Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 186


__ADS_3

Dela yang sudah cukup menangisnya, dia lalu menghapus air matanya dengan cukup kasar sekali.


"*Aku harus kuat, aku akan buktikan kepada Chris jika aku bisa melupakannya, dan aku akan segera mencari laki-laki lain yang pastinya akan selalu komitmen dengan keputusannya, dan tidak sering membuat hatiku sakit seperti ini terus*",, kata Dela dengan sangat berambisi sekali.


"*Aku ini cantik, untuk apa aku sering terpuruk dalam kesedihanku, dan aku bakal pasti dengan mudah untuk mendapatkan seorang laki-laki yang lebih baik dari Chris*",, kata Dela lagi sambil mengepalkan kedua tangannya.


"*Iya, aku pasti bisa*",, kata Dela lagi sambil terus mensugesti dirinya sendiri.


Setelah berkata seperti itu, Dela lalu beranjak turun dari atas ranjangnya, dan dia lalu menuju kedalam kamar mandi, untuk membersihkan mukanya terlebih dahulu.


Setelah itu, Dela lalu merias wajahnya lagi dengan riasan yang lebih natural dari yang tadi.


Dan tidak lupa dia berikan lipstik yang cukup terang supaya Dela tidak terlihat seperti habis menangis.


Dela langsung saja melangkahkan kakinya keluar kamar, ketika dia sudah siap untuk bertemu Chris lagi.


Dan Dela dia turun kali ini menggunakan lift tidak tangga seperti tadi, jadi dia akan menuju keruang keluarga langsung.


Semua orang langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Dela yang baru saja keluar dari dalam lift tersebut.


Dan Dela langsung saja tersenyum manis kepada semua keluarganya, namun ketika mata dia dan matanya Chris tidak sengaja saling pandang.


Dela langsung saja memalingkan wajahnya dan tidak mau menatap wajahnya Chris terlalu lama.


Chris sendiri dia merasa ada yang berbeda dalam dirinya Dela kali itu, karena Dela bahkan tidak membalas senyumannya, dan malah memalingkan mukanya darinya.


Hatinya Chris merasa sedikit sakit melihat sikapnya Dela yang seperti itu kepadanya.


Bahkan sampai Dela sudah duduk disampingnya Felya pun, dia tidak mau melihat kearahnya Chris, padahal Chris selalu melihat kearahnya terus.


Mereka sore itu berbincang dengan hangat dan sangat berkekeluargaan sekali.


Dan ketika Neni serta Felya sudah merasa cukup lama berkunjungnya, mereka lalu berpamitan kepada Celyn, Vicktor serta keluarga yang lainnya untuk pulang kerumah mereka sendiri.


Ayah Jo, Mamah Vina dan juga Papah Adam, mereka juga ikut berpamitan pulang kepada Celyn dan serta Vicktor, ketika Neni dan juga Felya sudah berpamitan pulang tadi.

__ADS_1


Sedangkan Mamah Gilda, dia akan menginap dulu beberapa hari dimansionnya Vicktor untuk membantu Celyn mengurus ketiga sikembar itu.


Tinggallah mereka berlima yaitu Celyn, Vicktor, Chris, Dela dan juga Mamah Gilda diruang keluarganya Vicktor ketika hampir semua orang sudah pada berpamitan pulang.


"*Dela ayo ikut Kakak, ada yang ingin Kakak bicarakan kepadamu*",, kata Vicktor kepada Dela sambil berdiri dan berlalu dari ruang keluarga menuju keruang kerjanya.


Tanpa banyak bicara, Dela lalu berdiri dari duduknya dan berjalan mengikuti Vicktor dari belakang.


"*Celyn mau keatas dulu Mah, Chris, mau melihat sikembar, takutnya mereka sudah pada lapar lagi ingin menyusu*",, kata Celyn kepada Mamah Gilda dan juga Chris, ketika Dela dan Vicktor sudah berlalu pergi.


"*Mamah ikut kamu saja Celyn*",, kata Mamah Gilda sambil berdiri dari duduknya.


Dan akhirnya Mamah Gilda serta Celyn langsung saja melangkahkan kakinya menuju kedalam kamarnya baby Shane, baby Bastein, dan baby Fey yang ada dilantai dua sebelah kamarnya Celyn.


Akhirnya hanya tinggal Chris saja yang ada didalam ruang keluarga tersbut.


Chris yang ditinggal sendirian begitu, dia lalu mengganti channel televisi menggunakan remot yang ada diatas meja, untuk melihat acara televisi yang disukainya.


Sedangkan Dela ketika sudah sampai diruang kerja Kakaknya, dia langsung saja disuruh duduk dikursi yang ada didepan meja kerjanya Vicktor.


"*Dela, apakah kamu tahu kenapa Kakak ingin berbicara dengan kamu??*",, tanya Vicktor kepada Dela.


