
Ketika Celyn yang sudah selesai berbincang dengan para sahabat-sahabatnya, dan para sahabatnya pun juga sudah pada pulang kerumah mereka masing-masing, Celyn langsung saja melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamarnya sendiri.
Sedangkan Dela dia juga sudah masuk kedalam kamarnya sendiri daritadi.
Ketika Celyn sudah masuk kedalam kamarnya, dia tidak melihat Vicktor dimanapun berada, ketika dicek didalam kamar mandi pun juga tidak ada.
Fikir Celyn Vicktor pasti sedang melukis diruang galerinya, karena jika Vicktor pergi pasti dia akan bilang kepadanya.
Celyn yang sudah berganti baju menggunakan baju tidur nan tipisnya, dan sudah membersihkan badannya juga, dia langsung saja merebahkan badannya diatas ranjang.
Karena Celyn benar-benar sudah merasa capek sekali malam itu.
Vicktor yang berada didalam ruang galerinya dia seperti biasanya tidak sadar jika dia sudah cukup lama juga menghabiskan waktu didalam sana.
Ketika Vicktor melihat kearah jam, jam dinding pun sudah menunjukkan pukul satu dinihari.
"*Sudah jam satu pagi ternyata, cepat sekali jarum jamnya bergerak, pasti Celyn dia sudah selesai berbincang dengan para temannya*",, kata Vicktor ketika dia melihat jarum jam berada diangka satu.
Vicktor langsung saja membereskan alat lukisnya terlebih dahulu sebelum dia tinggal pergi.
Ketika sudah selesai Vicktor lalu melangkahkan kakinya untu keluar dari ruang galerinya, dan benar saja ketika Vicktor sudah keluar dari ruang galerinya dia melihat Celyn sudah tertidur lelap diatas ranjang mereka.
"*Sangat lelap sekali Celyn tidurnya, hingga air liurnya pun menetes seperti itu*",, kata Vicktor dengan lucu ketika dia melihat Celyn sedang mengiler.
Vicktor lalu membersihkan ilernya Celyn dengan sapu tangan yang dibawanya tadi.
Setelahnya Vicktor lalu melangkahkan kakinya untuk mandi dan membersihkan badannya yang bau cat tersebut.
Ketika sudah selesai Vicktor langsung saja ikut merebahkan badannya disampingnya Celyn sambil mengusap lembut perut besarnya Celyn.
Sedangkan dilain tempat tepatnya didalam kamarnya Ocil, Ocil sendiri dia tidak bisa tertidur karena dia masih teringat perkataannya Dela tentang hubungannya Diego bersama Belinda.
Ocil yang merasa sedih dengan perasaannya tanpa sadar dia terus meneteskan air matanya ketika teringat dengan Diego.
__ADS_1
"*Aku harus melupakannya, jika Diego benar-benar jodohku kelak, dia akan tetap menjadi miliku, jika tidak ya aku harus merelakannya*",, kata Ocil menyemangati dirinya sendiri sambil tiduran diatas ranjang empuknya.
Bahkan Ocil dia sudah memblock sementara nomor ponselnya Diego karena Ocil tidak mau mendapatkan pesan atau telefon dari Diego yang itu bisa membuatnya ragu untuk melangkah kedepan.
Sedang Rexley sendiri dia yang sudah tertidur lelap didalam kamar apartemennya pun, dia saat ini sedang bermimpi jika Neni sedang menemuinya dan memohon kepadanya untuk kembali kepada Neni.
Bahkan Rexley tidak sadar jika dia sampai tersenyum didalam tidurnya ketika memimpikan Neni.
Sungguh mereka malam ini mempunyai kegiatan mereka sendiri, dan perasaan berbeda-beda juga yang mereka rasakan.
Sedang Felya malam itu dia sedang asik bergoyang dan bermain dengan suaminya diatas ranjang mereka.
Felya yang sangat hot sekali permainan ranjangnya membuat suaminya yaitu Dion, sangat ketagihan sekali dan selalu kualahan mengimbangi tenaganya Felya yang sangat bisa memuaskannya tersebut.
Dion bahkan tidak cuma sekali atau dua kali melakukan itu dengan Felya, karena sungguh Felya sangat pintar membuatnya melayang keangkasa nan tinggi disana.
Hampir setiap hari Felya dan Dion melakukan hubungan suami istri dengan Dion yang sedikit kualahan mengimbangi keganasan dari sang istri.
..........>>>>><<<<<...........
