
Diego dan Ocil ketika sudah menghabiskan waktu mereka berdua saja ditaman tadi.
Ketika waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang Diego yang teringat jika dia harus mengunjungi pasiennya dirumah sakit.
Diego lalu memberanikan diri mengajak Ocil juga untuk berkunjung kerumah sakit bersamanya.
"*Terus mobil aku bagaimana Diego, didalam sana ada banyak hadiah dan oleh-oleh untuk keponakan kembar aku*",, kata Ocil kepada Diego.
"*Ya sudah begini saja kalau begitu, ayo kita keapartemen dulu untuk memarkirkan mobil kamu disana, dan semua hadiah-hadiah itu kita pindahkan kedalam mobil aku, bagaimana kan lagi pula jarak apartemen dan rumah sakit tidak terlalu jauh, dan satu arah pula*",, kata Diego kepada Ocil.
Ocil yang mendengar perkataannya Diego dia lalu berfikir untuk beberapa detik, hingga akhirnya Ocil memutuskan menyetujui perkataannya Diego tadi.
Ocil dan Diego akhirnya masuk kedalam mobil mereka sendiri-sendiri untuk menuju kegedung apartemen mereka yang satu gedung itu, untuk memarkirkan mobilnya Ocil didalam parkiran apartemen.
Dan setelah menempuh perjalanan untuk beberapa menit dengan saling beriring-iringan, akhirnya Diego dan Ocil sampai juga digedung apartemen mereka.
Diego menunggu Ocil yang sedang memarkirkan mobilnya dipelataran gedung apartemen mereka.
Dan setelahnya Ocil yang sudah memarkirkan mobilnya itu, dia langsung saja berjalan menghampiri Diego yang sudah menunggunya didalam mobil.
"*Ayo kita segera kerumah sakit*",, kata Diego kepada Ocil dengan bibir yang sambil tersenyum manis ketika Ocil sudah masuk kedalam mobilnya dan duduk dikursi depan bersamanya.
"*Apakah tidak apa-apa kalau aku ikut dengan kamu Diego??*',, tanya Ocil kepada Diego.
"*Kenapa tidak boleh, kan tidak apa-apa tho, tidak ada larangan juga jika yang bernama Ocil masuk kedalam rumah sakit*",, jawab Diego kepada Ocil sambil terus mengendarai mobilnya dengan sambil bercanda juga.
Membuat Ocil langsung tertawa kecil dibuatnya ketika mendengar candaannya Diego tadi.
"*Kecuali jika kamu datang bersamaku untuk membuat kerusuhan didalam rumah sakit, itu yang baru tidak boleh*",, lanjut lagi perkataannya Diego kepada Ocil.
"*Tapi aku jamin nanti disana walau kamu tidak membuat rusuh tetap saja akan membuat kerusuhan rumah sakit deh Ocil*",, sambung lagi perkataannya Diego kepada Ocil.
"*Lha ko bisa??*",, tanya Ocil dengan bingung kepada Diego.
"*Karena nanti semua suster dan Dokter yang suka denganku akan patah hati karena aku sudah menggandeng wanita cantik disisiku*",, gombal receh dari Diego kepada ocil.
__ADS_1
Gombalannya Diego kepada Ocil membuat Ocil reflek tertawa dengan sangat puas sekali, hingga tawa itu menular kepada Diego yang jadi ikut tertawa juga bersama Ocil.
Ketika didalam perjalanan menuju kerumah sakit diselingi canda dan gombalan yang lucu dari Diego untuk Ocil, akhirnya mobil yang mereka naiki tidak terasa sampai juga dipelataran rumah sakit.
Ocil dan Diego yang sudah pada keluar dari dalam mobil, dan Diego juga sudah memakai jas Dokternya membuat semua pandangan suster yang mengenal dengan Diego mereka semua langsung saja melihat kearahnya Ocil dan Diego yang sedang berjalan mesra menuju kedalam rumah sakit dengan Diego yang tanpa malu serta sungkan menggandeng mesra tangannya Ocil.
Diego seperti takut jika Ocil akan melarikan diri dari sisinya, hingga membuat Ocil sedikit risih mendapat tatapan dari para suster dan Dokter yang sering menyapa Diego daritadi.
