Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 205


__ADS_3

Diego yang ditonjok dengan tiba-tiba oleh Rexley tadi dia langsung saja mengusap pipinya yang sedikit ngilu itu sambil menatap Rexley dengan tatapan marahnya.


"*Beren953k lo Rexley*",, kata Diego kepada Rexley sambil menggerakkan mulutnya yang kaku karena ditonjok oleh Rexley tadi.


"*Apakah sakit??*",, tanya Rexley kepada Diego.


"*Iya sakitlah be90*",, jawab Diego kepada Rexley dengan nada marahnya.


"*Kalau sakit itu tandanya kamu tidak sedang bermimpi Diegoku sayang*",, jawab Rexley kepada Diego dengan wajah tanpa dosanya.


"*Jijik t0l0l*",, kata Diego kepada Rexley.


Membuat Rexley langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali melihat wajah eneknya Diego ketika dipanggil sayang oleh dirinya.


"*Jadi kamu serius akan menikah dengan Neni besok Rexley??*",, tanya Vicktor menengahi perdebatan antara Rexley dan juga Diego.


"*Iya jadi besok, dan kalian berdua harus pada datang semuanya, wajib!!!*",, jawab Rexley kepada Vicktor dan masih didengar oleh Diego.


"*Tapi kamu belum menjawab pertanyaanku tadi, bagaimana ceritanya kamu bisa tiba-tiba memberikan kami undangan pernikahan kamu seperti ini Rexley??*",, tanya Vicktor lagi kepada Rexley.


"*Dengarkan baik-baik apa yang akan aku sampaikan kepada kalian berdua, karena aku tidak mau mengulangi cerita ini lagi untuk kedua kalinya*",, kata Rexley kepada Diego dan juga Vicktor.


"*Iya*",, jawab Vicktor dan Diego kepada Rexley secara bersamaan.


Rexley lalu menceritakan kepada Diego dan juga Vicktor perihal pertemuannya dengan Ayah Delano kemarin direstoran dan tentang lamarannya kepada Neni.


Diego dan juga Vicktor mereka berdua langsung saja mendengarkan dengan sangat serius sekali ketika Rexley yang sudah mulai bercerita kepada mereka.


Rexley juga menceritakan kepada kedua sahabatnya yang duduk berseberangan dengannya jika lamarannya diterima oleh Ayah Delano asal dia dapat memenuhi syarat dari Ayah Delano untuk menyiapkan pesta pernikahan dalam kurun waktu empat hari.


Semuanya Rexley ceritakan kepada kedua sahabatnya itu dengan sangat detail sekali.


Dan Vicktor maupun Diego yang mendengar semua cerita dari Rexley, mereka semua menjadi kagum dan bangga atas kerja keras yang dilakukan oleh Rexley tanpa meminta bantuan kepada mereka berdua.


"*Aku salut kepadamu Rexley, tidak aku sangka, Rexley yang casanova bisa bertaubat juga, hanya demi gadis seperti Neni*",, kata Diego kepada Rexley dengan nada yang begitu bangga.

__ADS_1


Dan langsung disambut Rexley dengan senyum sombongnya.


"*Iya dan maafkan aku Rexley yang tidak bisa membantu kamu, ketika kamu sedang repot seperti ini*",, kata Vicktor juga kepada Rexley.


"*Ok, coba sebutkan apa yang sekarang kamu butuhkan Rexley, aku akan dengan senang hati membantu kamu*",, kata Vicktor lagi kepada Rexley.


"*Sudah tenang saja Vicktor, Diego, semuanya sudah teratasi dengan baik, hanya tinggal berdiri saja diatas altar nanti*",, jawab Rexley dengan nada bangganya kepada Vicktor dan juga Diego.


Vicktor dan juga Diego mereka berdua ikut senang juga melihat sahabatnya yang sedang bahagia seperti itu.


Sedangkan kita berpindah kerumahnya Ayah Delano.


Ayah Delano yang sudah mendapatkan kartu undangannya Rexley dan juga Neni sejak kemarin, dia begitu bangga dan salut juga kepada Rexley yang ternyata dia bisa menyelesaikan syarat darinya.


Ayah Delano tidak menyangka jika Rexley benar-benar menyanggupi persyaratannya dan Ayah Delano semakin yakin untuk melepaskan putri sulungnya itu untuk dipersunting oleh Rexley.


Ayah Delano yang belum berangkat ketoko rotinya itu, dia tersenyum senang sambil terus membolak-balikkan kartu undangannya Rexley yang sedang dia pegang itu.