Ketika Vicktor mendengar suara pintunya diketuk dari luar, Vicktor langsung saja memencet tombol untuk membuka pintu ruangannya. Dan masuklah Diego kedalam ruang kerjanya.
Vicktor langsung saja mengangkat kepalanya ketika dia mendengar langkah sepatu mendekat kearah meja kerjanya dan ketika Vicktor sudah mengangkat kepalanya dia melihat Diego sudah duduk saja dikursi depan meja kerjanya.
"*Ternyata kamu datang juga kesini Go*",, kata Vicktor kepada Diego sambil meneruskan pekerjaannya lagi.
"*Ayolah Vick segera ceritakan kepadaku*",, kata Diego dengan tidak sabaran kepada Vicktor.
Vicktor langsung saja meletakkan bolpoinnya ketika mendengar perkataannya Diego.
"*Darimana yang ingin kamu ketahui tentang Linda Go??*",, kata Vicktor kepada Diego.
"*Semuanya*",, jawab Diego kepada Vicktor dengan mantap.
__ADS_1
"*Sekarang aku tanya kepadamu, sejauh mana kamu mengetahui tentang kelakuan Linda dibelakang kamu*",, kata Vicktor kepada Diego.
Mendengar perkataannya Vicktor, Diego langsung saja mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celananya dan dia menunjukkan semua pesan yang kemarin dia dapatkan dari seseorang.
Vicktor yang menerima ponselnya Diego dia langsung saja melihat semua pesan-pesan itu dan semua video yang Diego terima.
Ketika sudah selesai Vicktor lalu mengembalikannya lagi kepada Diego.
"*Iya semua itu benar Go, Linda memang menjalin hubungan dengan rekan kerjanya yang sesama model sejak dia baru saja bertunangan dengan kamu satu bulan yang lalu, yang artinya hubungan mereka sudah terjalin hampir sama dengan hubungan tunangan kamu dengan Linda*",, kata Vicktor kepada Diego.
"*Kenapa kamu tega tidak menceritakannya kepadaku Vicktor jika kamu sudah tahu semua ini??*",, kata Diego kepada Vicktor dengan nada kecewa dan menahan rasa marahnya.
"*Aku juga baru mengetahuinya sejak satu bulan ini Go, ketika Dela menceritakannya kepadaku jika dia melihat Linda bermesraan dengan laki-laki lain dan masuk kedalam hotel*",, jawab Vicktor kepada Diego.
"*Dari situ aku menyuruh orang untuk menyelidiki semua tentang Linda, karena aku tidak mau jika kamu sampai salah memilih perempuan seperti Linda Diego*",, sambung lagi perkataannya Vicktor kepada Diego.
"*Selama ini Linda mengatakan kepadamu jika dia ada pemotretan disini dan disana, itu semuanya bullshit Go, dia hanya melakukan pemotretan itu cuma selama dua minggu saja, selebihnya dia pergi liburan dengan kekasih gelapnya itu*",, jelas Vicktor lagi kepada Diego.
"*Dia selama ini tidak pernah perhatian kepadamu, karena dia lebih asik perhatian dengan kekasih gelapnya itu, bahkan aku sangat tahu sekali, jika mereka sudah sering melakukan hubungan itu setiap kali mereka bertemu bahkan setiap hari*",, lanjut lagi perkataannya Vicktor kepada Diego.
"*Jika kamu mengira aku berbohong kepadamu tentang Linda, ini semua berkas-berkas dan semua video sudah aku simpan didalam amplop ini, lihatlah sendiri*",, kata Vicktor untuk terakhir kalinya kepada Diego dengan sambil mengambil sebuah amplop besar dari dalam laci meja kerjanya dan memberikannya kepada Diego.
Diego lalu menerima amplop itu dan langsung membukanya.
Didalamnya Diego menemukan banyak foto antara Linda dan kekasih gelapnya itu serta juga sebuah flashdisk yang Diego yakinin itu berisi semua video tentang perselingkuhannya Linda selama ini.
"*Bagaimana kamu bisa mendapatkan ini semua Vicktor??*",, tanya Diego kepada Vicktor.
"*Itu semua tidak penting, sudah kamu bawa saja, dan segera luruskan permasalahanmu dengan Linda, supaya kamu bisa segera terbebas dari perempuan seperti Linda*",, kata Vicktor kepada Diego.
Dan Diego dia langsung saja mengucapkan terimakasih banyak kepada Vicktor, karena sudah mau membantunya, setelahnya Diego langsung saja berlalu pergi dari dalam kantornya Vicktor, menuju kesuatu tempat.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...