
Dua hari sudah waktu yang terlewat untuk Rexley melaksanakan syarat dari Ayah Delano untuk meminang sang anak tercintanya itu, siapa lagi kalau bukan Neni.
Bahkan Neni sampai sekarang dia tidak mengetahui persyaratan dan perjanjian antara Ayahnya dan juga Rexley.
Selama beberapa hari itu juga Rexley dan Neni mereka tidak saling bertemu dan berkomunikasi setelah kejadian dari rumah barunya Rexley kemarin.
Rexley betul-betul sibuk sekali, bahkan Rexley belum sempat bercerita kepada kedua orang tuanya jika dia sedang mempersiapkan pesta pernikahannya dengan Neni.
Untung saja uangnya Rexley banyak, dan Rexley juga mempunyai banyak anak buah yang bisa dia suruh untuk apa saja.
Jadi walau waktu sudah tersisa tinggal dua hari saja, namun semua kebutuhan untuk pesta pernikahannya dengan Neni sudah berjalan sekitar enam puluh persen.
Para sahabat-sahabatnya Rexley sendiri yaitu Vicktor dan juga Diego mereka berdua belum diberitahu oleh Rexley mengenai berita pernikahannya dengan Neni, karena Rexley benar-benar tidak ada waktu sama sekali untuk hal itu.
Sedangkan Neni sendiri yang tidak melihat dan mengetahui kabarnya Rexley selama beberapa hari, serta Rexley juga tidak menghubunginya, membuat Neni sedikit kecewa kepada Rexley.
Dan menganggap Rexley hanya menginginkannya karena n4fsu saja.
Ayah Delano juga belum mengungkapkan atau bercerita kepada Neni, namun Ayah Delano dia sudah bercerita kepada istrinya yaitu Mamahnya Neni yang bernama Mamah Alika.
"*Apakah Ayah yakin jika Nak Rexley itu dia bisa menyanggupi persyaratan dari Ayah??*",, tanya Mamah Alika pada waktu itu kepada Ayah Delano.
"*Jika dia benar-benar mencintai anak kita Neni pastinya dia bisa menyelesaikan persyaratan itu dengan baik Mah, apalagi dia kaya uang dia juga banyak, pastilah dia sangat mudah sekali menyiapkan hal sekecil itu Mah*",, begitulah jawaban yang diberikan Ayah Delano kepada Mamah Alika.
Mamah Alika juga bertanya-tanya kepada Ayah Delano apakah pekerjaannya Rexley, dan bagaimana sifatnya juga.
Dan Ayah Delano langsung saja menjawab pertanyaan dari istrinya itu, jika Rexley adalah pembisnis muda yang cukup sukses, dan menurut Ayah Delano sifatnya Rexley itu begitu tenang serta tidak mudah gentar walau sudah digertak sekeras mungkin.
Mamah Iris semakin penasaran saja untuk mengetahui bagaimana laki-laki yang mencintai Neni itu, ketika dia sudah mendengar semua jawabannya Ayah Delano.
Padahal Neni orangnya begitu telmi namun bisa menggaet laki-laki sukses seperti Rexley, begitulah yang ada difikirannya Mamah Alika.
Selama dua hari itu pula hubungannya Chris dan juga Dela semakin begitu dekat sekali, bahkan Dela dan Chris yang sudah mendapatkan restu juga dari Ayah jo dan Papah Adam, semakin tidak malu saja menunjukkan kemesraan mereka didepan umum.
Semua keluarganya Ayah Jo dan Papah Adam, sepakat ingin menikahkan Dela dan Chris dua bulan yang akan datang.
__ADS_1
Karena mereka semua ingin mempersiapkan pernikahannya Chris dan Dela dengan sangat matang sekali.
Sang Kakak Vicktor dia hanya bisa mendukung saja dengan semua keputusannya Dela, jika Dela merasa bahagia dengan Chris.
Vicktor juga akan memberikan bantuan kepada Dela dan juga Chris jika mereka membutuhkan bantuannya dalam menyiapkan pesta pernikahan mereka.
Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, Celyn dan juga Vicktor mereka sedang menghabiskan waktu mereka berdua didalam kamarnya sikembar sambil terus bercanda berdua dengan mesra sekali.
Sebab mereka berdua yaitu Vicktor dan juga Celyn sedang merasa sangat bahagia sekali karena baru saja dikaruniai anak-anak yang lucu-lucu dan juga pada sehat.
Ketika Celyn dan Vicktor sedang asik berbincang hangat, tiba-tiba pintu kamarnya sikembar diketuk dari luar.
Dan ketika dibuka oleh Celyn, ternyata Mamah Gildalah yang mengetuk pintunya itu.