Dan Ayah Delano mendapatkan kartu undangan itu dari Rexley sendiri kemarin, sekalian Rexley melapor kepadanya jika persiapannya sudah mencapai sembilan puluh persen.


Untuk kedua orang tuanya Rexley sendiri, mereka awalnya sangat terkejut karena anaknya mempersiapkan pesta pernikahan tanpa memberitahukan kepada mereka.


Kembali lagi keRexley, Diego dan juga Vicktor, setelah Rexley sudah menyampaikan kepada kedua sahabatnya yang perlu dia sampaikan.


Akhirnya Rexley memutuskan untuk berpamitan pergi kepada Diego dan juga Vicktor untuk mengurusi yang lainnya lagi terutama undangan yang harus dia berikan kepada kolega pentingnya.


"*Kamu tidak ikut pergi Go??, dan aku juga belum bertanya kepada kamu, kamu kenapa pagi-pagi begini juga sudah berada dimansionnya Vicktor??, apa kamu tidak kerumah sakit??*",, kata Rexley kepada Diego dan Rexley kembali duduk lagi ketempat duduknya semula.


"*Aku kesini mau memeriksa keadaannya baby Feyrin, yang kemarin sedang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dimansion ini*",, jawab Diego kepada Rexley sambil melirik Vicktor.


"*Maksud kamu apa Go??*",, tanya Rexley kepada Diego dengan sangat terkejut sekali.


"*Vicktor, apa maksudnya Diego, kenapa kalian tidak bercerita kepadaku??*",, kata Rexley gantian kepada Vicktor.


Vicktor lalu menceritakan yang kemarin terjadi dimansionnya.

__ADS_1


Dan Vicktor juga menceritakan jika baby Feyrin, alias anak perempuannya hampir saja akan mengalami penculikan didalam mansion itu.


Diego juga menambahkan jika tangannya baby Feyrin terluka akibat ulah baby sister itu.


Sungguh Rexley menjadi ikutan marah sekali, ketika mendengar cerita dari Vicktor maupun Diego.


"*Berani-beraninya dia melukai keponakanku itu*",, kata Rexley sambil menggertakan giginya.


"*Sudah kamu tenang saja, lagi pula dalang dari yang menyuruh baby sister itu sudah ketangkap dan dia sedang berada dimarkas aku*",, jawab Vicktor kepada Rexley.


"*Mana dia orangnya, biar aku patahin tangannya karena sudah membuat tangan keponakanku yang masih baby terluka seperti itu*",, jawab Rexley kepada Vicktor.


Vicktor tersenyum senang, ketika melihat kesolidaritasnya Rexley yang begitu tinggi untuk ketiga anaknya.


"*Sudah sana katanya kamu mau pergi, nanti keburu siang dan tidak jadi menikah sama Neni lho*",, kata Diego kepada Rexley sambil menggodanya juga.


"*Biar baby Fey aku saja yang menangani*",, lanjut lagi perkataannya Diego kepada Rexley.


"*Iya lagi pula jika kamu ikut dengan kami mengurus orang itu, nanti wajah kamu bisa terluka dan tidak bisa tampan untuk acara besok*",, kata Vicktor juga kepada Rexley.


"*Oh ya, terus baby sister yang mau menculik baby Fey dimana dia??, apa kamu sudah memberikannya hukuman untuk dia??*",, tanya Rexley kepada Vicktor dan tidak memperdulikan perkataannya Diego dan Vicktor tadi.


"*Sudah dibunuh sama Celyn*",, jawab Vicktor kepada Rexley dan masih didengar oleh Diego.


Diego yang tidak mengetahui akan hal itu, dia langsung saja ikut terkejut sama seperti Rexley.


Bahkan Rexley yang terkejut dia sampai berdiri dari duduknya ketika mendengar Celyn sampai berani membunuh orang.


Rexley dan Diego tidak tahu saja, semalam Celyn sampai tidak bisa tidur karena teringat ketika dia menembak pah4nya Debi hingga membuat Debi meninggal.


Vicktor yang kasihan malam itu dengan Celyn, dia terus menenangkan Celyn yang sangat ketakutan karena takut ditangkap oleh pihak kepolisian.


Dan usahanya Vicktor pun berhasil ketika Vicktor mengatakan kepada Celyn jika mayatnya Debi sudah disingkirkan ketempat yang tidak bakal pihak kepolisian mengetahuinya.


Ketika mendengar perkataannya Vicktor yang itu, barulah Celyn bisa tidur dan memejamkan matanya, walau jam sudah menunjukkan pukul satu dinihari.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2