
Vicktor langsung saja bertanya kepada Celyn ketika dia melihat Celyn makan satu cup eskrim berukuran jumbo hanya dalam waktu lima menit saja seperti itu.
"*Apakah gigi kamu tidak ngilu sayang, makan es krim bisa secepat itu??*",, tanya Vicktor kepada Celyn.
"*Tidak, karena perutku rasanya eneg melihat kamu makan banyak seperti itu, makanya aku bisa cepat menghabiskan es krim ini*",, jawab Celyn kepada Vicktor, membuat Vicktor langsung memajukan bibirnya dan sambil menggerutu dengan suara kecil.
"*Itu juga kamu yang membuat aku harus makan banyak*",, gerutu Vicktor kepada Celyn dengan suara yang sangat kecil sekali dan untungnya walau Celyn duduk disampingnya dia tidak mendengar gerutuannya Vicktor, jika sampai didengar Celyn, mungkin nanti malam Vicktor bisa alamat berpuasa lagi.
Namun Celyn tiba-tiba dia mencium aroma parfum yang asing dihidungnya, dan dia lalu mengendus-ngendus Vicktor ketika mencium aroma parfum itu berasal dari badannya Vicktor.
Vicktor yang melihat Celyn seperti itu membuat Vicktor semakin aneh saja dengan tingkahnya Celyn, yang mengendus-ngendus seperti anj1ng.
"*Kamu kenapa sih??*",, kata Vicktor kepada Celyn dengan eskpresi anehnya ketika melihat tingkahnya Celyn.
"*Ini parfum siapa sih, parfum kamu ko beda dengan parfum yang tadi kamu pakai dirumah??*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil mengendus ketiaknya Vicktor.
Dan ketika Celyn mengendus ketiaknya Vicktor dia langsung saja berlari kearah kamar mandi dan langsung memuntahkan semua yang dimakannya tadi didalam kamar mandi.
Vicktor yang melihat Celyn muntah-muntah karena parfumnya dia menjadi tambah bingung dengan Celyn, apakah ada yang salah dengan parfumnya, begitulah yang difikirkan oleh Vicktor.
"*Jangan mendekat sebelum kamu ganti pakaian, parfum kamu yang ini membuat perutku mual dan tenggorokanku terasa tidak enak*",, kata Celyn kepada Vicktor yang sedang berjalan ingin mendekatinya.
Alhasil Vicktor langsung saja menghentikan langkahnya dengan menarik nafas dalam-dalam, dan menghembuskannya dengan sangat perlahan-lahan.
Vicktor tidak menyangka jika berdekatan dengan wanita hamil sangat merepotkan sekali, dan membuat dirinya harus menyetok kesabaran yang ekstra.
"*Celyn ada apa dengan parfumku, ini parfum mahal yang aku beli khusus dari luar negeri, harganya saja sekitar dua puluh delapan juta karena hanya diproduksi seribu botol saja sayang*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil menjelaskan parfum yang dipakainya sekarang.
"*Tetap saja tidak enak Vicktor baunya menurut aku*",, kata Celyn sambil keluar dari dalam kamar mandi dengan sambil menutup hidungnya.
"*Padahal kemarin-kemarin kamu tidak apa-apa ketika aku memakai parfum ini*",, jawab Vicktor lagi kepada Celyn.
__ADS_1
"*Karena kemarin-kemarin aku tidak hamil dan sekarang aku sedang hamil anak kamu jadi indra penciumanku sangat sensitif Vicktor*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil duduk dipinggir ranjang dengan masih menutup hidungnya.
"*Kamu kalau bersama aku harus memakai parfum yang seperti tadi pagi kamu pakai Vicktor, itu lebih enak aromanya dihidungku dan sekarang kamu ganti baju lagi sana, kalau tidak aku tidak mau berdekatan dengan kamu, membuat kepalaku pusing*",, kata Celyn lagi kepada Vicktor.
Dan Vicktor dia lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar karena harus berganti baju lagi untuk kesekian kalinya.
"*Tahu saja hidungnya jika parfum yang tadi pagi harganya lebih mahal*",, bisik Vicktor sambil berlalu mengambil setelan kerjanya lagi yang ada didalam lemari.
Karena parfum yang tadi pagi dipakai oleh Vicktor adalah parfum bermerek Baccarat Les Larmes Sacrees de Thebes dengan harga Rp 95 juta per onsnya.
Dan komposisinya antara lain adalah musk, cendana, kemangi, kapulaga, ylang-ylang atau kenanga, geranium, melati, dan kuning.
Kemasannya pun unik karena ditempatkan di botol kristal berbentuk kristal. Tentu saja itu menjadi salah satu alasan kenapa parfum ini jadi yang termahal.
"*Apa kamu mengatakan sesuatu Vicktor??*",, kata Celyn ketika Celyn sedikit mendengar perkataannya Vicktor.