"*Oh ada apa Mah??*",, tanya Celyn kepada Mamahnya.
"*Itu dibawah ada calon baby sister yang kamu minta kemarin sudah pada datang*",, kata Mamah Gilda kepada Celyn.
"Oh ya Mah??*",, kata Celyn kepada Mamahnya.
"*Iya, sudah sana temui dulu*",, jawab Mamah Gilda kepada Celyn.
Dan Mamah Gilda dia hanya mengangguk saja kepada Celyn.
Setelah itu Mamah Gilda langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Celyn untuk kembali turun kebawah.
Ketika Celyn sudah berbicara dengan Vicktor, Celyn dan Vicktor langsung saja menemui kedua baby sister yang sudah menunggu mereka berdua diruang tamu mansionnya Vicktor.
Disana juga ada Pak Hu yang setia mengawasi kedua orang baru yang masuk kemansionnya Vicktor.
Karena bagian mengawasi seperti itu adalah tugas penting untuk Hui Fang Li, alias Pak Hu, Hui Fang Li adalah nama lengkapnya Pak Hu.
"*Siapa nama kalian??*",, tanya Vicktor kepada kedua calon baby sister anak-anaknya itu ketika dia dan juga Celyn sudah duduk dishofa yang ada diruang tamunya.
"*Saya Neva Tuan Vicktor, umur saya tiga puluh tujuh tahun*",, jawab Bi Neva kepada Vicktor dengan sopan dan ramah.
__ADS_1
"*Kalau saya Debi Tuan Vicktor, umur saya empat puluh tahun*",, jawab Bi Debi juga kepada Vicktor dengan sopan.
Sedangkan Celyn dia hanya diam saja sambil terus mengawasi gerak-gerik dari dua orang yang ada didepannya itu.
Karena instingnya Celyn mengatakan jika salah satu dari kedua calon kedua baby sister yang ada didepannya dia memiliki gelagat yang kurang baik.
Semua itu hanya perasaannya Celyn, serta instingnya Celyn saja, namun Celyn tidak pernah mengabaikan sinyal yang diberikan kepada dirinya jika dia sudah merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan itu.
Celyn lalu membisikan sesuatu kepada Vicktor, dan ketika Vicktor sudah faham akan kata-kata yang dibisikan oleh Celyn, Vicktor lalu menyuruh kedua baby sister itu untuk masuk kedalam kamar yang sudah disiapkan oleh Pak Hu sebelumnya.
"*Pak Hu jika sudah mengantar mereka, segera temui saya lagi diruang kerja saya yang ada dibawah*",, kata Vicktor kepada Pak Hu.
"*Baik Tuan Vicktor*",, jawab Pak Hu kepada Vicktor, sambil menundukkan sedikit badannya.
Dan Pak Hu lalu beranjak pergi untuk mengantarkan calon kedua baby sisternya sikembar itu.
Sedangkan Vicktor dan juga Celyn mereka berdua langsung saja beranjak masuk kedalam ruang kerjanya Vicktor sambil menunggu Pak Hu datang menemui mereka.
"*Sayang apa yang kamu katakan tadi itu benar??*",, tanya Vicktor kepada Celyn ketika mereka sudah duduk dishofa yang ada didalam ruang kerjanya Vicktor.
Sebab Celyn tadi membisikkan perkataan kepada Vicktor, jika Celyn sedang mencurigai salah satu calon kedua baby sister tadi.
"*Tidak tahu mengapa, Mommy sedikit curiga dengan yang namanya Debi Daddy tadi*",, jawab Celyn kepada Vicktor.
"*Tatapan mata dia sedikit berbeda ketika melihatku, tidak seperti tatapannya Neva tadi*",, kata Celyn lagi kepada Vicktor.
"*Aku juga tadi melihat akan tatapan itu Mommy, tapi alangkah baiknya kita coba beri mereka kesempatan dulu, dengan melalui pengawasan ketat dari kita*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
"*Karena kita juga tidak bisa mencurigai seseorang hanya karena tatapan seperti itu bukan??*",, sambung lagi perkataannya Vicktor kepada Celyn.
"*Iya Daddy Mommy setuju*",, jawab Celyn kepada Vicktor.
"*Namun jika sampai mereka berani mengusik anak-anakku, jangan salahkan Mommy Daddy, jika Mommy akan berbuat nekat kepada mereka*",, lanjut lagi perkataannya Celyn kepada Vicktor.
Dan Vicktor langsung saja menyetujui perkataannya Celyn, serta Vicktor juga tidak akan tinggal diam saja jika sampai ada yang menyakiti anak-anaknya.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...