Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 178


__ADS_3

Chris yang sudah menutup matanya tadi, dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjangnya Dela dan lalu berjalan menuju kearahnya Dela yang sedang berdiri mematung didepan kamar mandi.


"*Aku mengikutimu tadi sampai sini, makanya aku bisa tahu dimana kamar kamu Dela*", jawab Chris kepada Dela sambil berjalan mendekati Dela.


"*Ayo cepat keluar, nanti jika ada yang melihat kamu ada disini bagaimana??*",, kata Dela kepada Chris sambil mendorong tubuhnya Chris untuk keluar, ketika Dela sudah berada didepannya Chris.


Namun dorongannya Dela kepada Chris tidak mempengaruhi Chris sama sekali, karena badan kekarnya Chris masih stay diam disitu saja.


"*Kamu makannya apa sih Chris!!!, batu??, badan kamu berat sekali*",, kata Dela kepada Chris ketika Dela tidak bisa menodorong tubuh kekarnya Chris.


Chris tertawa kecil ketika mendengar perkataannya Dela.


"*Bukan badan aku yang besar, tapi tubuh kamu itu yang kecil*",, ejek Chris kepada Dela.


"*Enak saja, kecil-kecil begini, aku bisa mengalahkanmu tahu*'',, kata Dela kepada Chris sambil berlalu dari hadapannya Chris menuju keruang walk in closet miliknya.


Chris merasa tertantang dengan perkataannya Dela tadi.


"*Coba buktikan jika kamu bisa mengalahkanku dalam bertanding*",, kata Chris kepada Dela.


"*Tidak mau, malas*',, jawab Dela kepada Chris sambil terus berjalan menjauhi Chris.


Namum sebelum Dela sampai didalam ruang walk in closet miliknya, tiba-tiba Chris menyergapnya dari belakang, dan langsung menggendong Dela bak karung beras, dan langsung juga Chris letakkan Dela keatas ranjang empuknya itu.


Perbuatannya Chris membuat Dela sangat terkejut sekali.


"*Si4l4n kamu Chris, membuatku terkejut saja*",, kata Dela kepada Chris sambil duduk dipinggir ranjang.


Namun Chris malah tertawa dengan cukup keras ketika melihat wajah sebalnya Dela kepadanya.


"*Eh kamu mau kemana??*",, kata Chris kepada Dela ketika dia melihat Dela sudah berdiri dari atas ranjang.


"*Ya mau ganti bajulah, lha mau apa lagi, masa aku harus memakai pakaian seperti ini didepan kamu*",, jawab Dela kepada Chris sambil menatap lekat wajahnya Chris yang sedang berdiri didepannya itu.


Namun Chris tidak menjawab perkataannya Dela, dia malah semakin memajukkan badannya sambil menatap lekat wajahnya Dela. Hingga membuat Dela terjatuh lagi keatas ranjangnya.


Chris semakin dekat, dan terus semakin mendekatkan badannya kebadannya Dela, hingga Dela benar-benar sudah tiduran diatas ranjangnya.


"*Kamu mau apa sih Chris??*",, tanya Dela kepada Chris ketika dirinya sudah tiduran diatas ranjang.

__ADS_1


Padahal aslinya jantungnya Dela sedang berpacu dengan sangat kencang sekali, dengan apa yang dilakukan Chris kepadanya.


"*Menurut kamu enaknya kita ngapain jika aku sedang begini??*",, jawab Chris kepada Dela sambil mengukung tubuhnya Dela.


"*Sudah minggir kamu Chris!!!*",, kata Dela kepada Chris sambil terus berusaha mendorong tubuhnya Chris.


Sedangkan diluar sana, lebih tepatnya diluar kamarnya Dela.


Vicktor yang baru saja keluar dari dalam kamarnya dan ingin melangkahkan kakinya berjalan kearah berlawanan dari kamarnya, dia tidak sengaja berpas-pasan dengan Mamahnya yang baru saja keluar dari dalam lift.


"*Mamah mau kemana Mah??*",, tanya Vicktor kepada Mamahnya.


"*Mau mencari Dela, Mamah lupa tidak membawa charger ponsel Mamah, ini sudah mau habis*",, kata Mamah Vina kepada Vicktor.


"*Mamah sih punya ponsel, tapi chargernya berbeda sendiri dari kita semua*",, kata Vicktor kepada Mamahnya.


"*Tapi ponsel Mamah, sama seperti punyanya Dela Vicktor*",, kata Mamah Vina kepada Vicktor.


Membuat Vicktor langsung saja tertawa kepada Mamahnya.


"*Ya sudah kalau begitu bersama saja Mah*'',, kata Vicktor kepada Mamahnya.


