Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 148


__ADS_3

Jika Chris dan juga Karyl sedang tertawa bahagia, ada satu orang yang melihat kedekatannya Chris dan juga Karyl.


Dan orang itu hatinya langsung saja sakit sekali, ketika dia melihat tatapannya Chris kepada Karyl sedikit berbeda kepada wanita yang lainnya.


Orang itu adalah Dela. Dela yang sudah selesai mengurus kantornya terlebih dahulu tadi, dia langsung saja menuju kerumah sakit untuk menjenguk Kakaknya yang masih berada dirumah sakit.


Ketika Dela sudah sampai diparkiran rumah sakit, dia langsung saja keluar dari dalam mobil dan menuju kedalam ruang perawatannya Vicktor.


Namun ketika Dela melewati taman rumah sakit yang ada didalam halaman rumah sakit itu, dia melihat punggung seorang laki-laki yang sangat tidak asing sekali dipandangannya. Dan sedang duduk dengan seorang perempuan.


Dela lalu melangkahkan kakinya menuju ketempat yang lebih pas untuk melihat wajah dari pemilik punggung yang menarik perhatiannya itu.


Diwaktu sudah sangat pas sekali tempatnya, ternyata benar feeling yang Dela rasakan tadi dan orang itu adalah Chris kembarannya Celyn.


Dela lalu memperhatikan dan mendengarkan dari jarak yang cukup dekat namun masih tertutup pilar yang ada didekatnya.


Jadi Chris dan Karyl dia tidak akan menyadari jika ada seseorang yang sangat memperhatikan mereka dibalik pilar itu.


Sungguh hatinya Dela sangat sakit sekali melihat kedakatan dan kebersamaannya Chris kepada Karyl.


Ya nama Karyl yang daritadi didengar oleh Dela ketika dia menguping pembicaraannya Chris dan juga Karyl.


Dela dia sekuat tenaga menahan air matanya, sambil menahan dadanya dengan mengepalkan telapak tangannya didepan dadanya.


Dan Dela juga tidak menyadari jika Karyl daritadi juga menyebutkan namanya Ian dipercakapannya dengan Chris.


Karena Dela lebih fokus dengan rasa sakit dihatinya itu ketimbang dengan yang lainnya.


"*Kamu berani ya memencet hidungku, aku cium lho kamu*",, kata Chris kepada Karyl yang lagi tertawa bahagia sekali itu sambil menggelitiki perutnya Karyl.


"*Ampun Kak, ampun, mending dicium saja daripada digelitikin seperti ini*",, kata Karyl kepada Chris sambil menahan tangannya Chris yang terus menggelitiki perutnya.


Sakiiiiit ya itu yang sedang dirasakan oleh Dela kepada Chris.


Ketika mendengar perkataannya Karyl, Chris tiba-tiba menghentikan gelitikan diperutnya Karyl. Dan langsung saja mengecup sekilas bibirnya Karyl.


Membuat Karyl langsung saja terdiam dari tertawanya, sambil memegangi bibirnya.

__ADS_1


Dela yang melihat adagan itu dia sudah tidak tahan sekali dengan rasa sakit dihatinya, Dan Dela lalu pergi dari situ menuju kedalam mobilnya lagi sambil menahan rasa sakitnya yang siap tumpah kapan saja.


Dela tidak jadi untuk menjenguk Kakaknya dalam keadaan kacau seperti itu, sungguh pasti akan sangat memalukan sekali jika Dela teruskan langkahnya untuk menjenguk Vicktor.


Apalagi didalam ruang perawatannya Vicktor ada lengkap semua keluarganya.


Dan ketika Dela sudah sampai didalam mobil, Dela langsung saja menangis dengan sejadi-jadinya.


"*Kenapa sesakit ini mencintai kamu Chris*",, kata Dela sambil menangis dengan deras sekali.


"*Sakit sekali melihatmu begitu dekat dengan Karyl*",, kata Dela lagi untuk Chris.


"*Bahkan kamu berani menciumnya tadi seperti itu didepan umum*",, kata Dela lagi yang semakin sesak saja perasaannya ketika teringat adegan Chris yang menarik tengkuknya Karyl lalu menciumnya.


Dela lalu menundukkan kepalanya kestir mobilnya dengan keadaan yang sangat kacau sekali.


"*Bahkan kamu tidak melirikku sedikit pun Chris*",, kata lirih Dela dengan keadaan kepalanya masih dia tundukkan kestir mobilnya.


