Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 279


__ADS_3

Kita geser keFelya sejenak.


Felya yang tadi baru saja selesai menelfon Celyn, dan malah yang mengangkat sambungan telefonnya adalah Vicktor.


Felya langsung saja mencoba bertanya kepada Dela, siapa tahu Dela tahu tentang keadaannya Celyn, karena fikir Felya Dela kan adik dan sekaligus Kakak iparnya Celyn.


Dela dan Chris yang juga ingin pulang kemansionnya Ayah Jo pun, dan ketika baru saja masuk kedalam mobil.


Tiba-tiba ponselnya Dela yang ada didalam tasnya berdering dengan sangat kencang sekali.


Dela dengan segera mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang sedang menelfonnya.


Melihat nama Felya ada dipanggilan masuk ponselnya, Dela langsung saja mengangkat sambungan telefonnya itu.


Sedangkan Chris dia tetap fokus mengendarai mobilnya untuk pulang kemansionnya Ayah Jo.


"* Halo Felya?? *",, kata Dela ketika mengangkat sambungan telefonnya Felya.


"* Halo Dela, kamu ada dimana?? *",, kata Felya kepada Dela sambil menggendong baby Chloe.


"* Lagi mau perjalanan pulang, tadi baru saja dari restoran *",, jawab Dela kepada Felya.


"* Ada apa?? *",, tanya Dela lagi kepada Felya.


"* Tidak apa-apa, cuma mau tanya Celyn katanya sedang sakit, dia sakit apa?? *",, kata Felya kepada Dela.


"* Tadi ketika aku menelfon Celyn, yang mengangkat sambungan telefonnya malah Vicktor, apakah kamu tahu Celyn sakit apa?? *",, tanya Felya lagi kepada Dela.


Dela yang mendengar pertanyaan dari Felya dia sedikit bingung dan juga terkejut.


Karena setahu Dela, Celyn dia tadi tidak kenapa-kenapa, cuma mengalami masalah yang kurang mengenakkan saja didalam restoran tadi.


Sebab Dela juga tidak mengetahui jika Celyn mengalami sedikit memar ditubuhnya, karena akibat terjatuh tadi.


Dela langsung saja menceritakan perihal tadi yang dialami Celyn didalam restorannya Ayah Jo yang dikelola oleh Chris kepada Felya.


Dan Felya yang mendengar cerita dari Dela, dia sedikit geram dengan wanita yang bernama Dora tersebut.


"* Bagus Celyn, mau memberikan pelajaran kepada siDora itu, andai aku ada disitu juga, sudah kuinjak itu wajahnya menggunakan high hilsku yang runcing itu *",, kata Felya kepada Dela dengan nada yang sedikit menahan rasa gemasnya.

__ADS_1


"* Tapi setahu aku Celynnya dia tidak kenapa-kenapa??, cuma masih terlihat marah saja tadi *",, jawab Dela kepada Felya.


"* Atau nanti aku tanyakan kepada Kak Vicktor, apakah Celyn sedang sakit atau tidak *",, lanjut lagi perkataannya Dela kepada Felya.


Dan Chris yang daritadi mendengar pembicaraannya Dela dengan Felya, dia hanya diam saja sambil sedikit melirik kearahnya Dela yang duduk dikursi depan sampingnya itu.


"* Iya tanyakanlah, aku kan sangat khawatir kepada Celyn, takut dia kenapa-kenapa *",, jawab Felya kepada Dela.


"* Dan oh ya kamu sama Chris mau menjenguk Ocil kapan Del ??*",, tanya Felya untuk kesekian kalinya kepada Dela.


"* Sebenarnya rencananya besok bersama Kak Vicktor dan juga Celyn, tapi mendengar cerita kamu tidak tahu deh, nanti aku tanyakan lagi sama Kak Vicktor *",, jawab Dela kepada Felya.


"* Padahal rencanaku aku ingin menjenguk bersama kalian semua, biar ramai kan enak *",, kata Felya kepada Dela.


"* Tapi kalau tidak bisa ya sudah, nanti aku sama Dion sendiri saja kesananya sekalian aku ajak baby Chloe *",, lanjut lagi perkataannya Felya kepada Dela.


"* Ya terserah kamu saja, atau kamu ajak Neni saja itu *",, kata Dela kepada Felya.


"* Iya juga ya, kenapa aku tidak kefikiran dengan sahabat kita yang istimewa itu ya *",, jawab Felya kepada Dela dengan nada yang sedikit ceria.


Dela hanya tertawa kecil saja ketika mendengar jawabannya Felya.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka akhirnya terputus juga ketika mereka sudah ingin mengakhirinya.