"*Tidak, aku hanya berkata aku sangat mencintai kamu dan calon anak-anak kita*",, jawab Vicktor sambil tersenyum kepada Celyn, dan dia langsung saja berlalu pergi menuju kedalam kamar mandi untuk berganti pakaiannya.
Setelah adegan yang membuat Celyn mual akan parfumnya Vicktor, akhirnya jam pulang kantor pun tiba.
Dan mereka semua karyawannya Vicktor tidak ada lagi yang berani kepada Celyn setelah mengetahui jika Celyn adalah istri dari pemilik dari Perusahaan tempat mereka mencari nafkah.
Vicktor langsung saja membukakan pintu mobil untuk Celyn ketika mereka berdua sudah sampai didepan mobil yang sudah disiapkan oleh sopir pribadinya Vicktor.
Beberapa menit kemudian, mobil yang ditumpangi oleh Vicktor dan juga Celyn sampai juga dimansion yang mereka tinggali, dan ketika Vicktor serta Celyn yang baru saja dibukakan pintu utamanya oleh Pak Hu, mereka berdua ketika melewati ruang keluarga langsung melihat Mamah Vina sudah duduk anteng diruang keluarga milik mereka.
"*Eh kalian sudah pulang, sudah sana mandi dan ganti baju dulu*",, kata Mamah Vina yang melihat Celyn serta Vicktor baru saja masuk kedalam mansion.
"*Mamah sudah lama disininya??*",, tanya Celyn kepada Mamah Vina sambil bercipika cipiki kepada Mamah Vina.
Sedang Vicktor dia hanya tersenyum saja kepada Mamahnya sambil berdiri disampingnya Celyn.
__ADS_1
"*Tidak juga baru setengah jam tadi, eh Mamah lihat kamu kelihatan gendutan ya Vicktor hari ini*",, kata Mamah Vina kepada Celyn dan juga Vicktor.
"*Bagaimana tidak gendut Mah, hari ini saja Celyn menyuruhku untuk makan banyak sekali, jika tidak dia akan marah kepadaku*",, jawab Vicktor kepada Mamah Vina dengan sedikit menggoda Celyn.
Mambuat Mamah Vina langsung tersenyum lucu mendengar jawabannya Vicktor.
"*Bukan aku Vicktor, tapi anak-anak kamu ini yang kepingin lihat Daddynya makan banyak*",, jawab Celyn kepada Vicktor.
"*Iya sayangku, maafkan Daddy ya*",, jawab Vicktor sambil tersenyum manis kepada Celyn, membuat Mamah Vina tersenyum melihat kebersamaan antara Celyn dan juga Vicktor.
Karena sebelum ada Celyn disampingnya Vicktor, Mamah Vina menilai Vicktor adalah orang yang kaku dan juga dingin, namun sekarang dia bisa bersikap manis juga.
"*Memangnya sebarapa banyak sih Vicktor yang kamu makan, paling tidak ada satu piring penuh*",, goda Mamah Vina kepada Vicktor.
Celyn langsung saja tertawa mendengar perkataannya Mamah Vina, sedang Vicktor dia langsung melihat Celyn dengan tatapan yang menyeramkan yang dibuat-buatnya, akan tetapi malah terlihat manly dan juga tambah tampan.
"*Memangnya seberapa banyak sih, sampai mukanya Vicktor seperti itu Celyn*",, kata Mamah Vina lagi namun kali ini Mamah Vina bertanya kepada Celyn.
"*Tadi pagi empat centong nasi dan lauk pauk penuh satu piring, sedangkan tadi siang, dia menyuruhku makan delapan jenis menu makanan yang dipesan kepada Ian, karena Vicktor fikir pasti Celyn ingin memakan itu semua Mah, namun ternyata dia lagi mengidam inginnya Vicktor yang menghabiskannya Mah*",, jawab Vicktor sambil mengacak-acak rambutnya Celyn dengan gemas.
Mamah Vina tertawa mendengar jawabannya Vicktor, dan mereka bertiga mengobrol namun masih saling berdiri diruang keluarga.
"*Kamu hebat juga Celyn bisa membuat Vicktor makan sebanyak itu*",, kata Mamah Vina kepada Celyn disela-sela tertawanya.
"*Bukan Celyn Mah, tapi ini cucu-cucu Mamah*",, jawab Celyn kepada Mamah Vina sambil mengusap lembut perutnya.
"*Sudah-sudah kalian sana mandi dan bersih-bersih dahulu*",, kata Mamah vina lagi kepada Vicktor dan juga Celyn sambil masih tertawa.
Dan Celyn serta Vicktor mereka berdua langsung saja berpamitan kepada Mamah Vina untuk masuk kedalam kamar mereka sambil Vicktor merangkul mesra pundaknya Celyn.
Sedangkan Mamah Vina yang melihat keharmonisan dari Vicktor dan juga Celyn, dia hanya tersenyum bahagia saja sambil terus berdoa supaya mereka selalu bersama.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
***TBC***