung saja memberitahukannya kepadamu*",, jawab Vicktor dengan mudah kepada Diego.


"*Aku begini supaya kamu bisa mengetahuinya sendiri bukan dari aku, jika seumpama usahamu tidak ada hasilnya baru aku akan memberitahukannya kepadamu*",, sambung lagi perkataannya Vicktor kepada Diego.


Rexley dan juga Celyn mereka berdua hanya diam saja sambil terus mendengarkan perkataannya Vicktor dengan Diego.


Walau Rexley belum diberitahukan kebenarannya tentang Linda tunangannya Diego oleh Vicktor, namun Rexley sangat yakin jika Vicktor mengetahui sesuatu tentang Linda yang tidak diketahui oleh Diego.


Dan maksud dari perkataannya Vicktor kepada Diego adalah supaya Diego bisa lebih peka lagi kepada Linda, karena jika Diego menyelidikinya sendiri, mata hatinya akan benar-benar terbuka, dan Diego jadi bisa lebih peka lagi dengan perempuan yang baik maupun yang tidak baik.


Walau sama-sama tidak terlalu mudah dekat dengan seorang perempuan, namun instingnya seorang Vicktor untuk perempuan lebih dari Diego.


Diego yang mendengar perkataannya Vicktor, dia lalu tiba-tiba berdiri dari duduknya.


"*Mau kemana kamu Go??*",, tanya Rexley kepada Diego.


"*Mau pulang istirahat diapartemen*",, jawab Diego kepada Rexley dan masih didengar oleh Celyn dan juga Vicktor.


Vicktor, Rexley dan juga Celyn mereka bertiga hanya membiarkan saja Diego pergi dari hadapan mereka dan pulang keapartemennya sendiri.


Selang sepuluh menit kemudian, Rexley pun juga ikutan pamitan kepada Celyn dan juga Vicktor.


"*Aku juga pamit Vickt, Celyn, mau pulang dan bekerja lagi, sekaligus mau berjuang untuk meluluhkan sibe90 Neni*",, kata Rexley kepada Vicktor dan juga Celyn sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Dan Celyn serta Vicktor yang mendengar perkataannya Rexley juga ikut-ikutan tertawa seperti Rexley.


"Iya hati-hati dijalan saja Rex dan selamat berjuang*",, kata Celyn kepada Rexley sambil tertawa ramah kepada Rexley.


"*Siap Nyonya Vicktor*",, jawab Rexley kepada Celyn sambil mengedipkan matanya.


"*Sudah sana pergi, tunggu apa lagi*",, kata Vicktor kepada Rexley dengan nada bercanda.


Rexley hanya memberikan lirikan maut kepada Vicktor ketika Vicktor bercanda kepadanya dengan cara mengusirnya seperti itu.


"*Bye*",, kata Rexley lagi sambil berlalu pergi dari ruang makan dengan sambil melambaikan tangan tanpa menghadap kearahnya Celyn dan juga Vicktor.


"*Aku sudah selesai, apakah kamu mau berangkat kekantor sekarang??*",, kata Celyn kepada Vicktor ketika Rexley sudah berlalu pergi dari ruang makan.


"*Iya, ayo kita keluar dari sini*",, ajak Vicktor kepada Celyn.


Dan Vicktor lalu membantu dan menuntun Celyn yang sudah sangat kesusahan sekali dalam berjalan itu, sungguh perutnya Celyn sangat-sangat besar sekali, padahal baru hamil lima bulan jalan beberapa minggu saja, hampir keenam bulan.


Vicktor dan juga Celyn mereka lalu menuju kedalam kamar mereka terlebih dahulu, untuk mengambilkan tasnya Vicktor dan juga sambil bersiap-siap lagi.


"*Pulang seperti biasanya, dan ada meeting juga tapi itu nanti siang jam sebelasan, memangnya kenapa sih hmm*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil menjawil hidungnya Celyn dengan mesra.


"*Tidak apa-apa, rasanya aku ingin sekali tiduran sambil diusap-usap lagi perut aku ini sama kamu*",, kata Celyn kepada Vicktor.


"*Ok, nanti akan aku usahakan pulang cepat untuk kamu dan baby kita*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum dan memeluk Celyn.


"*Sayang, baik-baik ya didalam sana, jangan menyusahkan Mommy ya, Daddy berangkat kerja dulu, daaah sayang*",, kata Vicktor berpamitan dengan para calon babynya sambil berjongkok didepan perutnya Celyn.


Dan langsung direspon dengan tendangan dari sibaby ketika Vicktor mencium perutnya Celyn.


Senyumannya Vicktor langsung mengembang seketika ketika dia mendapat tendangan dari para babynya.


"*Aku berangkat dulu ya sayang, hati-hati dan baik-baik dirumah, jangan capek-capek dan panggil saja Pak Hu jika membutuhkan bantuan*",, pesan Vicktor kepada Celyn seperti biasanya sebelum berangkat kekantor.

__ADS_1


"*Iya Daddy*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum manis.


Vicktor seperti sebelum-sebelumnya, dia sebelum berangkat selalu memberikan kecupan disemua wajahnya Celyn dan terakhir dia memberika ciuman yang cukup lama dibibirnya Celyn.


Ketika sudah selesai, Celyn dan juga Vicktor mereka langsung saja keluar dari dalam kamar dan menuju keteras depan.


Celyn dan juga Vicktor mereka saling melambaikan tangannya ketika Vicktor sudah berada didalam mobil.


Dan setelahnya mobil yang ditumpangi oleh Vicktor melaju meninggalkan halaman mansionnya.


Ketika baru saja sampai didepan gerbang penjagaan, Vicktor menyuruh sopirnya untuk berhenti sebentar.


"*Jangan biarkan siapapun masuk yang tidak ada kepentingan dengan Celyn, apalagi para laki-laki yang masih mengejar-ngejar Celyn seperti kemarin, faham kalian semua!!*",, kata tegas dari Vicktor kepada para anak buahnya.


"*Faham Tuan*",, jawab para anak buahnya Vicktor dengan kompak dan tegas kepada Vicktor.


Dan setelahnya Vicktor lalu menyuruh sang sopir untuk melajukan mobilnya lagi untuk menuju kekantornya.


Memang benar kemarin masih ada beberapa laki-laki yang ingin menemui Celyn, walau pernikahan Celyn dan juga Vicktor sudah tersebar dinegara itu tetap saja masih ada laki-laki nekat yang ingin mendekati Celyn.


Untung saja Celyn tidak mengetahui ketika ada para laki-laki yang mencarinya, karena para anak buahnya Vicktor mereka tidak ada yang memberitahukannya kepada Celyn.


Sebab sebelum mengijinkan para laki-laki itu masuk, para anak buahnya Vicktor yang berjaga didepan pintu gerbang, mereka langsung saja menghubungi Vicktor.


Dan Vicktor pun langsung saja dengan tegas menyuruh para anak buahnya untuk mengusir para laki-laki itu.


Tidak cuma wanita saja yang masih mengejar-ngejar Vicktor, bahkan laki-laki pun yang masih mempunyai perasaan kepada Celyn, mereka juga masih kerap menunjukkan ketertarikannya kepada Celyn.


Untung saja Celyn dan Vicktor saling percaya dan saling terbuka satu sama lainnya.


Hanya satu doa mereka, semoga pernikahannya mereka langgeng dan awet hingga maut yang memisahkan mereka berdua.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2