Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 89


__ADS_3

Diego yang mendengar alamat apartemennya Ocil, dia sangat terkejut sekali, karena alamat itu juga alamat apartemennya.


"*Serius Ocil itu alamat apartemen kamu??*",, kata Diego kepada Ocil dengan sangat penasaran sekali.


"*Iya, memangnya kenapa??*",, jawab Ocil kepada Diego dengan bingung sambil meminum minumannya.


"*Itu juga alamat apartemenku Ocil??*",, kata Diego kepada Ocil.


"*Dilantai berapa kamu tinggal disana??*",, tanya Diego lagi kepada Ocil.


"*Dilantai tujuh belas nomor A1B Go*",, jawab Ocil kepada Diego. (untuk nomor apartemennya author ngarang sesuka author lho ya).


Semakin terkejut saja Diego ketika Ocil menyebutkan nomor kamar apartemennya beserta lantai kamarnya.


"*Sumpah demi apapun Cil, itu adalah kamar sebelah aku, karena kamarku juga ada dilantai tujuh belas dan dinomor A2B*",, kata Diego dengan sangat senang sekali kepada Ocil.


"*Really Go, are you sure??*",, kata Ocil juga kepada Diego dengan sangat terkejut sekali.


"*Yes i'm really Ocil, eh tapi ko aku tidak pernah melihat kamu diapartemen itu ya??*",, kata Diego kepada Ocil.


"*Kan tadi sudah aku bilang, aku pulangnya sesuka hatiku mau kemana??*",, jawab Ocil lagi kepada Diego.


Entah kenapa Diego perasaannya semakin membuncah ketika bisa mengetahui semua itu, dan hari itu Diego bahkan sampai tidak ingat jika dia sudah mempunyai seorang tunangan yang lagi berada jauh disana.


Berpindah tempat tepatnya dimansionnya Vicktor.


Vicktor dan Celyn mereka berdua juga baru saja selesai melakukan fitting baju pengantin mereka yang akan mereka pakai untuk acara resepsi pernikahan mereka minggu depan.


Dan tadi ketika fitting baju pengantinnya, sedikit diwarnai perdebatan dengan Celyn yang tidak menyukai bentuk gaunnya yang terlalu tertutup dibagian lehernya, namun Vicktor dia malah menyukainya.


Alhasil sang desainer dia menengahi perdebatan antara Vicktor dan juga Celyn dengan memberikan solusi, jika dibagian leher akan dia kurangi sedikit namun juga tidak terlalu terbuka.


Dan Vicktor serta Celyn akhirnya setuju dengan yang dikatakan oleh desainer itu.


Ketika sudah selesai melakukan fitting bajunya, dan bahkan Mamah Vina serta Mamah Gilda mereka berdua juga sudah pada pulang kemansion mereka masing-masing.

__ADS_1


Dan saat ini Vicktor dan juga Celyn sedang mengistirahatkan badan mereka diatas shofa santai yang ada didalam kamar mereka.


Bukan Vicktor dan Celyn cih, melainkan hanya Celyn saja yang berada diatas shofa itu, sedangkan Vicktor dia sedang berada diruang galerinya untuk melukis.


Vicktor ketika ijin kepada Celyn ingin melukis, Celyn pun haya mengangguk saja, dan Vicktor yang sudah masuk keruang galerinya, dia tidak menutup kembali pintu ruang rahasianya itu.


Sambil menonton televisi dengan sambil merebahkan badannya diatas shofa nan empuk dan mahal itu, lama-kelamaan matanya Celyn mengantuk juga, dengan televisi yang masih menyala.


Vicktor yang berada didalam ruang galerinya dia sedang sibuk menuangkan catnya diatas kanvasnya dengan serius dan menghayati sekali.


Bahkan Vicktor sampai tidak sadar jika dia sudah berada diruang galerinya selama dua jam lamanya, begitu juga dengan Celyn dia juga sudah tertidur cukup lama juga dan masih berada diatas shofa.


Jam pun tidak sadar sudah bergerak diangka jam tiga sore, Vicktor yang sudah selesai lebih tepatnya capek dengan melukisnya dia lalu memutuskan untuk menyudahi saja melukisnya dan ingin mengistirahatkan badannya untuk beberapa waktu.


Ketika Vicktor sudah keluar dari dalam ruang galerinya, dia melihat Celyn sedang tertidur dengan sangat pulas diatas shofa dengan televisi yang masih menyala.