Namun Diego hanya cuek dan menyapa balik mereka dengan senyum ramahnya khas seorang Dokter pada umumnya.
Diantara para suster itu, salah satunya dia adalah asisstan sekaligus temannya Dokter Rosa, Dokter yang menyukai Diego selama ini.
Suster tersebut dia langsung saja melapor kepada Dokter Rosa dengan segera.
Dan Dokter Rosa yang sedang berada didalam ruangannya, dia sedikit terkejut ketika susternya masuk keruangannya tanpa mengetuk pintu ruangannya terlebih dahulu.
"*Lain kali kalau masuk itu ketuk pintu terlebih dahulu*",, kata Dokter Rosa kepada susternya itu.
"*Gawat Rosa, kamu mau tahu Dokter Diego membuat gempar satu rumah sakit ini saat ini*",, kata suster itu kepada Dokter Rosa dengan memanggil Dokter Rosa dengan panggilan Rosa saja karena mereka hanya berdua saja.
"*Gawat apanya sih Laura??*",, kata Rosa kepada Laura susternya itu.
Mendengar perkataannya Laura, Rosa reflek langsung saja melamun karena Rosa sudah menebak jika itu adalah calon istrinya Diego yang seperti dikatakan oleh Diego tempo hari dan dia lihat juga instagramnya.
Laura yang melihat Rosa melamun, dia langsung saja reflek menggebrak meja kerjanya Rosa membuat Rosa langsung saja tersadar dari melamunnya itu.
Rosa yang tersadar dia langsung mengambil ponselnya dan langsung membuka instagramnya Ocil.
"*Apa wajah wanita itu mirip dengan wanita ini Laura??*",, tanya Rosa kepada Laura sambil memperlihatkan instagramnya Ocil.
Laura langsung saja merebut ponselnya Rosa untuk melihat foto wanita yang dimaksud oleh Rosa.
"*Iya benar sekali Rosa, dan kamu ko bisa tahu??, tahu darimana kamu??*",, kata Laura kepada Rosa ketika sudah melihat instagramnya Ocil.
"*Diego sendiri yang mengatakan kepadaku, dan wanita itu adalah calon istrinya Diego, seorang bisnis women yang cukup sukses sekali dan memiliki beberapa restoran mewah dinegara ini dan juga diBrazil*",, jawab Rosa kepada Laura dengan sangat lengkap sekali.
__ADS_1
Dan perkataannya Rosa membuat Laura sangat terkejut sekali, serta tidak menyangka jika penggantinya Belinda mantan tunangannya Diego bahkan jauh lebih baik dari Belinda.
Dan kita kembali lagi keDiego dan juga Ocil yang sudah sampai didalam ruang kerjanya Diego.
Ocil sangat menyukai ruang kerjanya Diego yang sangat rapi dengan dinding yang bercat putih tersebut.
Ketika Diego sudah menyiapkan alat-alat dan keperluan yang harus dia bawa untuk mengecek pasien anak-anak yang dia tangani, Diego langsung saja menyuruh asistannya untuk segera mengikutinya dibelakangnya.
Banyak dari para orang tua dari pasien anak-anak yang bertanya kepada Diego siapa wanita cantik yang ada disebelahnya itu.
Dan Diego selalu menjawab jika Ocil adalah calon istrinya, sungguh jawaban simple dari Diego langsung cepat menyebar keseluruh rumah sakit.
Hingga membuat hati para suster, bidan dan Dokter yang masih single dan mengagumi serta menyukai Diego secara diam-diam langsung pada patah hati semuanya dalam sekejap.
Mereka semua juga tidak memungkiri jika Ocil termasuk wanita yang cantik dan pantas bersanding dengan Dokter yang cukup tampan seperti Diego.
Sedangkan Rosa sendiri yang diam-diam ikut melihat dari jauh Diego dan juga Ocil, dia semakin memantapkan hatinya untuk mundur mendapatkan hatinya Diego yang dia yakinin sudah tidak mungkin bisa dia gapai itu.
...π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±...
Diegoπ
Ocilππ€
__ADS_1
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
...***TBC***...