
Celyn yang sudah merasa lebih segar dia lalu melepaskan pelukannya Vicktor dan tanpa berkata kepada Vicktor langsung saja berjalan kearah kamar mandi.
Namun tanpa diduga oleh Celyn ketika Celyn berbalik badan ingin menutup pintu kamar mandi, dia dikejutkan dengan adanya Vicktor dibelakangnya, dan ternyata Vicktor dia mengikuti Celyn dari belakang secara diam-diam.
"*Vicktor kamu mau apalagi, saya mau mandi sudah gerah ini tubuh aku*",, kata Celyn kepada Vicktor setelah bisa menguasai rasa terkejutnya tadi.
"*Ya mau mandi jugalah bersama kamu*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
"*No, sana keluar, nanti yang ada kita tidak mandi, malah kamu minta lagi kepadaku*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil berusaha mendorong tubuhnya Vicktor untuk keluar.
Namun tenaganya Celyn tidak ada apa-apanya dibandingnya Vicktor, jadi ketika Celyn berusaha mendorong tubuhnya Vicktor, badan Vicktor tidak bergerak sama sekali.
"*Ya tidak apa-apa, salah siapa kamu mempunyai tubuh yang membuatku ingin melakukannya lagi dan lagi denganmu*",, kata Vicktor sambil berjalan mendekati Celyn dengan menampilkan senyum mautnya.
Celyn dia tidak memperdulikan Vicktor dan dia langsung saja berbalik badan ingin segera mandi.
Vicktor yang merasa dicuekin oleh Celyn, dia lalu menutup pintu kamar mandinya dari dalam dan langsung mendekati Celyn yang sedang menyalakan kran shower.
Vicktor lalu memeluk Celyn dari belakang dan langsung saja menangkupkan kedua telapak tangannya dikedua bukit mochinya Celyn.
Membuat Celyn langsung saja merinding sekali akan gerakan sen***al yang dilakukan oleh Vicktor.
"*Vicktor stop aaaaahhhhh*",, kata Celyn ketika Vicktor malah memelintir lembut pucuk bukit mochinya sambil menggesekkan palu thornya kep***tnya yang ternyata sudah mulai siap tempur itu.
Tanpa berkata kepada Celyn dan juga aba-aba, Vicktor langsung saja membalikkan badannya Celyn hingga langsung menghadap kearahnya.
Vicktor dengan gerakan cepat langsung saja mengangkat satu kakinya Celyn untuk dia naikkan keatas pundaknya.
Dan blessss, masukklah palu thornya Vicktor kedalam goanya Celyn lagi, yang langsung reflek membuat Celyn mende***h cukup panjang.
"*Aaaaaahhhhhh Vicktoooooor, you're crazy but it's fun*",, kata Celyn yang terkejut ketika Vicktor tiba-tiba langsung memasukkan miliknya kedalam goa miliknya.
Sambil menahan tengkuknya Celyn dan sambil juga mencium bibirnya Celyn, Vicktor juga sambil menggerakkan miliknya yang sudah berada didalam miliknya Celyn.
__ADS_1
Mereka melakukan itu dengan perbagai banyak gaya didalam kamar mandi, dan hingga digaya yang terakhir Celyn yang berada diatasnya Vicktor yang sedang duduk diatas closet, akhirnya keluarlah lagi cairan nan kental miliknya Vicktor.
Celyn yang capek dia langsung saja menyandarkan kepalanya dibahunya Vicktor, begitupun Vicktor yang juga sama-sama capek dia hanya bisa memeluk Celyn dengan keadaan palu thornya masih menancap dengan sempurna didalam miliknya Celyn.
Tanpa sadar mereka melakukan itu hingga jam berdenting tepat dipukul enam pagi, dan setelah merasa puas, Vicktor dan juga Celyn akhirnya mereka berdua mandi untuk menghilangkan rasa penat mereka.
Celyn dia ingin berendam sebentar didalam bathubnya sedang Vicktor dia langsung mandi dibawah guyuran air shower yang sedang mengalir.
Vicktor yang sudah selesai mandi, dia lalu keluar terlebih dahulu dari dalam kamar mandi dan langsung memakai pakaian yang semalam dipakainya.
Karena didalam kamarnya Celyn belum ada pakaiannya Vicktor sama sekali.
Dan lima belas menit kemudian gantian Celyn yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan langsung menuju walk in closet miliknya untuk segera ganti baju kantoran yang biasanya dia pakai.
Sedang diluar kamarnya Celyn, Mamah Gilda yang sedang menyiapkan sarapan dimeja makan pun dia sedikit masih tidak percaya dengan kejadian yang baru samalam keluarganya alami, hingga tiba-tiba Chris masuk kedalam ruang makan dan bertanya kepadanya tentang Celyn dan Vicktor.