"*Iya Mah, Vicktor mau meminta berkasnya Vicktor yang katanya kemarin dititipin keDela oleh sekretarisnya Vicktor*",, jawab Vicktor kepada Mamahnya.


"*Ya sudah ayo*",, kata Mamah Vina lagi kepada Vicktor.


Dan mereka berdua akhirnya berjalan bersama-sama menuju kedalam kamarnya Dela, yang saat ini masih ada Chris disana.


Dela yang masih dikukung badannya oleh Chris, dia terus berusaha menetralkan degub jantungnya yang seakan mau lepas dari tempatnya ketika Dela bisa mencium aroma parfumnya Chris yang sangat dekat sekali dengannya itu.


Sedangkan Chris malah menatap Dela dengan tatapan yang begitu lekat sekali, sehingga membuat Dela semakin malu saja kepada Chris.


"*Jangan menatapku seperti itu Chris, kamu membuatku malu saja*",, kata Dela kepada Chris.


"*Ternyata kamu cantik juga Dela ketika dilihat dari jarak dekat seperti ini, dan ditambah kamu juga seksi*',, kata Chris kepada Dela sambil memegangi lilitan handuknya Dela.


"*Hei kamu mau apa Chris, jangan berani kamu menariknya lho ya!!!*",, kata Dela kepada Chris sambil menahan tangannya Chris.


Namun Chris malah tersenyum miring sambil menaikkan sebelah alisnya kepada Dela.

__ADS_1


Chris seperti tidak memperdulikan perkataannya Dela kepadanya tadi.


Dan Chris malah sengaja langsung saja menarik lilitan handuknya Dela dengan sedikit kasar.


Alhasil bukit mochi yang indah miliknya Dela yang berbalut bra berwarna coklat tua sangat terlihat jelas sekali dimatanya Chris, sungguh sangat menggugah imannya seorang Chris Kenric.


"*Apa yang kamu lakukan Chris, kenapa kamu ............*",, perkataannya Dela kepada Chris langsung saja terpotong karena tiba-tiba Chris langsung mencium Dela tepat dibibirnya.


Bibir yang awalnya cuma menempel saja itu untuk membuat Dela terdiam dari perkataannya, dengan mata mereka saling memandang satu sama lainnya.


Membuat Chris tiba-tiba langsung menggerakkan bibirnya itu, ketika dia melihat jika Dela tidak menolak ciuman yang sedang dilakukannya itu.


Chris mencoba menggerakkan bibirnya dengan sangat perlahan-lahan sekali, untuk membuat Dela merasa nyaman dan tidak menolak ciumannya.


Dan akhirnya berhasil juga, ciuman lembut yang dilakukan oleh Chris kepada Dela, membuat Dela akhirnya menutup matanya dan mengikuti gerakan alur bibirnya Chris.


Chris tersenyum tipis dalam ciumannya ketika dia melihat Dela sudah menutup matanya.


Chris lalu semakin intens saja berciuman dengan Dela, dan juga ikut-ikutan menutup matanya untuk menikmati serta merasakan bibir lembutnya Dela.


Mereka berciuman dengan sangat penuh perasaan sekali, dan saling meresapi bibir mereka masing-masing.


Dan ketika mereka sedang asik berciuman tiba-tiba ada suatu hal yang mengejutkan mereka berdua, serta pastinya langsung membuat Chris dan Dela menjadi sangat malu sekali.


"*Dela Mamah pinjam chargernya dong*",, kata Mamah Vina dengan tiba-tiba ketika dia sudah membuka pintu kamarnya Dela yang masih tidak terkunci itu.


Mamah Vina langsung saja speechless ketika melihat adegan yang tidak ingin dilihatnya itu ketika baru saja masuk kedalam kamarnya Dela.


Begitu juga dengan Vicktor yang melihat sendiri adegan antara adik kandungnya bersama saudara iparnya.


Sedangkan Chris dan Dela mereka langsung saja melepaskan ciuman bibir mereka dan langsung juga mengalihkan pandangan mereka kearah pintu kamar, ketika mereka berdua mendengar ada seseorang yang baru saja masuk kedalam kamarnya Dela.


Dan ketika Dela melihat ada Mamah Vina beserta Vicktor Kakaknya memergoki dirinya, Dela langsung saja mendorong tubuhnya Chris dan langsung juga membenahi handuknya yang terbuka tadi.


Dan Chris sendiri dia juga langsung saja menegapkan tubuhnya, sambil menunjukkan wajah tenangnya kepada Mamah Vina dan juga Vicktor.


Padahal aslinya Chris sangat malu sekali dengan Mamah Vina dan juga Vicktor.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2