Setelah berkata seperti itu, Dela lalu menenangkan dirinya terlebih dahulu.


Dan setelah cukup tenang, Dela lalu mengendarai mobilnya menuju kepenthouse yang dulu pernah Vicktor buat untuk mengobati Celyn.


Karena itu bisa membuat Mamah Vina dan Papah Adam menjadi curiga kepadanya.


Dengan kecepatan yang cukup lumayan kencang, Dela mengendarai mobilnya menuju kepenthousenya.


Bahkan yang ada didalam fikirannya Dela dia tidak memperdulikan keselamatannya, karena hati dan perasaannya sedang sangat kacau sekali.


Sedangkan dirumah sakit, ketika tadi sudah diberi satu kecupan oleh Chris, Karyl yang sudah tersadar dari masa terkejutnya itu, dia lalu memukul kecil pundaknya Chris dengan wajah cemberutnya.


"*Kakak ih main cium saja, nanti jika ketahuan sama Kak Ian Karyl bisa dimarahin*",, kata Karyl kepada Chris.


"*Berarti jika tidak ketahuan oleh Kakak kamu boleh dong*",, goda Chris kepada Karyl.


Sungguh bukan Chris sekali, yang bisa menggoda wanita.


Karena biasanya Chris dengan wanita sangat kaku dan lebih cuek daripada Vicktor.

__ADS_1


Kali ini dia sangat humble dan welcome kepada Karyl. Karena entah mengapa hatinya Chris sangat nyaman dan senang sekali berdekatan dengan Karyl.


"*Ya bukan begitu juga kali Kak maksud Karyl, malu tahu dilihatin oleh semua orang*',, kata Karyl lagi kepada Chris sambil mengedarkan pandangannya keseluruh tempat.


"*Biar saja, lagipula apa hak mereka melarangku untuk mencium kamu*",, jawab Chris kepada Karyl.


"*Kakak ini sepertinya sangat ahli dengan seorang wanita, dan sudah berpengalaman*",, kata Karyl lagi kepada Chris.


Chris langsung saja tertawa kecil ketika mendengar perkataannya Karyl.


"*Aku lebih terbiasa dengan berkas dan laporan keungan daripada dengan seorang wanita*",, jawab Chris kepada Karyl sambil menatap wajahnya Karyl.


"*Mengurus satu wanita saja sangat merepotkan bagiku, makanya Kakak belum mempunyai pacar sampai sekarang*",, sambung lagi perkataannya Chris kepada Karyl.


"*Satu wanita??, belum mempunyai pacar??*",, kata Karyl dengan ekspresi bingung kepada Chris.


"*Jika Kak Chris belum mempunyai seorang pacar, terus yang Kakak urusin itu siapa??*",, tanya Karyl kepada Chris.


"*Adik Kakak, dia sekaligus saudara kembarnya Kakak, dan Kakak lahir lebih dahulu dari dia*",, jawab Chris sambil tertawa lucu kepada Karyl.


"*Kakak mempunyai saudara kembar??, memangnya dia apa belum menikah Kak??*",, tanya Karyl lagi kepada Chriss.


"*Sudah, dia sudah menikah dengan Vicktor*",, jawab Chris kepada Karyl.


"*Berarti Tuan Vicktor itu adik iparnya Kak Chris dong??*",, tanya Karyl kepada Chris lagi dan lagi.


Dan Chris hanya mengangguk saja kepada Karyl.


"*Jika sudah menikah dengan Tuan Vicktor, kenapa Kak Chris masih mengurus adik Kakak itu??*",, kata Karyl kepada Chris.


"*Maksud Karyl kan adiknya Kakak itu sudah ada yang mengurus yaitu Tuan Vicktor*",, sambung lagi perkataannya Karyl kepada Chris sambil menatap lekat wajahnya Chris.


"*Entah kenapa Kakak tidak bisa lepas tangan begitu saja Karyl, mungkin karena kami saudara kembar juga jadi ikatan batin kami sangat kuat sekali, dan Kakak akui, Kakak sangat menyayangi adik Kakak itu, selain Mamahnya Kakak tentunya*",, jawab Chris dengan jujur kepada Karyl.


Perkataannya Chris membuat Karyl tersenyum manis, dan dihatinya juga entah kenapa merasakan getaran yang belum pernah dia rasakan sebelumnya kepada lain jenis.


Sebab Karyl merasa Chris sangat sesuai sekali dengan kriteria laki-laki idamannya, yang sangat mendewasai dan bisa membimbingnya nanti.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2