"*Celyn sama Vicktor mereka berdua apa pada belum keluar Mah??*",, tanya Chris kepada Mamah Gilda dan langsung duduk dikursi makan yang biasanya dia duduki.
"*Mamah harap tadi malam adalah cuma mimpi Mamah saja Chris ternyata bukan, dan mereka belum pada keluar dari dalam kamarnya Celyn*",, jawab Mamah Gilda kepada Chris yang sedang meminum tehnya yang sudah disediakan oleh Mamah Gilda.
Sedang Celyn dia sedang berdandan dimeja rias yang ada didalam kamarnya dengan makeup yang simple dan sederhana.
Celyn yang sudah selesai dalam berdandannya dia lalu berjalan kearahnya Victor yang masih menunduk sambil membaca isi yang ada didalam ponsel canggihnya.
"*Ayo suamiku, kita keluar aku sudah selesai*",, kata Celyn kepada Vicktor ketika sudah sampai didepannya Vicktor.
Vicktor langsung saja mendongakkan kepalanya melihat kearahnya Celyn yang ternyata sangat simple sekali dandanannya namun malah terlihat sangat cantik dimatanya Vicktor.
Karena biasanya para wanita yang mendekati Vicktor adalah wanita yang berdandan tebal dan menor, bahkan terkesan murahan.
Vicktor lalu memasukkan ponselnya kedalam saku jasnya, dan dia langsung saja berdiri serta mendekati Celyn yang berdiri dihadapannya itu.
"*Kamu sangat cantik Celyn dengan pakaianmu ini*",, kata Vicktor sambil memeluk pinggang rampingnya Celyn dan juga sambil mencium pipi kirinya Celyn.
__ADS_1
"*Jika kamu memperlakukanku begini terus setiap hari, aku rasa aku akan cepat jatuh cinta kepadamu Vicktor*",, kata Celyn sambil tersenyum kepada Vicktor.
"*Bukannya memang seharusnya kamu harus mencintaiku Celyn, karena aku ini adalah suami kamu*",, kata Vicktor dengan keadaan masih memeluk pinggang rampingnya Celyn.
"*Dan apakah kamu sendiri sudah mencintaiku, karena aku ini juga adalah istri sah kamu??*",, kata balik Celyn kepada Vicktor.
"*Maybe yes, maybe not, karena aku belum terlalu yakin akan perasaan ini terhadapmu*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
Dan entah kenapa Celyn sedikit merasakan sedih diperasaannya ketika baru saja mendengar perkataannya Vicktor.
"*Tapi kamu tenang saja Celyn, walau aku belum pasti akan perasaan ini kepadamu, aku juga tidak mau merusak rumah tangga ini, karena aku adalah laki-laki yang selalu memegang teguh komitmen dan hubungan yang sudah aku bangun sendiri*",, kata Vicktor lagi kepada Celyn karena Vicktor merasa Celyn sedikit sedih mendengar perkataannya tadi.
Celyn yang mendengar perkataan dari Vicktor dia lalu mengalungkan kedua tangannya kepundaknya Vicktor, dan langsung mengatakan sesuatu kepada Vicktor.
"*Kalau begitu, mulai sekarang mari kita jalani hubungan ini sebagai suami dan istri pada umumnya walau belum pada saling mencintai, bagaimana Vicktor apakah kamu mau??*",, kata Celyn kepada Vicktor.
"*Ok, aku mau*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil menatap wajahnya Celyn yang berada didalam pelukannya.
"*Dan jika aku bekerja menjadi sekretaris kamu aku tidak mau disamakan dengan para karyawan kamu yang lainnya, aku tetap mau dianggap sebagai istri kamu walau aku bekerja menjadi sekretaris kamu, bagaimana apakah kamu juga mau??*",, kata Celyn lagi kepada Vicktor.
Vicktor seperti memikirkannya untuk sejenak, dengan sambil terus melihat kearah wajahnya Celyn.
"*Hmmm, bolehlah ok aku juga setuju*",, jawab Celyn kepada Vicktor.
"*Dan aku juga tidak mau jika kamu menyuruhku dengan seenak kamu sendiri, atau kamu akan merasakan akibatnya nanti karena kamu seenaknya saja denganku ketika dikantor, serta awas saja jika ada kolega perempuan kamu yang genit kepadamu dihadapanku, akan aku jambak dia sampai rambutnya rontok, dan awas juga jika kamu sampai tergoda dengannya, aka aku bunuh kamu saat itu juga*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil mengepalkan kepalan tangannya dihadapan wajahnya Vicktor.
Vicktor yang mendengar perkataan dari Celyn dia langsung saja tertawa dengan begitu kerasnya hingga jakunnya pun bergerak naik turun dengan begitu cepatnya.
...πππππππππππππ...
Nikmati dulu kebersamaanmu Vicktor dengan Celynπ
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
__ADS_1
***TBC***