"* Sayang, tadi kata Felya jika Celyn dia sedang kurang enak badan, apakah Celyn dia mengalami cidera karena kejadian tadi?? *",, tanya Dela kepada Chris sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Chris yang sedang menyetir.


"* Ya dari penglihatanku tadi dia tidak kenapa-kenapa??, tapi dibalik bajunya kan aku tidak tahu *",, jawab Chris kepada Dela sambil terus mengendarai mobilnya.


"* Coba aku telefon Vicktor dulu *",, kata Chris lagi kepada Dela.


"* Iya sayang, coba kamu telefon Kakak *",, kata Dela kepada Chris.


Dan Chris lalu mencoba menghubungi Vicktor menggunakan handsfreenya itu.


Vicktor yang tadi baru saja masuk kedalam kamar, dan melihat Celyn sudah berganti baju, dia langsung saja berjalan menghampiri Celyn.


"* Mommy bisa sendiri pakai bajunya?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn.


"* Iya, Mommy paksakan sendiri, Mommy mau istirahat dulu ya Daddy, sungguh sangat sakit sekali punggungnya Mommy *",, jawab Celyn kepada Vicktor dengan nada yang sedikit lirih dan wajah yang sedikit pucat.

__ADS_1


Vicktor hanya mengangguk saja sambil mengusap lembut wajah cantiknya Celyn itu.


Setelahnya Celyn langsung saja melangkahkan kakinya untuk menuju keranjang empuk miliknya itu.


Sedangkan Vicktor dia langsung saja masuk kedalam ruang walk in closetnya untuk melepaskan pakaian kerjanya yang daritadi belum dilepaskannya.


Ketika Vicktor baru saja melepaskan kemejanya, tiba-tiba ponselnya yang dia letakkan diatas meja didepannya, berdering dengan cukup kencang sekali, dan langsung tertera nama Chris dipanggilan masuk tersebut.


"* Halo *",, kata Vicktor ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya itu sambil mengloudspeaker sambungan telefonnya.


"* Halo Vick, bagaimana keadaannya Celyn, apa dia masih terlihat marah?? *",, tanya Chris mencoba mencari tahu tentang keadaannya Celyn.


"* Sudah tidak, hanya saja, ternyata Celyn mengalami memar yang cukup lumayan parah dipunggung sebelah kanan atas dan lengan kanannya itu Chris *",, jawab Vicktor kepada Chris.


Chris yang sebagai Kakak serta saudara kembar yang sangat menyayangi Celyn, dia langsung saja khawatir sekali dengan keadaanya Celyn mendengar Celyn mengalami memar seperti itu.


"* Apakah kamu sudah menghubungi Dokter untuk datang kemansion kamu?? *",, tanya Chris kepada Vicktor.


Dan Dela yang mendengar Chris berkata Dokter, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Chris.


"* Sudah, tapi belum ada kabar dari Ian, apakah sudah menemukan Dokternya apa belum *",, jawab Vicktor kepada Chris.


"* Apakah kamu mempunyai salep untuk meredakan sakit memar seperti Celyn, jika ada untuk mengurangi rasa sakitnya olesi salep itu dulu saja Vicktor *",, kata Chris kepada Vicktor.


"* Astaga aku lupa, tadi Mamah Gilda sudah menyuruhku dan mengingatkanku tentang salep itu *",, kata Vicktor kepada Chris dengan nada yang sedikit berteriak.


"* Aku tutup dulu telefonnya kalau begitu, mau memberikan salep kelukanya Celyn *",, sambung lagi perkataannya Vicktor kepada Chris.


Dan Vicktor langsung saja mematikan sambungan telefonnya Chris tanpa menunggu jawabannya Chris terlebih dahulu.


Setelah itu Vicktor langsung saja mencari salep yang pernah Diego berikan kepadanya untuk mengobati luka cideranya dulu.


Dan ketika sudah ketemu salep yang dia cari didalam kotak P3Knya, Vicktor langsung saja menghampiri Celyn yang sudah memejamkan matanya diatas ranjang mereka.


Dengan membangunkan Celyn secara pelan-pelan, Vicktor langsung saja mengolesakan salep yang dibawanya itu keluka memarnya Celyn dengan sangat perlahan-lahan sekali, ketika Celyn sudah membuka matanya, dan memposisikan posisi tidurnya dengan tengkurap.


Sungguh hatinya Vicktor tidak tega sekali melihat tubuh putih mulusnya Celyn terlihat ada luka memar yang warnanya sangat kontras sekali dengan warna kulitnya.


Dan rasanya Vicktor seperti ingin menggantikan saja posisinya Celyn yang sedang sakit itu.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2