Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 64


__ADS_3

Vicktor yang melihat wajahnya Celyn dia langsung saja menjadi khawatir, karena jika Celyn kenapa-kenapa akan berakibat juga dengan kandungannya.


"*Celyn sayang, hey kamu tidak kenapa-kenapa kan??*",, tanya Vicktor kepada Celyn dengan wajah yang sangat khawatir.


Celyn yang ditanya oleh Vicktor dia langsung merubah mimik mukanya yang tadinya diam menjadi tersenyum kepada Vicktor.


"*I'm ok Daddy*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum.


"*Jangan hiraukan karyawan kantorku ya sayang, akan aku beri mereka hukuman karena sudah berani membullymu seperti itu*",, kata Vicktor kepada Celyn dengan sambil memegang tangannya Celyn yang ada diatas meja.


Ian melihat sendiri jika bosnya Vicktor dia benar-benar sudah mencintai Celyn, dengan sikapnya yang terlihat sangat perhatian seperti itu.


Jangankan dulu perhatian, melihat dan tertarik saja dengan para wanita yang mencoba mendekatinya saja tidak.


Rubi kenapa dia bisa ikut masuk digroup kantornya Vicktor, karena dia mempunyai dua whatsapp, yang satunya adalah nama samaran yang sengaja dia palsukan supaya bisa masuk digroup kantor dan Rubi menjadi tahu mana karyawan yang pura-pura dan mana yang asli baik.


Makanya tadi ketika dia sedang bekerja mendengar ponselnya selalu berdering dan digroup kantor sangat banyak pemberitahuan, membuatnya sangat penasaran sekali, dan alangkah terkejutnya Rubi ketika sudah membaca semua percakapan yang ada digroup kantor semuanya hampir membully istri atasannya.


Ketika Rubi ingin melangkahkan masuk keruangannya Vicktor dia langsung ditanya oleh Ian, dan ketika Ian tahu akan maksud perkataannya Rubi dia juga langsung ikut masuk kedalam ruangannya Vicktor, karena sebetulnya Ian juga akan melaporkan kepada Vicktor tentang laporan dari bawahannya yang dipercayanya yang memang menjadi anggota digroup kantornya Vicktor itu.


Orang kepercayaannya Ian menscreenshoot semua percakapan yang ada digroup kantor itu dan lalu mengirimkannya kepada Ian.


Dan disinilah mereka berdua yaitu Ian dan juga Rubi sedang melaporkan berita terhangat digroup kantor kepada Vicktor dan juga Celyn.


"*No aku tidak setuju Vicktor*",, jawab Celyn kepada Vicktor.


Sedang Ian dan juga Rubi mereka berdua masih diam sambil berdiri mendengarkan percakapannya Vicktor dan Celyn.


"*Maksud kamu apa Celyn kenapa tidak setuju, mereka membullymu seperti ini, itu sama saja mereka membully ketiga anakku yang sedang kamu kandung juga*",, jawab Vicktor tidak terima dengan perkataannya Celyn.


Perkataannya Vicktor membuat Rubi sedikit membuka mulutnya karena terkejut mendengar jika istri atasannya sedang hamil kembar tiga, Rubi sebenarnya tahu jika Celyn sedang hamil dari ceritanya Ian, namun Ian tidak bercerita kepadanya jika istri majikannya sedang hamil kembar tiga.

__ADS_1


Rubi langsung saja menutup mulutnya ketika lengannya disenggol oleh Ian.


"*Aku sudah mempunyai pembalasan sendiri untuk para karyawan kamu yang membullyku itu Vicktor*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum licik, dan Vicktor, Ian serta Rubi yang melihat wajahnya Celyn seperti itu, mereka bertiga langsung berfikiran jika Celyn wanita yang sangat tidak terduga dan juga sedikit me....nye....ram...kan.


Begitulah sekiranya yang ada didalam isi otaknya Ian, Vicktor dan juga Rubi.


..........>>>>><<<<<..........


Semua para karyawan dikumpulkan diaula besar yang ada didalam kantornya Vicktor, mereka semua pada bertanda tanya sekali, kenapa mereka dikumpulkan dalam satu aula seperti itu.


Ketika mereka semua sedang menduga-duga, masuklah Celyn dan juga Rubi kedalam ruang aula itu dan langsung membuat semuanya diam seketika ketika Celyn dan juga Rubi naik keatas panggung yang ada disitu.


Celyn dan juga Rubi masuk keaula tidak berdua saja melainkan dengan ketiga bodyguard yang memakai topi dikepalanya dan sedikit menutupi wajah mereka, namun para karyawan tidak pada memperhatikan ketiga bodyguard itu melainkan kearahnya Celyn yang menjadi berita terhangat digroup kantor.


"*Mohon perhatiannya semua*",, kata Rubi berkata didepan para karyawan semuanya diatas panggung sambil menggunakan microfon.


Semua para karyawan semakin diam ketika Rubi sudah berbicara diatas panggung seperti itu, sedang Celyn dia sedikit mundur dulu untuk memberikan ruang untuk Rubi berbicara.