Dela langsung saja mengangguk kepada Vicktor.


"*Sekarang jelaskan kepada Kakak semua itu*",, kata Vicktor kepada Dela ketika Vicktor sudah melihat anggukan dari sang adik tercinta.


"*Dela akan jujur semuanya dengan Kakak, tapi please Kakak jangan marah kepadaku ya*",, kata Dela kepada Vicktor.


Vicktor hanya diam saja sambil mengangguk pelan kepada Dela.


"*Dela sejujurnya sudah mencintai Chris sejak Dela awal berteman dengan Celyn dan main kerumahnya Kak*",, kata Dela kepada Vicktor sambil menunduk malu.


Walau Vicktor terkejut, dia langsung saja menyuruh Dela untuk meneruskan ceritanya.


"*Tapi Chris tidak mengetahui akan perasaannya Dela Kak, sebab Dela menyembunyikannya selama ini, bahkan Celyn sendiri dia baru saja tahu tadi*",, lanjut lagi perkataannya Dela kepada Vicktor.

__ADS_1


"*Terus apa yang Kakak lihat tadi siang itu bagaimana??*",, tanya Vicktor kepada Dela.


"*Entah kenapa akhir-akhir ini Chris dia menunjukkan perhatiannya kepadaku Kak, bahkan seolah-olah Chris memberikan harapannya kepadaku, dan kejadian yang Kakak lihat itu, itu adalah ulahnya Chris yang tiba-tiba saja menciumku ketika aku baru saja selesai mandi*",, kata Dela kepada Vicktor.


"*Tapi kenapa kamu ijinkan Chris masuk kedalam kamar kamu Dela??*",, tanya Vicktor lagi kepada Dela.


"*Dela tidak mengijinkannya Kak, Dela sudah menyuruhnya pergi, Chris saja masuk kedalam kamarku Dela tidak tahu Kak*",, jawab Dela lagi sambil melihat kearahnya Vicktor.


"*Mamah sangat menyukai Chris Dela, dan bahkan Mamah ingin sekali kamu menikah dengan Chris, apakah kamu mau??*",, kata Vicktor kepada Dela, membuat Dela sangat terkejut sekali, ketika mendengar jika Mamahnya akan menikahkannya dengan Chris.


Jika Dela belum mendengar perkataannya Chris tadi, dia pastilah akan sangat senang sekali, namun nyatanya dia malah semakin sakit saja hatinya ketika mendengar perkataannya Vicktor tadi.


"*Tidak mau*",, jawab Dela dengan mantap kepada Vicktor.


Membuat Vicktor gantian yang terkejut mendengar jawabannya Dela.


"*Katanya tadi kamu mencintai Chris, tapi kenapa kamu malah menolak ketika kami akan menikahkanmu dengan Chris Dela??*",, tanya Vicktor kepada Dela dengan wajah bingungnya.


Dela lalu menceritakan kepada Vicktor apa yang tadi didengarnya ketika dia menguping pembicaraannya antara Ayah Jo dan Chris ditaman tadi.


"*Mungkin kamu salah dengar Dela*",, kata Vicktor kepada Dela.


"*Dela belum budeg ya Kakak*",, jawab Dela kepada Vicktor.


"*Baiklah nanti Kakak akan tanyakan kepada Celyn, dan Kakak juga tidak melarang kamu untuk dekat serta menikah dengan siapapun Dela, tapi asal laki-laki itu adalah laki-laki baik*",, kata Vicktor kepada Dela sambil tersenyum tipis.


"*Tapi ini laki-lakinya adalah Chris Dela, makanya Kakak ingin tahu yang sesungguhnya dari mulut kamu langsung, sebab kamu tahu sendiri, Chris itu adalah Kakak iparnya Kakak*",, sambung lagi perkataannya Vicktor untuk Dela.


"*Iya Kak Dela tahu*",, jawab Dela kepada Vicktor.


"*Maka dari itu, jika kalian benar-benar ingin menikah, menikahlah karena kalian memang saling mencintai, tidak cuma satu pihak saja, dan untuk perkataannya Mamah serta Chris tadi tidak perlu difikirkan, nanti Kakak akan membantu mencarikan selusinya untuk kamu, kamu jangan bersedih lagi, dan serta jangan perlihatkan perasaan kamu itu kepada Chris*",, kata Vicktor lagi kepada Dela.


Dan Dela hanya mengangguk saja kepada Vicktor. Setelah itu ketika tidak ada lagi yang ingin dibahas, Dela lalu ijin keluar dari dalam ruang kerjanya Vicktor untuk pulang kemansionnya Papah Adam.


Vicktor lalu mengijinkannya, dan berpesan kepada Dela supaya Dela berhati-hati dalam mengendarai mobilnya.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2