Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 21


__ADS_3

Vicktor langsung saja ambruk diatas badannya Celyn ketika sudah menuntaskan ha***tnya, dan dengan keadaan nafas yang masih tersengal-sengal, Vicktor lalu berpindah tempat disampingnya Celyn sambil mendekap erat tubuhnya Celyn.


"*Terimakasih Celyn*",, kata Vicktor sambil memberi kecupan sekilas dibibirnya Celyn dan dia lalu memejamkan matanya.


Lama-kelamaan Vicktor tertidur juga dengan sambil mendekap erat tubuhnya Celyn dibawah satu selimut yang sama dengan keadaan yang tidak memakai pakaiannya sama sekali.


Celyn yang juga merasakan cepek dibadannya dan merasakan nyaman akan pelukan suaminya akhirnya dia juga memejamkan matanya.


Entah berapa lama mereka tertidur dengan saling berpelukan begitu, akan tetapi tiba-tiba Celynlah orang pertama yang membuka matanya terlebih dahulu.


Beberapa jam dan beberapa hari ini Celyn bahkan sampai melupakan jika dia tidak membawa ponselnya dari kemarin.


Celyn yang sudah membuka matanya terlebih dahulu, dia yang melihat wajahnya Vicktor yang sedang tertidur disampingnya sambil memeluknya dengan erat membuatnya alu tersenyum kecil saja.


"*Ternyata kamu memang tampan suamiku*'',, kata batin Celyn sambil mengusap lembut pipinya Vicktor.


"*Iya dia memang suamiku, bagaimanapun juga kamu sudah menjadi suamiku dan aku sudah menjadi istrimu, mau tidak mau aku harus menerimanya walau belum ada kata cinta diantara kita dan didalam hatiku*",, batin Celyn sambil mengusap lembut hidung mancungnya Vicktor.


"*Dan tidak buruk juga menjadi istri kamu, karena kamu sungguh sangat tampan, akan tetapi jika kamu sampai mempermainkanku aku juga tidak akan tinggal diam saja Vicktor*",, kata batin Celyn lagi sambil terus melihat kearahnya Vicktor.


Setelah berkata seperti itu didalam hatinya, Celyn lalu berusaha dengan pelan memindahkan badan dan tangannya Vicktor dari atas tubuhnya, karena Celyn ingin segera turun dari atas ranjang.


Setelah bisa terbebas dari pelukannya Vicktor, Celyn langsung saja turun dari atas ranjang dan langsung berlalu menuju kedalam kamar mandi.


"*Walau belum ada kata cinta didalam pernikahan ini, tapi tidak akan aku biarkan seorang pelakor merusak rumah tanggaku, dan aku juga tahu akan ketampanan dari Vicktor pastilah banyak perempuan yang mengincarnya*",, kata Celyn sambil berbicara sendiri didepan cermin yang ada didalam kamar mandinya Vicktor.


"*Iya tunggu saja kejutan dariku jika Vicktor berani selingkuh dariku, serta tunggu saja pembalasanku kepada pelakor yang mau berani merusak rumah tanggaku*",, kata Celyn lagi untuk dirinya sendiri sambil tersenyum miring seperti bukan Celyn saja karena wajahnya Celyn sangat berbeda sekali.


Celyn setelah berkata seperti itu, dia langsung saja menyelesaikan kegiataannya didalam kamar mandi.


Dan setelah selesai mandi, Celyn langsung saja berlalu keluar untuk memakai baju yang masih ada didalam bingkisan yang tadi pagi diberikan oleh Ian.


"*Waaah, dress ini sangat cantik sekali*",, kata Celyn sambil melihat pantulan dirinya dari dalam cermin yang sudah memakai dress yang diberikan Ian tadi pagi atas suruhannya Vicktor.


"*Mau foto dulu ah*",, kata Celyn lagi dan seperti biasanya dia ingin berselfie ria.

__ADS_1


"*Astaga ponselku mana, pasti masih tertinggal didalam apartemenku*",, kata Celyn teringat jika ponselnya tertinggal didalam apartemennya sambil menepuk jidatnya sendiri.


Ketika Celyn ingin berlalu keluar dari dalam kamar, dia melihat ponselnya Vicktor tergeletak berada diatas ranjang, dan Celyn berniat untuk membawanya untuk berfoto-foto menggunakan ponsel suaminya itu.


"*Ini kan ponselnya suami gilaku, aku bawa dulu ah untuk berfoto-foto nanti*",, kata Celyn sambil melihat ponselnya Vicktor.


"*Yaah dipasword, coba aku cek pengaturan kameranya, ahaa bisa dibuka kameranya tanpa membuka paswordnya, aku pinjam dulu deh*",, kata Celyn dan dia langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar meninggalan siVicktor yang masih terlelap tidur diatas ranjang.


Celyn yang sudah keluar dari dalam kamarnya Vicktor, dia yang selalu bertemu dengan para pelayan yang ada dirumahnya Vicktor mereka semua pada menyapa sopan kepada Celyn.


Dan Celyn pun membalas sapaan mereka semua dengan tersenyum manis saja.