Vicktor lalu mematikan televisi itu dan setelahnya Vicktor lalu menggendong Celyn untuk dia pindahkan keatas ranjang.


Dan Vicktor juga lalu merebahkan badannya disampingnya Celyn, namun sebelumnya dia mengusap serta mencium lembut perutnya Celyn terlebih dahulu.


Vicktor lalu ikut memejamkan matanya seperti Celyn dengan sambil memeluk Celyn dari samping dengan kepalanya Celyn yang dia alaskan lengannya.


Dan Celyn pun dia langsung saja membenamkan wajanya keketiaknya Vicktor seperti biasanya kalau Celyn sedang tidur dengan Vicktor.


Vicktor yang sudah mengetahui kebiasaan anehnya Celyn yang seperti itu dia sudah tidak terkejut lagi, namun Vicktor merasa unik saja dengan kebiasaan tidurnya Celyn yang suka menempelkan wajahnya keketiaknya Vicktor.


Bagi Celyn aroma tubuhnya Vicktor sangat khas dan enak sekali diindra penciumannya, karena perpaduan antara keringat dengan parfum mahal miliknya Vicktor, membuat aroma badannya Vicktor menjadi salah satu hal yang disukai oleh Celyn.


"*Baru kali ini aku mengetahui wanita cantik tidur, namun tidurnya lebih suka mendekatkan wajahnya keketiak pasangannya*",, kata Vicktor dengan lucu kepada Celyn yang sedang tertidur itu.


"*Namun keunikan inilah yang membuatku selalu teringat dengannya*",, kata Vicktor lagi untuk Celyn, dan dia langsung saja memeluk erat Celyn lagi dengan memberikan kehangatan untuk Celyn, walau Vicktor sedang dalam keadaan yang tidak memakai bajunya.


Ketika jam sudah menunjukkan pukul empat sore, Celyn terbangun lebih dahulu dari Vicktor, dan ketika Celyn membuka matanya dia melihat Vicktor sedang tertidur disampingya sambil menempelkan wajahnya kepipinya.


Celyn sebelum turun dari ranjang dia mengecup sekilas bibirnya Vicktor, dan setelahnya Celyn lalu melangkahkan kakinya berjalan menuju kearah kamar mandi.

__ADS_1


Sedangkan Vicktor dia masih tertidur lelap diatas ranjang. Lima belas menit kemudian, Celyn yang sudah selesai mandi, dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi, dan dia melihat Vicktor masih tertidur lelap dengan posisi yang sama seperti tadi dia tinggalkan.


Celyn langsung melangkahkan kakinya menuju keruang walk in closet untuk berganti baju sore yang dia inginkan.


Ketika sudah selesai, Celyn langsung keluar dari ruang walk in closetnya dan dia masih melihat Vicktor tertidur dengan lelap seperti tadi.


Celyn hanya membiarkannya saja, dan Celyn lalu melangkahkan kakinya untuk keluar kamar dan turun kebawah menggunakan lift yang ada disitu.


Para asisstan rumah tangganya Vicktor yang melihat Celyn mereka hanya menyapa sopan dan ramah saja, dan ketika Celyn melangkahkan kakinya tidak tentu arah didalam mansionnya Vicktor dia tidak sengaja berpas-pasan dengan Pak Hu yang sedang mengontrol para pekerja semuanya.


"*Nyonya mau kemana??, mau saya antarkan??*",, kata Pak Hu dengan ramah kepada Celyn.


"*Tidak perlu Pak Hu, tapi Pak Hu bisa mengikuti saya dari belakang*",, jawab Celyn kepada Pak Hu sambil tersenyum ramah.


Pak Hu langsung mengangguk sambil sedikit menundukkan badannya kepada Celyn.


Celyn lalu melanjutkan jalannya lagi dan diikuti oleh Pak Hu dari belakang.


Celyn banyak bertanya kepada Pak Hu ketika dia melihat setiap sesuatu yang menarik dipandangannya, dan Pak Hu juga langsung menjawabnya setahunya saja dengan ramah dan sopan kepada Celyn.


Hingga ketika Celyn melewati sebuah pintu ruangan, entah kenapa Celyn sangat tertarik sekali ingin masuk kedalam ruangan itu, namun langsung dicegah oleh Pak Hu.


Dan ketika Celyn dicegah oleh Pak Hu dia sedikit marah namun semakin penasaran saja dengan apa isi yang ada didalam ruangan itu.


🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Mau bagaimanapun juga dan foto dari posisi manapun saja tetap tampan siVicktor 🀣🀣🀣





...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2