Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 141


__ADS_3

Diego yang lagi perjalanan pulang dari rumahnya Rexley, ketika dijalan dia mendapatkan telefon dari mansionnya Vicktor, dia langsung menepikan mobilnya untuk sejenak.


Dan ketika Diego sudah menepikan mobilnya kepinggir jalan, dia langsung saja mengangkat sambungan telefon itu.


Sungguh Diego sangat terkejut sekali ketika dia mendengar kabar dari Pak Hu ketika Celyn pingsan karena mendengar kabar jika Vicktor mengalami kecelakaan.


Ketika sambungan telefon sudah terputus, Diego dengan segera dia langsung saja mengandarai mobilnya dengan kecepatan yang cukup kencang sekali.


Sedangkan dimansionnya Vicktor, ketika Diego, Mamah Vina dan Mamah Gilda sudah melakukan perbagai usaha, akhirnya usaha dari mereka bertiga membuahkan hasil juga, Celyn akhirnya bisa siuman dari pingsannya.


"*Vicktoooor*",, kata Celyn lagi sambil menangis ketika dia baru saja membuka matanya.


"*Tenang Nak, suami kamu Vicktor dia tidak kenapa-kenapa*",, kata Mamah Gilda mencoba menenangkan Celyn.


Ketika mereka semua sedang menenangkan Celyn, tiba-tiba pintu kamarnya Celyn terbuka dari luar, dan pelakunya adalah Diego.


Diego tadi yang sudah sampai dimansionnya Vicktor, dia langsung saja berlari masuk kedalam mansion untuk mencari Celyn.


Dan Pak Hu yang melihat kedatangannya Diego, dia langsung saja tanpa banyak berkata langsung mengantarkan Diego menuju kedalam kamarnya Celyn.


Mamah Vina, Mamah Gilda, Chris dan juga Celyn mereka berempat langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah pintu ketika mendengar pintu terbuka dengan tiba-tiba tersebut.


"*Celyn, aku periksa dulu ya, kondisinya*",, kata Diego mencoba berbicara tenang kepada Celyn, supaya Celyn juga sama tenangnya seperti dirinya ketika dia sudah duduk berdiri disamping ranjang.


Padahal aslinya Diego juga sama tegang dan khawatirnya seperti yang lainnya, namun Diego mencoba profesionalitas supaya Celyn bisa sedikit lebih tenang.


Celyn hanya diam saja mendengar perkataannya Diego, dan Diego sendiri dia langsung saja segera memeriksa keadaannya Celyn.


Mamah Vina dan Mamah Gilda mereka berdua langsung saja menyingkir untuk memberikan akses kepada Diego supaya nyaman untuk memeriksa kondisinya Celyn.


Dengan teliti Diego memeriksa semua kondisinya Celyn, begitu juga dengan perut besarnya Celyn.


"*Syukur kamu tidak apa-apa Celyn, dan baby kamu juga masih aktif gerakannya, tolong kamu yang tenang ya Celyn, jangan terlalu emosional seperti ini, ini tidak baik untuk kondisi janin kamu*",, kata Diego dengan suara yang lembut khas seorang Dokter kepada pasiennya dengan sambil menggenggam tangannya Celyn.


"*Bagaimana aku bisa tenang Go jika aku tidak tahu bagaimana kondisi dari suamiku saat ini*",, jawab Celyn kepada Diego dengan sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1


"*Semua akan baik-baik saja Celyn, kamu percaya saja sama Vicktor, Vicktor itu orangnya kuat, dia pasti akan bertahan demi kamu dan calon buah hati kalian, apalagi kalian saat ini sebentar lagi akan mendapatkan seorang, bukan lebih tepatnya tiga orang baby sekaligus, jadi rilax dan tenang ya*",, kata Diego kepada Celyn dengan masih menenangkan Celyn seperti menenangkan para pasiennya.


Celyn yang mendengar perkataannya Diego, dia lama-lama menjadi rilax dan sedikit lebih tenang.


Dan memang benar apa katanya Diego, jika Celyn eperti itu itu akan mempengaruhi para babynya yang ada didalam perutnya.


Diego, Mamah Vina, Mamah Gilda, Chris dan juga Pak Hu yang melihat Celyn sudah mulai tenang, mereka semua sedikit tenang namun masih khawatir karena belum mengetahui kondisinya Vicktor yang sebenarnya.