Celyn lalu mulai berjalan-jalan melihat-lihat apa saja yang ada didalam mansionnya Vicktor.


Ketika Celyn asik melihat-lihat mansionnya Vicktor dia tidak sengaja bertemu dengan Pak Hu dijalan.


"*Nyonya*",, sapa Pak Hu kepada Celyn sambil sedikit membungkukkan sedikit badannya kepada Celyn.


Pak Hu juga melihat jika ditangannya Celyn dia sedang memegang ponselnya Vicktor.


"*Tuan*",, sapa balik Celyn kepada Pak Hu.


"*Oh baiklah*",, jawab Celyn kepada Pak Hu.


"*Nyonya mau kemana??, mau saya antar*",, kata Pak Hu lagi kepada Celyn.


"*Saya sedang melihat-lihat mansionnya suamiku ini saja Pak Hu, dan terimakasih atas tawarannya Pak Hu, saya bisa sendiri*",, jawab Celyn kepada Pak Hu sambil tersenyum ramah.


"*Kalau begitu saya permisi Pak Hu*",, kata Celyn lagi kepada Pak Hu, dan dia langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Pak Hu.


Sedang Pak Hu juga langsung membungkukkan sedikit badannya kepada Celyn, sambil memperhatikan punggungnya Celyn yang sudah berjalan menjauh darinya.


Pak Hu sendiri sudah berusia empat puluh tujuh tahun, dan juga sudah menjadi salah satu orang kepercayaannya Vicktor.


Celyn sudah melanjutkan perjalanannya melihat-lihat apa yang ada dimansionnya Vicktor, Celyn juga melihat jika mansionnya Vicktor sangat berkelas, elit dan sangat mewah sekali.

__ADS_1


Ketika Celyn sampai dihalaman belakang


mansionnya Vicktor, dia melihat sebuah taman yang bunganya sangat terawat sekali.


"*Waaaoooo indah sekali*",, kata Celyn dengan terpukau ketika melihat taman yang ada dihalaman belakang mansionnya Vicktor yang sangat cantik dan juga ada air mancurnya.


Celyn lalu mulai berselfie-selfie dan berfoto ria menggunakan ponselnya Vicktor itu.


Celyn setelah puas berfoto ria, serta melihat-lihat semua tanaman bunga yang ada disitu, dia lalu melanjutkan lagi kakinya kesebelah kanan taman, dan ternyata ada sebuah kolam renang yang ukurannya cukup besar.


"*Kolam renang*",, kata Celyn dengan gembira ketika melihat sebuah kolam renang, dan dia lalu melangkahkan kakinya mendekat kearah kolam renang itu.


Celyn lalu duduk disebelah kolam renang itu dengan kakinya dia masukkan kedalam kolam renang sambil dengan memikirkan keadaannya sekarang yang sedikit rumit.


"*Tidak aku sangka aku berakhir dimansion mewah ini*",, kata Celyn dengan pelan sambil melihat air yang ada didalam kolam renang.


"*Seperti sedang berada disangkar emas saja aku*",, kata Celyn lagi untuk dirinya sendiri.


Celyn lalu tiba-tiba teringat dengan satu hal yang ada didalam fikirannya.


"*Dia sudah memilihku, jadi dia harus mau menerima semua kekurangan dan kelebihanku, aku boleh lemah sekarang, tapi tidak jika harus ditindas oleh suami dan kalah akan pelakor yang ingin merusak rumah tanggaku, sebelum Vicktor yang gila itu menyuruhku pergi dan mundur akan pernikahan ini, aku akan tetap mempertahankan rumah tanggaku ini*",, kata Celyn menyemangati dirinya sendiri.


Dan memang Celyn bukan tipe wanita yang lemah serta tidak suka ditindas, jadi untuk para pelakor diluar sana jangan berani membangunkan singa yang sedang tertidur, jika tidak mau diterkam, yah begitulah sifatnya Celyn, dia akan benar-benar marah jika miliknya diusik orang lain.


"*Ini aku Celyn Kenric yang tidak akan bisa ditindas oleh suami atau wanita murahan diluar sana yang ingin menghancurkan rumah tanggaku, memangnya ini didalam novel, yang pemeran wanita selalu menjadi wanita lemah dan ditindas, ini kehidupanku, dan kehidupanku harus aku yang menentukannya sendiri*",, kata Celyn untuk dirinya sendiri sambil tersenyum miring.


"*Tapi lucu juga aku mengalami pernikahan seperti yang ada didalam semua novel yang aku baca*",, kata Celyn lagi untuk kesekian kalinya sambil tertawa kecil


Celyn yang sedang memasukkan kakinya kedalam air sambil melamun, berbicara sendiri dan juga tertawa sendiri, dia tidak sadar jika aksinya daritadi dilihat oleh orang yang tersenyum sendiri melihat kelakuannya Celyn.


Dan orang itu lalu menuangkan kegembiraannya Celyn diatas kanvas yang besar dan lalu mulai melukisnya.


...๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ...


Tahu kan readers siapa yang sedang memperhatikan Celyn๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


***TBC***


__ADS_2