Dan ketiga bodyguard tadi mereka langsung berdiri dibelakangnya Celyn.


"*Iyaaaaa*",, jawab serempak semua para karyawan.


Dibarisan karyawan ada yang saling bisik-bisik sambil memfoto Celyn diam-diam, namun salah satu bodyguard melihat aksi itu, akan tetapi dia masih diam saja tidak menegurnya, karena ada saatnya tersendiri nanti.


"*Eh lihat itu kan wanita gendut yang datang bersama Tuan Vicktor tadi, kenapa dia ada diatas panggung juga, dia sebenarnya siapa sih*",, bisik salah satu karyawan kepada teman sebelahnya.


"*Setidaknya body dia sama aku lebih bagusan aku, jika untuk mengalihkan perhatian dari Tuan Vicktor itu mudah, karena lihat saja body dia*",, jawab teman yang dibisikin tadi dengan sombong.


"*Akan aku foto, dan akan aku sebarkan digroup kantor lagi, enak saja dia bisa dengan mudah mendekati Tuan Vicktor*",, kata salah satu karyawan lainnya sambil memfoto Celyn.


Ya begitulah salah satu bisikan julid yang dilontarkan untuk Celyn, namun Celyn diatas panggung sana dia masih mengumbar senyum manisnya seperti tidak terjadi sesuatu.

__ADS_1


"*Disini saya mau mengadakan perlombaan, jika menang dia akan mendapatkan hadiah uang sebesar lima puluh juta dari Nyonya Celyn*",, kata Rubi sambil menunjuk Celyn menggunakan telapak tangannya.


Sedang para karyawan yang mendengar hadiah uang yang didapatkan sangatlah banyak, mereka langsung saja antusias sekali ingin mengikuti perlombaan itu.


"*Namun jika kalah dia akan mendapatkan hukuman dari kami*",, sambung lagi perkataan dari Rubi diatas panggung.


Yang mana membuat para karyawan langsung bersemangat pasti bisa memenangkan perlombaan itu dengan mudah.


"*Dan kami sudah memilih orang-orang yang beruntung itu yang akan mengikuti lombanya*",, kata Rubi lagi dan langsung membuat para karyawan ada yang langsung lesu dan ada yang berdoa semoga namanya bisa disebutkan oleh Rubi sekretaris keduanya Vicktor.


Mereka tidak tahu saja, jika dibalik perlombaan itu akan membuat mereka jera serta menjadi takut kepada Celyn.


Karena sudah berani membully dan bermain-main dengan Celyn Reagan, iya Celyn Reagan karena dia sekarang sudah menjadi istrinya Vicktor dan nama marganya sekarang mengikuti Vicktor suaminya.


Rubi langsung saja menyebutkan nama-nama para karyawan itu, dan mereka semua yang namanya disebutkan oleh Rubi disuruh langsung naik keatas panggung, setidaknya ada sekitar dua puluh orang dari total keseluruhan karyawannya Vicktor yang dipanggil naik keatas panggung.


Para karyawan yang tidak disebutkan namanya ada yang langsung merasa kecewa. Dan karyawan yang tadi berkomentar julid serta yang memfoto Celyn dengan diam-diam mereka bertiga sudah disuruh naik keatas panggung juga.


"*Untuk kalian yang ada diatas sini, syarat perlombaannya biar Nyonya Celyn saja yang menjelaskannya, silahkan Nyonya Celyn*",, kata Rubi kepada semua karyawan yang ada diatas panggung dan juga sambil mempersilahkan kepada Celyn.


Celyn langsung saja melangkahkan kakinya sedikit kedepan panggung dan langsung mengambil alih tempatnya Rubi tadi.


"*Ok saya tidak mau berlama-lama, disini saya mau menjelaskan kepada kalian semua yang diatas sini bersama saya, perlombaannya sangatlah mudah sekali, ayo bawa masuk*",, kata Celyn kepada semua karyawan dan sambil menyuruh orang untuk membawa masuk sesuatu yang sudah disiapkannya tadi dibelakang.


Para karyawan semuanya termasuk yang ada diatas panggung mereka sangat terkejut sekali ketika melihat banyak sekali makanan yang dibawa masuk kedalam aula oleh para office boy dan office girl.


"*Ok, didepan kalian semua sudah ada masing-masing makanan sebanyak lima porsi makanan, dan siapa diantara kalian ada yang bisa menghabiskan semuanya tanpa tersisa sedikit pun, uang lima puluh juta langsung menjadi milik kalian, namun jika kalah akan ada hukuman yang harus kalian terima*",, kata Celyn menjelaskan permainan lombanya.


Para karyawan yang dibawah langsung saja bersyukur tidak jadi dipanggil naik keatas panggung, sedangkan yang ada diatas panggung mereka ada sebagian yang keberatan, dan ada sebagian juga yang tertantang karena hadiah uangnya cukup besar sekali.


Namun ada tiga orang wanita yang sangat sok merasa kecantikan karena mempunyai body yang bagus tidak terima suka dengan permainan lombanya dan langsung berjalan serta berdiri didepannya Celyn dengan gaya angkuhnya.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


***TBC***


__ADS_2