"*Oh ya Celyn, aku ijin keluar sebentar ya, kamu tenangkan diri dulu disini*",, kata Diego lagi kepada Celyn sambil tersenyum manis dan ramah seperti Dokter pada umumnya.


Celyn hanya diam saja tidak mengangguk atau menjawab perkataannya Diego.


Namun Diego tidak marah, karena dia mengerti akan kondisinya Celyn yang saat ini sedikit terguncang.


Setelahnya berkata seperti itu kepada Celyn, Diego langsung saja melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar untuk menghubungi seseorang.


Ketika Diego sudah pergi, Mamah Vina dan juga Mamah Gilda mereka langsung saja duduk lagi dipinggir ranjang sebelahnya Celyn.


Diego yang sudah sampai diluar dia langsung saja menghubungi seseorang, dan orang itu adalah Rexley, karena Rexley dia juga berhak tahu akan kondisinya Vicktor.


Rexley yang sedang berciuman dengan Neni diatas ranjang yang sama didalam rumah barunya itu, dia lama-lama menjadi kesal sendiri dan merasa terganggu karena telefonnya tidak mau berhenti berdering.


"*Awas saja yang menelfonku tidak penting, akan aku bunuh dia*",, gerutu Rexley sambil berlalu turun dari atas ranjang untuk mengambil ponselnya yang dia letakkan diatas meja dekat shofa.


Sedangkan Neni dia hanya memperhatikan Rexley saja dari atas ranjang.


"*Diego, ada apa dia menelfonku*",, kata Rexley sebelum dia mengangkat sambungan telefonnya Deiego.


"*Halo Go*",, kata Rexley ketika dia sudah mengangkat sambungan telefonnya Diego.


Diego langsung saja dengan segera menjawab perkataannya Rexley yang mengatakan jika Vicktor sedang mengalami kecelakaan.


Rexley sangat terkejut sekali mendengar kabar itu dari Diego, dan dia menjadi khawatir juga dengan keadaannya Vicktor.


"*Apakah Celyn sudah mengetahui akan hal ini Go??*",, tanya Rexley kepada Diego dengan masih melalui sambungan telefon.

__ADS_1


"*Sudah Go, dan saat ini dia baru saja sadar dari pingsannya*",, jawab Diego kepada Rexley.


"*Baiklah aku akan segera kemansionnya Vicktor, untuk mengantarkan Neni kesana supaya dia bisa menemani Celyn*",,kata Rexley kepada Diego.


"*Ok*",, jawab Diego kepada Rexley.


"*Dan kita nanti langsung saja ketemuan dirumah sakit tempat Vicktor dirawat*",, kata Rexley lagi kepada Diego.


"*Baik*",, jawab singkat Diego kepada Rexley.


Dan akhirnya sambungan telefon mereka benar-benar terputus juga.


Rexley langsung saja memberitahukannya kondinya Celyn dan juga Vicktor kepada Neni.


Neni langsung saja menangis ketika mendengar kabar itu dari Rexley.


Dan Rexley yang melihat Neni menangis dia langsung saja menenangkan Neni terlebih dahulu.


Setelahnya Neni dan juga Rexley mereka langsung saja berlalu keluar dari dalam rumah mewahnya Rexley untuk menuju kemansionnya Vicktor.


Namun sebelum itu, Vicktor membelokkan mobilnya kesebuah butik terlebih dahulu untuk membelikan baju untuk Neni.


Sebab baju yang dipakai oleh Neni tadi sudah dirobeknya dengan sangat kasar sekali.


Ketika Rexley sudah memilihkan baju asal dari dalam butik yang sesuai ukurannya Neni, Rexley langsung saja membayarnya dan langsung juga memberikannya kepada Neni yang menunggu Rexley dari dalam mobilnya.


Neni dia ganti baju dari dalam mobilnya Rexley, dan untungnya kaca mobilnya Rexley dibuat film, jika tidak Neni pasti akan kelihatan jika sedang ganti baju didalam mobil.


Rexley mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang diatas rata-rata supaya dia bisa cepat sampai dimansionnya Vicktor.


Sedangkan Diego sendiri dia sudah setengah jalan menuju kerumah sakit tempat Vicktor dirawat dan sebentar lagi akan sampai.


...πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯...


Kita bahas Vicktornya nanti ya Readers😊

__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...


__ADS_2